cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2018)" : 7 Documents clear
STRATEGI MEMBANGUN TRUST DALAM PENGELOLAAN WISATA BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI GOA PINDUL, BEJIHARJO, KARANGMOJO, GUNUNGKIDUL Dyah Nurhayati
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.587 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i2.23655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pentingnya trust dalam pengelolaan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di wisata Goa Pindul  Desa Bejiharjo serta (2) strategi membangun trust dalam pengelolaan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di wisata Goa Pindul  Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif.  Subjek penelitian adalah pengurus dan pengelola di sekretariat wisata Goa Pindul. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data adalah dengan trianggulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan interactive model Miles Hiberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Trust memiliki peran penting dalam pengelolaan wisata Goa Pindul yaitu, (a) sebagai kontrol dalam hubungan sosial, (b) sebagai dasar dalam menciptakan produk wisata yang berkualitas, (c) sebagai pendorong pembangunan ekonomi masyarakat. (2) Strategi untuk membina trust di dalam yaitu melalui penerapan perilaku jujur, disiplin, bertanggungjawab, menghormati orang lain serta upaya untuk saling mempertahankan kepercayaan. Partisipasi aktif dari semua bagian organisasi diperlukan dalam membina dan menerapkan perilaku yang mencerminkan kepercayaan di dalam organisasi.
EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM PADA LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN PROGRAM MENJAHIT DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Richard Amri; Deni Kurniawan
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.882 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i2.23656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian pelaksanaan kurikulum pada Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Kabupaten Bandung Barat dengan standar yang belaku secara nasional meliputi komponen, proses dan tujuan program. Komponen-komponen kurikulum pendidikan nonformal terdiri atas masukan lingkungan, masukan sarana, masukan mentah dan masukan lain. Proses yaitu interaksi edukasi antara masukan sarana, terutama pendidik, dengan masukan mentah yaitu peserta didik, untuk mencapai tujuan kurikulum. Sedangkan tujuan kurikulum mencakup tujuan jangka menengah yaitu keluaran dan tujuan akhir yaitu pengaruh atau dampak program pendidikan nonformal. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan model evaluasi Countenance yang dikembangkan oleh Robert Stake dengan membandingkan matrik deksripsi dan matrik penilaian pada kriteria antecendent, transaction dan outcome. Sampel dari populasi penelitian adalah pendidik pada LKP program menjahit di Kabupaten Bandung Barat yang telah memiliki Nomer Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pengujian Chi-Square untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara standar kurikulum yang berlaku secara nasional dengan implementasi pada LKP program menjahit. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah informasi terkait kesesuaian implementasi kurikulum pada LKP program menjahit dengan standar yang berlaku secara nasional, dan improvisasi dari pihak penyelenggara kursus untuk menyesuaikan terhadap kebutuhan dunia kerja dan dunia industri.
STUDI EVALUATIF KURIKULUM DIKLAT BERJENJANG TINGKAT DASAR DALAM JARINGAN TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK PAUD Tintin Kartini; Rusman Rusman
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.659 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i2.23651

Abstract

Mutu pendidik merupakan salah satu faktor yang menentukan mutu layanan Pendidikan Anak Usia Dini.  Terkait pendidik, setidaknya terdapat tiga permasalahan  pokok yang dihadapi.  Pertama, jumalah pendidik yang memiliki kualifikasi akademik sarjana dan/atau magister hanya berjumlah 24%.  Kedua, ketersediaan pendidik masih jauh di bawah jumlah kebutuhan.  Ketiga, masih rendahnya kompetensi pendidik yang berdasarkan hasil rata-rata Uji Kompetensi Guru tahun 2015 rata-rata hanya sebesar 53,02.  Pendidikan dan pelatihan berjenjang merupakan salah satu program yang dirancang Pemerintah untuk meningkatkan kompetensi pendidik Pendidikan Anak Usia Dini.  Salah satu inovasi penyelenggaraan diklat berjenjang tersebut dilakukan dengan moda dalam jaringan (daring).  Penelitian ini dilakukan sebagai studi evaluatif untuk mengetahui pengaruh diklat dalam jaringan terhadap peningkatan kompetensi profesional pendidik Pendidikan Anak Usia Dini.  Penelitian pendahuluan ini menggunakan pendekatan kualitatif; data kualitatif diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi.  Temuan pendahuluan dari penelitian ini antara lain 1) strategi pembelajaran diklat daring berbeda dengan diklat konvensional dan berimplikasi pada personil yang dibutuhkan; 2) struktur kurikulum lebih banyak; 3) waktu penyelenggaraan lebih lama; 4) lebih fleksibel dari sisi waktu dan tempat; 5) evaluasi secara daring dan luring 6) lebih efisien dari sisi anggaran.
DESAIN KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN KOMPUTER (APLIKASI PERKANTORAN) PADA SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) UNTUK MENINGKATKAN MUTU LULUSAN DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nanang Kristanto; Rusman Rusman
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.204 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i2.23657

Abstract

Penelitian ini merupakan studi pendahuluan atas masalah dan keresahan yang muncul pada kursus dan pelatihan komputer pada sanggar kegiatan belajar. Dengan beralih fungsinya SKB menjadi satuan pendidikan maka menjadi tantangan baru dalam dunia pendidikan Non-formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kursus dan pelatihan di SKB serta mencari solusinya. Dalam kegiatan penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode Research and Development (R D). Prosedur pada penelitian mengacu pada perdirjen PAUD dan Dikmas . Dalam penelitian ini ditempuh tiga langkah yaitu 1).studi pendahuluan,2).pengembangan desain,3).validasi. Dari  hasil studi pendahuluan didapat bahwa lulusan kursus dan pelatihan komputer (aplikasi perkantoran) mutu lulusannya rendah, hal tersebut dibuktikan dengan sedikitnya kepemilikan sertifikat kompetensi yang terakreditasi. Data menujukan hanya sebesar1,21% dari total peserta kursus yang mengikuti ujian kompetensi/profesi. Fakta tersebut diperkuat dengan keterserapan lulusan pada dunia usaha dan dunia industri yang rendah. Data nasional menunjukkan bahwa kursus dan pelatihan komputer menempati urutan pertama dengan jumlah terbayak lulusan yang masih menunggu penempatan/mengggur. Belum terakreditasinya sanggar kegiatan belajar serta perubahan alih fungsi SKB menjadi satuan pendidiakan menjadi permasalahan selanjutnya yang mengkibatkan rendahnya mutu lulusan. untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengembangan desain kurikulum kursus dan pelatihan komputer (aplikasi perkantoran) untuk meningkatkan mutu lulusan pada sanggar kegiatan belajar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, selanjutnya pengembangan desain kurikulum Penelitian ini hanya mengembangkan produk berupa desain kurikulum pelatihan secara teoritis saja, tidak sampai pada uji coba empirik. 
OMAH BELAJAR NDESO: UPAYA MENGEMBANGKAN LIFE SKILL ANAK DUSUN JASEM LOR, GUNUNG KIDUL Tri Agis Setiani
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.196 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i2.23652

Abstract

‘Omah Belajar Ndeso’ merupakan wadah bagi anak-anak Jasem Lor untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan berbasis potensi lokal dalam memanfaatkan waktu luang mereka. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan life skill yang didalamnya meliputi: pojok baca, cooking class, dan pembuatan kerajinan tangan. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan komunitas belajar yang mandiri dan berdaya saing serta mengurangi dampak negatif tehnologi yaitu penggunaan gadget. Program ini diikuti oleh anak-anak di Dusun Jasem Lor, Pacarejo, Gunungkidul berusia 10-12 tahun, yang berjumlah 10 orang. Metode yang digunakan meliputi: diskusi, permainan, dan praktek. Hasil kegiatan menunjukkan: 1) Kegiatan life skill di “Omah Belajar Ndeso” melalui 3 tahap: tahap pra pelaksanan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi (monitoring, evaluasi, tindak lanjut dan pendampingan). 2) Hasil dari program ini, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anak-anak Jasem Lor yang ditandai dengan antusias dalam belajar, menurunnya penggunaan gadget, meningkatnya minat baca anak, dan kegiatan positif yang lainnya..
ANALISIS PEMANFAATAN MODUL SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI SUPERVISI PADA DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH Indah Mustika Rini; Cepi Riyana
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.502 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i2.23653

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi supervisi kepala sekolah berdasarkan hasil Uji Kompetensi Kepala Sekolah (UKKS) tahun 2015. Untuk meningkatkan kompetensi tersebut maka diperlukan berbagai upaya strategis melalui pendidikan dan pelatihan. Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) telah menyelenggarakan program diklat calon kepala sekolah sejak tahun 2010. Pelaksanaan diklat tidak terlepas dari keberadaan modul sebagai instrumental input dari sistem pembelajaran. Namun, apakah modul diklat tersebut dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kompetensi peserta diklat? Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan sejauh mana pemanfaatan modul supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi supervisi pada diklat calon kepala sekolah. Metode pada penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara studi dokumen, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul Supervisi Akademik dikembangkan dengan cara mengkompilasi dan menulis sendiri oleh tim gabungan yaitu unsur akademisi dan praktisi. Teknik layout pada modul menggunakan standar pada umumnya karya tulis ilmiah. Modul digunakan sebagai bahan pembelajaran utama. Master Trainer, sebelum melaksanakan diklat mempersiapkan skenario pembelajaran berupa RBPMD (Rancang Bangun Program Mata Diklat) dan RP (Rencana Pembelajaran) dengan alokasi waktu sebanyak 9 JP (jam pelajaran). Modul digunakan mulai dari persiapan, pelaksanaan, dan pasca pembelajaran pada tahap in service learning 1 dan on the job learning. Peserta diklat merespon modul terhadap aspek tampilan, substansi isi, keterbacaan, pedagogis, serta kebermanfaatannya. Peserta diklat memanfaatkan modul dalam kegiatan pembelajaran secara individu, kelompok, dan klasikal pada tahap In service learning 1, On the job learning, In service learning 2, dan setelah menjabat. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan modul mencakup fasilitator, peserta diklat, suasana dan lingkungan diklat, latar belakang pendidikan, usia serta pengalaman. Kedepannya perlu dilakukan penyempurnaan kualitas keseluruhan modul baik dalam penulisan dan penyajian isi serta cara membelajarkan.
IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN KEAKSARAAN DASAR KOMUNITAS ADAT TERTINGGAL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KEBIJAKAN PENDIDIKAN KEAKSARAAN Aisyah Khoirunnisaa; Deni Kurniawan
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.311 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v2i2.23654

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan terhadap bagaimana implementasi kurikulum pendidikan keaksaraan dasar komunitas adat tertinggal (KD-KAT) di Kampung Adat Cireundeu, dimana kurikulum yang digunakan mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 86 tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Keaksaraan Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi berbasis data empirik tentang  implementasi kurikulum pendidikan KD-KAT di Kampung Adat Cireundeu serta implikasinya terhadap kebijakan kurikulum pendidikan keaksaraan. Implementasi kurikulum yang dimaksud meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif melalui metode survei. Survei dilakukan di Kampung Adat Cireundeu Cimahi Jawa Barat. Populasi penelitian ini dilakukan kepada pengelola,tutor, dan warga belajar  KD-KAT  Komunitas Kampung Adat Cireundeu.  Analisis data penelitian menggunakan Uji Chi-Square (χ2). Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menggambarkan implementasi kurikulum pendidikan KD-KAT di Komunitas Adat Kampung Cireundeu serta bagaimana implikasinya terhadap kebijakan pendidikan keaksaaraan dasar secara umum.  

Page 1 of 1 | Total Record : 7