cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL TATA KELOLA SENI
ISSN : 24429589     EISSN : 26147009     DOI : -
Jurnal Tata Kelola Seni adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Tata Kelola Seni, Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Jurnal ini memuat hasil penelitian dan tinjauan buku dalam bidang tata kelola, terkhusus di wilayah seni.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017" : 5 Documents clear
Pengambilan Keputusan dalam Organisasi Seni Berbasis Universitas: Studi Kasus Ansambel Gitar “Inilah” UNY Johanes Kristianto
JURNAL TATA KELOLA SENI Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Pascasarjana ISI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.496 KB) | DOI: 10.24821/jtks.v3i1.2601

Abstract

Abstrak Penulisan ini bertujuan mengulas lebih dalam bagaimana seorang pemimpin organisasi seni berbasis universitas dalam mengambil keputusan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan kajian lapangan. Kajian yang dimaksud berupa observasi dan wawancara terstruktur. Tidak ada kebijakan yang tertulis dalamInilah, dalam setiap pengambilan keputusan ketua organisasi memilih beberapa subjek untuk melakukan jajak pendapat yang meliputi pembina, pelatih, kakak tingkat, dan adik tingkat. Untuk menciptakan suasana interpersonal yang baik dipilih juga dengan cara ngopi dan tamasya.Kata kunci: pengambilan keputusan, kebijakan prosedural, ansambel gitar  Abstract This research aims to examine more deeply how a leader of university-based art organizations in making decisions. The method used in this study is qualitative descriptive. Data collection by field study, such as observation and structured interview. There is no policy used in Inilah, decision resulted from an organization that selects multiple subjects to discuss which includes the coach, coach, seniors, and juniors. To create a good interpersonal atmosphere is also selected by way of “ngopi” and sightseeing. Keywords: making decision, procedural fairness, guitar ansamble
RETRACTED ARTICLE: Strategi Pengembangan Manajemen Jember Fashion Carnaval Violeta Wosi Permata
JURNAL TATA KELOLA SENI Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Pascasarjana ISI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.9 KB) | DOI: 10.24821/jtks.v3i1.2602

Abstract

AbstrakJember Fashion Carnaval adalah sebuah event tahunan dalam ajang seni karnaval tata busana, pertama kali terselenggara pada tahun 2001. JFC telah menempuh perjalanan yang sangat panjang dan telah berusia lebih dari enam belas tahun. Dalam perjalanan yang sangat panjang tersebut bukan berarti JFC tidak memiliki kendala dalam penyelenggaraannya. JFC sempat akan diberhentikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember pada tahun 2009, sebab bukan termasuk dalam daftar kegiatan Pemerintah Kabupaten Jember. Terlepas dari permasalahan yang dialami oleh JFC, pada kenyataannya perjalanan JFC terbukti mampu menembus pasar internasional dan dapat terselenggara setiap tahun dengan inovasi-inovasi barunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memformulasikan strategi pengelolaan Jember Fashion Carnaval. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini adalah posisi dari kuadran analisis SWOT, posisi yang didapatkan berada pada posisi kuadran I yaitu ekspansion (mendukung strategi ofensif), sehingga diperlukan pemilihan strategi menggunakan kekuatan dan memanfaatkan peluang. Strategi yang sebaiknya diterapkan adalah membentuk kerja sama dalam bentuk kerja sama budaya dengan negara lain, pengembangan dan peningkatan kualitas manajemen organisasi, dan mengimplementasi standarisasi karnaval bertaraf internasional, seperti adanya sistem teknologi untuk menunjang tradisi event JFC.Kata kunci: JFC, pengelolaan, analisis SWOT, manajemen strategi  Abstract Jember Fashion Carnaval is the Indonesian biggest annual fashion carnaval in Kabupaten Jember, East Java. Since 2001, the first event, JFC has experienced a long journey for over sixteen years, until now. Regardless to that very long journey, it does not mean JFC did not have obstacles in the process of the event. JFC was almost dismissed by the Government of Jember in 2009 because it was not listed in the government program of Kabupaten Jember. Regardless to the problems experienced by JFC, in fact, JFC had prove that they are able to penetrate for international market and comes every year with new innovations. The purpose of this study is to identify the management strategies adopted by Jember Fashion Carnaval as well as to analyze and formulate the management strategy of Jember Fashion Carnaval nowadays. The research method is descriptive qualitative method, this method is used for analyze and understand the perception of Jember Fashion Carnaval stakeholders, to get the internal and external variables formula of Jember Fashion Carnaval. The research approach is SWOT analysis, this approach is used to analyze internal and external variables in the management of Jember Fashion Carnaval, so that formulation of development strategy can be formulated. The result of this research is SWOT quadrant analysis, the position obtained is in the first position of quadrant I that is expansion (supporting onfensive strategy), so it is necessary to choose the strategy by using strength and utilize the opportunity. Strategies that should be implemented are establish cultural cooperation with other countries, developing and improving the quality of organizational management, and implementating the standardization of international carnival, such as the technology system to support the tradition of JFC event. Keywords: JFC, management, SWOT analysis, strategy management
Perilaku Etis Manajemen Tembi Rumah Budaya pada Pegawai yang Melakukan Kesalahan Arief Yulianto
JURNAL TATA KELOLA SENI Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Pascasarjana ISI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.329 KB) | DOI: 10.24821/jtks.v3i1.2603

Abstract

AbstrakDengan melihat sisi pribadi serta latar belakang para pegawai maka dapat dilihat bagaimana mereka menjaga etika atau sikap sopan santun. Dalam hal ini, etika yang alfa dapat dilakukan oleh siapa saja, terlebih oleh anggota yang berpredikat berprestasi baik. Ditelisik dari segi psikologi, banyak teori yang memperkuat hal ini. Dari teori tersebut perusahaan atau organisasi dapat menilai anggotanya, apakah baik atau buruk dari segi etika mereka dalam bekerja. Tembi Rumah Budaya, Bantul, Yogyakarta merupakan salah satu contoh yang diambil penulis untuk menelisik proyek permasalahan tersebut. Dengan mewawancarai Manager Human Resources Department bersangkutan maka, dapat mengetahui sistem manajemen yang sudah ada di perusahaan tersebut, dengan demikian dapat dilihat siapa saja karyawan yang berprestasi dan diberi penilaian baik serta buruk di dalam mereka beretika.Kata kunci: psikologi, manajemen, sikap etis, etika, perilaku baik atau buruk  Abstract By looking at their personal side and background they can be seen how they maintain ethics or courtesy. In this case, an alpha ethic can be done by anyone, especially by a predicated member of achievement. Psychologically examined many theories that reinforce this. From that theory companies or organizations can assess members whether good or bad in terms of their ethics in work. Tembi Rumah Budaya, Bantul, Yogyakarta is one of the examples taken by the author to release the project of the problem. By interviewing the Human Resources Manager of the Department concerned, it can know the existing management system in the company, so it can be seen who the employees are achievers and given good judgment and bad in them ethical. Keywords: psychology, management, ethical attitude, ethics, bad and good behavior
Gaya Kepemimpinan dan Pendekatan dalam Mengatasi Stres pada Karyawan Studi Kasus Pusat Musik Liturgi (PML)Yogyakarta Benyamin Regi
JURNAL TATA KELOLA SENI Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Pascasarjana ISI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.654 KB) | DOI: 10.24821/jtks.v3i1.2605

Abstract

Abstrak Pemimpin, kepemimpinan, dan seni dalam mengolah konflik sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi. Terutama dalam organisasi seni seperti di Lembaga Pusat Musik Liturgi Yogyakarta. Psikologi sosial dan organisasi merupakan suatu bagian yang sangat melekat dalam diri seorang pemimpin. Seni menyelesaikan berbagai persoalan terutama terhadap tekanan yang dialami oleh seseorang dalam organisasi memiliki dampak terhadap perkembangan psikis dan produktivitas kerja. Terdapat berbagai persoalan yang dapat menimbulkan stres sehingga diperlukan suatu pendekatan untuk mengatasi stres agar tidak menghambat kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggali akar permasalahan psikologi organisasi terutama tentang kepemimpinan di Lembaga PML Yogyakarta serta menganalisis dan memformulasikan strategi pendekatan apa yang tepat dalam mengelola dan mengatasi stres yang dihadapi. Pendekatan sosial merupakan salah satu metode yang dapat merangkum ketiga metode lain seperti pendekatan psikologi, pendekatan individu, dan pendekatan transaksional. Stres di tempat kerja dapat kita lihat tidak hanya sebagai tingkat fenomena psikologi, tetapi juga sebagai proses politik dan sosial yang selalu terjadi dan tak terhindarkan. Penyelesaian solusi stres pada tempat kerja tentunya tidak bisa lepas oleh pengaruh sosial dan membutuhkan penyelesaian pendekatan sosial. Di sini peran seorang pemimpin sangat dibutuhkan. Kata kunci: psikologi seni, kepemimpinan, pendekatan sosial AbstractLeaders, leadership and art in processing conflict are needed in an organization. Especially in the arts organizations such as The Institution of Yogyakarta Liturgical Music Center. Social and organizational psychology is an inherent part of a leader. The art of solving various problems, especially against the pressure experienced by a person in the organization has an impact on psychological development and work productivity. There are various problems that can cause stress so that an approach is needed to cope with stress in order not to hamper performance. This study aims to explore the roots of the problems of organizational psychology, especially about leadership at PML Yogyakarta Institute as well as analyze and formulate the right approach strategy in managing and overcoming stress faced. Social approach is one method that can summarize the other three methods such as psychological approach, individual approach and transactional approach. Stress in the workplace can be seen not only as a level of psychological phenomena, but also as an ongoing and unavoidable political and social process. Completion of stress solutions in the workplace certainly can not be separated by social influences and requires the completion of social approach. Here the role of a leader is needed.Keywords: art psychology, leadership, social approach
Strategi Pengembangan Industri Kecil Menengah “Karya Mandiri” Kerajinan Dompet Kulit di Desa Maguwan Kecamatan Sambit Ponorogo Irma Khairani Sambas
JURNAL TATA KELOLA SENI Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Pascasarjana ISI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.768 KB) | DOI: 10.24821/jtks.v3i1.2604

Abstract

AbstrakIKM “Karya Mandiri” Kerajinan Dompet Kulit adalah sebuah industri kecil menengah yang memiliki potensi kerajinan kulit, yang saat ini telah dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat setempat sebagai mata pencaharian dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Maguwan. Berdasarkan hal tersebut, pengelolaan industri ini harus didukung oleh stakeholder dalam bidang Pengembangan Industri Pariwisata. Penelitian ini difokuskan untuk menentukan strategi pengembangan IKM “Karya Mandiri” sebagai salah satu industri IKM yang sedang berkembang. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data klasifikasi indikator penelitian melalui SWOT. Penulis berupaya menggunakan analisis SWOT untuk mengorganisasikan dan menginterpretasikan data agar diperoleh pemahaman tentang data, sesuai dengan tujuan penelitian. Kuadran analisis SWOT IKM “Karya Mandiri” Kerajinan Dompet Kulit berada pada posisi kuadran I, yaitu expansion (mendukung strategi ofensif). Oleh karena itu, untuk variasi strategi yang akan digunakan adalah diversifikasi (variasi strategi kuadran SWOT), Intensif & Integrasi (variasi strategi dari matriks IE). Posisi tersebut mengarah pada strategi SO yaitu memiliki kualitas pada dompet kulit sapi dan permintaan yang terus berkelanjutan, dan menggunakan media sosial sebagai teknologi dalam bisnis online. Sedangkan jika dilihat dari hasil analisis matriks IE, posisi IKM “Karya Mandiri” menunjukkan Growth and Build (tumbuh dan bina)dalam posisi I. Strategi yang cocok adalah intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk) atau integrasi (integrasi ke belakang, integrasi ke depan, dan integrasi horizontal). Kata kunci: pengembangan IKM, kerajinan dompet kulit, analisis SWOT  Abstract IKM "Karya Mandiri" handicraft leather wallet is a small and medium-sized industry that has the potential of leather craft which is currently managed and developed by the local community as a livelihood and can improve the economy of the Maguwan village community. Based on this, the management of this industry must be supported by stakeholders in the field of Tourism Industry Development. This research is focused on determining the IKM "Karya Mandiri" development strategy as one of the developing SMI Industries. The research approach used in this study is a qualitative descriptive method. Qualitative descriptive method is used to analyze the data of research indicator classification through SWOT. Researchers attempted to use SWOT analysis to organize and interpret data in order to obtain an understanding of the data in accordance with the research objectives. Quadrant analysis of SWOT IKM "Karya Mandiri" Leather Wallet Handicraft is in quadrant I position, that is expansion (supporting offensive strategy). Therefore, for variation of strategy that will be used is diversification (SWOT quadrant strategy variation), Intensive & Integration (variation strategy from the IE matrix. This position leads to the SO strategy, namely having quality in cow leather wallets and continuous demand and using social media as a technology in online business. While seen from the analysis of matrix IE position of IKM "Karya Mandiri" shows Growth and Build (grow and build) in position I. Strategy that match is intensive (market penetration, market development, and product development) or integration (backward integration, forward and horizontal integration). Keywords: IKM development, leather wallet craft, SWOT analysis

Page 1 of 1 | Total Record : 5