cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Akta Kimia Indonesia
ISSN : 18584586     EISSN : 25493736     DOI : -
Core Subject : Science,
Akta Kimia Indoneisa publishes peer-reviewed open access articles in all areas of chemistry, including: Analytical Chemistry Physical Chemistry Organic Chemistry Inorganic Chemistry Biological Chemistry To submit an article, you need to register first. Please click register in the menus above.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021)" : 7 Documents clear
Pembuatan Sensor Methanil Yellow Tipe Kawat Terlapis Berbasis Kitosan menggunakan Dioktil Sebakat (DOS) sebagai Plasticizer Dewi Umaningrum
Akta Kimia Indonesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25493736.v5i2.7829

Abstract

Pembuatan sensor methanil yellow tipe kawat terlapis berbasis kitosan telah dilakukan dengan menggunakan dioktil sebakat (DOS) sebagai plasticizer. Tujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi campuran membran optimum dan waktu perendaman optimum. Variasi komposisi campuran membran yang digunakan adalah kitosan:PVC:DOS = 3:34:62 (komposisi 1), 3:35:62 (komposisi 2), 4:34:62 (komposisi 3), 4:35:61 (komposisi 4), 5:33:62 (komposisi 5), 5:34:62 (komposisi 6), 5:35:60 (komposisi 7) dilarutkan dalam pelarut THF (1:3). Waktu perendaman membran dilakukan pada rentang waktu 10 - 80 menit. Hasil penelitian menunjukkan komposisi campuran membran optimum yang pada komposisi membran (3) 4:34:62 pada waktu perendaman optimum pada 30 menit
Studi Interaksi Materi Elektron Al2O3 dengan Simulasi Monte Carlo dan wet-STEM Electron Tomography Rahmat Firman Septiyanto; Isriyanti Affifah
Akta Kimia Indonesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25493736.v6i1.9050

Abstract

Materials science and biology are both fields that require a three-dimensional (3D) structure characterization method. Tomography is an efficient tool for analyzing the three-dimensional structure of a material. The principle is based on the acquisition of a series of projected images at different tilt angles, and on the calculation of the three-dimensional (3D) volume reconstruction (tomogram) using a special algorithm. Various studies have been developed to perform electron tomography in Environmental Scanning Electron Microscopy (ESEM), which provides access to the observation of hydrated samples in an aquatic environment. In this study we present the feasibility of tomography on wet materials, namely Al2O3 compounds by simulating electron material interactions. From these simulations, we determine the optimum detectable thickness of water in the wet material which is calculated by Monte Carlo simulation.Keyword : Al2O3, Tomography, Monte Carlo Simulation, wet-STEM
STUDI BIOAKUMULASI LOGAM CROM (Cr), SENG (Zn) DAN NIKEL (Ni) PADA TANAMAN OBAT BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten) Steenis.) Prima Endang Susilowati
Akta Kimia Indonesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25493736.v6i1.7850

Abstract

Penggunaan obat tradisional berbahan dasar tanaman obat saat ini telah berkembang pesat. Pemanfaatan tanaman obat mengalami peningkatan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi obat dari bahan baku tanaman obat, karena asumsi bahwa obat yang berasal dari tanaman lebih aman dan efek sampingnya jauh lebih kecil dibandingkan obat sintetik. Tanaman memiliki kemampuan mengakumulasi logam berat yang terdapat pada tempat tumbuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi logam berat Cr, Zn dan Ni terhadap pertumbuhan dan akumulasi logam pada tanaman. Penelitian diawali dengan pembibitan tanaman obat binahong kemudian ditumbuhkan pada media tanah yang mengandung logam berat dengan variasi konsentrasi serta tanpa penambahan logam berat (kontrol). Kandungan logam berat dianalisis menggunakan metode Spektroskopi Serapan Atom (SSA). Akumulasi logam pada tanaman binahong diketahui melalui nilai Faktor Bioakumulasi dan Faktor Translokasi. Penambahan konsentrasi logam Cr, Zn, Ni mempengaruhi pertumbuhan tanaman ditunjukkan dengan penurunan rata-rata jumlah daun tanaman. Tanaman binahong merupakan akumulator Cr, Zn dan Ni dengan nilai BAF > 1. Kemampuan translokasi logam Cr dengan nilai TF antara 0,202-0,427 pada batang dan 0,628-0,699 pada daun. Kemampuan translokasi logam Zn dengan nilai TF antara 0,812-1,233 pada batang dan 0,612-0,693 pada daun. Kemampuan translokasi logam Ni dengan nilai TF pada bagian akar 1; 0.40-0.49 pada batang dan 0.53-0.6 pada daun.
SrTiO3 Nanokubus: Sintesis, Kontrol Morfologi dan Sifat Termoelektrik (Tinjauan) Yulia Eka Putri; Ratesha Najela; Nova Andriani; Diana Vanda Wellia
Akta Kimia Indonesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25493736.v6i1.9167

Abstract

Thermoelectrics (TE), enabling the conversion of heat energy into electricity directly, provide the opportunity as alternative energy for conventional power generator with high efficiency. To date, bulk SrTiO3 nanocubes is the most promising oxide-based TE materials candidate. The nanoarchitecture of 3-dimensional SrTiO3 nanocubes (3D-STO) is the main target in realizing high performance TE materials with high ZT value comparable to commercially available telluride-based compound. The proper synthesis method is needed to form SrTiO3 with uniform nano-sized cubic particles. Liquid synthesis technique namely hydrothermal and solvothermal, succeeded in forming 20 nm of SrTiO3 nanocubes with high crystallinity and homogeneous morphology
EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI SALEP DARI GETAH BONGGOL PISANG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Lilis Rosmainar
Akta Kimia Indonesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25493736.v6i1.7879

Abstract

Getah pisang mengandung beberapa senyawa yang dapat menjadi obat luka, antiradang, dan antibiotik alami seperti senyawa turunan keton seperti muskin dan tetrasiklin. Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif berbentuk cocus yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis ekstrak bonggol pisang dari pisang ambon dan kepok dengan konsentrasi 20% dan 25% dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus. Berdasarkan data dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil ekstraksi dari bonggol buah pisang ambon (Musa paradisiaca L.var. Sapientum) 70,03g (14%) dan ekstrak dari bonggol buah pisang kapok (Musa acuminata × balbisiana) 68,90g (13,78%). Formulasi salep yang berasal dari ekstrak getah dari bonggol pisang ambon dan kepok menggunakan bahan basis salep yang berlemak yaitu campuran antara vaselin album (yang merupakan dasar dari salep hidrokarbon) dan adeps lanae (yang merupakan dasar dari salep absorpsi) sehingga menghasilkan suatu sediaan salep yang telah memenuhi standar salep. Salep dibuat dengan variasi konsentrasi F1 (Ambon 20%), F2 (Ambon 25%), F3 (Kepok 20%), dan F4 (Kepok 25%). Uji pH menghasilkan pH F1 4,52 dan F2 4,48, Viskositas F1 15400 cp dan F2 15400 cp, uji daya sebar bobot batu timbang 50g F1 4,9 cm, F2 4,5 cm dan bobot batu timbang F1 7,0 cm, F2 7,1 . Pada uji antimikroba, salep dari ekstrak getah bonggol pisang ambon efektif dalam memberi hambatan pertumbuhan baketri Staphylococcus aureus. Sedangkan pada  salep ekstrak getah bonggol pisang kepok menunjukkan hasil pengujian  pH F3.3,00, F4. 3,05, Uji Viskositas F3. 14500cp, F4.14300cp, uji daya sebar bobot batu timbang 50g F3. 4,4cm, F4. 4,8cm, bobot batu timbang 100 g F3. 7,0cm F4. 6,9 cm. Pada uji antinbakteri Staphylococcus aureus salep getah bonggol pisang kepok efektif menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Berdasarkan data yang ada, disimpulkan bahwa salep dari ekstrak bonggol buah pisang ambon dan kepok dapat digunakan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Study of Reaction Conditions for the Synthesis of Methyl Oleic from Used Cooking Oil Nasriadi Dali Wela; Arniah Dali Wela
Akta Kimia Indonesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25493736.v6i1.8106

Abstract

Abstrak Penelitian tentang studi kondisi reaksi sintesis metil oleat dari minyak jelantah telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menurunkan kadar asam lemak bebas (ALB) minyak jelantah dengan menggunakan adsorben arang aktif biji alpukat; (2) menentukan kondisi optimum reaksi sintesis metil oleat dari minyak jelantah; (3) menentukan kualitas metil oleat; (4) mengkarakterisasi metil oleat dengan FTIR. Metil oleat diperoleh melalui dua tahap, yaitu tahap pemurnian dan sintesis. Pada tahap pemurnian, 150 mL minyak jelantah diadsorpsi dengan (2, 4, 6, 8, dan 10) g arang aktif biji alpukat selama 2 jam pada suhu 70oC. Hasil pemurnian menunjukkan bahwa arang aktif biji alpukat dapat menurunkan kadar ALB minyak jelantah sebesar 93,79% (b/b). Pada tahap sintesis, metil oleat disintesis dengan menggunakan perbandingan mol (triolein : metanol) (1 : 3), (1 : 6), dan (1 : 9), serta konsentrasi NaOH (1, 8, dan 16) % (b/b) dari berat minyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum reaksi sintesis metil oleat dari minyak jelantah dengan rendemen tertinggi (84,32% b/b) adalah rasio mol (triolein : metanol) (1 : 9) dengan konsentrasi NaOH 1% (b/b). Kualitas metil oleat yang dihasilkan memenuhi syarat sebagai biodiesel menurut SNI 04-7182-2015 dengan nilai bilangan iodin 4,44 g I2/sampel, angka penyabunan 114,44 mg KOH/g sampel, angka setana 82,96, kadar air 0,03% (b/b), dan bilangan asam 0,71 mg KOH/g sampel. Hasil karakterisasi metil oleat dengan FTIR menunjukkan bahwa metil oleat memiliki tipe serapan gugus fungsi yang khas dari senyawa ester asam lemak tak jenuh.Abstract Research on the study of the reaction conditions for the synthesis of methyl oleic from used cooking oil has been carried out. This study aims to: (1) reduce levels of free fatty acids (FFA) used cooking oil using activated charcoal adsorbent avocado seed; (2) determining the optimum conditions for the synthesis of methyl oleic from used cooking oil; (3) determining the quality of methyl oleic; (4) characterized methyl oleic by FTIR. Methyl oleic was obtained in two stages, namely the purification and synthesis stages. In the purification stage, 150 mL of used cooking oil was adsorbed with (2, 4, 6, 8, and 10) g of avocado seed activated charcoal for 2 hours at 70oC. The purification results showed that the avocado seed activated charcoal could reduce the FFA content of used cooking oil by 93.79% (w/w). In the synthesis stage, methyl oleic was synthesized using the mol ratio (triolein : methanol) (1 : 3), (1 : 6), and (1 : 9), as well as the concentration of NaOH (1, 8, and 16)% (w/w) by weight of oil. The results showed that the optimum condition for the synthesis of methyl oleic from used cooking oil with the highest yield (84.32% w/w) was the mol ratio (triolein : methanol) (1 : 9) with a concentration of NaOH 1% (w/w). The quality of the resulting methyl oleic meets the requirements as biodiesel according to INS 04-7182-2015 with an iodine number value of 4.44 g I2/sample, saponification number of 114.44 mg KOH/g sample, cetane number of 82.96, water content of 0.03% (w/w), and the acid number of 0.71 mg KOH/g sample. The results of characterization of methyl oleic by FTIR showed that methyl oleic had a typical functional group absorption type of unsaturated fatty acid esters.
ANALISIS TINGKAT PENCEMARAN GAS CO, NO2, DAN SO2 PADA DAERAH BATU MERAH KOTA AMBON Yusthinus Thobias Male
Akta Kimia Indonesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25493736.v6i1.8473

Abstract

Batu Merah Village is one of the villages in Ambon City which has the largest population and also the main route of transportation access to Ambon City so that the traffic density triggers smoke pollution. This research was conducted to determine the concentration of gas CO, NO2 and SO2 on Batu Merah Village. The results of this study indicate that the level of NO2 and SO2 gas is still below the quality standard, while the CO gas pollution level has exceeded the quality standard based on the Regulation of the State Minister of the Environment No. 12 of 2010.

Page 1 of 1 | Total Record : 7