cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidaritas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2021): Solidaritas" : 3 Documents clear
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSNAL GURU DAN SISWA DALAM MELATIH KEMANDIRIAN SISWA DI SLB C1 YSSD SURAKARTA Agil Septiyani
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2021): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tunagrahita merupakan kondisi dimana anak memiliki tingkat kecerdasan yang rendah atau dibawah normal, hal ini ditandai dengan kesulitan dalam berkomunikasi, beradaptasi dengan sosial, bahkan dalam membina diri atau kemandirian. Sehingga Perkembangan kemandirian anak Tunagrahita sangat dibutuhkan untuk masa depan. Penelitian dilakukan di SLB C1 YSSD Surakarta yang merupakan Salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) bagi Anak berkebutuhan khusus Tunagrahita yang ada di kota Surakarta, dengan visi misi Mengembangkan seluruh potensi ketunaan peserta didik secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendiskripsikan & menganalisi Efektivitas Komunikasi interpersonal guru dalam melatih kemandirian siswa SLB C1 YSSD Surakarta. Teori yang digunakan adalah Teori REACH (Respect, Empaty, Audiable, Clarity, Humble). Dengan menggunakan pendekatan metode Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Teknik validitas data menggunakan Triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, Komunikasi Interpersonal yang terjalin antara Guru dan siswa dilaksanakan dengan baik sesuai dengan Teori REACH, Hal ini terlihat dari perubahan peningkatan Kemandirian siswa. Dilihat dari Sikap Respect, siswa mampu menghormati orang yang lebih tua. Sikap Empaty, siswa mampu menempatkan diri dengan berperilaku sopan terhadap orangtua. Audiable, dengan cara pengulangan pesan, terlihat siswa mampu mendengarkan dan memahami pesan dengan baik. Clarity, terlihat siswa mampu menanggapi pesan orang lain. Dan sikap Humble, terlihat dari siswa mampu menunjukkan sikap rendah hati, yaitu sabar. Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Teori REACH
PERSEPSI PENUMPANG KERETA API PERINTIS BATARA KRESNA PERCEPTION OF PASSENGER’S BATARA KRESNA PIONEER TRAIN Dyah Ayu Ambarwati
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2021): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api lintas Wonogiri, serta untuk mendongkrak sektor perekonomian dan sektor pariwisata, pemerintah kota Surakarta melalui dinas perhubungan kota Surakarta berkerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam pengadaan kereta api perintis Batara Kresna yang melayani rute perjalanan sepanjang 37 kilometer dari stasiun keberangkatan awal Purwosari Surakarta hingga stasiun akhir Wonogiri. Eksistensi kereta api perintis Batara Kresna melahirkan persepsi orang-orang yang pernah menggunakan jasa layanan transportasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi dan menganalisis persepsi penumpang kereta api perintis Batara Kresna. Menggunakan metode penelitian desktiptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, observasi, dan wawancara yang dilaksanakan secara insidental. Dalam mendeskripsikan dan menganalisis data, menggunakan teori persepsi dari Deddy Mulyana yang terdiri dari tiga indikator yaitu sensasi, atensi, dan interprestasi. Batara Kresna merupakan salah satu kereta api perintis yang memiliki tarif yang murah dengan fasilitas dan pelayanan yang baik, ditambah kereta api tersebut melintasi jalur rel yang unik, satu-satunya jalur rel kereta api aktif di Indonesia yang bersandingan dengan jalan protokol Slamet Riyadi. Dikarenakan jalur rel yang unik, hingga saat ini masih terjadi gangguan saat perjalanan berlangsung. Meskipun demikian, kereta api perintis Batara Kresna dianggap membantu tidak hanya bagi penumpangnya saja, namun juga bagi warga yang tinggal di sekitar stasiun pemberhentian kereta api perintis Batara Kresna.Kata kunci : Persepsi, sensasi, atensi, interprestasi
KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PENYULUHAN PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) 2020 OLEH KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BLORA Dyah Ayu Pitaloka Setiara
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2021): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembuatan sertifikat tanah yang memakan waktu cukup lama selama inimenjadi pokok perhatian pemerintah. Untuk menanggulangi permasalahantersebut, pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BadanPertanahan Nasional telah meluncurkan Program Pendaftaran Tanah SistematisLengkap (PTSL). Pada tahap awal, pelaksanaan program Pendaftaran TanahSistematis Lengkap (PTSL) yakni antara lain penyuluhan atau sosialisasi, TimPenyuluh berperan sebagai komunikator yang menyampaikan semua informasidalam program tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikandan menganalisis tentang Komunikasi Efektif Dalam Penyuluhan ProgramPendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2020 Oleh Kantor PertanahanKabupaten Blora. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatankualitatif dengan jenis deskriptif eksplanatori, yang dilakukan secara trianggulasi(gabungan observasi, wawancara, dokumentasi). Data diperoleh dari hasilobservasi dan wawancara dengan Penyuluh PTSL serta peserta penyuluhan. Hasilpenelitian menunjukan bahwa komunikasi efektif yang dilakukan oleh TimPenyuluh Kabupaten Blora dalam Penyuluhan Program PTSL dipengaruhi olehtujuh faktor yang disebutkan oleh Scoot M Cultip dan Allen dalam bukunyaEffective Public Relations yaitu antara lain: Kredibilitas, Konteks, Konten,Kejelasan, Kesinambungan dan Konsistensi, Kemampuan Komunikan danSaluran Pesan.Kata Kunci : Komunikasi Efektif, Penyuluh PTSL, Sertifikasi PTSL

Page 1 of 1 | Total Record : 3