cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
AL-JAZARI JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
ISSN : 25024922     EISSN : 26150867     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini membuat Jurnal Ilmiah hasil-hasil penelitian Teknik Mesin, Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Mei dan Nopember dan terdaftar di LIPI dengan kode persi cetak p-ISSN 2502-4922 dan persi online e-ISSN 2615-0867.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017" : 9 Documents clear
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN SUDUT PENGAPIAN DISTRIBUTOR TOYOTA KIJANG 4K TERHADAP UNJUK KERJA MESIN Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah; Risko Agung Prasetyo
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.224 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1144

Abstract

Motor vehicles are a means of transport for which the engine from the beginning, both for two-wheel vehicles, as well as for four-wheeled vehicles. The automotive fuel is a machine that is used as a transport mover soon. The automotive fuel is an engine type conversion that converts the chemical energy of the fuel into mechanical energy through the combustion process in the combustion chamber.This research was conducted using the method or approach theoretically and experimentally. The vehicles to be used in this research is the engine of the Toyota Kijang 4K using premium fuel stations, test equipment used in this study is a dynamometer with changes 5° ignition angle, 8°, 10°, 12°, 15° with the variation of the rotation of the motor 1000, 1500, 2000, 3000 rpm. Regarding the position to carry out research at the Center for Professional Training (BLK) Banjarbaru in JL.IR PM Noor 1.5 Km River Ulin Banjarbaru South Kalimantan.Based on the results of the study of variations of the performance of the engine ignition distributor concluded that: the effective torque of 108,85381 Nm, which is contained in the ignition angle 12° with the motor rotation of 3000 rpm, the effective power contained in the corner Ignition of rotation of 3000 rpm 12° reach 34,18021 (Kw) and efektir pressure contained in the ignition angle 12° at 3000 rpm round reached 6387,235(kg/cm²). The increase in torque due to rotation higher up to reach the maximum price, this is because the amount of fuel in the combustion chamber and the greater the influence of the right letikan sparks from the spark plug so that the energy generated through process burn largest.Keywords: ignition angle, torque, Brake Horse Power (BHP), Brake Mean Pressure (BMEP)
ANALISA PERUBAHAN SUHU DAN ZAT PADA SISTEM AIR CONDITIONER (AC) HD 785 BERDASARKAN ILMU TERMODINAMIKA Humaidi .; Gusti Rusydi Furqon Syahrillah
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.782 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1149

Abstract

Air conditioner (AC) HD 785 adalah mesin pendingin yang menggunakan sistem kompresi uap sehingga terjadi perubahan panas dan tekanan, dalam sistem ini menggunakan bahan pendingin (refrigerant) yang bersirkulasi menyerap panas dan melepas panas, serta terjadi perubahan dari tekanan rendah ke tekanan tinggi. Sirkulasi tersebut berulang secara terus-menerus dan jumlah refrigerant yang digunakan tetap dan hanya bentuk dari refrigerant saja yang berubah.Subjek penelitian ini adalah HD 785 yang merupakan alat berat pertambangan. Sedangkan untuk objek penelitian ini terdapat pada system pendingin air conditioner (AC) pada kabin operator yang mempunyai karakteristik yang unik, vibration, shock-loading, operator changes, panas dari engine serta kondisi-kondisi lainnya yang mempengaruhi desingn dan masalah pada sistem air conditioner (AC).Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi putaran kompresor maka COP akan menurun, meningkatnya putaran kompresor menyebabkan temperature dan tekanan refrigerant yang keluar kompresor akan semakin meningkat, sehingga kerja kompresi yang dilakukan juga semakin besar. Hal ini berkebalikan dengan temperatur dan tekanan refrigerant yang masuk ke evaporator. Temperature dan tekanan refrigerant yang masuk evaporator akan semakain rendah dengan meningkat putaran kompresor, hal ini menyebabkan efek refrigrasi yang dihasilkan semakin rendah, sehingga akan menurunkan nilai COP.Kata Kunci           : Pengkondisian udara, refrigrant, evaporator
KARAKTERISASI TERMAL SERBUK ZRO2 HASIL SINTESIS PASIR ZIRKON ALAM ayu novia lisdawati
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.091 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1141

Abstract

Telah dilakukan sintesis ZrO2 dari pasir zirkon alam dengan metode alkali fusion dan kopresipitasi. Pada penelitian ini telah dilakukan karakterisasi termal serbuk ZrO2 amorf menggunakan Differential Scanning Calorimeter (DSC) dan Thermogravimetry Analyzer (TGA). Karakterisasi termal sampel serbuk ZrO2 amorf bertujuan untuk mengetahui suhu transisi gelas, suhu kristalisasi dan suhu leleh. Dengan mengetahui suhu kristalisasi, memudahkan untuk menentukan suhu kalsinasi serbuk ZrO2 amorf agar membentuk serbuk ZrO2 kristal. Hasil DSC-TGA pada penelitian ini menunjukkan suhu transisi gelas pada rentang suhu 25°C sampai dengan suhu 500°C, suhu kristalisasi mulai terjadi pada rentang suhu sekitar 550°C sampai dengan 1000°C dan  puncak kristalisasinya pada suhu 617°C dan suhu leburnya sekitar 1050°C.Kata kunci : karakterisasi, ZrO2, DSC-TGA
ANALISA FULL FACTORIAL SHELL AND TUBE CONDENSOR AIR CONDITIONER Jainal Arifin
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.642 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1146

Abstract

Sistem pendingin sekarang ini banyak kita temui termasuk macam-macam dari sistem pendingin tersebut, pada awalnya pengkodisian udara diarahkan untuk keperluan proses dan material daripada untuk kenyamanan manusia, dalam perkembanganmya pengkodisian udara untuk manusia berkembang pesat pada akhir-akhir ini, prinsip kerja pengkodisian udara adalah sama dengan mesin pendingin, yaitu berdasarkan siklus kompresi uap. Jenis alat penukar kalor sangatlah beragam dan masing-masing dirancang untuk memenuhi kebutuhan yang spesifik, namun demikian jenis shell and tube sejauh ini merupakan jenis yang paling banyak dipergunakan berkat konstruksinya relatif sederhana dan memiliki keandalan karena dapat dioperasikan dengan beberapa jenis fluida kerja. Efek pendinginan yang dihasilkan dalam sistem refrigransi tergantung dari efektifitas kinerja kondensor sementara, kinerja kondensor semakin lama akan menurun seiring terjadinya pengotoran pada dinding pipa.            Berdasarkan analisa data dan pembahasan, dapat diambil kesimpulan mengenai optimasi kondensor tipe shell and tube pada mesin pendingin ruangan yang paling optimal, Pada penelitian ini dilakukan analisa optimasi sistem termal pada sebuah kondensor shell and tube sebagai alat penukar kalor (APK) dari hasil optimasi kondensor shell and tube, didapat standar milik perusahaan diameter tube do 12.7 mm, panjang tube 1.50 m, pitch rasio 1.6 dan yang terakhir Pitch rasio dengan 450.. Sehingga didapat nila perpindahan panas konveksi paling besar adalah 41848.92 W/m2K. Sedangkan Hasil Design yang dilakukan diameter tube 12.7 mm, dan panjang tube, 1.27 m dengansusunan tube 600, dan jumlah 1 passdimana memberikan hasil desain dengan jumlah tube 19 buah, diameter shell 0,098 m.Sedangkan desain yang adaDari hasil optimasi pada perhitungan maka kita cari harga U yang paling besar dimana harga U paling besar akan memberikan penggaruh yang lebih besar juga, dari hasil perhitungan maka Koefisien perpindahan panas secara menyeluruh adalah 50247.26 W/m2K, Dari dua perbandingan diatas maka desain paling ekonomis adalah yang menunjukan nilai U paling besar dimana memberikan pengaruh lebih besar. Kata Kunci : Desain termal, kondensor, simulasi
PENGARUH VARIASI BEBAN GESEK TERHADAP STRUKTUR MIKRO AXLE SHAFT HASIL SAMBUNGAN FRICTION WELDING Ahmadil Amin
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.603 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1142

Abstract

Pengelasan gesek (friction welding) merupakan teknik pengelasan dengan memanfaatkan panas yang ditimbulkan oleh gesekan permukaan dua bahan yang akan disambung, salah satu berputar sedangkan yang  lainnya diam. Pada permukaan kontak akan timbul panas, bahkan mendekati titik didih logamnya, sehingga permukaan logam didaerah tersebut menjadi plastis. Gaya penekanan diperlukan untuk meningkatkan gaya gesek. Semakin tinggi gaya tekan maka akan menimbulkan gaya gesek yang semakin besar. Dengan gaya gesek yang semakin besar maka akan menimbulkan panas yang semakin besar pula. Untuk mendapatkan gaya penekanan pada pengelasan gesek yang dilaksanakan di mesin bubut, diperlukan perlengkapan mekanisme pembebanan. Selama proses pengelasan berlangsung, logam las dan HAZ akan mengalami serangkaian siklus thermal berupa pemanasan sampai mencapai suhu maksimum dan diikuti dengan pendinginan. Panas akan mempengaruhi transformasi fasa yang selanjutnya berpengaruh pada struktur mikro, sifat fisik dan mekanik las. Hasil  pengamatan terhadap foto mikrostruktur adalah bahwa peningkatan beban gesek terhadap struktur mikro memperlihatkan perbedaan bentuk dan ukuran butiran (grain size) pada logam las dan HAZ. Struktur mikro logam las  dengan beban  6 kg banyak mengandung ferrit. Sedangkan struktur mikro logam las dengan beban 2 kg banyak mengandung perlit. Struktur mikro daerah HAZ  dengan beban  6 kg  banyak mengandung  ferrit, sedangkan struktur mikro daerah HAZ  dengan beban  2 kg  banyak mengandung perlit.Kata kunci: Variasi beban, Struktur mikro, Axle shaft, Friction Welding
STUDI EKSPERIMENTAL TURBIN ANGIN SAVONIUS SUDU U DENGAN PENAMBAHAN SUDU NACA 0012 Muhammad Irfansyah; Mujiburrahman .; Meky Royandi
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.396 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan poros yang optimal menggunakan turbin angin savonius sudu U dengan penambahan sudu NACA 0012 dengan variasi kecepatan angin, untuk turbin angin savonius U memiliki dimensi diameter 12,7 cm dengan tinggi 50 cm dan NACA 0012 tinggi 50 cm dengan lebar 14 cm. Dari hasil penelitian turbin angin menunjukkan bahwa dengan penambahan sudu NACA 0012 berpengaruh terhadap putaran poros, dengan menggunakan variasi kecepatan angin 2,3 m/s, 3,5 m/s, 4,0 m/s, 6,2 m/s, 7,2 m/s, dari data yang di dapat dengan menggunakan penambahan sudu NACA 0012 kecepatan poros tertinggi 132,9 rpm dengan kecepatan angin 7,2 m/s. Dengan penambahan sudu NACA 0012  putaran poros tertinggi 132,9 rpm dengan kecepatan 7,2 m/s dan kecepatan putaran poros terendah 33,2 rpm dengan kecepatan angin 2,3 m/s.Kata Kunci           : Turbin angin, savonius, sudu U, NACA 0012
PERENCANAAN MESIN PENGADUK UDANG NAGET OTOMATIS Sobar Ihsan; Muhammad Marsudi
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.934 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1143

Abstract

Udang Naget adalah udang yang terbuat dari campuran antara udang dengan tepung roti. Udang naget ini kadang terlihat disupermarket-supermarket atau diperdagangkan didepan sekolah-sekolah dasar . Udang tersebut laris di pasaran sedangkan produksinya sedikit karena udang tersebut dibuat secara manual sehingga produksinya sedikit. Peralatan yang digunakan untuk memproduksi masih menggunakan alat-alat yang tradisional. Tujuan dari mata kuliah Merencana Mesin ini adalah menciptakan hasil produksi yang seragam, mempercepat hasil produksi, dan terciptanya mesin pengaduk udang naget yang dapat membantu industri besar maupun rumah tangga dalam meningkatkan hasil produksi. Metode pendekatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan adalah dengan merancang sebuah mesin pengaduk udang. Mesin dirancang untuk pengadukan dengan kapasitas maksimal 40 kg udang dan harganya dapat terjangkau oleh para industri rumah tangga dan kalangan masyarakat menengah ke bawah. Ada dua instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan mesin, yaitu: Hasil uji coba menunjukkan bahwa mesin pengaduk dapat memproduksi udang naget yang lebih seragam dibanding produksi manual dengan kecepatan pengadukan adalah 204 rpm. Waktu yang diperlukan untuk pengadukan lebih sedikit dibandingkan dengan cara manual. Kata Kunci: Perencanaan, mesin pengaduk, udang naget
PENGARUH VARIASI PANJANG SERAT SERAT KAYU GELAM (MELALEUCE LEUCANDENDRA) TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT BERMATRIK POLYESTER Saifullah Arif; Abdurahim Sidiq
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.625 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1148

Abstract

Komposit merupakan bahan rekayasa yang dibuat dari dua atau lebih material pembentuknya yang menyatu  menjadi satu bahan. Variasi volume serat dan perlakuan NaOH dilakukukan untuk mendapatkan sifat mekanis komposit berpenguat serat kulit kayu gelam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi fraksi volume serat kulit kayu gelam terhadap kekuatan tarik komposit polyester. Material yang digunakan sebagai filer adalah kulit kayu gelam dengan perbandingan variasi volumenya yaitu 10%, 30%, 50%, 70%, alkalisasi menggunakan NaOH 5% dan lama perendaman 2 jam. Pengujian mekanik yang dilakukan adalah pengujian Tarik.Metode yang dilakukan yaitu melakukan alkalisasi serat kulit kayu gelam dngan larutan NaOH 5% selama 2 jam, Matrik yang digunakan untuk mengikat serat kulit kayu gelam menggunakan  resin polyester type 157 BTQN dan katalis MEKPO dengan konsentrasi 1% sifat mekanis yang didapatkan adalah dari pengujian tarik.Perlakuan alkalisasi serat menggunakan NaOH 5% selama 2 jam dan variasi volume 10% , 30%,  50%, 70%. Hasil pengujian tarik didapatkan nilai kekuatan tarik tertinggi ada pada serat yang persentasenya 70% sebesar 11.970 MPa. Pada persentase serat 10% sebesar 4.413 MPa, pada persentase  serat 30% sebesar 5.155 MPa, pada persentase serat 50% sebesar 9.926 MPa, pada persentase serat 70% sebesar 11.970 MPa.Kata Kunci           : Kooperatif OFDM, WARP, Decode and Forward
IMPLEMENTASI SISTEM KOMUNIKASI KOOPERATIF OFDM PADA WIRELESS OPEN ACCESS RESEARCH PLATFORM Gusti Eddy Wira Pratama
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.987 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.6257

Abstract

Proses pengiriman data melalui jaringan nirkabel terdapat beberapa gangguan diantara yaitu multipath fading, yang dapat menyebabkan penurunan kinerja pada sistem komunikasi. Gangguan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan teknik MIMO (Multiple Input Multiple Output) dengan menggunakan multiple antena pada sisi pemancar dan penerima. akan tetapi, teknik MIMO mempunyai beberapa batasan pada segi ukuran, biaya dan kompleksitas pada perangkat keras. sehingga untuk mengatasi permasalah tersebut digunakan sistem komunikasi kooperatif yang mempunyai kinerja seperti MIMO dimana teknik ini menggunakan sumber daya yang berada pada node - node terdistribusi yang dapat meningkatkan kinerja pada jaringan nirkabel. Penilitan ini melakukan implementasi menggunakan modul WARP (Wireless Open Access Research Platform) yang dapat berkerja secara real-time dan dapat diterapkan pada sistem komunikasi dengan throughput yang tinggi.Pada implementasi sistem komunikasi kooperatif OFDM ini menggunakan jenis relay decode and forward dan menggunakan kanal real dimana hasil implementasi ini akan membahas pengaruh sistem komunikasi kooperatif OFDM dengan sistem komunikasi nonkooperatif OFDM yang disebabkan  pengaruh jarak antar node(meter) serta daya pancar (dB) terhadap nilai BER(Bit Eror Rate). Pada kondisi tanpa penghalang sistem komunikasi kooperatif mempunyai nilai BER sama dengan 0 pada saat daya pancar sebesar -14dB sedangkan pada sistem non kooperatif OFDM pada saat daya pancar -9dB dan untuk kondisi dengan penghalang pada komunikasi kooperatif OFDM mempunyai nilai BER sama dengan 0 pada saat daya pancar sebesar – 9 dB sedangkan Nonkooperatif OFDM tidak mencapai nilai BER sama dengan 0 pada daya pancar maksimum sebesar -5 dB

Page 1 of 1 | Total Record : 9