cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2024): Juli" : 11 Documents clear
PEMBERDAYAAN GURU MATEMATIKA DALAM MEMBUAT E-LKPD MENGGUNAKAN LIVEWORKSHEETS Ulfah, Fithria; Ariyanti, Iin; Djamilah, Soraya
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.23553

Abstract

Abstrak: Pendidikan era human society 5.0 dilandasi dengan kemajuan IPTEK yang menjadi bagian penting dalam pembelajaran di berbagai jenjang sekolah. Proses pembelajaran bermakna dalam pembelajaran matematika khususnya menjadi hal penting untnuk menumbuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Salah satu upaya guru dalam membelajarkan matematika agar dapat melibatkan keaktifan peserta didik yaitu dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berupa E-LKPD yang dikembangkan melalui liveworksheets. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan untuk memberdayakan guru matematika dalam pengembangan E-LKPD dengan liveworksheets. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab. Pemateri menyampaikan materi terkait dengan pembuatan akun sampai dengan menjelaskan fitur-fitur yang ada dalam liveworksheets setelah itu dilakukan sesi tanya jawab. Kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi langsung dalam membuat E-LKPD menggunakan liveworksheets yang dibantu oleh mahasiswa. Adapun hasil pengabdian ini yang diperoleh dari pemberian angket yang meliputi aspek kebermanfaatan kegiatan pengabdian, kebutuhan guru dan kompetensi tim pemateri, diperoleh rerata sebesar 3,36 dengan kategori sangat baik. Dengan kata lain, kegiatan pengabdian ini mendapat respon positif dari peserta kegiatan.Abstract: Human society 5.0 era education is based on advances in science and technology which are an important part of learning at various school levels. The meaningful learning process in mathematics learning is especially important for developing students' high-level thinking abilities. One of the teacher's efforts in teaching mathematics to involve students' activity is by using interactive learning media in the form of E-LKPD which was developed through live worksheets. Therefore, this service activity aims to organize training activities to empower mathematics teachers in developing E-LKPD with live worksheets. This service is carried out using lecture, demonstration and question and answer methods. The presenter delivered material related to creating an account and explained the features in liveworksheets after which a question and answer session was held. Then continued with a direct demonstration in making E-LKPD using live worksheets assisted by students. The results of this service were obtained from administering a questionnaire covering aspects of the usefulness of service activities, teacher needs and the competence of the presenting team. The average was obtained at 3.36 in the very good category. In other words, this service activity received a positive response from the activity participants.
PENDAMPINGAN VISIT COMPANY PENGOLAHAN DAN PEMBUATAN OLAHAN MAKANAN PADA DI PT. CHAROEN PHOKPHAN INDONESIA Sonata, Fifin; Nurarif, Saiful; Zulkarnain, Iskandar; Ramadhan, Mukhlis; Jaya, Hendra
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.24277

Abstract

Abstrak: Visit company merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh STMIK Triguna Dharma. Umumnya kegiatan ini dilakukan ke berbagai perusahaan atau industri yang memiliki skala lokal maupun tingkat nasional. Tujuan diadakan visit company adalah memberikan wawasan keilmuwan kepada mahasiswa untuk mata kuliah enterprenership, digital marketing dan pemrograman. PT. Charoen Phokphan Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Pengolahan dan Pengawetan Produk Daging dan Daging Unggas, Pembekuan Buah-Buahan dan Sayuran dan Tepung Campuran dan Adonan Tepung. Pada kegiatan visit company ini STMIK Triguna Dharma membawa mahasiswa dari program studi sistem informasi dan dosen pendamping. Kegiatan yang dilakukan antara lain pertama, presentasi company profil dari pihak PT. Charoen Phokphan Indonesia. Kedua, presentasi dari pihak STMIK Triguna Dharma yang diwakili oleh dosen pendamping. Ketiga, kegiatan yang dilakukan adalah berkeliling pabrik melihat proses pembuatan olahan daging sampai terkemas dengan rapi dan siap untuk dipasarkan. Program pendampingan visit company ini dilakukan selama 1 hari. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memiliki dampak yang sangat baik bagi mahasiswa karena melatih mahasiswa terjun ke dunia lapangan pekerjaan nyata dalam suatu perusahaan. Bagi dosen kegiatan ini bermanfaat yaitu menambah rasa tanggung jawab kepada proses pembelajaran di luar kampus dan juga menambah kerjasama dengan pihak perusahaan.Abstract: Visit company is a routine activity organized by STMIK Triguna Dharma. Generally, this activity is carried out to various companies or industries that have a local or national scale. The purpose of holding a visit company is to provide scientific insight to students for entrepreneurship, digital marketing and programming courses. PT. Charoen Phokphan Indonesia is a company engaged in the Processing and Preservation of Meat and Poultry Products, Freezing of Fruits and Vegetables and Mixed Flour and Flour Dough. In this visit company activity, STMIK Triguna Dharma brought students from the information systems study program and accompanying lecturers. The activities carried out include, first, a company profile presentation from PT. Charoen Phokphan Indonesia. Second, a presentation from STMIK Triguna Dharma represented by an accompanying lecturer. Third, the activity carried out was touring the factory to see the process of making processed meat until it is neatly packaged and ready to be marketed. This visit company mentoring program was carried out for 1 day. This activity is very useful and has a very good impact on students because it trains students to enter the real world of work in a company. For lecturers, this activity is useful in increasing the sense of responsibility for the learning process outside the campus and also increasing cooperation with companies.
AKTIFITAS BERMAIN DAKON GUNA PENINGKATAN KOGNITIF LANSIA DI PANTI WERDHA Noer, Rachmawaty M.; Muslimaini, Ainul; Apriani, Eka; Marlina, Ica; Sani, Julidar; Naseldi, Syarmila
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.25267

Abstract

Abstrak: Proses penuaan melibatkan akumulasi kerusakan sel somatik yang menyebabkan disfungsi sel dan organ, serta meningkatkan risiko kematian. Pelayanan sosial bagi lanjut usia harus mencakup pemenuhan kebutuhan biologis, psikologis, sosial, intelektual, dan spiritual. Meskipun pelayanan dalam bentuk panti atau institusi masih menjadi alternatif, keberadaan aktivitas yang sesuai dengan minat dan bakat lansia sangat penting untuk mengisi waktu luang mereka. Oleh karena itu, diperlukan program terapi yang dapat membangkitkan semangat dan kreativitas lanjut usia, serta mengurangi rasa putus asa. Sosialisasi ini dilakukan bertujuan agar kognitif lansia dapat meningkat. Objek sosialisasi ini adalah seluruh lansia yang ada di Panti Werdha Anugrah Tanjung Pinang dengan jumlah 10 orang dengan memggunakan metode ceramah, diskusi, simulasi dan re demonstrasi. Materi disampaikan oleh tim pengabdi dari mahasiswa Profesi Ners dengan menyampaikan secara patofisiologis penyebab penurunan kognitif pada lannsia, kemudian selanjutnya kelompok melakun simulasi permainan dakon dan meminta lansia bermain dakon dengan sesamanya. Hasil dari sosialisasi tersebut sebanyak 80% lansia dapat berinteraksi dalam permainan dakon dan terlihat sangat bahagia. Sosialisasi ini mendapatkan apresiasi dari pengurus panti karena dapat menambah jeis aktifitas bermain yang dapat mereka terapkan di panti.Abstract: The aging process involves the accumulation of somatic cell damage which causes cell and organ dysfunction, and increases the risk of death. Social services for the elderly must cover biological, psychological, social, intellectual and spiritual needs. Even though the form of a home or institution is still an alternative, the existence of activities that suit the interests and talents of the elderly is very important to fill their free time in service. Therefore, a therapy program is needed that can awaken the enthusiasm and creativity of the elderly, as well as reduce feelings of hopelessness. This socialization is carried out with the aim of improving the cognitive abilities of the elderly. The object of this socialization is all the elderly at the Anugrah Tanjung Pinang Nursing Home, totaling 10 people, using lecture, discussion, simulation and recondensation methods. The material was delivered by a team of nurses from professional nursing students who explained the pathophysiological causes of cognitive decline in the elderly, then the group carried out a dakon game simulation and asked the elderly to play dakon with each other. As a result of this socialization, 80% of the elderly were able to interact in the dakon game and looked very happy. This socialization received appreciation from the orphanage administrators because it could add to the play activities that they could implement at the orphanage.
PELATIHAN IMPLEMENTASI METODE CARD SORT PADA PROSES PEMBELAJARAN GURU DAN SISWA Hafsah, Hafsah; Isnaini, Isnaini; Saddam, Saddam; Abisyofian, Abisyofian; Andini, Meli
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.25291

Abstract

Abstrak: Guru lebih sering menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran. Hal ini menyebabkan minimnya pengetahuan guru terhadap metode pembelajaran lain, termasuk metode card sort. Hal ini menyebabkan siswa merasa bosan dan kurang serius menerima pelajaran dengan metode pembelajaran yang monoton hingga berakibat pada menurunya presetasi belajar. Melalui kegiatan pelatihan implementasi metode card sort pada proses pembelajaran guru dan siswa ini harapkan memberikan solusi atas masalah yang di hadapi di Boarding School Mu’allimin Muhammadiyah Lombok Barat. Kegiatan dilaksanakan melalui 3 tahapan kegiatan yaitu: tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahapan pelaksanaan kegiatan dilakukan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Tim dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini merupakan dosen dan mahasiswa Prodi PPKn UMMAT. Tim telah memiliki pengalaman dalam pelaksanaan metode Card Sort, serta tim juga memiliki pengalaman dalam kegiatan-kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan terlaksana dengan lancar dan sukses, mitra terlibat maksimal bahkan mitra menginginkan kegiatan PkM terus dilakukan setiap tahun terutama pembahasan tentang metode card sort pada proses pembelajaran guru dan siswa. Pelatihan metode card sort pada proses pembelajaran guru dan siswa mendukung tugas guru di era industry 4.0.Abstract: Teachers often use the lecture method in learning. This causes a lack of teachers' knowledge of other learning methods, including the card sort method. This causes students to feel bored and less serious about receiving lessons with monotonous learning methods, resulting in a decrease in learning performance. Through the implementation of the Card sort method in the learning process of teachers and students, it is hoped that it will provide solutions to the problems faced at the Boarding School Mu'allimin Muhammadiyah West Lombok. The activity is carried out through 3 stages of activities, namely: preparation, implementation, and evaluation stages. The stages of the implementation of the activity were carried out using the method of lectures, questions and answers, and simulations. The team in the implementation of this service activity is lecturers and students of the UMMAT PPKn Study Program. The team has experience in implementing the Card Sort method, and the team also has experience in Community Service activities. The activity was carried out smoothly and successfully, partners were involved to the maximum, and even partners wanted PkM activities to continue to be carried out every year, especially the discussion of the card sort method in the learning process of teachers and students. Training on the card sort method in the learning process of teachers and students supports teachers' duties in the industry 4.0 era.
IMPLEMENTASI PLP II TERINTEGRASI KKN DIK DALAM MENINGKATKAN MINAT LITERASI PESERTA DIDIK SDN 1 BATUNYALA Akhmad, Akhmad; Swahip, Swahip; Ridwansyah, Ahmad; Aini, Gina Mawaddatul; Lutfah, Lutfah; Saputri, Lestari Ainun; Nurya, Fara Putri; Mawarni, Iga
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.19189

Abstract

Abstrak: Program game literasi yang diadakan di SD Negeri 1 Batunyala sangat penting dalam membantu peserta didik mengembangkan literasi membaca supaya lebih berpikir kritis di era globalisasi sekarang terutama bagi peserta didik di SD Negeri 1 Batunyala. Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri 1 Batunyala kurangnya inovasi dalam proses pembelajaran sehingga menurunya motivasi siswa dalam belajar dan kemampuan literasi baca peserta didik. Berdasarkan permasalahan tersebut mahasiswa PLP II Terintegrasi KKN-Dik mengadakan program literasi  bertujuan meningkatkan minat dalam belajar terutama pada Literasi baca siswa. Metode yang diterapkan pada kegiatan literasi berupa:1). Tahap 1 kegiatan perencanaan, 2). Tahap 2 kegiatan pelaksanaan 3). Tahap 3 kegiatan Evaluasi. Dengan adanya kegiatan game literasi minat baca peserta didik SD Negeri 1 semakin meningkat. Kata Kunci: Peningkatan, Minat Baca, Game Literasi.Abstract:  The literacy game program held at SD Negeri 1 Batunyala is very important in helping students develop reading literacy to think more critically in the current era of globalization, especially for students at SD Negeri 1 Batunyala. Based on the results of observations at SD Negeri 1 Batunyala, there is a lack of innovation in the learning process, resulting in decreased student motivation in learning and students' reading literacy skills. Based on these problems, PLP II Integrated KKN-Dik students held a literacy program aimed at increasing interest in learning, especially in student reading literacy. The methods applied to literacy activities are: 1). Phase 1 planning activities, 2). Stage 2 implementation activities 3). Stage 3 evaluation activities. With the literacy game activities, the reading interest of SD Negeri 1 students is increasing.  Keywords: Improvement, Reading Interest, Literacy Games.
PENYULUHAN PENTINGNYA KEBERSIHAN TANGAN PADA MASYARAKAT BAMBU KUNING Purnamasari, Devi; Bisra, Marido; Tonis, Marian
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.25268

Abstract

Abstrak: Cuci tangan merupakan satu hal yang paling sederhana yang dapat kita lakukan sebagai upaya pencegahan penularan infeksi/ penyakit. Seperti kita ketahui bersama, kuman penyakit ada dimana-mana, tidak hanya di benda/ tempat yang tampak kotor, namun juga di benda/ tempat yang kita lihat bersih. Sebagian besar kuman penyakit berpindah dan ditularkan melalui tangan kita. Meskipun secara kasat mata tampak bersih, namun kuman bisa menempel di tangan kita tanpa kita sadari. Maka dari itu, penularan penyakit dapat dicegah dengan melakukan cuci tangan yang benar. Dengan membiasakan melakukan cuci tangan yang baik, hidup kita dan keluarga menjadi lebih sehat. Kegiatan ini dilaksanakan pada kelurahan bambu kuning dengan memberikan penyuluhan kepada warga. Dari hasil kegiatan didapatkan bahwa warga bambu kuning masih banyak yang belum memahami secara baik pentingnya cuci tangan dan Langkah-langkah cuci tangan yang baik. Setelah diberikan penyuluhan diharapkan warga semakin memahami pentingnya cuci tangan dan Langkah-langkah cuci tangan yang baik dan benar.Abstract: The aging process involves the accumulation of somatic cell damage which causes cell and organ dysfunction, and increases the risk of death. Social services for the elderly must cover biological, psychological, social, intellectual and spiritual needs. Even though the form of a home or institution is still an alternative, the existence of activities that suit the interests and talents of the elderly is very important to fill their free time in service. Therefore, a therapy program is needed that can awaken the enthusiasm and creativity of the elderly, as well as reduce feelings of hopelessness. This socialization is carried out with the aim of improving the cognitive abilities of the elderly. The object of this socialization is all the elderly at the Anugrah Tanjung Pinang Nursing Home, totaling 10 people, using lecture, discussion, simulation and recondensation methods. The material was delivered by a team of nurses from professional nursing students who explained the pathophysiological causes of cognitive decline in the elderly, then the group carried out a dakon game simulation and asked the elderly to play dakon with each other. As a result of this socialization, 80% of the elderly were able to interact in the dakon game and looked very happy. This socialization received appreciation from the orphanage administrators because it could add to the play activities that they could implement at the orphanage.
PELATIHAN DRAMATISASI PUISI SEBAGAI UPAYA MEMEPERTAHANKAN EKSISTENSI SASTRA DAN BUDAYA DI SMP Darmurtika, Linda Ayu; Lamusiah, Siti; Akhmad, Akhmad; Suyasa, I Made; Nurmiwati, Nurmiwati; Ihsan, Baiq Yuliatin; Niswariyana, Ahyati Kurniamala; Bilal, Arpan Islami; Rezkillah, Inang Irma
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.25189

Abstract

Abstrak: Pelatihan dramatisasi puisi ini dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan eksistensi sastra dan budaya di tengah benturan budaya asing yang secara perlahan menggerus nilai lokalitas suatu budaya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di SMP Nurul Ittihad Jonggat Kabupaten Lombok Tengah dengan metode praktik, yakni melakukan dramatisasi puisi dengan teori serta langkah-langkah yang telah dipaparkan dan dilakukan dalam lima kali pertemuan. Pertemuan 1, dijelaskan tentang definisi, genre serta fungsi puisi dan dramatisasi puisi; pertemuan 2, dijelaskan tentang parafrase, apresiasi dan ekranisasi puisi dan mulai latihan; pertemuan 3, bedah naskah dan pemilihan pemain, kemudian dilanjutkan dengan latihan; pertemuan 4, dilanjutkan kembali ke latihan dengan materi pendalam karakter; dan pertemuan 5 dilakukan pementasan. Tim pengabdian kepada masyarakat dapat memaparkan, bahwa sebelum tim terjun untuk lelakukan kegiatan ini, sekolah mitra mengalami kesulitan dalam proses apresiasi puisi dan ekranisasi. Setelah dilakukan pelatihan maka siswa-siswi dapat melakukan tahap yang ditargetkan dengan mudah hingga pada proses pementasan berakhir.Abstract: This poetry dramatization training was carried out with the aim of maintaining the existence of literature and culture amidst the clash of foreign cultures which slowly erodes the local value of a culture. This service activity was carried out at Nurul Ittihad Jonggat Middle School, Central Lombok Regency using a practical method, namely dramatizing poetry with theory and steps that had been explained and carried out in five meetings. Meeting 1, explained the definition, genre and function of poetry and poetry dramatization; meeting 2, explained about paraphrasing, appreciation and ecranization of poetry and started practicing; meeting 3, script review and cast selection, then continued with rehearsals; meeting 4, continued back to training with in-depth character material; and at meeting 5 there was a performance. The community service team was able to explain that before the team took part in carrying out this activity, the partner school experienced difficulties in the poetry appreciation and ecranization process. After training, students can carry out the targeted stages easily until the performance process ends.
PENDEKATAN KOMPREHENSIF DAN BERKELANJUTAN UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS MUBALIG DAN KHOTIB JUMAT DI PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH (PCM) BATUYANG Mukhlishin, Mukhlishin; Malik, Abdul; Ismail, Hijril; Supryadi, Ady
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.25485

Abstract

Abstrak: Program pendampingan dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas khatib, imam, dan khotib Jum'at di PCM Batuyang melalui pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaannya meliputi berbagai strategi seperti ceramah, diskusi kelompok, praktik langsung, dan sesi khusus penggunaan teknologi dalam dakwah dan komunikasi. Program ini berlangsung selama dua hari, dengan materi yang mencakup urgensi publik di era kontemporer, fikih Jumat, syarat-syarat khatib, retorika dakwah, public speaking, praktik mendesain khutbah dan imam, ritme pembacaan Alquran. Hasil program menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu, perbedaan kapasitas peserta, dan kesenjangan digital, strategi adaptif dan solusi kreatif yang diterapkan mampu mengatasi hambatan tersebut. Program ini efektif dalam mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Keberhasilan ini menegaskan bahwa dengan perencanaan yang matang dan implementasi yang fleksibel, program pelatihan keagamaan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi peserta dan masyarakat. Model ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan program serupa di masa yang akan datang untuk meningkatkan kualitas khotbah dan pelayanan keagamaan di berbagai komunitas.Abstract:  This mentoring and training program aims to increase the capacity of preachers, imams, and Friday Khotibs in PCM Batuyang through a comprehensive and sustainable approach. The implementation method includes various strategies such as lectures, group discussions, hands-on practice, and special sessions on the use of technology in da'wah and communication. The program lasted for two days, with materials covering the urgency of the public in the contemporary era, Friday fiqh, the requirements of khatib, the rhetoric of da'wah, the basics of public speaking, the practice of designing khutbahs and Imams, the rhythm of Qur'anic recitation. The program results show that despite challenges such as time constraints, disparity in participant capacity, and the digital divide, the adaptive strategies and creative solutions applied were able to overcome these obstacles. The program is effective in achieving its goals and provides a sustainable positive impact on the community. This success confirms that with careful planning and flexible implementation, religious training programs can benefit participants and the community significantly. This model is expected to be used as a reference in the implementation of similar programs in the future to improve the quality of sermons and religious services in various communities.
PENGUATAN PEMAHAMAN WARGA NEGARA MUDA TERHADAP IDENTITAS NASIONAL DALAM KONTEKS NEGARA DI WILAYAH PERBATASAN Purnama, Shilmy; Sulistyarini, Sulistyarini; Dewantara, Jagad Aditya; Atmaja, Thomy Sastra; Sulanda, Sulanda
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.20838

Abstract

Abstrak: Jagoi Babang merupakan salah satu wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia yang memiliki pontensi melemahnya kesadaran akan identitas nasional terutama pada kalangan generasi muda. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan pelatihan atau workshop yang melibatkan pihak sekolah dan peserta didik yang dapat memberikan penguatan pemahaman kepada warga negara muda terhadap identitas nasional dalam konteks negara di wilayah perbatasan Jagoi Babang Kalimantan Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda di kalangan peserta didik sekolah menengah terkait identitas nasional, terutama di wilayah perbatasan. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa penguatan pemahaman warga negara muda terhadap Identitas Nasional dalam konteks negara di wilayah perbatasan Jagoi Babang Kalimantan Barat yakni: (1) Adanya respon yang positif dari peserta, yang ditunjukkan dengan pertanyaan dan tanggapan yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan; (2) Adanya kesesuaian materi dengan kebutuhan peserta didik sebagai warga negara muda di wilayah perbatasan Jagoi Babang; (3) Sebagian besar peserta telah memahami arti pentingnya dan bagaimana implemnetasi identitas nasional dalam kehidupan sehari-hari.Abstract:  Jagoi Babang is one of the border areas of Indonesia and Malaysia that has the potential to weaken awareness of national identity, especially among the younger generation. One of the efforts that can be done to solve the problem is by training or workshops involving schools and students that can provide strengthening understanding to young citizens of national identity in the context of the state in the border area of Jagoi Babang West Kalimantan. This activity aims to increase the understanding of the younger generation among secondary school students related to national identity, especially in the border area. This activity uses lecture, question and answer, and discussion methods. The results of this activity show that strengthening young citizens' understanding of National Identity in the context of the state in the border area of Jagoi Babang West Kalimantan, namely: (1) There was a positive response from the participants, which was shown by the questions and responses given during the implementation of the activity; (2) There was a suitability of the material with the needs of students as young citizens in the Jagoi Babang border area; (3) Most participants have understood the importance and how to implement national identity in everyday life.
SISTEM PENCATATAN DAN PELAPORAN PASIEN PADA SISTEM 5 MEJA DI POSYANDU KAWAN SEIRING KELURAHAN BAMBU KUNING WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOSARI Situmorang, Masriani; Mulyana, Mulyana; Safitri, Risda
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.24931

Abstract

Abstrak: Pelayanan kesehatan terpadu (posyandu) adalah suatu bentuk keterpaduan pelayanan kesehatan dan keluarga berencana yang dilaksanakan ditingkat dusun dalam wilayah kerja masing-masing puskesmas. Posyandu adalah suatu forum komunikasi, alih tegnologi dan pelayanan kesehatan masyarakat oleh dan untuk masyarakat yang mempunyai nilai strategis dalam mengembangkan sumber daya manusia sejak dini. Sebagai pusat kegiatan masyarakat, posyandu merupakan forum swadaya masyarakat yang memberikan pelayanan kesehatan sederhana dan keluarga berencana. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan peningkatan kinerja petugas terhadap pelayanan rekam medis sistem informasi khususnya pada bagian pencatatan dan pelaporan data. Kegiatan pengabdian di laksanakan di Posyadu Kawan Seiring, Kelurahan Bambu Kuning Kota Batam. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah mengadakan penyuluhan tentang pencatatan dan pelaporan pasien pada sistem 5 meja di posyandu dan sesi tanya jawab Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar. Antusiasme dari peserta juga cukup baik, hal ini bisa terlihat mulai dari awal kegiatan sampai rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat selesai. Penyampaian materi dilakukan oleh tim yaitu pemaparan terkait pencatatan dan pelaporan pasien pada sistem 5 meja di posyandu. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pecatatan dan pelaporan pada sistem 5 meja telah dilaksanakan di Posyandu Kawan Seiring. Solusi terkait teknis pencatatan dan pelaporan di Posyandu telah diberikan termasuk saran untuk pengembangan pada sistem 5 meja posyandu ke depan.Abstract:  Integrated health services (posyandu) are a form of integrated health and family planning services implemented at the hamlet level within the working area of each community health center. Posyandu is a forum for communication, technology transfer and public health services by and for the community which has strategic value in developing human resources from an early age. As a center for community activities, posyandu is a community self-help forum that provides simple health and family planning services. This activity is expected to create an increase in the performance of officers regarding information system medical record services, especially in the data recording and reporting section. Service activities were carried out at Posyadu Kawan Along, Bambu Kuning Village, Batam City. The method used in this activity was to provide education about recording and reporting patients on the 5 desk system at the posyandu and a question and answer session. Overall, this community service activity ran smoothly. The enthusiasm of the participants was also quite good, this could be seen from the start of the activity until the series of community service activities were completed. The team delivered the material, namely a presentation regarding patient recording and reporting on the 5 desk system at the posyandu. Socialization and training activities for recording and reporting on the 5 table system have been carried out at Posyandu Kawan Along. Solutions related to technical recording and reporting at Posyandu have been provided including suggestions for future development of the 5 posyandu desk system.

Page 1 of 2 | Total Record : 11