cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2013)" : 6 Documents clear
Empat Variabel Penting yang Mempengaruhi Kinerja Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kota Manado Rivai Bolotio
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.296 KB) | DOI: 10.30984/jii.v7i2.607

Abstract

Artikel ini merupakan rangkuman dari hasil penelitian yang berhubungan dengan empat variabel penting yang mempengaruhi kinerja guru Madrasah Ibtidaiyah di Kota Manado. Keempat variabel dimaksud adalah budaya organisasi, pemahaman agama, pengalaman ibadah dan etos kerja.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional. Penelitian ini dilaksanaakn di Madrasah Ibtidaiyah di Kota Manado dengan sampel 96 yang diambil dari 127 guru dengan menggunakan proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument tes dan nontes. Tes digunakan untuk mengumpulkan data tentang pemahaman agama dan nontes digunakan untuk mengumpulkan data budaya organisasi, pengamalan ibadah, etos kerja dan kinerja. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis jalur.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Pemahaman agama berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Pengamalan ibadah berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru dan etos kerja berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Untuk meningkatkan kinerja guru maka upaya yang dilakukan terkait dengan empat variabel tersebut di antaranya menciptakan budaya organisasi yang kondusif, meningkatkan pemahaman agama guru dengan memperbaharui pengetahuan agama, meningkatkan pengamalan ibadah guru dengan memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan, dan meningkatkan kesadaran diri, bahwa ketaatan dan kesungguhan dalam mengamalkan ibadah.Kata Kunci : Budaya organisasi, pemahaman agama, pengamalan ibadah, etos kerja dan kinerja.
Tipe - Tipe Belajar dalam Proses Pembelajaran Ishak Talibo
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.052 KB) | DOI: 10.30984/jii.v7i2.612

Abstract

Penguasaan terhadap tipe-tipe belajar pembelajaran yang secara langsung dapat meningkatkan kompetensi pedagogis adalah sebagai usaha nyata (quality assurance) profesionalisme pembelajaran. Penguasaan terhadap tipe-tipe pembelajaran juga dapat diartikan sebagai bukti keseriusan pendidik untuk meningkatkan secara berkelanjutan kualitas proses pembelajaran peserta didik sebagai stakeholders, bahkan merupakan salah satu bukti komitmen pendidik dalam meningkatkan profesionalismenya dengan paradigma baru pembelajaran. Kualitas pembelajaran seorang pendidik sangat strategis karena ia berfungsi sebagai ujung tombak terjadinya perubahan (the agent of change) dari belum bisa menjadi bisa, dari belum menguasai menjadi menguasai dan belum mengerti menjadi mengerti. Oleh karena itu, keberhasilan perubahan suatu kualitas pengajaran suatu lembaga pendidikan apapun tergantung kepada keberhasilan kualitas pendidik dalam menerapkan tipe-tipe belajar di dalam proses pembelajaran, kualitas tidak menjadi sekonyong-konyong tapi berakar dari sebuah perencanaan, kerja keras dan komitmen, gagal menerapkan tipe-tipe belajar dalam proses pembelajaran berarti gagal pula melaksanakan dan menyelenggarakan proses belajar mengajar dengan baik, yang menyebabkan hasilnya tidak sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Kata Kunci : Tipe-tipe Belajar, Proses, Pembelajaran
Pengembangan Karakter melalui Pendidikan Agama Islam Feiby Ismail
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.369 KB) | DOI: 10.30984/jii.v7i2.608

Abstract

Pendidikan tidak hanya merupakan transfer informasi, ilmu pengetahuan dan kecakapan serta keterampilan tertentu pada peserta didik, namun lebih dari itu bahwa pendidikan menekankan aspek sikap dan pembentukan karakter yang baik. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan sejumlah regulasi yang dikeluarkan Pemerintah telah mengindikasikan bahwa pendidikan perlu mengembangkan aspek sikap dalam membangun generasi muda yang cerdas yang penguasaan ilmu pengetahuan, santun dalam bertingkah laku, dan terampil serta tangguh dalam menghadapi segala tantangan kehidupan. Tulisan ini akan mengulas tentang pengembangan karakter melalui pendidikan agama Islam di Indonesia dan korelasinya dengan pembangunan mental dan spiritual anak bangsa.Kata Kunci: Karakter, Pendidikan Agama Islam
Pengembangan Media Internet untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa Sya’riah STAIN Manado Munir Tubagus
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.548 KB) | DOI: 10.30984/jii.v7i2.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui apakah mahasiswa Jurusan Syari’ah telah memanfaatkan internet sebagai sumber belajar. 2) Mengetahui alasan apa yang memotivasi mahasiswa Jurusan Syari’ah telah memanfaatkan internet sebagai  sumber belajar. Subyek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Syari’ah STAIN Manado angkatan 2011, 2012. Jumlah subyek dalam penelitian ini 90 orang dengan perincian 45 mahasiswa angkatan 2011 dan 45 mahasiswa angkatan 2012 yang tersebar di Jurusan Syari’ah, terdiri dari 20 pertanyaan kuesioner. Adapun teknik yang digunakan dalam pengambilan subyek adalah dengan kriteria tertentu, yaitu teknil purposive sampling.Berdasarkan hasil analisis regresi peranan internet dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dapat disimpulkan bahwasanya terdapat korelasi antara peranan internet dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa yang dibuktikan dengan besaran nilai koefisien korelasi sebesar 0,726 dengan sig 0,000 < 0,05 berarti berkorelasi secara signifikan. Hasil regresi diperoleh koefisien determinasi Adjusted R2 sebesar 0,726 angka tersebut memberikan petunjuk bahwa peranan internet berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa sebesar 72,60 %. Sisanya sebesar 27,40 % merupakan variasi atau pengaruh variable lain yang tidak diteliti dalam kajian ini. Misalnya, latar belakang orang tua, prasarana belajar kampus, dan buku paket belajar dan lain-lain. Hasil regresi antara peranan internet terhadap motivasi belajar mahasiswa diperoleh persamaan sebagai berikut: Besarnya koefisien konstanta (bo) = 5,933 dengan nilai t hitung sebesar 2,889 pada nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berrati bahwa koefisien signifikan berpengaruh. Nilai bo sebesar 5,933 dapat diartikan bahwa nilai motivasi sebesar 5,933 satuan apabila peranan internet sama dengan Nol. Besar koefisien regresi variabel peranan internet (bx) = 0,105 dengan nilai t hitung sebesar 6,927 pada nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berarti koefisien regresi untuk peranan internet adalah signifikan berpengaruh, Nilai koefisien bx sebesar 0,105 memberikan arti setiap peningkatan peranan internet dapat meningkatkan motivasi belajar sebesar 0,105 satuan. Kata Kunci: Teknologi, Internet, Motivasi Belajar Mahasiswa 
Penggunaan Media Gambar Berseri dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Bahasa Jepang Siswa Kelas XII pada Kelas Bahasa MAN Model Manado Agustini Buchari
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.362 KB) | DOI: 10.30984/jii.v7i2.610

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk (1) mengetahui sejauh mana kemampuan siswa kelas XII pada kelas Bahasa MAN Model Manado mengarang dalam bahasa tulis bahasa Jepang? dan (2) jika kemampuan siswa-siswa kelas XII pada kelas Bahasa MAN Model Manado menulis masih di bawah standar (kurang dari 60), apakah pemberian media melalui gambar berseri dan pemberian kata-kata kunci di bawah pengawasan dan pengamatan langsung oleh guru yang diadakan secara bervariasi, dapat meningkatkan kemampuan mereka menulis dalam bahasa Jepang? Hasil-hasil pemberian tindakan setiap siklus menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan atau berarti, bukannya kebetulan. Hal itu tampak pada peningkatan kemampuan siswa kelas XII (kelas Bahasa) MAN Model Manado dari siklus ke siklus. Siklus pertama menunjukkan skor rata-rata 64,6 dari hasil tes awal 53,4. Pada siklus berikutnya, yaitu siklus kedua terjadi lagi peningkatan menjadi 77,4. Siklus ketiga 83,7 dan pada siklus yang keempat atau yang terakhir, skor rata-rata siswa meningkat menjadi 87,6. Berdasarkan kenyataan bahwa pemberian tugas menulis dengan menggunakan alat bantu atau media berupa gambar berseri yang disertai dengan kata-kata kunci efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis dalam bahasa tulis bahasa Jepang, maka disarankan pada para guru agar dalam latihan-latihan atau tugas-tugas menuis dalam pembelajaran bahasa yang diberikan kepada para siswa mestilah menggunakan lebih banyak alat bantu atau media pembelajaran berupa gambar-gambar berseri yang disertai dengan kata-kata kunci.Kata Kunci: gambar berseri, menulis, bahasa Jepang.
Tantangan Pendidikan Islam Muh. Idris Tunru
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.004 KB) | DOI: 10.30984/jii.v7i2.611

Abstract

Masa depan pendidikan Islam di Indonesia ditentukan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Secara internet dunia pendidikan Islam pada dasarnya masih menghadapi problem pokok berupa rendahnya sumber daya manusia pengelola pendidikan. Namun demikian kecenderungan dari waktu ke waktu menunjukkan bahwa penyelesaian atas masalah sumber daya manusia itu mengalami penanganan yang semakin baik. Secara eksternal, masa depan pendidikan Islam dipengaruhi oleh tiga isu besar: globalisasi, demokratisasi, dan liberalisasi Islam. Dalam era global seperti ini tantangan dan perkembangan sains dan teknologi semakin massif eskalasi pasar bebas antar Negara dan bangsa yang semakin meningkat, iklim kompetisi dalam berbagai aspek semakin ketat, dan tuntutan demokrasi serta modernisasi merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh pendidikan Islam. Ketika kita mencermati gerak dinamika modernisasi dan globalisasi yang melanda masyarakat, tampak jelas betapa banyak perubahan yang terjadi tanpa kompromi. Terpaannya melanda manusia, lembaga-lembaga sistem sosial politik dan ekonomi maupun nilai budayanya. Oleh karena itu, dibutuhkan keseriusan untuk membangunan pendidikan di Indonesia. Banyak kendala yang dihadapi, tidak hanya aspek internal, melainkan benturan kebudayaan memaksa pemerhati, pakar, dan pelaku pendidikan untuk mengkaji ulang orientasi sistem pendidikan bangsa. Analisis professional dan kontekstual kea rah berbagai kendala dan pencarian solusi yang baik, niscaya dibutuhkan. Profesionalisme dan kontekstualisme pendidikan merupakan prasyarat utama bagi pembangunan pendidikan di masa depan.Kata Kunci: Pendidikan Islam, Tantangan, globalisasi, dan modernisasi

Page 1 of 1 | Total Record : 6