cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Media Pertanian
ISSN : 25031279     EISSN : 25811606     DOI : -
urnal Media Pertanian dipublikasikan dalam Bahasa Indonesia dan diterbitkan dua kali dalam setahun. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian dan artikel review bidang ilmu Agronomi secara luas.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020): April" : 5 Documents clear
Daya Kecambah dan Kekuatan Tumbuh Benih Kakao (Theobroma cacao L.) pada Berbagai Media Simpan Yulistiati Nengsih; Yuza Defitri; Trisna Levia
Jurnal Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1928.532 KB) | DOI: 10.33087/jagro.v5i1.91

Abstract

Benih kakao tergolong benih rekalsitran dengan kadar air tinggi dan peka terhadap penurunan kadar air. Daya tumbuh cepat menurun sampai benih tersebut mati dalam penyimpanan. Penurunan kadar air di bawah titik kritis merupakan masalah,  benih mudah berkecambah, dan mati bila disimpan pada suhu rendah. Adanya media simpan yang baik diharapkan benih dapat disimpan lebih lama serta mempertahankan daya kecambah dan kekuatan  tumbuh benih. Penelitian bertujuan mendapatkan media yang tepat untuk penyimpanan benih kakao dan secara bersamaan mempertahankan daya kecambah dan kekauatan tumbuhnya. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan yaitu penggunaan media simpan yang berbeda dengan 4 jenis media yaitu  serbuk gergaji (P1), cocopeat (P2), arang sekam padi (P3), dan serbuk arang kayu (P4), setiap jenis media diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 12 petak percobaan yang masing- masing berisi 40 benih kakao. Peubah yang diamati adalah : kadar air media simpan, kadar air benih, persentase daya kecambah dalam penyimpanan, persentase benih berjamur, identifikasi jamur, persentase daya kecambah, kecepatan berkecambah, dan panjang kecambah.  Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan uji Duncan pada taraf α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media arang sekam padi dapat mempertahankan kualitas benih kakao dengan indikator benih berjamur selama 12 hari penyimpanan sebesar 0,92%. Setelah 12 hari disimpan, daya kecambah sebesar 64,20%, kecepatan berkecambah  2,1 etmal-1, dan panjang kecambah 6,82 cm. Jamur yang teridentifikasi selama penyimpanan adalah jamur Aspergilus. spp
Pengaruh Jarak Tanam Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Hayata Hayata; Ida Nursanti; Pandu Kriswibowo
Jurnal Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.21 KB) | DOI: 10.33087/jagro.v5i1.92

Abstract

Plant spacing is a factor influencing the growth of oil palm plants. Plant spacing is done to get an area for plant growth, to avoid a sun and nutrients competition for each oil palm plant, and to make it easier maintenance. This study aimed to see   the growth and production of oil palm at different planting distances. This research was carried out at the Oil Palm smallholder Plantation located in Suko Awinjaya Village, Sekernan District, Muaro Jambi Regeny, 64 kilometers (representing 8×8 m spacing) and 69 kilometers (representing 9×9 m spacing). This research was conducted in March-April 2019. The design of the experiment was carried out as an unformatted trial and the location was porpusively chosen as  there were a uniform plants in that location. Sampling determination of the locations was based on spacing differences e.g.  Planting distance 8 × 8 m (P1), Planting distance 9 × 9 m (P2). The Systemic Sampling method was used in this study. The parameters observed were plant height, stem circumference, weight of fresh fruit bunches (FFB), productivity, light intensity, air temperature, air humidity (%). A measured agronomic each observed parameter was analyzed by Independent t test (significant level of 5%). The result showed that the oil palm plantations with 8x8 m distance planted give a higher growth  and a smaller stem circumference than the 9x9m. While a higher both of Fresh Fruit Bunch Weight and productivity were obtained at a 9x9 m spacing than those at 8x8 m planted distance. Keywords: Spacing, Productivity, Oil Palm AbstrakJarak tanam merupakan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman kelapa sawit. Pengaturan jarak tanam adalah untuk mendapatkan ruang tumbuh bagi pertumbuhan tanaman guna menghindari kompetisi memperebutkan unsur hara dan matahari dari setiap tanaman kelapa sawit, serta mempermudah dalam pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan dan produksi kelapa sawit pada jarak tanam yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat yang terletak di Desa Suko Awinjaya, Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi kilometer 64 (mewakili jarak tanam 8×8 m) dan kilometer 69 (mewakili jarak tanamn 9×9 m). Penelitian ini pada bulan Maret – April 2019. Rancangan Percobaan di lakukan dengan tidak terformat, dan lokasi dipilih secara sengaja karena pada lokasi tersebut terdapat tanaman yang diteliti dan seragam. Penentuan lokasi pengambilan sempel berdasarkan perbedaan jarak tanam yaitu: Jarak tanam 8×8 m (P1), Jarak tanam 9×9 m (P2) Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Sistemik Sampling. Parameter yang diamati adalah Tinggi tanaman, Lingkar Batang, Berat Tandan Buah Segar (TBS), Produktivitas, Intesitas Cahaya, Suhu Udara, Kelembaban Udara (%), Tindakan Agronomi. Setiap parameter yang diamati dilakukan analisis  Independent t test pada taraf α 5 %. Tanaman Kelapa sawit yang ditanam pada jarak 8x8 m memberikan hasil pertumbuhan yang lebih tinggi dan lingkaran yang lebih kecil dibandingkan dengan jarak tanam 9x9 m. Berat Tandan Buah Segar dan produktivitas yang lebih tinggi didapatkan pada jarak tanam 9x9 m dibandingkan dengan yang ditanam pada jarak 8x8 mKata kunci : Jarak Tanam, Produktivitas, Kelapa sawt
PRODUKSI KELAPA SAWIT (Elais guineensis Jacq.) DENGAN SISTEM PEREMAJAAN YANG BERBEDA Nasamsir Nasamsir; Edi Romadoni
Jurnal Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1180.781 KB) | DOI: 10.33087/jagro.v5i1.88

Abstract

Abstract This study aims to determine the production of oil palm with a different replanting system. The study was conducted in the area of simultaneous fallen replanting system and underplanting system area located in Panca Mulya Village, Sungai Bahar District, Muaro Jambi Regency. The material used in this study was the Tenera variety of oil palm plants aged 4.5 years and 5.5 years. The study used a survey method with systematic sampling method. The main variables observed were plant production as well as physical plant additional variables, soil pH, light intensity, temperature, and humidity. The results showed that the replanting system significantly affected the production of oil palm plants and plant physicality, soil pH, light intensity, temperature, and air humidity. Palm oil crop production is higher in areas with simultaneous fallen replanting systems. Key words: replanting system, oil palm
Pengaruh Lama Penyangraian Yang Berbeda Terhadap Karakteristik Dan Mutu Organoleptik Seduhan Bubuk Kopi Liberika Tungkal Komposit”. Ridawati Marpaung; Lutvia Lutvia
Jurnal Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2256.097 KB) | DOI: 10.33087/jagro.v5i1.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaruh lama penyangraian yang berbeda terhadap karateristik dan mutu organoleptik seduhan bubuk kopi liberika tungkal komposit.Penelitian dilaksanakan di Jambi, dimana proses fermentasi, pulping, pengeringan dan hulling dilakukan di Desa Mekar Jaya, Betara Tanjung Jabung Barat. Sedangkan penyangraian biji kopi serta analisis organoleptik seduhan kopi dilaksanakan di Laboratorium Dasar Universitas Batanghari Jambi. Rancangan lingkungan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL). Rancangan perlakuan yaitu lama peyangraian dengan 5 taraf perlakuan sebagai berikut: L1: 5 Menit ; L2: 10 Menit ;  L3: 15 Menit dan   L4: 20 Menit. Setiap perlakuan dilakukan dengan 3 (tiga) ulangan.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa lama penyangraian biji kopi liberika berpengaruh nyata terhadap kadar air pH (bubuk kopi), aroma, cita rasa, kepahitan dan kesukaan (seduhan bubuk kopi). Dari hasil penelitian dan analisis statistika panelis memberi penilaian kesukaan tertinggi pada seduhan bubuk kopi dengan lama penyangraian 15 menit.Kata kunci : Lama penyangraian,  Mutu organoleptik, Kopi Liberika. SUMMARYRidawati Marpaung (1968012619994032004), and Lutvia (....). influence of difference roasting time for characteristic and quality organoleptic of steepings of coffee powder Liberika Tungkal Komposit.The aim of this research was to know the influence of difference roasting time for characteristic and  quality organoleptic of steepings of coffee powder Liberika Tungkal Komposit.The research has done in Jambi, were fermentation procces, pulping, drying and hulling do in Mekar Jaya Village, Batara Kabupaten Tanjung Jabung Barat.The environmental design was Completely Randomized Design, and treatmen design was differend time roasting : L1 = 5 minutes ; L2 = 10 minutes ; L3 = 15 minutes and L4 = 20 minutes. The treatment do with 3 (three) repeat.This result research   showed that the different time roasting was significantly effected to the water content, pH, color, smeel, taste, bitterness and preference of coffe powder liquid. The panelist evaluation result showed that the  time roasting coffee bean was20 minutes  had given  the higher of smell, taste, bitterness, and its preference.keyword:  time of roasting, organoleptic quality, coffee Liberika.
PRODUKSI DAN KUALITAS LATEKS KARET (Hevea brasilliensis Muell. Arg) KLON PB 260 PADA PENYADAPAN KE ATAS DAN KE BAWAH Rudi Hartawan; Nasamsir Nasamsir; Marjohan Marjohan; Edy Marwan
Jurnal Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1708.838 KB) | DOI: 10.33087/jagro.v5i1.90

Abstract

This study aims to determine the effect of rubber tapping type on the results and quality of PB 260 clone latex. The design of this study uses complete random desingn, consisting of 2 treatments, namely T1 treatment (down ward tapping type) and T2 treatment (Type up ward tapping). Each treatment was repeated 3 times so that the number of experimental plots was 6 plots. Where the treatment is placed randomly in plots and blocks as replications. For each plot of the experiment consists of 10 plants, so that the total number of plants is 60 plants. The results of research show that the lower tapping type gives more results but the quality of latex is not different from the type of tapping up.

Page 1 of 1 | Total Record : 5