cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Techne : Jurnal Ilmiah Elektroteknika
ISSN : 14128292     EISSN : 26157772     DOI : -
urnal Ilmiah Elektroteknika Techné (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana. Kajian ilmu yang tercakup dalam Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné adalah bidang-bidang Elektronika dan Komputer, baik yang menyangkut perangkat keras maupun perangkat lunak. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné terbit online pertama kali tahun 2010. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné menganut prinsip Open Access, sehingga semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas oleh setiap pengunjung.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 22 No. 2 (2023)" : 12 Documents clear
Sistem Pendeteksi Gas Amonia Menggunakan MQ-137 Pada Air Berbasis Internet of Things Dengan Aplikasi Blynk di Android Adhwa Alifia Putri; Syifaul Fuada; Endah Setyowati
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i2.390

Abstract

Kualitas air yang baik menjadi faktor utama untuk menunjukkan tingkat pertumbuhan dan kehidupan ikan didalam perairan. Kondisi kualitas air dapat berpengaruhi terhadap ikan yang berekmbang. Amonia merupakan zat pengkontaminasi paling umum dalam sistem akuakultur. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana Internet of Things mampu melakukan monitoring kadar amonia pada kualitas pada air dari jarak jauh dengan memanfaatkan aplikasi Blynk di ponsel Android. Sistem ini dimulai dengan mengaktifkan jaringan internet dari ponsel, yang kemudian dihubungkan ke NodeMCU ESP8266 untuk melakukan pengiriman data ke Blynk. NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler receiver yang sudah menerima data ppm gas amonia dari mikrokontroler transmitter Arduino Uno dan akan menampilkan hasilnya dalam bentuk ppm ke LCD. Kemudian mengirimkan data dengan komunikasi ke interface Blynk yang merupakan data ter-update, atau data tersebut adalah data hasil pembacaan terbaru yang diukur oleh sensor tersebut. Pada penelitian ini metode yang akan digunakan dengan membandingkan jarak pengukuran. Setelah itu, dapat mengakses data gas amonia melalui Android secara real-time. Hasil pengujian yaitu sensor bekerja lebih baik dan lebih akurat pada jarak 5 cm dari permukaan air dibandingkan dengan jarak 12 cm dari permukaan air. Beberapa faktor sensor MQ-137 kurang akurat yaitu gangguan angin dan sensor MQ-137 dapat mendeteksi karbon monoksida dan dimetil ether sehingga kedua gas tersebut tidak boleh ada di lingkungan sekitar ketika MQ-137 sedang beroperasi. Sehingga sensor MQ-137 lebih ideal untuk digunakan dekat dengan permukaan air dan juga ruang lingkungan sekitar tidak terlalu terbuka.
Perancangan Smart Door Lock System dengan Multi Sensor untuk Sistem Keamanan Rumah Abdul Hakim Prima Yuniarto; Lestiyanti, Yuni; Asrori, Muhammad Fuad; Laela, Nur; Nurcholis, Aflah
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i2.404

Abstract

Pencurian sangat membuat resah masyarakat, khususnya di daerah padat penduduk. Seringkali kejadian pencurian masuk melalui pintu maupun jendela rumah. Saat ini menggunakan kunci pintu konvensional sangatlah beresiko, karena tingkat keamanan yang sangat rendah. Hanya dengan bermodalkan dua buah kawat seseorang dapat membuka kunci pintu dalam hitungan menit saja. Oleh karena itu diperlukan pengunci elektrik yang dipadukan dengan beberapa modul input sebagai kunci masuknya agar tidak mudah untuk dibobol penjahat. Pada penelitian ini bertujuan untuk merancang smart door lock system dengan multi sensor. Jadi untuk kuncinya menggunakan beberapa input seperti modul fingerprint. Kemudian input yang kedua adalah keypad dengan masukan berupa PIN, serta yang terakhir dengan modul RFID dengan masukan berupa kartu atau tag RFID. Hasil perancangan berupa prototype smart door lock system. Hasil pengujian untuk RFID reader dapat membaca kartu RFID dengan jarak maksimal 3 cm, dan jika menggunakan tag RFID jarak maksimalnya 2 cm. Kemudian pengujian pada sensor fingerprint dapat membaca sidik jari yang terdaftar dan membuka akses pintu, sedangkan untuk sidik jari yang terdaftar akan tidak terbaca dan pintu akan tetap terkunci. Lalu sistem dapat membuka akses pintu dengan memasukkan PIN yang sudah terdaftar, dan tidak membuka akses pintu jika PIN yang dimasukkan tidak terdaftar.

Page 2 of 2 | Total Record : 12