cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Neutrino
ISSN : 26203561     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
urnal Pendidikan Fisika "Neutrino" adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia Toraja. Jurnal ini dimaksudkan untuk memuat artikel hasil penelitian dosen, guru, maupun masyarakat luas yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan pendidikan, pendidikan fisika dan/atau ilmu fisika dalam sistem pendidikan di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun dalam bentuk cetak dan dapat diakses secara daring melalui fasilitas Open Journal System (OJS).
Arjuna Subject : -
Articles 1 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2021)" : 1 Documents clear
Karakterisasi Citra Daun Segar Dan Daun Kering Pada Tanaman Jambu Biji Menggunakan Analisis Histogram Citra Irene Devi Damayanti
Neutrino Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu tentang tumbuhan akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya pada morfologi tumbuhan. Proses karakterisasi dapat diterapkan dari berbagai bagian tanaman, salah satunya adalah karakteristik pada citra daun. Ciri daun segar yaitu umumnya berwarna hijau cerah dan berbentuk pipih dan lebar, sedangkan daun kering berwarna kuning kecoklatan, menggulung ke dalam, dan gosong sampai rontok. Karakterisasi citra daun segar dan daun kering pada tanaman jambu biji menggunakan 16 sampel citra (masing-masing 8 citra daun segar dan 8 citra daun kering) dengan format (.JPG). Berdasarkan data pengujian citra dalam karakterisasi jenis daun jambu biji menggunakan analisis histogram citra, jelas terlihat bahwa hasil pengujian rata-rata standar deviasi daun segar lebih besar daripada rata-rata standar deviasi daun kering, baik pada intensitas lebih kecil dari 175 maupun pada intensitas lebih besar dari 175. Selain itu, dapat dilihat bahwa perbedaan selisih terbesar pada nilai maksimum dan nilai minimum daun segar lebih besar jika dibandingkan daun kering pada intensitas lebih kecil dari 175.

Page 1 of 1 | Total Record : 1