cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
Published by Universitas Semarang
ISSN : 16939115     EISSN : 2580846X     DOI : 10.26623
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 20 No. 2 (2025): September" : 4 Documents clear
Rasio Tapioka : Tepung Tulang Ikan Mujahir (Oreochromis mossambicus) Terhadap Sifat Fisik, Kimia dan Organoleptik Kerupuk yang Dihasilkan Agusta, Gyan; Rahmiati, Retnani; Sigit, Bambang; Kejora
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 20 No. 2 (2025): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v20i2.12144

Abstract

Kerupuk adalah cemilan bertekstur kering, memiliki rasa yang enak dan renyah sehingga dapat membangkitkan selera makan dan disukai oleh semua lapisan masyarakat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan kandungan kalsium pada kerupuk adalah memanfaatkan tepung tulang ikan dalam bentuk produk kerupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi tapioka : tepung tulang ikan mujahir terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik kerupuk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yaitu rasio tapioka : tepung tulang ikan mujahir terdiri dari 4 perlakuan, yaitu P1 10% (80:10 g), P2 20% (70:20 g), P3 30% (60:30 g) dan P4 40% (50:40 g). Tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Variabel pengamatan meliputi uji daya serap minyak, daya kembang kerupuk, kadar air, kadar protein, kadar kalsium, organoleptik serta uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi tapioka : tepung tulang ikan mujahir memberikan pengaruh nyata terhadap sifat fisik. kimia dan organoleptik kerupuk yang dihasilkan. Rasio tapioka : tepung tulang ikan mujahir P2 20% (70:20 g) merupakan perlakuan dengan indeks efektivitas tertinggi dengan jumlah Nilai Hasil (NH) yaitu 0,943 yang memberikan nilai daya serap minyak 56%, daya kembang kerupuk 15,33%, kadar air 7,79%, kadar protein 4,94%, kadar kalsium 223,33 mg/100 g, organoleptik yang disukai panelis dengan nilai warna 3 (cukup suka), rasa 3 (cukup suka), aroma (suka) dan tekstur (cukup suka). Hasil penelitian menunjukkan tepung tulang ikan mujahir dapat digunakan sebagai subtitusi dalam pembuatan kerupuk.
Kualitas Sensori Keripik Bengkuang dengan Perendaman dalam Larutan Garam Nur Izzati, Ira Putri; Sari Mustika; Rahmi Holinesti; Ranggi Rahimul Insan
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 20 No. 2 (2025): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v20i2.12377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak konsentrasi larutan garam terhadap kualitas sensor bengkuang keripik (Pachyrhizus erosus) melalui penilaian warna, aroma, tekstur, dan rasa dengan menggunakan alat organoleptik (hedonik dan ranking). Perlakuan berupa tiga variasi konsentrasi larutan garam: 0,5% (X1), 1,0% (X2), dan 1,5% (X3). Hasilnya menunjukkan bahwa perlakuan X1 mendapatkan nilai rata-rata paling tinggi bagi parameter keseluruhan, yaitu warna (2,63), aroma (2,85), tekstur (2,59), dan rasa (2,64). Analisis ANAVA melaporkan perbedaan signifikan terhadap warna dan tekstur, tetapi tidak signifikan terhadap aroma dan rasa. Jadi, perendaman dalam larutan garam 0,5% adalah perlakuan optimal untuk menghasilkan keripik bengkuang dengan mutu sensori terbaik. (Pachyrhizus erosus). Besaran uji antara lain warna, aroma, tekstur, dan rasa dengan teknik organoleptik (hedonik dan ranking). Perlakuan berupa tiga kadar larutan garam: 0,5% (X1), 1,0% (X2), dan 1,5% (X3). Temuan penelitian menunjukkan bahwa perlakuan X1 menghasilkan warna keemasan kuning, kerenyahan, serta rasa gurih yang paling disukai panelis. Garam dengan konsentrasi tinggi meningkatkan kerenyahan, namun menurunkan nilai kesukaan terhadap rasa. Sehingga, konsentrasi garam 0,5% adalah perlakuan optimal dalam menghasilkan keripik bengkuang yang disukai konsumen.  
Analisis Efisiensi Waktu Pada Produksi Bakmi Kering di CV Sundoro Indonesia Berdasarkan Kesesuaian Waktu Proses Aktual dengan Standar Operasional Prosedure (SOP) Febriani, Mazaya Adlina; Juwitaningtyas, Titisari
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 20 No. 2 (2025): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v20i2.12385

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di CV Sundoro Indonesia, sebuah perusahaan yang memproduksi bakmi kering instan khas Yogyakarta. Permasalahan yang dianalisis adalah ketidaksesuaian antara waktu proses produksi aktual dengan Standar Operational Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan perusahaan. Ketidaksesuaian tersebut mengakibatkan efisiensi waktu produksi tidak tercapai secara optimal, serta memengaruhi pencapaian kapasitas  produksi harian. Metode pemecahan masalah dilakukan melalui observasi langsung, pencatatan waktu aktual pada setiap tahapan produksi, serta perbandingan dengan waktu standar dalam SOP. Selain itu, dilakukan analisis akar penyebab masalah menggunakan diagram fishbone untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab ketidakefisienan, seperti aspek sumber daya manusia, metode kerja, mesin, dan lingkungan kerja. Hasil analisis menunjukkan adanya selisih waktu yang cukup signifikan pada beberapa proses. Proses pengukusan lebih lama 11 menit dari standar, penguraian lebih lama 6 menit, pendinginan 3 menit, dan pencetakan 6 menit. Sementara itu, penggilingan lebih cepat 10 menit dari SOP. Selisih waktu ini menyebabkan jumlah batch yang diproduksi dalam satu hari belum dapat mencapai kapasitas optimal. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa deviasi waktu proses menjadi penyebab utama rendahnya efisiensi dan output produksi harian. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa temuan langsung dari lapangan mengenai pelaksanaan SOP waktu pada industri pangan skala menengah yang dapat dijadikan dasar evaluasi dan perbaikan sistem kerja yang lebih efisien.
Sifat Fisikokimia Produk Bakso Tempe dengan Substitusi Ikan Kembung (Rastrelliger sp.) untuk Strategi Pencegahan Stunting Novianingrum, Milka Putri; Dewi, Lusiawati
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 20 No. 2 (2025): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v20i2.12768

Abstract

This study aims to analyze the physicochemical properties of tempe meatball products with the substitution of mackerel (Rastrelliger sp.) as a stunting prevention strategy. Tempe meatballs were substituted with four different levels of mackerel concentration (0 g, 17,2 g, 25,8 g, and 34,4 g) using a one-factor Complete Random Design (RAL) with three replicates. The analysis includes physical (hardness, cohesiveness, gumminess) and chemical (moisture content, ash, fat, protein, carbohydrates, dietary fiber, and free fatty acids). The results showed that the increase in mackerel substitution significantly increased protein content by 23.13% at the best treatment (34.4 g substitution) and improved the physical quality of meatballs. All relevant test parameters have complied with SNI 7266:2017 standards. Thus, mackerel substitution tempe meatballs have the potential to become a highly nutritious functional food to support stunting prevention programs while increasing the added value of local food products.

Page 1 of 1 | Total Record : 4