cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 7 Documents clear
PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLAAN PROGRAM PENDIDIKAN MULTIPLE LITERACY BAGI PENGELOLA TAMAN BACAAN MASYARAKAT TERAS BACA GUYUB RUKUN Entoh Tohani
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.764 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i1.23563

Abstract

Penelitian tindakan peningkatan kapasitas pengelolaan program pendidikan literasi ganda bagi pengelolaan TBM Teras Baca Guyub Rukun yang telah dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pengelola TBM mengenai pengelolaan program pendidikan multiple literacy dan implementasinya dalam pengelolaan TBM guna memberdayakan masyaakat. Pelatihan ini dilakukan terhadap para pengelola TBM mitra tersebut dengan menggunakan pendekatan pembelajaran orang dewasa dan berbasis pengalaman melalui metode ceramah, diskusi, dan permainan yang difasilitasi oleh tim peneliti. Pelatihan yang dilakukan dapat berjalan sesuai harapan dan dapat memberikan hasil belajar yang positif bagi warga belajar. Oleh karenanya, pelatihan yang relevan perlu dilaksanakan kembali di masa depan dengan ketersediaan fasilitas yang memadai. Kata kunci: multiple literacy, TBM, pelatihan, pendidikan
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA WISATA PENTINGSARI, DESA UMBULHARJO, KECAMATAN CANGKRINGAN, KABUPATEN SLEMAN Dewi Fitriani
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v2i1.23650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengelolaan sumber daya manusia di desa wisata Pentingsari, (2) faktor penghambat pengelolaan sumber daya manusia di desa wisata Pentingsari. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pengelolaan sumber daya manusia di desa wisata Pentingsari mencakup: (a) rekrutmen pengurus dengan menggunakan sistem pemilihan umum, (b) pemberian motivasi menggunakan dua cara yaitu secara lisan dan tindakan, (c) sistem penggajian menggunakan sistem honor, (d) pengembangan karir dan pelatihan berasal dari masyarakat luar atau lembaga, (e) bentuk relasi antara pengurus dengan masyarakat desa, dan bentuk relasi antara pengurus dengan masyarakat luar/lembaga. (2) faktor penghambat pengelolaan sumber daya manusia meliputi: (a) ada dua pengurus yang tidak aktif dalam kepengelolaan desa wisata, karena sibuk bekerja  (b) ada perbedaan kepengelolaan karena masa jabatan pengurus dibatasi selama dua tahun dan maksimal dua periode, (c) proses pembayaran gaji tidak diberikan langsung setelah tamu selesai menginap atau event selesai, (d) honor pengurus lebih kecil dari honor anggota. (e) belum semua masyarakat ikut terlibat, (f) belum semua masyarakat Dusun Pentingsari yang menjadikan rumahnya homestay, dan masih ada pemilik homestay yang protes ketika tidak mendapatkan tamu. Berdasarkan temuan yang telah disebutkan, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia di desa wisata.
PENDAMPINGAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI RELIGIUSITAS PADA ANAK DIDIK DI DESA TAMBI KECAMATAN KEJAJAR KABUPATEN WONOSOBO JAWA TENGAH Bima Suka Windiharta
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.281 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i1.23645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang cara dan upaya orang tua dalam mendampingi anak didik, agar nilai-nilai religiusitas tertanam pada diri anak didik di desa Tambi, Kejajar, Wonosobo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Trianggulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendampingan orang tua meliputi pendampingan secara langsung melalui perilaku kegamaan yang dapat  langsung dicontoh  oleh para  anak  didik.  Selain  itu,  orang  juga  melakukan  dengan  cara memberikan   keteladanan   langsung   kepada   anak   didik,   melalui   berbagai   macam   kegiatan keagamaan. Orang tua juga melakukan pemahaman keagamaan melalui lembaga pendidikan seperti TPQ dan Madin (Madrasah Diniyah) (2) Faktor pendukung yaitu: (a) kondisi desa Tambi yang kondusif, (b) banyak kegiatan keagamaan, (c) terdapat lembaga kegamaan. (3) Faktor penghambat yang mempengaruhi pengelolaan adalah terbatasnya sarana penunjang kegiatan. (4) Hasil pendampingan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai religiusitas pada diri anak didik, sudah dapat dikatakan berhasil, karena anak didik selain pemahaman kegamaannya baik, mereka juga dapat berperilaku sesuai dengan tuntunan agama.
KEPEMIMPINAN INFORMAL DALAM MEMBERDAYAKAN GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) DI¬¬ DESA MARGODADI KECAMATAN SEYEGAN KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Fitri Ekasari
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.335 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i1.23646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Peran kepemimpinan informal dalam memberdayakan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) (2) Proses kepemimpinan informal dalam memberdayakan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) (3) Kendala yang dihadapi kepemimpinan informal dalam memberdayakan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Peran kepemimpinan informal dalam memberdayakan Gabungan Kelompok Tani meliputi koordinator, fasilitator, pengawas, konsultan, informan, partisipan dan evaluator. 2) Proses kepemimpinan informal dalam memberdayakan Gabungan Kelompok Tani bersifat terbuka yaitu mengutamakan musyawarah dan kepentingan bersama melalui pertemuan rutin, terjun langsung ke lapangan dan regenerasi dengan gaya kepemimpinan demokratis. 3) Kendala yang dihadapi pemimpin informal dalam memberdayakan Gabungan Kelompok Tani  meliputi faktor usia, pola pikir petani sulit berubah dalam menerima perubahan, perbedaan pendapat dan kurangnya minat generasi muda.
PENDIDIKAN NILAI HUMANIS DI PONDOK PESANTREN WAHID HASYIM SLEMAN YOGYAKARTA Hanif Choirul Ichsan
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.212 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i1.23647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai proses pendidikan nilai humanis di Pondok Pesantren Wahid Hasyim. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian menggunakan analisis data secara kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan:(1)Proses pendidikan nilai humanis dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.(2) Nilai humanis yang ditanamkan terhadap santri yaitu religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, tanggung jawab.(3) Faktor penghambat dalam pengasuhan nilai humanis adalah asal mula anak yang belum memperhatikan nilai humanis karena anak hidup di lingkungan yang berbeda.. (4) Cara mengatasi hambatan yang ada di pondok pesantren tersebut adalah pihak pondok pesantren bekerja sama dengan bimbingan konseling.
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN DAN PERLINDUNGAN SOSIAL KLIEN DI LEMBAGA KONSULTASI KESEJAHTERAAN KELUARGA “TERATAI” YOGYAKARTA Muhammad Adam Kurniawan
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.284 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i1.23648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan pelayanan terhadap klien yang ada di LK3 Teratai, (2) Peran pekerja sosial dalam pemberdayaan dan perlindungan sosial klien di LK3 Teratai, dan (3) Faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi pekerja sosial dalam menjalankan perannya. Penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dan dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Kepala, Pekerja Sosial, dan Klien LK3 Teratai. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data adalah dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan pelayanan terhadap klien melalui dua tahap (2) Peran pekerja sosial dalam pemberdayaan, meliputi sebagai pendamping klien sebelum sampai setelah kegiatan pemberdayaan, sebagai fasilitator dari dinas sosial kepada klien, dan sebagai konsultan klien dalam membantu menentukan bantuan. Sedangkan peran pekerja sosial dalam perlindungan sosial, meliputi sebagai pendamping, sebagai pelindung klien dari ancaman yang bisa saja menimpa klien. (3) Faktor pendukung pekerja sosial dalam menjalankan perannya yaitu Komitmen/panggilan hati, dukungan keluarga, dan dukungan mitra lembaga dan dinas terkait. Faktor penghambat yaitu kurang keterbukaan klien dan dana yang terbatas.
EVALUASI PROGRAM KURSUS OFFICE TERPADU DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) BIMANTARA KLATEN Widya Eka Wahyu Lestari
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.326 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i1.23649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan program kursus office terpadu di LKP Bimantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kebermanfaatan program kursus office terpadu adalah melalui hasil evaluasi reaksi: program kursus ofice terpadu diselenggarakan selaras dengan motivasi, harapan, fasilitas yang diberikan dan kualitas pengajar hanya pada kendala ketersediaan ruangan yang terbatas, evaluasi belajar: terjadi perubahan sikap, pengetahuan dan ketrampilan pada peserta pelatihan, serta pembelajaran mengacu pada kurikulum nasional program, hanya evaluasi perilaku: adanya partisipasi peserta pelatihan yang cukup baik sehingga tercapainya tujuan peserta pelatihan, yang perlu diperhatikan dalam pelaksanannya, yaitu pada jadwal pelaksanaan program dan metode pembelajaran untuk menghilangkan kejenuhan,evaluasi hasil: membekali peserta pelatihan dengan ketrampilan menggunakan microsoft office yang nantinya sebagai bekal di dunia kerja, dan peserta pelatihan lebih percaya diri dan yakin dengan kemampuan mereka miliki (2) faktor pendukung yaitu dalam penyelenggaraan programadanya dukungan sarana prasarana yang memadai, serta pembiayaan dari masing-masing peserta pelatihan dan lembaga

Page 1 of 1 | Total Record : 7