cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Metamorfosa
ISSN : 23380306     EISSN : 25026895     DOI : -
Core Subject : Education,
Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. Every visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Metamorfosa journal is published twice a year, July and January.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2021)" : 6 Documents clear
INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DARING BERBASIS “MINI WEBINAR” Leli Nisfi Setiana; Teguh Supriyatno; Pristiawati Rahayu
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i1.1283

Abstract

This study aims to describe the use of mini webinars in Indonesian language learning in tertiary institutions. This study used a qualitative descriptive research design. The subjects of this research were students from several study programs at Sultan Agung Islamic University, while the object of this research was the use of mini webinars. The research data is in the form of student discussion results in the mini webinar presentation. The research sources were Indonesian MKU students from 7 study programs at Unissula. The results of the research, namely learning Indonesian in tertiary institutions by implementing mini webinar based presentations can train students' learning independence, become a source of learning information for students and turn on online learning Indonesian activities. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan mini webinar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa dari beberapa Prodi di Universitas Islam Sultan Agung, sedangkan objek penelitian ini adalah pemanfaatan mini webinar. Data penelitian berupa hasil diskusi mahasiswa pada kegiatan presentasi mini webinar. Sumber penelitian adalah mahasiswa MKU Bahasa Indonesia dari 7 Prodi di Unissula. Adapun hasil penelitian, yaitu pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi dengan menerapkan presentasi berbasis mini webinar dapat melatih kemandirian belajar mahasiswa, menjadi sumber informasi belajar bagi mahasiswa dan menghidupkan kegiatan daring pembelajaran Bahasa Indonesia. Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Indonesia, Daring, Mini Webinar
KAJIAN STRUKTURAL CERPEN KARANGAN SISWA KELAS IX MTS AL-FURQON KLARI KARAWANG DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Ulfa Siti Nurfalah
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i1.1309

Abstract

This study aims to describe the structure of the story through intrinsic elements, namely the facts of the story and literary means contained in short stories written by students of class IX MTs Al-Furqon Klari Karawang and their use as a Learning Implementation Plan (RPP). Sources of data in this study were several short stories written by students of class IX MTs Al-Furqon Klari Karawang. The data in this study are statements or sentences written in short stories written by students describing Robert Stanton's structuralism and categorized into two parts, namely the facts of the story and literary means. The results of this study reveal that the short stories written by students of class IX MTs Al-Furqon Klari Karawang mostly describe the personal life experiences of the author. The short story composition has a story structure in terms of intrinsic elements, namely the facts of the story, namely in terms of plot, characters, setting and theme. Not only in terms of the facts of the story but literary means which can be divided into five parts, namely; title, point of view, style and tone, symbolism and irony. Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur cerita melalui unsur intrinsik yakni fakta-fakta cerita dan sarana-sarana sastra yang terdapat dalam karangan cerpen karya siswa kelas IX MTs Al-Furqon Klari Karawang beserta pemanfaatannya sebagai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Sumber data dalam penelitian ini adalah beberapa karangan cerpen siswa kelas IX MTs Al- Furqon Klari Karawang. Data dalam penelitian ini adalah pernyataan atau kalimat yang tertuang dalam teks cerpen karangan siswa yang mendeskripsikan strukturalisme Robert Stanton dan dikategorikan menjadi dua bagian yaitu fakta- fakta cerita dan sarana-sarana sastra. Hasil penelitian ini mengungkapakan bahwa pada karangan cerpen karya siswa kelas IX MTs Al-Furqon Klari Karawang ini sebagian besar menggambarkan pengalaman kehidupan pribadi pengarang. Karangan cerpen tersebut memilki struktur cerita dari segi unsur intrinsik yakni fakta-fakta cerita yaitu dari segi alur, karakter, latar dan tema. Tidak hanya dari segi fakta-fakta cerita melainkan sarana-sarana sastra yang dapat dibagi menjadi lima bagian yakni; judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme dan ironi. Karangan cerpen tersebut terdapat dua pokok pembahasan yang akan dianalisis yaitu, kajian struktural Robert Stanton dan pemanfaatannya sebagai rencana pelaksanaan pembelajaran. Kata Kunci: Kajian Struktural, Fakta-Fakta Cerita, Sarana-Sarana Sastra, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
NILAI MISTIS DAN MITOS YANG TERKANDUNG DALAM NOVEL KKN DI DESA PENARI KARYA SIMPLEMAN: (Kajian Antropologi Sastra) Rerin Maulinda
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i1.1316

Abstract

A work has a distinctive existence by showing the differences of human fajta, namely the social and economic system. In addition, a work containing cultural undue will be closely related to the customs of certain norms and beliefs. This can be seen in the novel titled KKN In Dancer Village which contains mystical and mythical values using the study of literary anthropology nyoman Kutha Ratna theory. One form of the author's expression is his imaginative thinking and intuition about the points of mystical values and myths that exist in the novel and what it has to do with the real world. Literary anthropology is used to analyze these oin-points. The method used in this research is qualitative descriptive method. Data collection techniques using note-reading techniques and library study techniques. The results of literary anthropology research with mimesis approach show as follows. First, some of the pieces of the story experienced by the characters are directed at mystical things that then give rise to myths that are finally believed by the characters in the story. Second, the mystical values and myths that occur in each piece of the story sometimes occur and appear in the real world. That means it does happen in the real world, not just fiction. Abstrak Sebuah karya memiliki eksistensi yang khas dengan memperlihatkan perbedaan dari fakta manusia, yaitu sistem sosial dan ekonomi. Selain itu, sebuah karya yang mengandung unsur kebudayaan akan berkaitan erat dengan adat istiadat norma-norma dan kepercayaan tertentu. Hal ini terlihat dalam novel berjudul KKN Di Desa Penari yang memuat nilai mistis dan mitos dengan menggunakan kajian antropologi sastra teori Nyoman Kutha Ratna. Salah satu wujud ekspresi pengarang ialah pemikiran dan intuisi imajinatifnya mengenai poin-poin nilai mistis dan mitos yang ada dalam novel dan apa saja hubungannya dengan dunia nyata. Antropologi sastra digunakan untuk menganalisis poin-poin tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat dan teknik studi pustaka. Hasil penelitian antropologi sastra dengan pendekatan mimesis menunjukkan sebagai berikut. Pertama, beberapa penggalan cerita yang dialami oleh para tokoh mrngarah pada hal mistis yang kemudian menimbulkan mitos yang akhirnya diyakini oleh para tokoh dalam cerita. Kedua, nilai mistis dan mitos yang terjadi dalam setiap penggalan cerita terkadang terjadi dan muncul pada dunia nyata. Itu artinya hal tersebut memang terjadi pula dalam dunia nyata bukan hanya cerita fiksi saja. Kata Kunci : Antropologi Sastra, Nilai Mistis, Dan Mitos
KAJIAN KRITIK SOSIAL PADA NASKAH DRAMA BADAI SEPANJANG MALAM KARYA MAX ARIFIN Indriani Indriani; Een Nurhasanah; Dian Hartati
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i1.1324

Abstract

The purpose of this study is (1) to describe the chordial condition of a group of people in the drama script of Max Arifin's Badai Sepanjang Malam, (2) to illustrate social issues that are criticized in the drama script of Max Arifin's Badai Sepanjang Malam. This review incorporates descriptive-qualitative techniques and literary approaches to sociology. Max Arifin's drama script Badai Sepanjang Malam, which is included in a compilation of teenage dramas published by Gramedia in Jakarta in 1988, is the focus used. Reading and record taking procedures are the tools used to collect data. The research outcomes are as follows. The time and place setting for the drama Badai Sepanjang Malam takes place in the village of Klaulan, Lombok. 1988. In 1988, In the drama Badai Sepanjang Malam, social critique, that is, social systems, social reform, social issues, social structures. In the context of housing, partnership and tension in the social process. There are patterns of thought, mood patterns and action habits, regional factors, of social change. In terms of social issues, namely in the context of poverty, control, ignorance of the environment by the population. In the societal system, that is, in the context of the core components of culture, as well as the social layers. Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan yaitu (1) menjelaskan keadaan kordial pada sekelompok manusia yang ada pada naskah drama Max Arifin yang berjudul Badai Sepanjang Malam, (2) menjelaskan masalah-masalah sosial yang kemudian dikritik pada naskah drama Max Arifin yang berjudul Badai Sepanjang Malam. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan adalah naskah drama Max Arifin yang berjudul Badai Sepanjang Malam yang terdapat dalam kumpulan drama anak remaja yang diterbitkan oleh Gramedia di Jakarta tahun 1988. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data yaitu teknik baca dan catat. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Latar waktu dan tempat naskah drama Badai Sepanjang Malam terjadi di desa Klaulan, Lombok. Pada tahun 1988. Kritik sosial dalam naskah drama Badai Sepanjang Malam yaitu proses sosial, perubahan sosial, masalah sosial, struktur sosial. Pada proses sosial berupa akomodasi, kerjasama dan pertentangan. Pada perubahan sosial adanya pola pikir, pola sikap dan pola perilaku, geografis yang mempengaruhi. Pada masalah sosial yaitu berupa kemiskinan, kekuasaan, ketidak pedulian masyarakat dengan lingkungan. Pada stuktur sosial yaitu berupa unsur-unsur sosial yang pokok, serta lapisan-lapisan sosial. Kata kunci : Naskah drama, Kritik sosial, Sosiologi Sastra
ROMANTIKA KEHIDUPAN PADA LIRIK LAGU FOURTWNTY SEBAGAI PENGAYAAN BAHAN AJAR INTERAKTIF DALAM MATERI PUISI DI SMA Aditya Fatur Rochim; Een Nurhasanah; Dian Hartati
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i1.1325

Abstract

This research is motivated by the fact that students do not understand language styles. This study aims to (1) describe the results of the language style analysis on the album "Lelaku" and "Ego and Brain Function". (2) compile interactive teaching materials for poetry in high school. This research uses descriptive qualitative method. The research subjects were 10 Fourtwnty songs. The object of research is the lines, phrases, or words in the song lyrics of Fourtwnty. The data collection technique used was documentation study and using internet media. The results of the study (1) show that 10 Fourtwnty songs use 22 types of language styles, namely simile, metaphor, allegory, personification, depersonification, antithesis, correction, hyperbole, oxymoron, climax, sarcasm, anastrophe and inversion, synekdoke, parallelism, euphemism, epithet, assonance, anaphora, epizuekis, anadilopsis, and epanalepsis. Based on a number of language styles found in the 10 songs of Fourtwnty, the meaning of the ten songs is that life has twists that force a person to keep learning and improving oneself. Everyone must aspire to happiness and serenity in life. However, on the other hand, a person must also be prepared to face life's problems. Grieving before being happy, grieving before being happy, or even getting lost before finding the right path. All of that is part of the romance of human life. (2) the results of the analysis are used as interactive teaching materials. Abstrak Penelitian dilatarbelakangi dengan adanya fakta bahwa siswa kurang memahami gaya bahasa. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan hasil analisis gaya bahasa pada album “Lelaku” dan ”Ego dan Fungsi Otak”. (2) menyusun bahan ajar interaktif materi puisi di SMA. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 10 lagu Fourtwnty. Objek penelitian adalah larik-larik, frasa, atau kata dalam lirik lagu Fourtwnty. Teknik pengumpulan data yang menggunakan studi dokumentasi dan memanfaatkan media internet. Hasil penelitian (1) menunjukan bahwa 10 lagu Fourtwnty menggunakan 22 jenis gaya bahasa yaitu gaya bahasa simile, metafora, alegori, personifikasi, depersonifikasi, antitesis, koreksi, hiperbola, oksimoron, klimaks, sarkasme, anastrof dan inversi, sinekdoke, paralelism, eufimisme, epitet, asonansi, anafora, epizuekis, anadilopsis, dan epanalepsis. Berdasarkan sejumlah gaya bahasa yang ditemukan pada 10 lagu Fourtwnty, maka makna yang tersimpul dari kesepuluh lagu tersebut bahwa kehidupan memiliki lika-liku yang memaksa seseorang harus tetap belajar dan memperbaiki diri. Semua orang pasti mencita-citakan kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup. Tetapi, di sisi lain seseorang juga harus siap menghadapi berbagai permasalahan hidup. Berduka sebelum bahagia, bersedih sebelum senang, atau bahkan tersesat sebelum menemukan jalan yang benar. Semua itu adalah bagian dari romantika kehidupan manusia. (2) hasil analisis dimanfaatkan menjadi bahan ajar interaktif. Kata Kunci: Puisi, Lirik Lagu, Gaya Bahasa, Bahan Ajar Interaktif
KRITIK SOSIAL POTRET PEMBANGUNAN DALAM PUISI KARYA W.S. RENDRA : (Kajian Sosiologi Sastra) Syamzah Ayuningrum
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i1.1339

Abstract

The purpose of this research is to describe the form of social criticism theme in poetry anthology, Portrait of Development in Poetry by W.S. Rendra. Overall the poetry anthology Portrait of Development in Poetry by W.S. Rendra consists of twenty-five poems, but the writer took fifteen poetry titles as the data source. Meanwhile, the research data were obtained from words, phrases and sentences from the stanzas and arrays of the fifteen poetry titles. This research was conducted using a qualitative descriptive method and a sociological literature approach. Based on data analysis in this study, it can be found that the theme of social criticism and the concept of social criticism in a collection of development portrait poetry in the poetry by W.S. Rendra. This is evidenced in the data that has been found and studied discussing issues of social power, political power, political ideology, poverty, corruption, and education. Abstrak Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud tema kritik sosial dalam antologi puisi Potret Pembangunan dalam Puisi karya sastra W.S. Rendra. Secara keseluruhan antologi puisi Potret Pembangunan dalam Puisi karya W.S. Rendra terdiri dari dua puluh lima puisi, tetapi penulis mengambil lima belas judul puisi sebagai sumber data. Sedangkan data penelitian diperoleh dari kata, frase dan kalimat dari bait dan larik dari kelima belas judul puisi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dengan pendekatan sosiologi sastra. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini dapat ditemukan wujud tema kritik sodial dan konsep kritik sosial dalam kumpulan puisi potret pembangunan dalam puisi karya W.S. Rendra. Hal ini dibuktikan dalam data-data yang telah ditemukan serta dikaji membahas tentang masalah kekuasaan sosial, kekuasan politik, ideologi politik, kemiskinan, korupsi, dan pendidikan Kata Kunci: Kritik Sosial, Kajian Sosiologi Sastra

Page 1 of 1 | Total Record : 6