cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidaritas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2020)" : 15 Documents clear
FILM ANIME DRAGON BALL SEBAGAI MEDIA DIPLOMASI BUDAYA JEPANG DRAGON BALL ANIME FILM AS A MEDIUM OF JAPANESE CULTURAL DIPLOMACY Jaya, Ramadana Alien; Harini, Setyasih; Dipokusumo, GPH
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes and explains how the influence of anime films on Japanese cultural diplomacy. As for the background of this writing because the anime film is one of Japan's popular culture that is easily accepted by the world community and is experiencing growth in this modern era. Japan is a country that routinely conducts cultural diplomacy. Japan believes that a cultural approach can build good relations between Japan and other countries. Japanese cultural diplomacy tends to use popular culture such as anime, manga, music, or fashion. This research focuses on the Dragon Ball anime film because this anime is one of the successful anime films abroad and the main character was chosen as one of the mascots of the 2020 Tokyo Olympics. Based on this, this study aims to find out how the Dragon Ball anime film influences as a diplomatic media Japanese culture. This research was examined using the theory of cultural diplomacy. This research method uses descriptive qualitative research methods with secondary data collection. From the research conducted, the researchers found that the Dragon Ball anime film as a medium of cultural diplomacy had a positive impact on enhancing Japan's positive image and foreign relations. The success of this cultural diplomacy can be seen from the high sales of anime-themed products and the increasing number of foreign tourists visiting Japan. Keyword : Anime, Pop Culture, Cultural Diplomacy
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN ELEKTABILITAS CAPRES & CAWAPRES 2019 DI OKEZONE.COM DAN HIDAYATULLAH.COM EDISI TANGGAL 01 APRIL – 15 APRIL 2019 Wibowo, Ardhadhadhali Sena; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memasuki tahun politik, agenda pemilihan umum lima tahunan kembali digelar pada tahun 2019 kali ini. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden memunculkan persaingan antara kedua calon. Terkait hal ini, media dituntut untuk menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat, yaitu dengan media online. Media online merupakan salah satu media yang memberitakan elektabilitas Capres dan Cawapres 2019, mereka meng-update berita terkini setiap harinya. Media online yang selalu memberitakan pemilihan umum secara runtut setiap harinya yaitu Okezone.com dan Hidayatullah.com. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sudut pandang kedua media online Okezone.com dan Hidayatullah.com dalam membingkai pemberitaan elektabilitas Capres dan Cawapres 2019. Sehingga dapat diketahui sudut pandang tiap wartawan ataupun media dan keputusan media dalam pelaporan informasi hasil peliputan. Analisis Framing dilakukan dengan model analisis Zhongdang Pan dan Kosicki dengan pendekatan kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah berita-berita terkait elektabilitas capres dan cawapres di kedua media dari tanggal 01 April – 15 April 2019. Hasil penelitian menunjukkan Framing yang dilakukan Okezone.com terhadap elektabilitas capres dan cawapres lebih menonjolkan pasangan Jokowi-Ma’ruf, karena kinerja Jokowi 5 tahun terakhir terbukti mengalami kemajuan. Sedangkan Hidayatullah.com lebih menonjolkan pasangan Prabowo-Sandiaga, karena dianggap mampu memberikan perubahan diberbagai bidang serta memajukan bangsa ini. Kata Kunci : Analisis Framing, Elektabilitas, Okezone.com, Hidayatullah.com
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (SIAK) DALAM PELAYANAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK (E-KTP) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL) KABUPATEN KARANGANYAR Wari, Ambar Nur Hendras; Winarni, Liliek; Suhita, Damayanti
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Population Administration Information (SIAK) in the Electronic Resident Identity Card (e-KTP) Service in the Karanganyar Regency Population and Civil Registration Service. This type of research used in this research is descriptive qualitative. Data collection used in this study was by interview, observation and documentation. The data analysis technique used is qualitative with the approach of Miles Huberman and Sardana. The results showed that 1) Communication; transmission with socialization to sub-district and village officials clearly and consistently. 2) Resources; employee resource development is done by way of training and training. The information carried out is to conduct socialization to the public. The authority of SIAK in e-KTP services is performed by the Data Base Administrator. Facilities and infrastructure are as needed although sometimes having hardware problems. 3) Disposition; Commitments between employees in e-KTP services are carried out accurately and quickly and do not receive additional incentives that are part of the work assignments in serving the community. 4) Bureaucratic Structure; The bureaucratic structure has been carried out in accordance with the National Guidelines and technical guidelines and applicable SOPs. Fragmentation or division of responsibilities is given by the Karanganyar Regency Government through a Regional Regulation.
SELEKTIVITAS USER PADA KONTEN ONLINE MEDIA SUARAKUMANDANG.COM Lestari, Dewi Ayu
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suarakumandang.com merupakan media yang bergerak pada bidang online dan cetak. Pemilihan obyek penelitian karena fokusnya pada online media dengan menyajikan konten yang terkenal unik di lokal wilayah khususnya pada konten berita. Selain daripada itu, media ini menyajikan film pendek sebagai hiburan bagi user yang berada pada laman youtube. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis user dalam memilih konten yang disajikan oleh online media Suarakumandang.com. Teori yang digunakan adalah teori uses and gratifications yang terfokus pada user online media Suarakumandang.com. Dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, metode yang digunakan untuk memproses data. Dengan sumber data primer yakni wawancara kepada informan dan sumber data sekunder yakni berupa dokumen media dan foto wawancara. Teknik penentuan informan berdasarkan kriteria yaitu pengalaman dalam media, memiliki pengetahuan untuk menjawab terkait penelitian, bersedia menjadi informan dan pelanggan atau pembaca setia dari media tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumen dan triangulasi. Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan, rata-rata user (informan) memilih konten pemberitaan pada sajian di website sebagai pemenuhan kebutuhan informasi. Redaksi Suarakumandang.com (informan) menyajikan konten-konten berupa berita (straight news dan feature news), iklan internet, komentar user dan video. Struktur pemberitaan menggunakan bentuk “Piramida” pada straight news dan pada feature news bisa “Piramida atau “Piramida Terbalik”. Iklan internet terdapat dua macam yaitu iklan online yang berupa adsense dari google sifatnya berubah dan iklan offline yang berasal dari pemasang iklan sifatnya tidak dapat berubah. Komentar user memberikan tanggapan terhadap berita bukan pada media dan konten video sebagai pilihan saat membaca berita. Kata kunci: selektivitas, user, konten, berita, media online, struktur, iklan internet, jurnalisme online, teori uses and gratifications
PEMBINGKAIAN BERITA HUKUMAN MATI UNTUK KORUPTOR (Analisis Framing Wacana Hukuman Mati Untuk Koruptor di Tempo.co Periode 10 – 15 Desember 2019) Risdianto, Danang; Wangi, Maya Sekar; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

December 9, commemorated World Anti-Corruption Day, President Jokowi won the drama stage titled "Achievement Without Corruption" at SMK N 57 Jakarta. Jokowi said that the death penalty for corruptors could be applied if the people wanted. Related to this, of course, received attention from various media. Online media is one of the media that preaches the discourse of death penalty for corruptors, they update the latest news at each meeting. The online media which always preaches the discourse on death penalty for corruptors coherently in every meeting, Tempo.co This study aims to describe how Tempo.co frames the reporting of the death penalty discourse for corruptors. Release of Information about Coverage. Framing analysis was performed using the Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki analysis models using qualitative methods. The object of this research is Tempo.co with the unit of analysis of news related to the discourse of death penalty for corruptors from December 10-15, 2019. The results of the research show that Tempo's framing of the discourse on death penalty for corruptors puts forward not - disliked, because the death penalty would otherwise keep Indonesia from a more humane civilization. Keyword : framing analysis, death sentence for corruptors, Tempo.co
KEPENTINGAN NASIONAL AUSTRALIA DENGAN MENJADIKAN BALI SEBAGAI DESTINASI WISATA FAVORIT (2018) Kristy, Nathalia Monica; Harini, Setyasih; Haqqi, Halifa
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Australia, which is Indonesia's closest neighbor, has more than just business, security and proven political relations with Australians who make Bali their favorite tourist destination. Although the relationship between Australia and Indonesia had experienced ups and downs, it did not make the relationship between the two countries hostile but became even closer to the efforts to resolve the problem. The existence of a Travel Warning issued by the Australian Government because of Indonesia's critical situation did not discourage Australians from visiting Bali, with various efforts made by the Government of Bali to give positive views to Australians. This is proven by the increase in visits every year and the "Australian Family Tourism Awards" given by the Australian media by Bali in 2018 as a favorite tourist destination for Australians in the category of family holidays. The policy of "Good International Citizenship" to achieve Australia's national interests which are security, economy and geopolitics. Multi-Track Diplomacy is a form of maintaining Australia's relationship with Bali. Relationships made through the government or non-government with organizations within it, business carried out by Australians in Indonesia, the media, to the opinions of Australian citizens are ways to keep Bali as the favorite choice of Australians spending time on vacation, doing business, student exchange and culture as well as spending retirement’s time. Key words: Bali, Australia, National Interest, Multi-Track Diplomacy.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENYULUH KB DALAM MELAKUKAN PERSUASI PENGGUNAAN MKJP DI KOTA SURAKARTA Artalinda, Mega Okta; Wangi, Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menekan laju pertumbuhan, pemerintah melaksanakan program KB MKJP, namun keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang teknis KB berimbas pada adopsi MKJP di Kota Surakarta. Berlandaskan hal tersebut, penulis menganalisa komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh Penyuluh KB Kota Surakarta dalam melakukan persuasi pada calon akseptor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis komunikasi interpersonal yang dilakukan Penyuluh KB dalam memberikan informasi serta melakukan persuasi penggunaan MKJP pada calon akseptor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari wawancara dengan Penyuluh KB serta akseptor MKJP dan melakukan observasi di Bidang KB. Hasil penelitian menunjukkan Penyuluh KB melakukan pendekatan MKJP dengan melihat kondisi calon akseptor. Keputusan penggunaan didasari oleh usia, pengetahuan, riwayat kesehatan, jumlah anak, ketersediaan fasilitas pelayanan KB, serta dukungan orang terdekat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal penyuluh KB Kota Surakarta dalam melakukan persuasi penggunaan MKJP yaitu dengan cara mengunjungi rumah calon akseptor (door to door). Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Penyuluh KB, Penggunaan MKJP
POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI KELUARGA TKI YANG BEKERJA DI JEPANG (Studi Deskriptif Kualitatif Penggunaan Whatsapp Videocall Sebagai Sarana Komunikasi Keluarga TKI di Desa Jatirejo Sawit Boyolali) Halifatun, Fany; Nurati, Dian Esti; Hastuti, Nurnawati Hindra
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulitnya mendapatkan pekerjaan pada sekarang ini, memunculkan pemikiran bahwa dengan merantau ke negara orang akan menambah penghasilan dan mendapatkan kesuksesan,seperti yang dilakukan oleh TKI desa Jatirejo. Komunikasi yang dilakukan antara TKI dengan keluarganya berjalan dengan lancar meskipun terpisah jarak yang jauh. Saat melakukan komunikasi mereka menggunakan HP sebagai sarana komunikasi dan menggunakan whatsapp videocall dalam komunikasi sehari-harinya. Media sosial whatsapp dianggap efektif dalam melakukan komunikasi jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan WhatsApp Video Call sebagai sarana komunikasi keluarga TKI di desa Jatirejo. Dalam penelitian ini menggunakan teori dari Joseph A DeVito. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan fakta-fakta yang ada di lapangan dengan cara teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi sekunder yang dilakukan sudah berjalan dengan efektif, yakni dalam penggunaan HP sebagai alat serta Whatsapp sebagai media sosial. Wahtsapp videocall sangat efektif digunakan dalam komunikasi jarak jauh. Kata Kunci : Pola Komunikasi Primer, Pola Komunikasi Sekunder, Hubungan Keluarga Harmonis
PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA MENGHADAPI KLAIM BUDAYA KUDA LUMPING OLEH MALAYSIA TAHUN 2017 Larasati, Koni; Damayanti, Christy; Dipokusumo, GPH
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explains how the Government of the Republic of Indonesia faces the claims of kuda lumping culture by Malaysia in 2017. The method used in this study is a qualitative method which is described descriptively using primary data sources and secondary data. Sources of data in this research the authors get from books, journals, documents, magazines, and materials from the internet. Primary data is data obtained directly through interviews with informants. From the data obtained by researchers about the Government of the Republic of Indonesia facing the kuda lumping claim by Malaysia in 2017, it was diplomatically organized by the Indonesian Embassy in Kuala Lumpur and technically by the Indonesian Ministry of Education and Culture.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN COFFESHOP COLD N BREW DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KONSUMEN Asri, Ayu Lintang
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kurun waktu beberapa tahun ini, bisnis kopi merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan bisnis di tengah masyarakat Indonesia. Hal ini mungkin dikarenakan saat ini sudah menjadi gaya hidup seiring dengan berkembangnya zaman. Kopi sudah tumbuh menjadi gaya hidup masyarakat.Begitu pula yang terjadi di Surakarta maraknya bisnis coffeeshop atau kedai kopi,salah satunya yaitu Cold n Brew. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan strategi komunikasi pemasaran coffeshop Cold n Brew dalam meningkatkan jumlah konsumen.Didalam penelitian ini menggunakan teori dari Kotler dan Keller yang berisi 4P yaitu; a) product; b) price; c) place; d) promotion. Teori ini dipilih sebab teori ini lebih relevan dalam meningkatkan jumlah konsumen di Cold n Brew. Metode ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dan wawancara kepada informan yaitu Owner dan Marketing Cold n Brew, serta 5 (lima) orang pelanggan Cold n Brew sebagai informan tambahan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Cold n Brew menggunakan aspek produk berfungsi untuk memberikan kualitas produk, aspek harga menentukan harga yang ditetapkan sesuai dengan kualitas produk yang diberikan, tempat memberikan kenyamanan untuk para konsumen disertai dengan pelayanan yang baik dari barista, dan promosi menjadi faktor utama memperkenalkan produk melalui media cetak dan media online seperti endorsement, sponsorship, flyering, mengadakan event (acara) agar semakin dikenal oleh masyarakat luas, dan advertising dengan cara pemasaran langsung yaitu pengelolaan data, telemarketing, iklan tanggapan langsung dengan menggunakan berbagai saluran komunikasi yang mampu memberikan respon cepat. Dapat diketahui bahwa jumlah konsumen Cold n Brew mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Katakunci: Strategi komunikasi pemasaran product, price, place, dan promotion, Cold n Brew.

Page 1 of 2 | Total Record : 15