cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Farmatera
ISSN : 2528410X     EISSN : 2528410X     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2017)" : 6 Documents clear
Gambaran Nilai Kapasitas Vital Paru dan Tingkat Kebugaran pada Mahasiswa Perokok dan Bukan Perokok Muhammad Fadli; Hendra Sutysna
Buletin Farmatera Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.791 KB) | DOI: 10.30596/bf.v2i3.1241

Abstract

Latar Belakang:Kebugaran jasmani pada hakikatnya merupakan suatu kondisi tubuh yang mencerminkan kemampuan seseorang untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari-hari atau adaptasi terhadap pembebanan fisik yang diberikan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan, sehingga tubuh masih mempunyai cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggang maupun mengatasi beban kerja tambahan. Begitu juga dengan nilai kapasitas vital paru yang juga menggambarkan nilai ketahanan sistem kardio respirasi seseorang, dengan demikian tingkat kebugaran dan nilai kapasitas vital paru dapat di gunakan untuk menilai ketahanan kardiorespirasi seseorang. Ketahanan kardiorespirasi sendiri di pengaruhi beberapa faktor diantara nya : usia, jenis kelamin, genetik, kebiasaan olahraga, status gizi, kebiasaan merokok, dan kadar hemoglobin. Adapun yang termasuk ke dalam faktor yang tidak dapat diubah seperti usia dan jenis kelamin, sedangkan faktor yang dapat diubah seperti kebiasaan olahraga dan merokok. Merokok adalah salah satu faktor yang mempengaruhi ketahanan kardiorespirasi seseorng, maka penelitian ini ingin melihat bagai mana nilai kapasitas vital paru dan tingkat kebugaran seroang perokok dan bukan perokok.Tujuan: untuk mengetahui gambaran tingkat kebugaran pada mahasiswa fakultas kedokteran yang merokok dan bukan perokok Metode: jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode cross-sectional, penelitian ini dilakuakan kepada mahasiswa prokok dan bukan perokok dengan menilai kapasitas vital paru dan tingkat kebugaran nya dimana kapaitas vital paru di ukur menggunakan sprirometri kemudian di interpretasikan sedangkan pada tingkat kebugaran di ukur menggunakan Mc Ardhle StepTest, yang merupakan salah satu dari komponen fitness test. Hasil : Perokok rata rata memeliki tingkat kebugaran dan nilai kapasitas vital paru yang baik begitu juga dengan bukan perokok.Kata Kunci : Tingkat kebugaran, nilai kapasitas vital paru, Perokok, Mc Ardhel step test 
Sistem Konduksi Jantung Ahmad Handayani
Buletin Farmatera Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.695 KB) | DOI: 10.30596/bf.v2i3.1197

Abstract

Abstrak Pemahaman ilmu dasar kedokteran sangat penting bagi seorang klinisi. Aritmia merupakan masalah kardiovaskular yang cukup sering dijumpai dan menyulitkan. Pemahaman tentang dasar elektrofisiologi, cara kerja elektrokardiografi, dan mekanisme terjadinya aritmia jantung merupakan modal dasar seorang dokter untuk memiliki pendekatan yang logis dalam diagnosa dan terapi pada pasien dengan kondisi aritmia. Pemahaman sistem konduksi jantung setidaknya membutuhkan pemahaman tentang dua hal yakni dasar kelistrikan jantung mencakup potensial aksi sel otot jantung dan sel pacu jantung dan konsep pembentukan dan penjalaran impuls melalui sistem konduksi jantung. Tulisan ini bertujuan memberikan gambaran umum yang ringkas dan mendasar tentang sistem konduksi jantung. Kata kunci: aritmia, kelistrikan, konduksi, jantung  Abstract Understanding the basic science of medicine is very important for a clinician. Arrhythmias are a quite common and complicated cardiovascular problem. Understanding of the electrophysiological basis, the workings of electrocardiography, and the mechanism of cardiac arrhythmia are the doctors' basic requirement for having a logical approach to diagnosis and therapy in patients with arrhythmia. Understanding the cardiac conduction system requires at least an understanding of two things: the base of the heart's electricity includes the potential action of heart muscle and pacemaker cells and the concept of impulse formation and propagation through the cardiac conduction system. This paper aims to provide a concise and basic overview of the cardiac conduction system. Keywords: arrhythmia, electricity, conduction, heart
Pengaruh Pemberian Air Tebu Hitam terhadap Kadar Low-Density Lipoprotein (LDL) Mardhatilla Ana Fama
Buletin Farmatera Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.452 KB) | DOI: 10.30596/bf.v2i3.1217

Abstract

Keadaan hiperkolesterolemia yang tidak tertangani dapat menginduksi timbulnya plak atau aterosklerosis pada dinding pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian air tebu hitam terhadap kadar Low-density lipoprotein (LDL) darah. Menggunakan metode true eksperimental post test only design. Uji coba dilakukan terhadap Mencit (Mus Musculus) jenis kelamin jantan umur 2 - 3 bulan dengan berat badan 20-30 gram sebanyak 25 ekor. Mencit (Mus Musculus) dibagi dalam 5 kelompok yang sebelumnya telah di berikan masa adaptasi selama 1 minggu, kelompok satu merupakan control negative diberi pakan standart dan kelmpok dua sebagai control positif diberi diet standart dan diet tinggi kolesterol, kelompok perlakuan 1, 2 dan 3  diberi diet standart, diet tinggi kolesterol dan ektrak tebu hitam dengan dosis 0,25  cc, 0,36 cc, dan 0,5 cc yang dilakukan selama 30 hari. Sampel darah diambil langsung dari jantung pada akhir penelitian. Data penelitian perbandingan rata-rata kadar LDL pada setiap kelompok dianalisa menggunakan uji statistic analysis of variance (ANOVA). hasil menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kelompok kontrol negative dengan perlakuan 1 dengan nilai P=0,024.Dari penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian ekstrak air tebu hitam dapat menurunkan kadar LDL mencit yang diinduksi diet tinggi kolesterol dengan dosis yang mendekati nilai control negative adalah pada perlakuan 1.Kata Kunci : LDL, Octacosanol, Tebu hitam, ekstrak tebu
Hubungan Troponin T, Derajat Sumbatan Pembuluh Darah dan Lama Rawatan Rumah Sakit pada Pasien Post Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA) Irfan Hamdani; Meizly Andina
Buletin Farmatera Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.716 KB) | DOI: 10.30596/bf.v2i3.1240

Abstract

Coronary Artery Diesease (CAD) adalah penyempitan pembuluh darah koroner yaitu pembuluh darah yang mensuplai oksigen dan nutrisi ke otot jantung sebagai akibat penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah tersebut. Penumpukan lemak pada bagian dalam pembuluh darah akan menyebabkan penyempitan lumen dan mengakibatkan penurunan suplai darah ke otot jantungTroponin T (TnT) kardiak merupakan protein spesifik miokard dan dapat dibedakan dari isoformnya yang terdapat pada otot lurik dengan teknik imunologi. Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA) merupakan prosedur invasif dan  dilakukan di laboratorium kateterisasi jantung dengan menggunakan balon kateter untuk membuka sumbatan pada arteri koroner dalam mengatasi iskemik miokard. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yaitu suatu desain penelitian yang mencari hubungan troponin t, derajat sumbatan pembuluh darah dan lama rawatan rumah sakit pada pasien post percutaneous transluminal coronary angioplasty (PTCA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan troponin t, derajat sumbatan pembuluh darah dan lama rawatan rumah sakit pada pasien Post Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA) di RS Columbia Asia Medan.. Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang telah dilakukan prosedur percutaneous transluminal coronary angioplasty (PTCA). Sampel penelitian adalah subyek yang diambil dari populasi yang memenuhi kriteria penelitian yang dengan teknik total sampling, dimana semua subyek yang datang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi pada tahun 2016 dimasukkan dalam penelitian. Dari 18 sampel penelitian yang telah sesuai dengan criteria inklusi dan eksklusi didapatakan kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara derajat sumbatan pembuluh darah, troponin T dan lama rawatan rumah sakit pada pasien post percutaneous transluminal coronary angioplasty (PTCA) (nilai p>0.05).Kata Kunci: CAD, PTCA, troponin T.
Hubungan Indeks Massa Tubuh Anak Kurang Gizi Terhadap Total Protein dan Albumin Rauza, Irdina; Andina, Meizly
Buletin Farmatera Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.608 KB) | DOI: 10.30596/bf.v2i3.1061

Abstract

Latar Belakang: Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Asupan gizi yang salah atau tidak sesuai akan menimbulkan masalah kesehatan, salah satunya adalah kekurangan energi protein. Kurang energi protein (KEP) disebabkan karena kekurangan makan sumber energi secara umum dan kekurangan sumber protein. Albumin serum merupakan 50% total serum protein yang berguna sebagai indikator kekurangan protein yang berat. Perubahan pada kadar albumin akan mempengaruhi nilai protein total.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh pada anak kurang gizi terhadap total protein dan albumin. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi antara dua variabel dan metode korelasi Spearman Somers’d Gamma. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh anak kurang gizi dengan kadar total protein dan albumin (p > 0.05). Kesimpulan: Total protein dan albumin tidak terdapat hubungan dengan indeks massa tubuh anak kurang gizi. Kata Kunci:   albumin, status gizi, total protein.
Perbandingan Efektifitas (e-buk) “ Ekstrak Buah Mengkudu (M. citrifolia l.)” dengan Antibiotik Seftriakson terhadap Streptococcus pneumoniae Secara in Vitro Bagus Panji Nugraha
Buletin Farmatera Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.896 KB) | DOI: 10.30596/bf.v2i3.1218

Abstract

Latar Belakang:Salah satu bakteri patogen yang sering menginfeksi manusia contohnya Streptococcus pneumoniae. Kurangnya pedoman dalam penggunaan antibiotik dalam segi dosis yang tidak tepat dapat mengakibatkan bakteri menjadi resisten.Salah satu tanaman yang dapat digunakan menjadi antibiotik adalah buah mengkudu (Morinda citrifolia L) yang memiliki kandungan flavonoid, scopoletin, glikosida, alizarin, acubin, dan L.asperuloside.Tujuan:Untuk mengetahui efektifitas  ekstrak buah mengkudu (M.citrifolia L.) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae.Metode:Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental post test only control group design. Data diolah menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whithney untuk uji beda. Hasil:Hasil penelitian diperoleh bahwa ekstrak buah mengkudu mempunyai efek antibotik terhadap Streptococcus pneumoniaepada konsentrasi 100% dengan diameter daya hambat 13,50mm, konsentrasi 90% memiliki diameter daya hambat  rata-rata 9,50 mm, konsentrasi 80% memiliki diameter daya hambat rata-rata 12,08 mm, dan konsentrasi 70% memiliki diameter daya hambat rata-rata 10,75 mm. Kesimpulan:Ekstrak buah mengkudu memiliki efek antibiotik terhadap Streptococcus pneumoniaeyang tertingi pada konsentrasi 80%.Keyword: Ekstrak buah mengkudu,Seftriakson, Streptococcus pneumoniae, Perbandingan Efektivitas. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6