cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidaritas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 685 Documents
PEMBINGKAIAN BERITA HUKUMAN MATI UNTUK KORUPTOR (Analisis Framing Wacana Hukuman Mati Untuk Koruptor di Tempo.co Periode 10 – 15 Desember 2019) Risdianto, Danang; Wangi, Maya Sekar; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

December 9, commemorated World Anti-Corruption Day, President Jokowi won the drama stage titled "Achievement Without Corruption" at SMK N 57 Jakarta. Jokowi said that the death penalty for corruptors could be applied if the people wanted. Related to this, of course, received attention from various media. Online media is one of the media that preaches the discourse of death penalty for corruptors, they update the latest news at each meeting. The online media which always preaches the discourse on death penalty for corruptors coherently in every meeting, Tempo.co This study aims to describe how Tempo.co frames the reporting of the death penalty discourse for corruptors. Release of Information about Coverage. Framing analysis was performed using the Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki analysis models using qualitative methods. The object of this research is Tempo.co with the unit of analysis of news related to the discourse of death penalty for corruptors from December 10-15, 2019. The results of the research show that Tempo's framing of the discourse on death penalty for corruptors puts forward not - disliked, because the death penalty would otherwise keep Indonesia from a more humane civilization. Keyword : framing analysis, death sentence for corruptors, Tempo.co
PENGARUH KOREAN WAVE TERHADAP SEKTOR PARIWISATA KOREA SELATAN TAHUN 2015-2018 Khalifah, Muhammad Mifthakhul; Widhiyoga, Ganjar; Haqqi, Halifa
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study describes and analyzes the effect of the Korean Wave on the South Korea tourism sector in 2015-2018. Researchers use Commodification of Culture and Touism Concept as theories in conducting research. This study aims to find out how Korean Wave, a culture, can influence the tourism sector in South Korea. The method that researchers use in this study is a qualitative method with secondary data sources. The study was conducted through the collection of documents with descriptive elaboration. From research data on the influence of the Korean Wave on the South Korean tourism sector, researchers found that the increasing popularity of the Korean Wave can influence interest in South Korea, thereby affecting someone to visit South Korea directly. In other words Korean Wave can affect the tourism sector. Keywords: Korean Wave, Commodification of Culture, South Korean Tourism
UPAYA RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENDENGAR MELALUI PROGRAM SIARAN PRO 1 DI RRI SURAKARTA Irawati, Aci Diana Ayu; Riyanto, Buddy; Sardjono, Herning Suryo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkembangan jumlah stasiun radio siaran meningkat di seluruh Indonesia termasuk di Kota Surakarta, Dengan banyaknya jumlah stasiun radio siaran membawa konsekuensi logis munculnya kompetisi antar media radio. Saat ini persaingan radio di Surakarta sangat banyak, namun RRI radio yang menyandang nama negara yang siarannya ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara yang menempati peringkat 4 dari 9 top radio in Surakarta. Maka penulis tertarik untuk meneliti Upaya RRI Surakarta meningkatkan jumlah pendengar melalui program siaran PRO 1. Untuk mendapatkan pendengar, RRI Surakarta menggunakan strategi program acara yaitu kualitas acara, lagu serta; metode penyajian materi acara siaran. Tujuan diadakan penelitian untuk mendeskripsikan upaya yang digunakan RRI Surakarta untuk meningkatkan jumlah pendengar melalui program acara siaran PRO 1. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Adapun teori yang digunakan yaitu pendapat Susan Tyler Eastman dan Douglas A. Ferguson yang menyatakan lima elemen penting dalam programming yaitu Compability (kesesuaian), habit formation (membangun kebiasaan), control of audience flow (mengontrol arus pendengar), concervation of program resources (pemeliharaan sumber daya program), breadth of appeal (daya tarik yang luas). Hasil penelitian menjelaskan bahwa program acara siaran PRO 1 sesuai dengan segmentasinya, penjadwalan program acara dapat membentuk kebiasaan pendengar, kesinambungan antar program siaran dapat mengontrol arus pendengar, dalam pemeliharaan sumber daya program Materi yang disajikan merupakan hasil produksi dari RRI PRO 1 sendiri, selebihnya PRO1 mendapatkan materi yang di relay dari RRI pusat, berita yang aktual dan terpercaya, informasi-informasi yang mendidik menjadi daya tarik RRI PRO 1.Kata kunci : Radio, Program Acara, Upaya
KEPENTINGAN NASIONAL AUSTRALIA DENGAN MENJADIKAN BALI SEBAGAI DESTINASI WISATA FAVORIT (2018) Kristy, Nathalia Monica; Harini, Setyasih; Haqqi, Halifa
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Australia, which is Indonesia's closest neighbor, has more than just business, security and proven political relations with Australians who make Bali their favorite tourist destination. Although the relationship between Australia and Indonesia had experienced ups and downs, it did not make the relationship between the two countries hostile but became even closer to the efforts to resolve the problem. The existence of a Travel Warning issued by the Australian Government because of Indonesia's critical situation did not discourage Australians from visiting Bali, with various efforts made by the Government of Bali to give positive views to Australians. This is proven by the increase in visits every year and the "Australian Family Tourism Awards" given by the Australian media by Bali in 2018 as a favorite tourist destination for Australians in the category of family holidays. The policy of "Good International Citizenship" to achieve Australia's national interests which are security, economy and geopolitics. Multi-Track Diplomacy is a form of maintaining Australia's relationship with Bali. Relationships made through the government or non-government with organizations within it, business carried out by Australians in Indonesia, the media, to the opinions of Australian citizens are ways to keep Bali as the favorite choice of Australians spending time on vacation, doing business, student exchange and culture as well as spending retirement’s time. Key words: Bali, Australia, National Interest, Multi-Track Diplomacy.
PERSEPSI PEMILIH PEMULA PADA IKLAN POLITIK KAMPANYE PASANGAN CALON PRESIDEN DAN CALON WAKIL PRESIDEN PADA PEMILU 2019 DI MEDIA TELEVISI Muchtarom, Dicky; Wangi, Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya iklan politik di televisi sebagai strategi kampanye politik, peneliti kemudian tertarik untuk meneliti tentang persepsi pemilih terhadap tampilan visual iklan kampanye politik di televisi calon presiden dan wakil presiden pada pemilu 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi pemilih pemula terhadap iklan politik kampanye pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Pada Pemilu 2019 di Media Televisi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Cutlip dan Center yang dikenal dengan The 7 C’s of communication. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif (model saling terjalin). Hasil analisis mengenai persepsi mahasiswa terhadap iklan politik kampanye pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2019 di media televisi dapat disimpulkan sebagai berikut: Aspek credibility, pemilih pemula menyukai figur calon presiden yang kuat sekaligus berkarakter baik, yang bisa dipercaya dan yang akan memimpin mereka menuju masa depan. Mahasiswa sebagai pemilih pemula lebih menyukai karakter Jokowi yang menyita perhatian kaum milineal melalui berbagai video blog (vlog) dan swafoto yang diunggahnya ke sejumlah media sosial, seperti Instagram, Twitter, dan Youtube. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh Prabowo yang memiliki karakter kaku, formal, dan terlalu tegas dan keras. Aspek context, persepsi pemilih pemula menyatakan bahwa tema iklan politik Pilpres 2019 sudah baik, yaitu mengangkat permasalahan mengenai penyediaan lapangan pekerjaan, penyediaan sembako murah dan adanya biaya pendidikan sampai kuliah gratis. Aspek content, menunjukkan bahwa persepsi pemilih pemula terhadap tema iklan politik Pilpres 2019 sudah baik, yaitu mengangkat permasalahan mengenai penyediaan lapangan pekerjaan, penyediaan sembako murah dan adanya biaya pendidikan sampai kuliah gratis, namun iklan Jokowi dapat memberikan solusi terhadap permasalahan sosial tersebut dengan peluncuran tiga kartu, yaitu kartu prakerja, kartu sembako murah, Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah). Kata Kunci: Persepsi pemilih pemula, iklan politik.
STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SURAKARTA DALAM SOSIALISASI “PROGRAM BESUK KIAMAT” Laksono, Galih Suryo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleksnya permasalahan administrasi kependudukan yang banyak terjadi di daerah, mendorong pemerintah daerah untuk melakukan strategi komunikasi yang tepat guna mempermudah sosialisai program pemerintah kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Komunikasi yang diterapkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemerintah Kota Surakarta dalam Sosialisasi “Program Besuk Kiamat.” Menurut Middleton strategi komunikasi adalah kombinasi yang terbaik dari semua elemen komunikasi mulai dari komunikator, pesan, saluran (media), penerima sampai pada pengaruh (efek) yang dirancang untuk mencapai tujuan komunikasi yang optimal“. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tehnik pengambilan sampel secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi sosisalisasi Program “Besuk Kiamat” dilakukan dengan mengenali khalayak yaitu masyarakat Kota Surakarta, dalam penyampaian pesan Dispendukcapil Kota Surakarta menggunakan teknik persuasi, pemanfaatan media melalui teknologi digital juga menjadi pilihan yang digunakan oleh Dispendukcapil Kota Surakarta dalam mensosialisasikan dan mengkomunikasikan program “Besuk Kiamat”. Disarankan bagi Dispendukcapil Kota Surakarta untuk dapat meningkatkan SDM Pegawainya khususnya dalam pemanfaatan media sosial untuk mensosialisasikan Program “Besuk Kiamat” serta mengoptimalkan peran Organisasi Masyarakat seperti PKK dan Arisan warga untuk mensosialisasikan Program “Besuk Kiamat” ini agar informasi tentang program ini dapat tersampaikan pada masyarakat luas. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Sosialisasi, Program Besuk Kiamat
DIPLOMASI INDONESIA DALAM PENANGANAN KRISIS IMIGRAN ETNIS ROHINGYA TAHUN 2015 Saputra, Vabicosa Darmawan Wahanda; Harini, Setyasih; Dipokusumo, GPH
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini bertujuan untuk membahas mengenai Diplomasi Indonesia dalam penanganan krisis imigran etnis Rohingya pada tahun 2015. Krisis imigran etnis Rohingya yang masuk ke Indonesia menjadi kekawatiran pemerintah yang dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional. Salah satunya tertangkapnya empat pengungsi etnis Rohingya yang ditampung di Aceh Timur karena menggunakan narkoba. Hal ini terlihat bahwa imigran etnis Rohingya tersebut membawa krisis bagi Indonesia. Maka dari itu, diperlukannya diplomasi pemerintah Indonesia terhadap pemerintah Myanmar guna penyelesaian krisis imigran etnis Rohingya. Dengan menggunakan teori Diplomasi, Hubungan Bilateral dan Migrasi Internasional, metode yang digunakan dalam Skripsi ini adalah kualitatif dengan data sekunder,teknik pengumpulan data sekunder dan penelitian berbasis dokumen, penelusuran pustaka melalui penjabaran dekskriptif. Melalui analisis Hubungan bilateral yang erat antara Indonesia dan Myanmar menjadi aset penting dalam upaya penanggulangan akar permasalahan krisis imigran etnis Rohingya, yaitu dengan pelaksanaan Diplomasi Bilateral. Dalam kunjungan bilateral Menlu RI ke Myanmar, Diplomasi Indonesia kepada Myanmar mencapai kesepakatan, yaitu untuk mencegah perpindahan penduduk tidak berartauran dari wilayahnya bersama negara lain dan Myanmar akan melakukan upaya pemberantasan perdangan manusia dan Myanmar akan terlibat dalam penanganan krisis imigran etnis Rohingya yang terjadi di negara-negara Asia Tenggara. Kata Kunci : Diplomasi, Hubungan bilateral, Myanmar, imigran Rohingya
KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KARANGANYAR Nagari, Noviana Ratna; Suranto, Joko
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karanganyar Regency’s Population and Civil Registration Office is the regional apparatus that responsible and authorized to carry out service in the area of population and civil registration. One of them is the making the Child Identity Card (KIA) as an effort by the government to protect and grant children’s rights. This type of research is descriptive qualitative. Data collection techniques used included (1) interviews, (2) observations, (3) documentation. In this study researchers measured the quality of service using the theory of Parasuraman, Zeithmal, and Berry, the results of research on the quality of KIA manufacturing services at the Population and Civil Registry Service in Karanganyar Regency can be said good enough, this can be seen with the results of the study as follows: (1) tangibles, the facilities in the waiting room are further improved and inadequate parking lots, (2) reliability has been said to be good, (3) responsiveness has generally been said to be good, (4) assurance has been said to be good and the community is satisfied with the services provided, but there are some obtstacles such as the card runs out, (5) emphaty, there are employees who are not friendly, polite and polite when the service is busy. Keywords: Quality, Service, KIA
Peran Komunikasi Internal Organisasi dalam Mendukung Kinerja (Study Kasus di Internal Bagian Humas Pemerintah Kota Surakarta) Wahyuningsih, Dwi Hani; hastuti, nurnawati hindra
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKomunikasi internal organisasi merupakan proses komunikasi yang terjadi disuatu kantor dan hanya melibatkan orang-orang yang menjadi bagian internal suatu organisasi perkantoran. Keterbukaan komunikasi internal sangat diperlukan dalam menjalankan dan menginformasikan sebuah tugas agar terjadi kelancaran dalam bekerja dan meningkatkan kedisiplinan serta tanggung jawab karyawan pada pekerjannya.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran komunikasi internal organisasi dalam mendukung kinerja karyawan di Bagian Humas Pemerintah Kota Surakarta.Teori yang digunakan dalam penelitian ini Komunikasi Internal organisasi dari Pace & Faules yaitu komunikasi vertikal ke atas dan ke bawah, dengan menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan secara purposive sampling dengan wawancara mendalam pada sumber informan Kepala Bagian Humas dan Protokol, Kepala Sub Bagian Humas dan karyawan Humas yang dianggap memenuhi kriteria sebagai informan. Teknik analisis data menggunakan metode analisis interaktif yang dikembangkan oleh Mathew B. Miles, A. Michael Huberman dan Johny Saldana selama proses kegiatan dilakukan dengan tiga hal yaitu Kondensasi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, komunikasi internal memberikan kontribusi besar dalam mendukung kinerja karyawan di Bagian Humas Pemerintah Kota Surakarta. Komunikasi vertikal, pimpinan dengan karyawan, karyawan dengan pimpinan berjalan dengan baik dan terbuka. Baiknya komunikasi internal organisasi tersebut karyawan dapat mengetahui, peraturan, dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pimpinan. Karyawan dapat memperoleh informasi berkaitan dengan pekerjaan secara cepat, jelas, mudah dipahami, mendorong motivasi karyawan, karyawan menjadi disiplin masuk dan pulang kantor sesuai peraturan, mengumpulkan tugas tepat waktu, tanggung jawab pada pekerjaanya serta karyawan memperoleh kesempatan untuk menyatakan saran pada pimpinan tentang berbagai hal yang berhubungan dengan pekerjaannya yang disampaikan secara langsung dengan sopan walaupun masih ditemui adanya karyawan yang memiliki beberapa hambatan psikologis yaitu merasa malu, kurang percaya diri dalam berkomunikasi secara langsung, beranggapan pimpinan tidak dapat menerima apa yang diungkapkan berkaitan dengan sarannya, kurang disiplin masuk dan pulang kantor, kurang tepat waktu dalam mengumpulkan tugas serta kurang tanggung jawab pada pekerjaannya. Hal ini bukan karena kemampuan yang dimiliki, melainkan karena memiliki motivasi yang rendah dan urusan keluarga sehingga mendapatkan teguran tertulis dari pimpinan.Kata Kunci: Komunikasi Internal, Organisasi, Kinerja
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENYULUH KB DALAM MELAKUKAN PERSUASI PENGGUNAAN MKJP DI KOTA SURAKARTA Artalinda, Mega Okta; Wangi, Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menekan laju pertumbuhan, pemerintah melaksanakan program KB MKJP, namun keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang teknis KB berimbas pada adopsi MKJP di Kota Surakarta. Berlandaskan hal tersebut, penulis menganalisa komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh Penyuluh KB Kota Surakarta dalam melakukan persuasi pada calon akseptor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis komunikasi interpersonal yang dilakukan Penyuluh KB dalam memberikan informasi serta melakukan persuasi penggunaan MKJP pada calon akseptor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari wawancara dengan Penyuluh KB serta akseptor MKJP dan melakukan observasi di Bidang KB. Hasil penelitian menunjukkan Penyuluh KB melakukan pendekatan MKJP dengan melihat kondisi calon akseptor. Keputusan penggunaan didasari oleh usia, pengetahuan, riwayat kesehatan, jumlah anak, ketersediaan fasilitas pelayanan KB, serta dukungan orang terdekat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal penyuluh KB Kota Surakarta dalam melakukan persuasi penggunaan MKJP yaitu dengan cara mengunjungi rumah calon akseptor (door to door). Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Penyuluh KB, Penggunaan MKJP

Page 10 of 69 | Total Record : 685