cover
Contact Name
Y.B. Agung Prasaja
Contact Email
jurnalparafrase@untag-sby.ac.id
Phone
+6281331550744
Journal Mail Official
jurnalparafrase@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan
ISSN : 14126206     EISSN : 25805886     DOI : https://doi.org/10.30996/parafrase.v23i1
Parafrase: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan is an international scientific journal which is devoted to social and humanity studies. Parafrase: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan is a double blind peer-reviewed international journal published online and in printed form. Parafrase: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan publishes original, previously unpublished research and opinion papers written in English. Paper topics include the following: Literature, Language, History, Philosophy, Arts, Cultural studies, and Anthropology.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 02 (2014)" : 8 Documents clear
STRUKTUR BAGIAN PEMBAHASAN (DISCUSSION SECTION) PADA ARTIKEL PENELITIAN DALAM BAHASA INGGRIS NK Mirahayuni
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 14 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.618 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v14i02.424

Abstract

ABSTRACT. This article reports analysis on the Discussion sections of English research articles published in international journals. The purpose of the analysis is to explore the elements of generic structure contributing to the success of the native English writers in getting their research reports recognised in the international discourse community through international publication. The study adopts Swales’ (1990) 8-move Model of the Discussion section and involved twenty (20) research articles. The result shows that the texts display the Discussion sections, with variation in their combination with the Result section and the Conclusion section. More importantly, the result also shows that the Discussion sections of the articles under investigation uniformly show the eight functional moves. The findings are expected to enlighten non-native English research article writers of formal and functional features of English research articles. Keywords: English research articles, generic structure, discussion sections, Swales’s 8-move model
A DECONSTRUCTIVE READING IN LEROY JONES’ THE DUTCHMAN Pioro Benevolent Lariesto; Tri Pramesti
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 14 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.282 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v14i02.429

Abstract

Abstract. Makalah ini membahas studi tentang ambivalensi (ambivalence) dan undecidability dalam oposisi biner (the binary oppositions) dalam drama karya LeRoy Jones berjudul The Dutchman. Studi didasarkan atas teori dekonstruksi Derrida, dengan tujuan melakukan analisis kritis terhadap drama tersebut melalui pendekatan ekstrinsik. Permasalahan dalam studi ini dijawab dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian terhadap oposisi biner menunjukkan bahwa setiap oposisi biner memiliki ambivalensi. Ambivalensi kemudian menjadi ciri undecidability pada teks. Simpulan pada studi ini adalah bahwa teks terbukti menunjukkan undecidability dan memiliki ideologi ‘superioritas kulit putih.’  Keywords: binary opposition, ambivalence, undecidability, ideology. 
WOMEN’S DEVIATION IN MORALITY AND SENSUALITY IN D. H. LAWRENCE’S LADY CHATTERLEY’S LOVERS Part 2 Herien Wahyuningtyas; Djoko Ardhityawan
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 14 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.28 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v14i02.425

Abstract

Abstract. This paper is the second part of two articles that report the study of women’s deviation in morality and sensuality in D.H. Lawrence’s Lady Chatterley’s Lovers (the first part was published in Parafrase, vol. 14, No. 01, February 2014). Two problems are discussed in this study: (1) the kinds of deviation of the women’s character in Lady Chatterley's Lovers by D. H. Lawrence, and (2) the reasons for the deviations in women’s role to happen. The method employed in this study is library research that attempts at tracing the sources of information which are relevant to the study. The theoretical framework of the studies are: literary theory of character, literary theory of morality and ethical framework, literary theory of sensuality, literary theory of conflict and literary theory of deviation. The result of the study shows some kinds of deviation on the female characters, including juvenile delinquency, cheating, adultery, marital and family maladjustment, role problem, discrimination against minority group, bootlicking, bullying, gossiping, and alcoholism. The reasons for the deviation to happen include the immature personality and conflict with the society due to their unreadiness with the massive revolution in England. Keywords: character analysis, women’s deviation, morality, sensuality
THE APPLICATION OF PROJECT-BASED LEARNING (PBL) IN EMPOWERING ENGLISH PERFORMANCE AND BASIC ENTREPRENEURSHIP Theresia Widihartanti
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 14 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.011 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v14i02.430

Abstract

ABSTRAK. Tujuan dari pembuatan purwarupa miniatur kapal sebagai bentuk penerapan Project-Based Learning (PBL) adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa secara menyeluruh. Mahasiswa semester satu jurusan Perkapalan tertantang untuk membuat sebuah purwarupa miniatur kapal yang mengkombinasikan pengetahuan dasar desain pembuatan badan kapal, 4 keahlian bahasa, dan pengetahuan dasar kewirausahaan sehingga mereka dapat memaksimalkan kemampuan-kemampuan tersebut secara seimbang. Bagaimana para mahasiswa tersebut meningkatkan kemampuan bahasa Inggris yang memperkuat kemandirian belajar dan pemahaman dasar-dasar kewirausahaan? PBL sebagai salah satu metode pembelajaran diterapkan dalam peneliatian ini dan hasil pembelajaran tersebut adalah penilaian dari hasil penulisan laporan akhir, presentasi, kesimpulan, dan purwarupa miniatur kapal yang dibuat. PBL sangat penting untuk mempertajam kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Inggris. Pembimbingan melalui on-line, pengamatan dalam pembuatan laporan dan purwarupa miniatur kapal dan kolom penilaian diterapkan dalam proses pembelajaran PBL ini. Hasil akhir penelitian menunjukkan pemahaman teori pembuatan desain badan kapal, pemahaman penulisan laporan secara benar, kemampuan berbahasa Inggris yang baik, dan pemahaman dasar-dasar kewirausahaan. Elemen-elemen tersebut diterapkan secara bertahap dan berkesinambungan sehingga PBL dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa semester satu jurusan Perkapalan Fakultas Teknik universitas Hang Tuah, Surabaya dalam empat keahlian berbahasa Inggris.     Keywords: miniatur kapal, PBL, 4 keahlian berbahasa
TRANSLATING ENGLISH NOUN PHRASES INTO INDONESIAN: TRANSLATION STRATEGIES FOR NON-EQUIVALENCE Novi Santa Monika; Susie Chrismalia Garnida
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 14 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.411 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v14i02.426

Abstract

Abstrak. Makalah ini membahas penelitian tentang masalah ketaksepadanan dalam penerjemahan frasa nomina berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, dan strategi penerjemahan untuk mengatasai ketaksepadanan. Penelitian difokuskan kepada tiga jenis konstruksi frasa nomina berbahasa Inggris: pre-headed modifier + head, head + post-headed modifier, and pre-headed modifier + head + post-headed modifier. Data penelitian diambil dari novel dwibahasa karangan Sophie Kinsella yang berjudul I’ve Got Your Number. Penelitian menggunakan ancangan kualitatif deskriptif terhadap 30 frasa nomina yang diseleksi dari 30 kalimat dari novel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan ada tujuh (7) strategi penerjemahan yang digunakan untuk mengatasi masalah ketaksepadanan: (1) penerjemahan dengan kata yang lebih netral (translation by more neutral/less expressive words), (2) dengan substitusi budaya (by cultural substitution), (3) dengan parafrasa menggunakan kata yang berhubungan (by paraphrase using both related) atau (4) tak berhubungan (unrelated words), (5) dengan penghapusan (by omission), (6) dengan penjelasan tambahan (by adding explanation), dan  (7) penerjemahan idiom dengan parafrasa (translating idioms by paraphrase). Juga ditemukan bahwa strategi keempat yang terbanyak digunakan, yang mungkin terjadi karena banyak frasa nomina berbahasa Inggris tidak memiliki pengungkapan yang serupa dalam bahasa Indonesia, baik secara leksikal maupun struktural. Keywords: non-equivalence, translation strategies, translation of noun phrases
REPRESENTASI DUNIA NYATA DALAM DONGENG NEZUMI NO YOMEIRI Novi Andari; Cuk Yuana
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 14 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.376 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v14i02.431

Abstract

Abstract. This paper reports a mimetic approach to a Japanese fairy tale (mukashi banashi)  entitled ‘Nezumi no yomeiri.’ Mimetic approach to literary criticism assumes that a work of literature is an image of nature or description of the world and human life in the universe. Its proponents, Plato and Aristotle, proposed that literary works were copies of the authors’ ideas, while the ideas themselves were copies from realities of human life itself.  Fairy tales are one type of literary work, which has originally been orally transmitted through generation. The question of the study is to what extent the fairy tale represents real world and universe. The study found that the animal characters (mouses) in the tale are presented to have human characteristics, think and act like human, and hold human values and morals. The study may give more insights to the function of literary works in real life. Keywords: mimetic approach, Japanese fairy tales
A STUDY OF AMBITION THROUGH ELEMENTS OF SETTING AND CHARACTER IN THOMAS HARDY’S THE RETURN OF THE NATIVE Franciscus Andi Hermawan Rudyanto; Y.B Agung Prasaja
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 14 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.055 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v14i02.427

Abstract

Abstract. Makalah ini membahas studi tentang ambisi Clym Yeobright dalam karya Thomas Hardy berjudul The Return of the Native. Tujuan penelitian adalah menganalisis apa penyebab timbulnya ambisi, usaha untuk mencapainya dan akibat dari ambisi Clym. Penelitian dilakukan dengan pendekatan intrinsik terhadap unsur karya sastra, yaitu plot, karakter dan latar. Metode kualitatif deskriptif diterapkan dalam analisis untuk mencari jawaban atas permasalahan ambisi Clym. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambisi Clym untuk menjadi pengajar dan mendirikan sekolah bagi orang-orang miskin dipengaruhi oleh kondisi Egdon Heath. Usaha keras untuk mewujudkan ambisinya mendapatkan berbagai rintangan, bahkan ia harus kehilangan istri dan ibunya. Gantinya menjadi pengajar, Clym kemudian menjadi pengkhotbah.Hasil penelitian ini diharapkan menambah wawasan tentang tema kehidupan yang digambarkan melalui karya sastra. Keywords: Literary analysis, intrinsic approach, thematic analysis
EXPRESSIONS OF LEADERSHIP IN J.C. MAXWELL’S THE 360º LEADER Ayu Citra Irnanda; N.K Mirahayuni
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 14 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.485 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v14i02.428

Abstract

Abstract. Artikel ini membahas studi tentang kohesi leksikal konsep ‘leadership’ dalam teks non-fiksi John C. Maxwell berjudul The 360° Leader. Studi ini meneliti berbagai ungkapan leksikal dari konsep ‘leadership’ yang membangun koherensi. Analisis kohesi leksikal menunjukkan bagaimana efek kohesif dicapai melalui pilihan kosakata. Penelitian deskriptif kualitatif ini didasarkan konsep kohesi (Halliday dan Hasan, 1976),  yang membagi kohesi leksikal menjadi dua bagian besar: reiterasi dan kolokasi. Selanjutnya reiterasi dibagi atas: perulangan, sinonim, antonim, hiponim dan kata umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ‘leadership’ diungkapkan setidaknya dalam enam (6) jenis hubungan kohesi leksikal: perulangan (repetisi penuh dan sebagian), sinonim, antonim, hiponim, kata umum dan kolokasi.  Studi ini juga menemukan bahwa perulangan sebagian menunjuk kepada tokoh (sosok) dan tindakan seorang ‘leader’; sinonim menunjuk kepada tindakan ‘leader’; antonim mengacu kepada tantangan dan kesulitan dan jenis ‘leader’ yang buruk; kata umum mengacu kepada unsur ‘leader’, sementara kolokasi menunjuk kepada karakteristik, tindakan, tantangan dan kesulitan dalam ‘leadership’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks dipilih dan diorganisasikan secara seksama untuk menyatakan konsep dan pesan teks dan bagaimana konsep ini dikembangkan ke dalam topik-topik yang relevan. Keywords: lexical cohesion, cohesive devices, non-fictional text

Page 1 of 1 | Total Record : 8