cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmanajemenpendidikan.uki@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayjend Sutoyo No. 2 Cawang, Jakarta Timur, 13630 Telp.021-8009190. Ext.441. Fax 021-8094050
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan
ISSN : 23015594     EISSN : 27459543     DOI : https://doi.org/10.33541/jmp.v10i2.3269
Core Subject : Science, Education,
The Journal of Education Management publishes scientific papers in the form of conceptual ideas, studies and application of theories as well as research results in education and teaching at the elementary, junior/senior high, and university/college levels. Journal of Educational Management aims to be a medium for disseminating conceptual ideas of studies and application of theories along with research results in the scope of elementary education, junior/senior high education, and university/college education. Publication about scientific works pays attention to signs in scientific studies that can be accounted for and pays attention to ethics, morals in writing scientific papers
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2015): JULI" : 7 Documents clear
PARADIGMA BARU DALAM PROSES PEMBELAJARAN KONSEP, PRAKTEK, DAN PERMASALAHANNYA Anung Haryono
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2015): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.611 KB)

Abstract

Tidak ada abstrak
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN ETOS KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA GURU SMAK PENABUR HARAPAN INDAH KOTA BEKASI Said Hutagaol
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2015): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.813 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 38 orang guru di SMAK PENABUR HARAPAN INDAH KOTA BEKASI, untuk mengetahui hubungan efikasi diri dan etos kerja dengan kepuasan kerja guru di sekolah yang baru berdiri sekitar empat tahun ini.Pengkajian penelitian dilakukan secara deskriptif korelasional dengan metode survey.Berdasarkan hasil perhitungan regresi linear sederhana diperoleh nilai korelasi sebesar 0.583, menunjukkan bahwa variabel efikasi diri dan kepuasan kerja guru memiliki korelasi cukup kuat.Sedangkan determinan varians sebesar 0.340 yang berarti 34% kepuasan kerja guru dipengaruh oleh efikas diri dan 66% dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan, perhitungan regresi linear sederhana diperoleh nilai korelasi sebesar 0.500, ini menunjukkan bahwa variabel etos kerja dan kepuasan kerja guru memiliki korelasi cukup kuat.Sedangkan determinan varians sebesar 0.250 yang berarti 25% kepuasankerja guru dipengaruhi oleh etos kerja dan 75% dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan perhitungan regresi linear sederhana diperoleh nilai korelas sebesar 0.606, ini menunjukkan bahwa variabel efikasi diri dan etos kerja dengan variabel kepuasan kerja guru memiliki korelasi kuat.Sedangkan determinan varians sebesar 0.367 yang berarti 36.7% kepuasan kerja guru dipengaruhi oleh efikasi diri dan etos kerja secara bersama-sama dan 63.3% dipengaruhi oleh faktor lain.Pimpinan sekolah perlu meningkatkan efikasi diri guru dan membangun etos kerja dengan memberikan nasihat, contoh dan masukan-masukan ketika sedang melakukan kegiatan supervisi. Kepala sekolah juga perlu memberikan tantangan-tantangan kerja untuk melatih kepercayaan dan keyakinan diri para guru dalam mengerjakan tugas Kata Kunci : Efikasi Diri, Etos Kerja, Kepuasan Kerja
PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI TK PERTIWI ABHILASA, RAWAMANGUN, JAKARTA TIMUR Anung Haryono
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2015): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.437 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dilakukan di TK Pertiwi Abhilasa, Rawamangun, .Jakarta Timur. (2) Bagaimana penerapan MBS mampu meningkatkan prestasi belajar siswa di TK Pertiwi Abhilasa tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif decriptif. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan oleh peneliti dengan dua cara, yang pertama analisis data dilakukan ketika peneliti masih melakukan penelitian. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangglasi, yaitu trianggulasi sumber (source triangulation) dan trianggulasi metode (method triangulation) Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di TK Pertiwi Abhilasa dipakai untuk melaksanakan kurikulum nasional plus. Kurikulum Nasional dilaksanakan melalui program pembelajaran intrakurikuler. Beberapa mata pelajaran tambahan seperti menari, bermain, bahasa Inggris, dan bahasa Mandarin dilaksanakan sebagai program pembelajaran ekstrakurikuler. Program pembelajaran intrakurikuler dan program pembelajaran ekstrakurikuler dilaksanakan secara bersamaan. Kepala sekolah sebagai manajer, koordinator dan motivator bertindak sangat demokratis. Kepala sekolah setiap pagi berusaha menemui para guru untuk mendiskusikan masalah-masalah yang dihadapi oleh para guru maupun siswa. Permasalahan yang ada didiskuiskan dan dicarikan pemecahannya secara bersama-sama. Kepala sekolah dapat memberdayakan guru dan mengikut sertakan mereka dalam menyusun rencana kegiatan, mengambil keputusan-keputuusan penting, mengatur penggunaan anggaran, dan menyusun organisasi sekolah. Kepala sekolah dapat memotivasi guru untuk mengembangkan diri dengan mengikuti pelatihan, penataran, seminar, dan workshop yang diselenggarakan oleh Kementreian Pendidikan dan Kebudayaan maupun yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. (2) Dalam pengelolaan pembelajaran guru diberi keleluasaan dalam mengatur susunan kelas dan memilih metode pembelajaran, asalakan semuanya dilakukan demi untuk efisiensi dan efektifitas proses pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Metode mendongeng (bercerita) dapat digunakan untuk membentuk karakter, mengembangkan imajinasi, dan menumbuhkan rasa cinta kepada Tuhan, dan sesama. Dalam mengelola program pembelajaran ekstrakurikuler guru dapat memilih program pembelajaran yang dapat mengembangkan bakat, kreatifitas, imajinasi, menarik minat, serta mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara harmonis.Hasil yang dicapai dapat dilihat dari banyaknya piala yang diperoleh siswa dalam lomba pesta seni, menari kreasi, dan karnaval. Prestasi yang baik itu merupakan hasil jerih payah kepala sekolah, guru-guru, dan juga peran orang tua murid mendukung kegiatan sekolah. Tentu saja hasil yang baik itu diperoleh karena para siswa telah belajar dengan baik dari guru, kepala sekolah, dan orang tua yang baik.
ANALISIS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH (STUDI KASUS DI SMP VAN LITH JAKARTA) Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2015): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.49 KB)

Abstract

Tujuan penulisan: 1) untuk mendeskripsikan perubahan budaya organisasi, khusunya pengelolaan RPP yang dilakukan kepala sekolah di SMP Van Lith Jakarta sesuai dengan kebutuhan peserta didik. 2) untuk mendeskripsikan perubahan pembaharuan yang dilakukan guru dalam pembuatan RPP tanpa melakukan copy paste di SMP Van Lith Jakarta. 3) untuk mendeskripsikan perubahan peningkatan profesionalitas guru dalam pembuatan RPP di SMP Van Lith Jakarta. 4) untuk mendeskripsikan perubahan yang dilakukan kepala sekolah SMP Van Lith Jakarta dalam membangun kerja sama dengan stakeholders.Hasil Penulisan: 1) penulisan ini menujukan bahwa guru-guru SMP Van Lith Jakarta telah menyadari sepenuhnya budaya organisasi sebagai bagian dari kebiasaan yang baik. 2) penulisan ini menujukan bahwa pembuatan administrasi guru yang dilakukan oleh kepala sekolah SMP Van Lith Jakarta berdampak terhadap budaya organisasi. 3) penulisan ini menujukan bahwa para guru di SMP Van Lith Jakarta telah menunjukan profesionalitasnya dalam membuat dan mengelola administrasi, termasuk RPP. 4) penulisan ini menujukan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di SMP Van Lith Jakarta mampu membangun kerja sama dengan stakeholders. Kata kunci : Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Organisasi, Administrasi Guru, dan Profesionalitas Guru.
REKONTEKSTUALISASI KEPEMIMPINAN DAN ORGANISASI PENDIDIKAN (STUDI DI YAYASAN SANTA MARIA PEKALONGAN) Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2015): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.479 KB)

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan: 1) Memperoleh gambaran yang jelas mengenai pemahaman hakikat kepemimpinan di Yayasan Santa Maria Pekalongan. 2) Mendapatkan informasi yang tepat dalam mengidentifikasi implementasi kepemipinan kini dan mendatang di Yayasan Santa Maria Pekalongan. 3) Memperoleh gambaran yang aktual tentang pemahaman hakikat organisasi di Yayasan Santa Maria Pekalongan. 4) Mendapatkan gambaran yang jelas mengenai bentuk organisasi kini dan mendatang di Yayasan Santa Maria Pekalongan.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rekontekstualisasi kepemimpinan dan organisasi di Yayasan Santa Maria dilakukan dengan meletakkan kembali usaha pengembangan dan pembaharuan diri dalam sebuah organisasi. Perubahan di organisasi ditentukan oleh peran pemimpin. Organisasi yang pemimpinnya mampu dan terampil dalam tata kelola organisasi dengan sistem, struktur, dan budaya organisasi menjadi sebuah organisasi pendidikan dengan spirit Pendidikan Notre Dame berpusat pada Sabda Tuhan, membawa kegembiraan Kristus kepada sesama, agar mempunyai hidup dan hidup dalam kelimpahan. Dalam hal ini,Yayasan Santa Maria perlu merestrukturisasi organisasi berkaitan dengan penempatan pemimpin. Kata kunci : Rekontekstualisasi, Kepemimpinan, Organisasi.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN PROFESIONALISME GURU (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 47 JAKARTA) Amos Neolaka
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2015): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.359 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi dengan profesionalisme guru di SMA Negeri 47 Jakarta. Variabel independen adalah kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi, sedangkan variabel dependen adalah profesionalisme guru. Populasi penelitian adalah guru-guru SMA Negeri 47 Jakarta sebanyak 68 orang guru, dan sampelnya sebanyak 40 orang. Metode penelitian adalah penelitian survei dengan pendekatan korelasional.Instrumen pengumpulan data adalah koesioner. Uji coba instrumen dilakukan pada 20 orang. Instrumen memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis reliabilitas dengan Alpha Cronbach diperoleh, rx1 = 0,954; rx2, 0,906 dan ry = 0,829; yang berarti instrumen dapat dipertanggungjawabkan. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi dan regresi.Hasil penelitian adalah; (1)Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan profesionalisme guru, karena: koefisien r hitung yang ada sebesar 0.763 pada taraf 􀄮 = 0,582, dan besarnya hubungan 58,2%. (2)Terdapat hubungan positif dan signifikan antara budaya organisasi dengan profesionalisme guru, karena: koefisien korelasi r hitung sebesar 0,497 pada taraf 􀄮 = 0,247, dan besarnya hubungan 24,7%. (3)Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi secara bersama-sama dengan profesionalisme guru, karena: koefisien r hitung sebesar 0,791 dan besarnya hubungan 62,5%.Kesimpulan penelitian adalah untuk meningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 47 Jakarta, perlu dilakukan penerapan kepemimpinan transformasional secara berkelanjutan, dan pada saat yang sama pula perlu peningkatan pemahaman guru terhadap budaya organisasi sekolah. Manakala secara bersama-sama penerapan kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi dipahami maka profesionalisme guru akan meningkat.Kata kunci : kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, profesionalisme
IMPLEMENTASI VISI MISI YAYASAN SANTO MARKUS UNIT I JAKARTA Lukas Sungkowo Joko Utomo; Hotmaulina Sihotang
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2015): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.032 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini ingin mengetahui bagaimana efektivitas implementasi visi misi Yayasan Santo Markus yang telah dirumuskan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian ini terdiri dari sebelas responden yang terdiri dari Ketua, kepala bagian pendidikan, bagian kesiswaan Santo Markus. Dua orang yang terlibat dalam menyusun visi misi, para kepala sekolah TK, SD dan SMP Santo Markus unit I, dan dua orang guru. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam berdasarkan tujuan penelitian serta observasi lapangan. Uji keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan metode analisis sistematis.Temuan hasil penelitian ini antara lain: 1) Implementasi visi misi yayasan Santo Markus, khususnya di unit I belum efektif. 2) Para pemimpin yayasan belum berperan optimal dalam mendukung efektivitas implementasi visi misi di yayasan Santo Markus, unit I. 3) Guru dan karyawan belum berperan secara optimal dalam mengimplementasikan visi misi yang telah dirumuskan. 4) Visi misi yang telah dirumuskan belum menjadi landasan dalam membangun budaya sekolah.Agar implementasi visi misi lebih efektif, dibutuhkan upaya peningkatan pemahaman visi misi terutama oleh para pemimpin dengan cara menggunakan visi misi yang telah dirumuskan sebagai landasan dalam menyusun rencana strategis dan mensosialisasikan kepada anggota secara komprehensif. Peran guru dalam membentuk pribadi peserta didik yang unggul juga perlu ditingkatkan dengan berbagai cara. Selain itu perlu ditetapkan budaya yang khas bagi sekolah Santo Markus yang berbeda dengan sekolah sekolah lainnya, sehingga cita-cita besar yang dirumuskan dalam visi misi dapat diwujudkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7