cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal MANAJEMEN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK MELALUI TEKNIK MENULIS SEMI-TERBIMBING DENGAN MEDIA SYAIR LAGU PAD A SISWA KELAS IX H SMP NEGERI17 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Supriyono, .
Jurnal MANAJEMEN Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.299 KB)

Abstract

Kemampuan menulis cerita pendek (cerpen), merupakan kemampuan bersastra yang sulit dan kompleks. Fakta menunjukkan siswa kelas IX H SMP Negeri 17 Semarang tahun pelajaran 2011/2012 masih mengalami kesulitan dalam mempelajari mated tersebut. Penelitian ini berupaya meningkatkan kemampuan menulis cerpen melalui teknik menulis semi-terbimbing dengan media syair lagu. Melalui pembimbingan, siswa dipandu bagaimana cara menulis cerpen. Dan agar menarik, lagu remaja atau lagu pop yang digemari siswa digunakan sebagai media untuk memantik minat dan memudahkan siswa dalam menulis cerpen. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX H SMP Negeri 17 Semarang. Dari segi hasil, unsur pembentuk cerpen yang dihasilkan seperti tema, alur, latar, sudut pandang pengarang, penokohan, majas, dan amanat sudah memenuhi syarat sebuah cerpen yang menunjukkan kelengkapan unsur, keutuhan, dan bahasa yang cukup baik dan menarik. Rata-rata nilai yang dicapai siswa juga mengalami peningkatan, yaitu 65,76 pada siklus 1 dan 71,84 pada siklus 2. Dari segi proses, pembelajaran menulis cerpen melalui teknik menulis semi-terbimbing dengan media syair lagu dapat mengubah perilaku siswa dan mampu mendatangkan respon positif. Siswa tampak aktif, berinisiatif, bekerja sama, dan bertanggung jawab dalam merekayasa syair lagu menjadi sebuah cerpen, sehingga suasana pembelajaran menjadi lebih interaktif, hidup, dan bermakna.
PENERAPAN MEDIA LEMBAR KERJA SISWA DAN QUIZ DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI PENDAPATAN NASIONAL PADA KELAS X-3 SMA NEGERI10 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2011-2012 Muliawati, Weni
Jurnal MANAJEMEN Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.089 KB)

Abstract

Sebelum perlakuan penelitian tindakan kelas, hasil belajar belum mencapai target yang diharapkan, yaitu hanya mencapai 55,90%. Angka ini jauh di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar 75. Dengan penerapan Media Lembar Kerja siswa dan quiz, untuk materi Pendapatan Nasional. hasil belajar siswa meningkat. Hasil penelitian tindakan kelas ini, menunjukkan tingkat keberhasilan rata-rata pada Siklus I sebesar 74,28% dan Siklus II sebesar 78,57%, sehingga ada kenaikan sebesar 19,27% dari Siklus 1 ke Siklus II dan dengan tingkat kriteria ketuntasan sebesar 93,15%.
IMPLEMENT ASI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KETUNTASAN BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI BAHAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN DI KELAS VIII A SMP N 29 SEMARANG Atiningsih, .
Jurnal MANAJEMEN Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.458 KB)

Abstract

Masalah utama dalam penyampaian mata pelajaran biologi adalah bagaimana menghubungkan fakta yang pernah dilihat dan dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari dengan konsep pembelajaran biologi sehingga menjadikan siswa lebih paham. Proses untuk mencapai prestasi belajar secara optimal pada pembelajaran biologi membutuhkan motivasi dan perhatian yang lebih, serta dibutuhkan komponen pendidikan yang baik dari faktor siswa, faktor guru, sistem pembelajaran, maupun strategi pembelajaran. Peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran kooperatif dengan metode make a match. Model pembelajaran ini menekankan adanya kelompok-kelompok, dengan tingkat kemampuan siswa yang berbeda-beda dalam satu kelompok. Nilai ulangan harian sebelum perlakuan tindakan kelas dengan metode make a match cukup rendah, yaitu sebesar 67,73 dengan ketuntasan belajar 55%. Hasil perlakuan tindakan kelas dengan metode make a match pada Siklus I adalah rata-rata nilai ulangan harian sebesar 75,55 dengan ketuntasan belajar klasikal 82,5%. Pada Siklus II diperoleh hasil rata-rata nilai ulangan harian 82,33 dengan ketuntasan belajar klasikal 95%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode make a match dapat meningkatkan rata-rata nilai ulangan harian dan persentase ketuntasan belajar.
PENERAPAN MODEL EXAMPLE NON-EXAMPLE BERVARIASI UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI PADA SISWA KELAS X-3 SMA MASEHII PSAK TAHUN 2012 Solarbesain, A. Jolana Renee
Jurnal MANAJEMEN Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1536.887 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru, guru masih menggunakan metode ceramah sehingga pembelajaran kurang bervariasi. Akibatnya berpengaruh pada rendahnya penguasaan materi, belum sesuai dengan harapan 70 % ketuntasan.Sebagai upaya untuk meningkatkan penguasaan materi maka perlu digunakan metode pembelajaran lain yang dapat dijadikan altematif pengganti metode ceramah. Dalam penelitian ini dicoba digunakan model Examples Non-examples Bervariasi untuk meningkatkan penguasaan materi sejarah pembentukan bumi. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model Examples Non-Examples bervariasi tidak hanya guru yang berperan selama KBM, melainkan terjadi interaksi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penguasaan materi siswa dengan diterapkannya model Examples Non-examples dalam pembelajaran geografi. Untuk menjawab tujuan ini maka dirumuskan masalah: apakah model pembelajaran Examples Non-Examples bervariasi dapat meningkatkan penguasaan meteri sejarah pembentukan bumi? Dan apakah model Examples Non-Examples dapat meningkatkan jumlah siswa yang tuntas prestasi belajarnya? Penelitian tindakan kelas dilaksanakan pada semester I tahun pelajaran 2012/2013, pada bulan September-Oktober 2012. Subyek penelitian adalah kelas X-3 dengan jumlah siswa 22. Rancangan penelitian disusun dua siklus, serta teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi serta penilaian pendahuluan. Analisis data dilakukan secara deskriptif.Hasil penelitian Siklus I menunjukkan pembelajaran dengan menggunakan model Examples Non-Examples dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasilnya dapat diketahui pada Siklus I ketuntasan yang semula hanya 18,18 % menjadi 36,36 % dan meningkat pada Siklus II menjadi 76,19%.Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa model Examples Non-Examples Bervariasi dapat meningkatkan hasil belajar, juga meningkatkan jumlah siswa yang tuntas prestasi belajar pada kompetensi dasar sejarah pembentukan bumi, sehingga disarankan guru geografi hendaknya menerapkan model Examples Non-Examples dalam pembelajaran sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa sesuai kompetensi dasar.
PENERAPAN MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR APRESIASI PUISI YANG DISAMPAIKAN SECARA LANGSUNG/TIDAK LANGSUNG DI KELAS X-3 SMA MASEHI I PSAK TAHUN 2012 Nurhayatiningsih, .
Jurnal MANAJEMEN Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.837 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia masih berpusat pada guru, komunikasi yang terjadi hanyalah komunikasi searah sehingga mempengaruhi rendahnya penguasaan materi oleh siswa. Untuk meningkatkan penguasaan materi maka guru perlu menggunakan metode pembelajaran yang lebih bervariasi. Dalam penelitian ini penulis mencoba menggunakan model STAD (Student Team Achievement Division) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar apresiasi puisi. Pelaksanaan pembelajaran dengan metode STAD tidak hanya guru yang berperan selama KBM, melainkan juga terjadi interaksi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penguasaan materi siswadengan diterapkannya model STAD dalam pelajaran Bahasa Indonesia khususnya apresiasi puisi. Target yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah siswa tuntas minimal 70 % dengan didukung keaktifan yang meningkat. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada Semester 1tahun pelajaran 2012/2013 bulan Oktober dan November 2012. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-3 dengan jumlah 22. Rancangan penelitian disusun dua siklus dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Analisis data secara deskriptif dan statistik sederhana. Hasil penelitian Siklus I menunjukkan pembelajaran dengan model STAD dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar. Hasil dapat diketahui pada Siklus I ketuntasan meningkat dari 38,10 % menjadi 47,62 % dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 72,73% sedangkan rata-rata kelas yang pada Siklus I adalah 60,71 meningkat menjadi 72,75 pada Siklus II. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa model STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa sehingga dapat meningkatkan jumlah siswa yang tuntas pada kompetensi dasar apresiasi puisi yang disampaikan secara langsung/tidak langsung. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bahwa guru Bahasa Indonesia hendaknya menerapkan model STAD dalam pembelajaran sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menyesuaikan kompetensi dasaraya.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PERMAINAN DENGAN MEDIA SMART STICK MATERI BUDAYA DEMOKRASI KELAS XI-IS SMA MASEHI 1 PSAK SEMARANG Kristiani, Sri
Jurnal MANAJEMEN Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.697 KB)

Abstract

Pembelajaran mata pelajaran PKn masih searah sehingga mempengaruhi rendahnya aktivitas dan prestasi belajar siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka peneliti mencari solusi dengan tujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pembelajaran model Permainan dengan Media Smart Stick pada materi budaya demokrasi. Pada pembelajaran model permainan dengan media smart stick, siswa lebih banyak berperan melalui permainan dan diskusi. Penelitian dengan rancangan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus dan setiap siklus prosedur kegiatannya ada empat tahapan diawali dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Setting pelaksanaannya dilakukan pada semester 1 tahun pelajaran 2012/2013 bulan Septembrer sampai bulan November. Subyek penelitian siswa kelas XI-IS2 SMA Masehi 1 PSAK Semarang sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sedangkan analisa data secara deskriptif dan statistik sederhana. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan model permainan dengan media smart stick dapat meningkatkan keaktifan siswa mencapai 85% dan meningkat pula hasil ulangan siswa menjadi 84% yang memenuhi KKM dengan nilai rata-rata nilai ulangan mencapai 84,42.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2014 2014