cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Bisnis
ISSN : 14114054     EISSN : 25793217     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Aplikasi Bisnis (JABIS) is a journal periodical written both in Indonesian and English language. JABIS published by Diploma III Economy of Universitas Islam Indonesia twice a year on July and December. JABIS is a media of communication and reply forum for scientific works especially concerning the field of application from accounting, management, and banking. The process of manuscript submission is open through the year. All submitted manuscript will be screened with peer review and editorial review before they are accepted to publish. JABIS is open to the public, which means open to all readers and academics who want to search for business applied research.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 10 Nomor 9, Maret 2011" : 5 Documents clear
Sinergi antara Good Corporate Governance dan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dalam Meminimalisir dan Pencegahan Fraud dalam Suatu Organisasi Sigit Handoyo
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 10 Nomor 9, Maret 2011
Publisher : Jurnal Aplikasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol10.iss9.art4

Abstract

Fraud merupakan tindakan kriminal yang relative sangat sulit dilacak yang dapat dilakukan oleh siapapun, di manapun dan kapanpun. Dalam suatu organisasi, fraud biasa dilakukan oleh orang yang berpengalaman, pintar dan mempunyai kesabaran. Dalam hubungannya dengan organisasi, fraud dapat dibedakan menjadi fraud melawan organisasi dan fraud atas nama organisasi. Pencegahan Fraud tidak hanya menjadi tanggung jawab bagi manajemen, tetapi lebih merupakan tanggungjawab bersama setiap anggota organisasi sehingga melibatkan baik sumber daya manusia yang terlibat dalam organisasi tersebut dan kumpulan hukum, peraturan, dan kaidah-kaidah yang wajib dipenuhi yang dapat mendorong kinerja sumber-sumber perusahaan bekerja secara efisien, menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan bagi para pihak yang berkepentingan atau Good Corporate Govemace (GCG). Dalam artikel ini diulas mengenai apa Itu fraud siapa pelaku fraud, bagalmana fraud dapat terjadi dalam asi dan bagaimana integrasi antara GCG dan sumber daya manusia yang beukualltas dapat mencegah terjadinya fraud.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Underpricing pada 1 Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia Abriyani Puspaningsih; Abdur Rahman Karim Mujib
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 10 Nomor 9, Maret 2011
Publisher : Jurnal Aplikasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol10.iss9.art1

Abstract

Salah satu strategi untuk mengembangkan usaha yang saat ini sedang berkembang adalah melalui penawaran saham kepada masyarakat luas. Pengembangan usaha dengan cara seperti ini membawa banyak manfaat bagi perusahaan yang bersangkutan, masyarakat umum dan juga perekonomian secara nasional dengan pertimbangan bahwa kasus penawaran saham terseout banyak dilakukan, maka kiranya perlulah kiranya topik ini dibahas.Penelitian ini menguji tentang analisis faktor-faktor yang mempengaruhi underpricing harga saham, dimana pada penelitian-penelitian sebelumnya masih berbeda hasilnya. Penelitian ini mengambil sampel data penelitian dari Bursa Efek Indonesia (BEl), yaitu sebanyak 36 perusahaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel reputasi auditor yang memiliki pengaruh signifikan, sedangkan variabel reputasi underwriter, umur perusahaan, skala perusahaan dan return on assets (ROA) tidak memiliki pengaruh signifikan.
Pengaruh Kualitas Kelompok dan Peer Monitoring terhadap Kinerja Program Kredit Mikro Sumadi Sumadi
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 10 Nomor 9, Maret 2011
Publisher : Jurnal Aplikasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol10.iss9.art5

Abstract

Kredit mikro merupakan istilah untuk menyebutkan pinjaman yang satuan jumlahnya relatif kecil bempa uang tunai yang diberikan kepada pihak tertentu yang membutuhkan. Pihak yang memberikan pinjaman atau sering juga disebut dengan kreditur bisa berupa lembaga keuangan yang berupa bank, perusahaan pegadaian, koperasi atau lembaga-lembaga bukan keuangan yang mempunyai kepentingan untuk menyalurkan dana untuk tujuan tertentu. Sedangkan pihak yang meminjam atau sering juga disebut dengan debitur adalah pihak tertentu yang diberikan pinjaman sejumiah uang. Pihak yang meminjam inl sifatnya dapat perseorangan, beberapa orang yang tergabung dalam satu keiompok, lembaga, organisasi atau suatu badan hukum tertentu. Berbagai bentuk peminjam iniharus ada orang yang menjadi penanggung jawab atas pinjaman atau hutang yang didapatkan.Sampai saat ini telah banyak lembaga-lembaga di dunia yang telah menyalurkan pinjamannya melalui program kredit mikro, seperti Grameen Bank di Bangladesh. Grameen bank didirikan pada pertengahan tahun 1970 oieh DR Muhammad Yunus. Saat inl yang menjadi general manager di Grameen Bank adalah Muhammad Shahjahan. Jumlah nasabah yang terdiri dari orang-orang miskin yang diberdayakan melalui berbagai usaha saat ini di bank tersebut adalah sekitar 9,6 juta nasabah (Kompas, 21 Agustus 2010). Ini suatu perkembangan yang luar blasa dibandingkan dari jumlah nasabah pada tahun 2006 yang baru sekitar 2 juta orang (Abink, dkk, 2006). Kesuksesan program pemberian kredit mikro kepada masyarakat miskin dengan tanpa menggunakan jaminan ini telah memberikan inspirasi munculnya lembaga-lembaga yang meminjamkan kepada masyarakat miskin di beberapa negara seperti Bosnia, Rusia, Canada, Thailand, Indonesia, Paraguay dan masih banyak beberapa negara lainnya.Untuk memberikan gambaran dan sebagai perbandingai antara Program Kredit Mikro bagi masyarakat berpenghasilan rendah, miskin dan yang usahanya informal ini dengan bank konvensioani perlu kami sampaikan arti kredit, manfaat dan beberapa persyaratan yang diwajibkan oleh bank konvensional.
Persepsi Konsumen Mengenai Suasana Lingkungan Toko Ritel Terhadap Ketertarlkan Pelanggan Toko Ritel Khusniyah Purwani
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 10 Nomor 9, Maret 2011
Publisher : Jurnal Aplikasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol10.iss9.art2

Abstract

The focus of this research reveal the perceptions of retail customers to see the environmental atmosphere shop to shop choices that will ultimately affect the interest of customers shop. Indicators store environment seen through social factors, store design and in-store music. Store selection criteria will be detailed through consumer perceptions of service clerks, quality of merchandise, money (as seen from monetary units), cost (time and effort), and psychic costs of consumers. These factors affect the perception of consumers about the value of the merchandise sold in stores as well and at a late stage will affect the interest of customers shop.A total of 190 respondents spread across various retail stores In Yogyakarta Special Region in the survey using a questionnaire. Most respondents who netted the students or students. Field survey methods used to collect data and data analysis using structural equation modeling-analysis of moment structures (AMOS). AMOS though results beginning with the confirmatory factor analysis showed that the goodness of fit test of this model fit, so this research model is acceptable. Causality test results indicate that the hypothesis of significant eleven and nine hypotheses were not significant. So it can be concluded that, overall, the hypothesis proposed in this study proved.
Pengaruh Sifat Machiavellian, Locus of Control, dan Independensi Terhadap Perilaku Etis Auditor (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Yogyakarta) Reni Yendrawati; Witono Witono
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 10 Nomor 9, Maret 2011
Publisher : Jurnal Aplikasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol10.iss9.art3

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh pemahaman tentang bagalmana pengaruh sifat machiavellian, locus of control, dan independensi  terhadap perilaku etis auditor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh variabel sifat machiavellian, locus of control dan independensi terhadap perilaku etis auditor. Literatur menunjukkan bahwa individu dengan tingkat machiavellian tinggi dan lebih rendah tingkat penalaran etika cenderung kurang mandiri dan lebih cenderung setuju dengan perilaku yang tidak etis. Kemerdekaan dalam audit berarti mengambil sudut pandang yang tidak bias dalam pelaksanaan pengujian audit, evaluasi hasil, dan penerbltan laporan audit. Beberapa hipotesis yang dikembangkan untuk menyelidiki; pertama pengaruh sifat machiavellianism yang negatif terhadap sikap etis auditor. Kedua, hubungan antara locus of control dan perilaku etis auditor, yang terakhir adalah hubungan antara independensi auditor dan perilaku etis auditor.Penelitian ini menggunakan sampel staf auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ada di kota Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi berganda, dengan metode ini dapat dillhat bagaimana pengaruh setiap variabel seperti sifat machiavelltanisme, locus of control, dan independensi terhadap perilaku etis auditor.Hasil dari penelitian ini hipotesis satu dan tiga terbukti sedangkan hipotesis kedua tidak terbukti hal ini mungkin disebabkan karena auditor lebih memilih bekerja menggunakan ketrampilan yang dimiliki dan tidak berdasarkan locus of control diri mereka sendiri.

Page 1 of 1 | Total Record : 5