cover
Contact Name
Sarip Hidayat
Contact Email
mohsyarifhidayat@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
metasastra@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra
ISSN : 20857268     EISSN : 25032127     DOI : -
Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra is a journal published by Balai Bahasa Jawa Barat, ISSN printed 2085-7268 and ISSN online 2503-2127. This journal is a literary research journal that publishes various research reports, literature studies, and literary papers on literature. Published periodically twice a year in June and December. This journal also serves as a media dissemination of information research results and literature review.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 2 (2016)" : 15 Documents clear
Petunjuk Penulisan Metasastra Vol 9, No 2, Desember 2016 Mulyani, Yeni
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i2.%p

Abstract

SURAT BALASAN SULTAN SEPUH VII CIREBON UNTUK RAFFLES: KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK (Reply Letter from the 7th Sultan Sepuh of Cirebon to Raffles: Genetic Structuralism Approach) Aminuddin, Hazmirulllah
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i2.211-224

Abstract

Pada 26 April 1811, Sultan Sepuh VII Cirebon menerima surat dari Thomas Stamford Raffles yang dibawa oleh Tengku Pangeran Sukma Dilaga. Melalui surat tertanggal 19 Desember 1810 itu, Raffles menyatakan keinginan Inggris untuk menduduki pulau Jawa. Ia berjanji tidak akan memperlakukan para penguasa (dan rakyat) secara kejam, sebagaimana orang-orang Belanda dan Prancis. Sultan Sepuh VII pun menulis surat balasan yang menyatakan bahwa dirinya merestui rencana Inggris. Surat inilah yang menjadi objek dalam penelitian ini. Penulis terlebih dahulu mengkaji naskah dan teks surat tersebut menggunakan metode kajian filologi. Selanjutnya, penulis mengkaji isi teks dengan menggunakan teori strukturalisme genetik. Teori itu meniscayakan penganalisisan segala sesuatu di luar teks, termasuk kondisi sosial, yang melatarbelakangi penciptaan sebuah karya sastra (dalam hal ini teks surat). Hasil penelitian menunjukkan, surat balasan yang berisi restu terhadap rencana Inggris tersebut merupakan respons Sul- tan Sepuh VII karena sudah tak lagi kuat menanggung beban dari pemerintah kolonial Belanda Prancis.Abstract:  On April 26th 1811, the 7th  Sultan Sepuh of Cirebon received a letter from Thomas Stamford Raffles brought by Tengku Pangeran Siak. By letter dated December 19th, 1810, Raffles expressed his plan to occupy  Java island. He promised not to treat the rulers (and  their people) cruelly, as the Dutch and French did. The Sultan wrote a reply stating that he approved the British plan. The reply letter is the object of this research. Firstly, the writer examined the text of the letter by using the philological approach.  Secondly, the writer reviewed it by using the genetic structuralism theory. The theory  focuses on analyzing everything beyond the text, including the social conditions,  underlying  the creation of a literary work (the text of the letter taken as a source of data in the study). The result of the research reveals that  the  letter containing the Sultan’s blessing to the British plan was his response  as he could no longer endure the burden from the Dutch-French colonial government. 
“SI DAYANG RINDU TUNANG RAJA PALEMBANG”: MORFOLOGI VLADIMIR PROPP (“Si Dayang Rindu Tunang Raja Palembang”: Morphology of Vladimir Propp) Anggraini, Dian
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i2.173-184

Abstract

“Si Dayang Rindu Tunang Raja Palembang” adalah cerita rakyat dari Provinsi Lampung yang sangat menarik untuk dikaji. Cerita ini menarik dikaji karena cerita ini menyebar di berbagai provinsi yang ada di Pulau Sumatera. Setiap provinsi dengan ciri khas masing-masing menyajikan cerita “Dayang Rindu” yang berbeda. Dengan menggunakan teori Vladimir Propp ini (fungsi pelaku, skema, pola cerita, dan cara pengenalan pelaku), keunikan dan kekhasan bentuk sastra lisan tersebut mampu terungkap. Fungsi yang ditemukan dalam cerita ini berjumlah 13 dengan skema (α) : ξ A D θ a ε E H I V L Q N: (X). Cerita “Si Dayang Rindu Tunang Raja Palembang” hanya memiliki empat lingkaran tindakan, yaitu penjahat, pahlawan, putri, dan donor. Singa Ralang menjadi pahlawan dalam cerita ini. Ia berjuang keras menyelamatkan Kerajaan Tanjung Iran dan juga melindungi Dayang Rindu dari hasrat Pangeran Riyo, raja Palembang. Ketiga belas fungsi tersebut melibatkan tiga pola keinginan, yaitu menyunting Dayang Rindu, menyerang Tanjung Iran, dan melampiaskan dendam karena malu.Abstract: “Si Dayang Rindu Tunang Raja Palembang” is an oral tradition from Lampung Province, which is interesting to study. The writer is interested to analyze the story as it is well known among people in many provinces in Sumatra. Every province with its characteristic has different types of “Dayang Rindu”. Using Vladimir Propp theory, the writer can reveal the character function, scheme, the pattern of the story, the uniqueness, and the exclusivity of the oral tradition. The character functions found in “Si Dayang Rindu Tunang Raja Palembang” are thirteen with scheme (α): ξ A D θ a ε E H I V L Q N: (X). This story only has four spheres of action, namely, villain, hero, princess, and donor (provider). Singa Ralang became the hero in this story. He fought hard to save the kingdom of Tanjung Iran. He also protected Dayang Rindu from Pangeran Riyo, the King of Palembang. The thirteen functions involve three willingness patterns, namely, marrying Dayang Rindu, attacking Tanjung Iran, and taking revenge for shame.
Abstrak Bahasa Inggris Mulyani, Yeni
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i2.%p

Abstract

NASKAH ILMU MA’RIFATULLAH: KODIKOLOGI, SUNTINGAN, STRUKTUR, DAN ISI TEKS The Manuscript of Ilmu Ma’rifatullah: Codicology, Editing, Structure, and Content Hidayatullah, Dede
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i2.161-172

Abstract

Naskah Negara atau Sari Kitab Barencong merupakan kitab yang berisi tentang tasawuf dan tauhid  yang merupakan hasil tulisan beberapa pengarang abad ke-16—17 M. Naskah Ilmu Makrifatullah (IM) merupakan salah satu pasal pada naskah Negara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kodikologi, suntingan, struktur, dan isi teks dalam naskah IM. Penelitian tentang naskah IM ini adalah penelitian filologis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa struktur teks IM terdiri atas (1) pendahuluan, (2) isi, dan (3) penutup. Naskah IM ini berisi tentang pengenalan diri, kedudukan Nur Muhammad dan insan kamil. Naskah ini juga menguraikan tentang makrifat, pembagiannya, definisi ilmu tauhid dan jenisnya menurut ulama serta zikir dan jenisnya.Abstract: Negara manuscript or Sari Kitab Barencong  is a manuscript of tasawuf (mysticism) and tauhid (monotheism) written by the authors in 16th-17th century. Ilmu Makrifat (IM)  manuscript is one of the Negara manuscript verses. This study aims to describe codicology, editing, structure, and content of the IM text. Research on the IM text is a philological study. The method used is the descriptive method. The result of the research indicates  that the structure of the IM text consists of (1) the introduction, (2) the content, and (3) the closing. The IM manuscript is about selfintroduction, Nur Muhammad’s postion and insan kamil (perfect man). It also discusses makrifat, its categories and definition,  and tauhid as well as  its categories according to ulama (Moslem priest).  It also presents zikir (dhikr)  and its category.

Page 2 of 2 | Total Record : 15