cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA
ISSN : -     EISSN : 25980165     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah Ibnu Sina Biomedika menerima artikel ilmiah dari hasil penelitian, laporan/studi kasus, kajian/tinjauan pustaka, maupun penyegar ilmu kedokteran, yang berorientasi pada kemutakhiran ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, agar dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang mampu memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan kedokteran yang semakin kompleks.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2017)" : 13 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) DENGAN SEDIKIT CAMPURAN KOPI ARABIKA (Coffea arabica) TERHADAP KADAR ALANIN AMINOTRANSAMINASE (ALT) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus L.) Tambunan, Laila Nazmi; Hariaji, Ilham
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.932 KB) | DOI: 10.30596/isb.v1i1.1121

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Kopi adalah sejenis minuman yang banyak dikonsumsi di dunia. Mengkonsumsi kopi memiliki efek yang kontroversi dalam dunia kesehatan. Seperti efek mengkonsumsi kopi dengan kandungan  cafestol dan kahweol yang tinggi  dapat  menyebabkan kerusakan hepar sehingga dapat meningkatkan kadar enzim Alanin aminotransaminase (ALT) pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.). selain itu efek mengkonsumsi kopi yang menjadi kontroversi dalam dunia kesehatan adalah menurunkan kadar asam urat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kopi robusta terhadap kadar Alanin aminotransaminase (ALT). Metode: Penelitian ini adalah jenis eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Sampel penelitian adalah 24 ekor tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.) yang diberikan perlakuan selama 21 hari. Hasil: Pengukuran menggunakan uji T dengan hasil nilai Kontrol (P=0,251), kelompok P1 (P=0,000), kelompok P2 (P=0,000), kelompok P3 (P=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah ada peningkatan kadar Alanin aminotransaminase (ALT) pada kelompok P1, P2, dan P3, sesudah diberi kopi robusta.Kata kunci : Kopi, Alanin aminotransaminase (ALT), Cafestol, kahweol. 
KARAKTERISTIK PENDERITA HIPERTENSI DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK DI INSTALASI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN TAHUN 2015 Rizki, Felicia Angga; Andina, Meizly
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.29 KB) | DOI: 10.30596/isb.v1i1.1111

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Hipertensi adalah tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih dari persentil 95 menurut jenis kelamin, usia, dan tinggi badan. Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah suatu proses patogenesis dengan etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita hipertensi dengan gagal ginjal kronik di instalasi penyakit dalam RSU Haji Medan tahun 2015. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh penderita hipertensi dengan gagal ginjal kronik di instalasi penyakit dalam RSU Haji Medan tahun 2015. Hasil: Hasil penelitian yang didapat untuk jenis kelamin penderita terbanyak adalah laki-laki sebanyak 36 orang (51.4%), kelompok usia penderita terbanyak adalah 56-65 tahun sebanyak 29 orang (41.4%), dan distribusi pekerjaan penderita terbanyak adalah ibu rumah tangga sebanyak 28 orang (40.0%). Kesimpulan: Kebanyakan penderita hipertensi dengan gagal ginjal kronik di instalasi penyakit dalam RSU Haji Medan tahun 2015 berjenis kelamin laki-laki, dengan kelompok usia 56-65 tahun, dan pekerjaan ibu rumah tangga. Kata Kunci: Karakteristik, Hipertensi dengan Gagal Ginjal Kronik   
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN LEMBAYUNG (Vigna unguiculata) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS DIABETES MELLITUS DENGAN INDUKSI ALOKSAN Afelita, Tia; Sari, Indah Permata; Zulkarnain, Rizki Chairani; Hasanah, Nurul; Lubita, Mardiyah; Lubis, Humairah Medina Liza
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.427 KB) | DOI: 10.30596/isb.v1i1.1112

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak dan lembayung terhadap kadar glukosa darah tikus putih yang diinduksi aloksan. Daun lembayung ini diketahui mengandung flavonoid yang mempunyai efek hipoglikemik.Penelitian ini bersifat eksperimental dan pre dan post group design. Hewan uji yang digunakan 20 ekor tikus putih jantan galur wistar dengan berat badan ±200 gram. Tikus putih dibagi dalam 4 kelompok masing-masing 5 ekor, yaitu, kelompok II sebagai kelompok positif (aloksan), kelompok III dan IV masing-masing diberikan ekstrak daun lembayung 3,6 mg/kgbb dan 7,2 mg/kgbb secara oral. Pengukuran kadar glukosa darah puasa tikus putih dilakukan pada hari pertama (sebelum pemberian aloksan), setelah pemberian aloksan, serta setelah pemberian perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dengan nilai p = 0,000. Hasil analisis uji Pos Hoc menunjukkan kelompok perlakuan pemberian ekstran daun lembayung memiliki perbedaan bermakna dengan kelompok kontrol. Hasil analisis uji T-Tes kelompok perlakuan menunjukkan perbedaan kadar glukosa darah yang signifikan antara sebelum dan setelah perlakuan. Abstrak Lembayung leaf extract contains flavonoids compound known as hypoglycemic agents. This research aimed to know the effect of lembayung leaf extract on the blood glucose in hyperglycemic white rad induced by alloxan.This was an experimental research with pre-end post-test design. The subjects were twenty wistar mal write rats selected by a simple random technique. They were divided into 4 groups, normal control group (Aquades group), positive control group (alloxan), and two group of lembayung leaf extract based on dose 3,6 mg/kgbb and 7,2 mg/kgbb. Blood glucose were measured in the first day as GDP1, after alloxan induced as GDP2, and the last, after treatment. The data were analyzed by Anova test followed by Post Hoc Test using SPSS.This research showed that there was significant difference between four groups p = 0,000 by Anova. All lembayung leaf extract group has significant difference with control group by Post Hoc Test. All treatment group has significant difference between pre- and post-test by T-TestKeywords : lembayung leaf extract, blood glucose, flavonoid 

Page 2 of 2 | Total Record : 13