cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Techne : Jurnal Ilmiah Elektroteknika
ISSN : 14128292     EISSN : 26157772     DOI : -
urnal Ilmiah Elektroteknika Techné (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana. Kajian ilmu yang tercakup dalam Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné adalah bidang-bidang Elektronika dan Komputer, baik yang menyangkut perangkat keras maupun perangkat lunak. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné terbit online pertama kali tahun 2010. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné menganut prinsip Open Access, sehingga semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas oleh setiap pengunjung.
Arjuna Subject : -
Articles 247 Documents
SISTEM CDMA 2000 REVISI D Andreas Ardian Febrianto
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 11 No. 02 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.38 KB)

Abstract

Sistem CDMA 2000 bergabung dengan teknologi 1xEV-DV (Evolution Data and Voice) menjadi sistem CDMA 2000 1xEV-DV. Sistem ini mempunyai kemampuan untuk mengirimkan data dan suara pada single carrier. Sehingga tidak diperlukan penambahan spektrum frekuensi yang baru.Dengan adanya penambahan beberapa saluran trafik yang baru dan bergabung dengan yang sudah ada, serta penambahan fasilitas-fasilitas lainnya akan dihasilkan kecepatan transmisi data pada hubungan maju mencapai 3,1 Mbps dan pada hubungan balik mencapai 1,84 Mbps. Pada sistem CDMA revisi C,pengembangan diarahkan pada peningkatan kecepatan transmisi data pada hubungan maju (forward link), sedangkan pada sistem CDMA revisi D, pengembangan diarahkan pada peningkatan kecepatan transmisi data pada hubungan balik.
UNJUK KERJA PENYAMA TURBO PADA SISTEM CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS (CDMA) Eva Yovita Dwi Utami
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 11 No. 02 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.833 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui unjuk kerja penyama turbo pada sistem Code Division Multiple Access (CDMA) dalam mengurangi BER akibat pengaruh interferensi. Pada sistem penerima CDMA konvensional setelah data dikirimkan, kemudian diterima dan diawasandikan, tidak terdapat pengolahan data lebih lanjut. Sedangkan pada sistem CDMA dengan penyama turbo terdapat proses penapisan dan pemrosesan data yang telah diawasandikan, sehingga laju galat bit data informasi dapat dikurangi. Hasil penelitian menunjukkan sistem CDMA yang menggunakan penyama turbo dapat menghasilkan nilai BER yang lebih kecil dibandingkan sistem CDMA konvensional. Pada nilai Eb/No = 14 dB, nilai BER untuk sistem CDMA konvensional adalah 9,3401.10-3 sedangkan nilai BER untuk sistem CDMA dengan penyama turbo adalah 4,5381.10-3. Penelitian juga menunjukkan bahwa semakin besar jumlah pengulangan dalam sistem penyama turbo, makin besar pula pengurangan laju galat bit data informasi pada sistem CDMA, untuk pengulangan sebanyak 4 kali dengan nilai Eb/No = 14 dB diperoleh nilai BER sebesar 1,0761.10-5.
GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK EKAWARNA: REFLEKSINYA PADA, DAN TRANSMISINYA MELINTASI PAPAK DIELEKTRIK Liek Wilardjo
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 11 No. 02 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.544 KB)

Abstract

Reflection and transmission of monochromatic TEM (transverse electromagnetic) wave incident normally on a lossless dielectric slab will be given in the form of a matrix equation. For a semi-infinite slab, the coefficient of reflection and of transmission will be shown to be the same as those in the respective Fresnel relations.
ALAT PENGUKUR RESISTANSI, KONDUKTIVITAS, DAN TOTAL DISSOLVED SOLIDS AIR DENGAN TEKNIK DORONG-TARIK Darmawan Utomo
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 11 No. 02 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.649 KB)

Abstract

Pada makalah ini diusulkan sebuah teknik yang memanfaatkan port dari mikrokontroler sebagai pembangkit gelombang kotak bolak-balik dengan cara dorong-tarik (push-pull) untuk mengukur resistansi (elektrik), konduktivitas (elektrik), dan Total Dissolved Solids (TDS) air. Pengujian dilakukan dengan menggantikan Rsensor dengan R sebesar ½ k, 1k, 2k, 3k, 4k ohm. Ralat yang diperoleh dari kombinasi resistor sebesar 0,45%. Pengujian terhadap air yang diberi penambahan garam dapur didapatkan ralat 1,61% terhadap TDS-3 buatan HM-Digital.
PENGATUR INTENSITAS LAMPU PHILIPS MASTER LED SECARA NIRKABEL Fransiscus Dalu Setiaji; Daniel Santoso
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 11 No. 02 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.575 KB)

Abstract

Teknologi lampu Light Emitting Diode (LED) terus berkembang karena penggunaannya yang hemat energi, umur lampu panjang, radiasi panas rendah, dan tahan terhadap guncangan. Pada makalah ini dirancang alat yang dapat mengatur 10 tingkat kecerahan lampu Philips Master LED secara nirkabel menggunakan remote control. Alat juga dilengkapi detektor infra merah untuk mendeteksi keberadaan orang. Lampu akan mati secara otomatis jika selama tiga menit tidak ada orang di dalam ruangan. Jika ada orang lagi, maka lampu akan otomatis menyala sesuai tingkat intensitas terakhir yang dipilih. Alat sudah berhasil diuji di ruangan dengan ukuran lantai 3m3m dan 4m4m, dan lampu diletakkan di ketinggian 2,8 meter.
A GLIMPSE OF PHYSICS Liek Wilardjo
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 12 No. 01 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.597 KB)

Abstract

Three stories are told, interspersed by two interludes. The first story is about Einstein’s mass-energy equivalent, the second is on De Broglie’s particle-wave duality, and the third is the perennial controversy of determinism versus probabilism. The first interlude gives Pythagorean theorem and Socratic anamnetic questions, whilst the second is a brief account of Philosophy of Science focused on paradigm and values. Through the stories and their interludes attempt is made to give just a glimpse of Physics.
ANALISIS UNJUK KERJA MULTI BAND CELL PADA GSM DUAL BAND Budihardja Murtianta; Andreas Ardian Febrianto
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 12 No. 01 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.423 KB)

Abstract

Hierarchical Cell Structure (HCS) merupakan aplikasi yang digunakan oleh provider pada jaringan GSM Dual Band dengan memprioritaskan band 1800 dalam pemilihan sel. Multi Band Cell (MBC) merupakan aplikasi terbaru yang memiliki perbedaan dengan HCS yakni dalam hal kapasitas jaringan dan jumlah Cell Identified (CI). MBC bertujuan untuk menambah kapasitas jaringan yang digunakan sebagai kanal trafik telekomunikasi. Tulisan ini bertujuan untuk meneliti unjuk kerja GSM Dual Band dengan aplikasi MBC. Dari hasil penelitian diperoleh nilai TCH Congestion rate kurang dari 2%, Call Set-up Success Rate pada rentang 93%-98%, Call Drop Rate pada rentang 0,13% hingga 0,5%, Handover Success Rate pada rentang 97% hingga 100%, Rx Qual pada rentang 0 hingga 4 dan SQI pada rentang 19 hingga 27. Sedangkan Rx Level pada rentang -65 dBm hingga -86 dBm.
ANALISIS KEGAGALAN SOFT HANDOFF PADA JARINGAN CDMA2000 1xRTT Eva Yovita Dwi Utami
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 12 No. 01 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.4 KB)

Abstract

Proses soft handoff pada jaringan seluler CDMA dilakukan untuk menjaga kesinambungan hubungan saat berpindah daerah cakupan sel agar tidak terjadi pemutusan panggilan (call drop). SHOSR digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan soft handoff pada suatu jaringan. Makalah ini menyajikan analisis kegagalan soft handoff pada sistem CDMA 20001xRTT berdasarkan hasil drive test yang dilakukan pada jaringan CDMA 20001xRTT salah satu operator telekomunikasi seluler di Yogyakarta. Data trafik operator menunjukkan nilai SHOSR terendah terjadi di Prambanan dan Sleman. Drive test dan analisis hasilnya dilakukan pada kedua daerah itu. Pada daerah Prambanan, penyebab kegagalan soft handoff adalah T_ADD setting yang terlalu tinggi, sehingga nilai T_ADD perlu diturunkan menjadi -12 dB. Sementara itu penyebab kegagalan soft handoff di daerah Sleman adalah tidak dimasukkannya pilot tujuan handoff ke dalam daftar pilot tetangga (pilot set list).
PENGENALAN GENDER MEMANFAATKAN WAJAH MANUSIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI NEAREST NEIGHBOR Ardilla Ayu Dewanti Ridwan; Ivanna K. Timotius; Iwan Setyawan
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 12 No. 01 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.507 KB)

Abstract

Pada tulisan ini, dirancang sebuah sistem pengenalan gender memanfaatkan citra wajah manusia. Sistem pengenalan gender yang dirancang terdiri dari tahap pemrosesan data awal yang terdiri atas tahap cropping citra, konversi citra RGB ke grayscale, histogram equalization, dan resizing citra, serta metode pengenalan gender. Pada tulisan ini, dipakai klasifikasi nearest neighbor dengan jarak Euclidean sebagai metode klasifikasi, sedangkan performa sistem dinilai menggunakan metode cross validation. Selain itu, penilaian performa sistem pada tulisan ini dilakukan dengan skenario terhadap dua jenis dataset, yaitu dataset yang berisi citra yang tidak dilakukan cropping dan dataset yang berisi citra yang dilakukan cropping pada bagian wajahnya.Dari hasil pengujian sistem didapatkan bahwa sistem yang dirancang memberikan hasil rata-rata keakuratan terbaik untuk sistem yang diujikan menggunakan 10-fold cross validation yaitu sebesar 78,92% untuk citra dalam dataset yang dilakukan cropping dan 58,96% untuk citra dalam dataset yang tidak dilakukan cropping.
APLIKASI WEBCAM UNTUK MENJEJAK PERGERAKAN MANUSIA DI DALAM RUANGAN Kuncoro Adi D.; Lukas B. Setyawan; Fransiscus Dalu Setiaji
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 12 No. 01 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.261 KB)

Abstract

Penggunaan CCTV sebagai kamera pengawas biasanya ditempatkan secara statis di berbagai tempat. Karena sifatnya statis maka jangkauan pengawasannya terbatas. Suatu sistem keamanan alternatif dapat dirancang menggunakan webcam yang difungsikan sebagai kamera pengawas ruangan yang mampu melakukan pendeteksian dan penjejakan obyek (manusia) bergerak serta mengikuti pergerakan obyek tersebut dengan memanfaatkan teknik pemrosesan citra.Metode pemrosesan citra pada alat yang dibuat ini adalah frame differencing, yaitu dengan membandingkan satu frame (citra) dengan frame sebelumnya. Jika ada perbedaan pada kedua frame tersebut berarti sebuah gerakan telah terdeteksi. Proses selanjutnya adalah segmentasi obyek bergerak dan pengiriman perintah gerak ke motor servo sebagai penggerak kamera melalui mikrokontroler.Dari pengujian yang dilakukan, beberapa faktor mempengaruhi kinerja sistem penjejak, di antaranya frame rate webcam, kecepatan eksekusi algoritma pemrosesan citra, dan kecepatan gerak kamera. Intensitas cahaya ruangan turut mempengaruhi kinerja sistem dikarenakan webcam yang digunakan secara otomatis akan mengurangi nilai frame rate ketika intensitas cahaya kurang. Pada ruang pengujian berukuran 4m × 5m dengan intensitas cahaya ruangan 87 lux, nilai tertinggi jumlah miss detection sistem dalam menjejak satu obyek adalah sebesar 3% sedangkan pada intensitas 22 lux meningkat menjadi 26,2%. Jika terdapat dua obyek bergerak pada ruang pengujian, sistem akan melakukan penjejakan terhadap obyek bergerak terakhir yang dapat dideteksi.

Page 4 of 25 | Total Record : 247