cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkriminologi@ui.ac.id
Editorial Address
"Departemen Kriminologi Gedung Nusantara I Lantai 2, FISIP, Universitas Indonesia"
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kriminologi Indonesia
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 14116332     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2018): November" : 5 Documents clear
Representasi Perilaku Bullying dalam Tayangan Serial 13 Reasons Why Ratih Novalita; Vinita Susanti
Jurnal Kriminologi Indonesia Vol 14, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh tayangan pada pemahaman penonton terhadap satu konsep kejahatan juga konsep baik dan buruk dari gambaran yang disajikan dalam tayangan tersebut sudah dijelaskan dalam cultural criminology, yang menjelaskan bagaimana gambaran kejahatan yang disajikan dalam tayangan dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Yang menjadi menarik dalam penelitian ini adalah bagaimana tayangan tersebut mengkonstruksi aspek-aspek kejahatan yang terjadi dalam lingkungan sekolah.
Implementasi Sistem Perlindungan Anak dalam Kasus Kenakalan Seksual Anak di Jatinegara, Jakarta Timur emmy lucy smith
Jurnal Kriminologi Indonesia Vol 14, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi sistem perlindungan anak dalam kasus kenakalan seksual anak di Jatinegara, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dari kasus kenakalan seksual 7 anak, 6 anak di antaranya berusia di bawah 12 tahun. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Ekologi Perkembangan Anak dari Uri Bronfenbrenner. Penelitian ini menganalisa bagaimana implementasi sistem perlindungan anak, yaitu pengaruh lingkungan mikrosistem, mesosistem dan makrosistem anak dalam mencegah dan menangani kasus kenakalan seksual anak di Jatinegara, Jakarta Timur. Penelitian ini menemukan bahwa sistem perlindungan anak, baik di tingkat mikrosistem, mesosistem dan makrosistem belum terimplementasi dengan baik. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kriminologi kesejahteraan sosial. Dalam pendekatan ini menganalisis sistem perlindungan anak untuk dapat melihat permasalahan yang dialami anak yang melakukan kenakalan seksual dari sudut pandang tanggung jawab orangtua dan masyarakat serta kewajiban negara dalam memenuhi hak-hak anak. Pengumpulan data primer dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, studi dokumen dan data sekunder didapat melalui proses kajian literatur.
Body Shaming Sebagai Bentuk Kekerasan Yang Dialami Anak Perempuan Bertubuh Kurus (Studi Kasus 3 Siswi SMA Di Jakarta) Tua Maratur Naibaho
Jurnal Kriminologi Indonesia Vol 14, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kekerasan dalam bentuk body shaming yang dialami oleh anak perempuan bertubuh kurus. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan meneliti kekerasan yang dialami tiga siswi SMA di Jakarta, Ayu, Mega, dan Rani sebagai anak perempuan bertubuh kurus. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Feminis interseksionalitas dalam kajian kriminologi feminis dan konsep self objectification dalam teori objektifikasi. Penelitian ini menganalisa bagaimana kekerasan terhadap perempuan, dalam bentuk body shaming, dapat dialami oleh anak perempuan bertubuh kurus (dalam kasus ini Ayu, Mega, dan Rani). Dalam hal ini Ayu, Mega, dan Rani didapati memiliki banyak identitas yang menjadi vektor penindasan yang mempengaruhi kekerasan yang mereka alami. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kritis / feminis untuk dapat melihat permasalahan yang dialami perempuan dari sudut pandang dan dunia perempuan. Pengumpulan data primer dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam, dan data sekunder didapat melalui proses kajian literatur.
Double Victimization Pada Masyarkat Beretnis Tionghoa Bona Ricki Siahaan
Jurnal Kriminologi Indonesia Vol 14, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap warga negara memiliki kesamaan kedudukan di dalam hukum dan berkehidupan bernegara. Selain itu, setiap warga negara juga berhak atas perlindungan terhadap setiap bentuk diskriminasi ras dan etnis. Namun bentuk-bentuk tindakan yang merugikan atau viktimisasi masih saja di alami oleh mereka yang beretnis minoritas seperti halnya etnis Tionghoa. Melalui pendekatan penelitian kualitatif dengan menambahkan proses survei terhadap mereka yang beretnis Tionghoa di Kota Jakarta menjelaskan bahwa Double victimization yang dirasakan oleh etnis Tinghoa adalah situasi atau keadaan yang membuat seseorang atau sekelompok orang etnis Tionghoa menjadi korban karena sudah diterima sebelum kejadian kejahatan terjadi. Stereotipe dan prasangka menimbulkan unsur kebencian yang dilakukan oleh kelompok lain terhadap etnis tersebut sudah tertanam di setiap benak masyarakat umum. Berdasarkan pada klasifikasi korban menurut Schafer maka etnis Tionghoa di katakan sebagai socially weak victims, yaitu kaum minoritas yang memiliki posisi sosial lemah dalam tatanan masyarakat dan memiliki tendensi yang cukup tinggi untuk menjadi korban ataupun dieksploitasi oleh elemen kejahatan. Stigma and Social Identity yang melekat pada mereka yang eretnis Tionghoa sebagai mana dijelaskan oleh Goffman menciptakan sarana untuk mengelompokkan orang dan atribut pelengkap yang dianggap wajar dan alami bagi setiap anggota kelompok yang pada dasarnya merugikan mereka yang beretnis Tionghoa.
Analisis Kriminologis Terhadap Keselamtan Penerbangan (Studi Pengendalian Sosial Kejahatan pada Air Traffic Controller) Ika Nuryantika
Jurnal Kriminologi Indonesia Vol 14, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari bagaimana pelayanan jasa transportasi udara begitu popular di Indonesia dan bagaimana faktor keselamatan penerbangan menajadi aspek penting yang perlu diperhitungkan dilihat dari sudut pandang Air Traffic Controller. Profesionalisme seorang Air Traffic Controller menjadi bagian dalam usahanya menjaga keselamatan penerbangan namun tak dipungkiri berbagai problema mungkin saja dapat mempengaruhi menurunnya atau tidak profesionalnya seorang Air Traffic Controller dalam mengemban tugas. Hal ini dapat berasal dari dalam diri seorang Air Traffic Controller itu sendiri atau dapat juga berasal dari luar diri atau keadaan di lingkungan sekitar Air Traffic Controller baik ditempat kerja, tempat tinggalnya atau problema lain yang mungkin berpengaruh strategis dalam pengambilan keputusannya sebagai seorang Air Traffic Controller. Selanjutnya penelitian berlanjut pada faktor-faktor apa saja yang membuat seorang Air Traffic Controller tetap profesional dalam berkerja karena berkontribusi dalam keselamatan penerbangan. Dalam mengidentifikasi pengendalian sosial kejahatan oleh Air Traffic Controller perlu dikaji dan dianalisis secara mendalam kendala apa yang mereka temui dan bagaimana mereka mengendalikan situasi tetap pada standar operasional prosedur dan mendukung keselamatan penerbangan sehingga terhindar dari kelalaian dan mengakibatkan kecelakaan penerbangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5