cover
Contact Name
Ni Wayan Sartini
Contact Email
etno@journal.unair.ac.id
Phone
+628123034605
Journal Mail Official
etno@journal.unair.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Budaya Kampus B UNAIR Jl. Dharmawangsa Dalam Surabaya-60286
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ETNOLINGUAL
Published by Universitas Airlangga
ISSN : -     EISSN : 25800280     DOI : https://doi.org/10.20473/etno.v3i2.14640
Etnolingual is a journal that is focused on highlighting the links between language and culture of all societies in the world. Without limiting the topic of study in terms of culture only, other linguistic studies such as; First, Second and Foreign Language Teaching and Acquisition, Language Planning, Translation, Clinical Linguistics, Pragmatics and pure linguistic studies, are also accepted.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2020): ETNOLINGUAL" : 5 Documents clear
PANDANGAN FEMINISME DALAM LAGU DEAR FUTURE HUSBAND OLEH MEGHAN TRAINOR Rifdah Ayu Fajri; Angkita Wasito Kirana
ETNOLINGUAL Vol. 4 No. 2 (2020): ETNOLINGUAL
Publisher : Department of Master of Linguistic, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/etno.v4i2.23129

Abstract

AbstractThis paper aims to examine the application of the concept of feminism at the level of the American family through the analysis of a song entitled Dear Future Husband, sung by Meghan Trainor, an American singer. In analyzing this phenomenon the author uses the concept of feminism which is promoted by Kate Millett (1970) and mimetic approach. From the results of this study, it is found that in this song, the concept of feminism is still not fully applied in the family sphere. This is because women, as the subject of feminist understanding, still do not fully want this concept for themselves. Keywords: feminism, family, Meghan Traynor, America AbstrakMakalah ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi konsep feminisme dalam tataran keluarga Amerika melalui analisa diskursi lagu berjudul Dear Future Husband yang dinyanyikan oleh Meghan Trainor, seorang penyanyi berkebangsaan Amerika. Dalam menganalisa fenomena ini penulis menggunakan konsep feminisme yang diusung oleh Kate Millett (1970) dan pendekatan mimetik. Dari hasil penelitian ini, didapat bahwa pada pada lagu ini, konsep feminisme masih belum sepenuhnya diaplikasikan dalam lingkup keluarga. Hal ini dikarenakan perempuan, sebagai subyek dari paham feminis masih belum sepenuhnya menginginkan konsep tersebut bagi dirinya sendiri. Kata kunci : feminisme, keluarga, , Meghan Traynor, Amerika
RESEARCH PUBLICATIONS IN LANGUAGE MAINTENANCE: AN OVERVIEW OF SCOPUS DATA IN 2009-2018 Celya Intan Kharisma Putri
ETNOLINGUAL Vol. 4 No. 2 (2020): ETNOLINGUAL
Publisher : Department of Master of Linguistic, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/etno.v4i2.23548

Abstract

AbstractThis study used bibliometric analysis to investigate the study of language maintenance over a ten-year window to find out major publication trends in sociolinguistics and provide a systematic overview of the field in general. The report covers the number of published papers, numbers of citations, and the journal impact factor. In view of keywords, citation and reference data obtained from Scopus journal, this investigation performed three sorts of bibliometric evaluations to distinguish the prominent scientific papers, research institutions, authors, number of citations, geographic areas, and topic of research that have been exceptionally compelling in the field of sociolinguistics, especially about language maintenance over the last decade. Results show that the total 1399 publications related to language maintenance experienced a sharp increase in 2013 and 2015. Additionally, there was no significant relationship between the number of authors in a highly cited article and its number of citations. This paper will help researchers, students, and academicians who are interested in sociolinguistics filed. The findings offer information based on a bibliometric report about the present state of the literature and suggest a change in publication trends regarding the literature on the language maintenance and shift.Keywords: bibliometric analysis, language maintenance, sociolinguistics bibliometric, Scopus, SSCI. AbstrakPenelitian ini menggunakan analisis bibliometri untuk mengeksplorasi studi tentang pemeliharaan bahasa selama sepuluh tahun yang bertujuan untuk melihat tren publikasi utama dalam sosiolinguistik dan memberikan gambaran sistematis terkait bidang tersebut secara umum. Laporan data dalam artikel ini mencakup jumlah makalah yang diterbitkan, jumlah kutipan, dan faktor dampak jurnal. Berdasarkan kata kunci, sitasi dan data referensi yang diperoleh dari jurnal terindeks Scopus, penelitian ini memaparkan tiga macam evaluasi bibliometri untuk membedakan karya ilmiah terkemuka, lembaga penelitian, penulis, jumlah sitasi, wilayah geografis, dan topik penelitian yang menarik di bidang sosiolinguistik, terutama tentang pemeliharaan bahasa selama satu dekade terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1399 publikasi yang berkaitan dengan pemeliharaan bahasa mengalami peningkatan tajam pada tahun 2013 dan 2015. Selain itu, tidak ada hubungan yang signifikan antara jumlah penulis dalam artikel yang sangat banyak dikutip dan jumlah kutipannya. Artikel ini akan membantu peneliti, mahasiswa, dan akademisi yang berminat dalam bidang sosiolinguistik. Hasil penelitian memberikan informasi berdasarkan laporan bibliometri tentang keadaan literatur saat ini dan menunjukkan perubahan tren publikasi terkait literatur tentang pemeliharaan dan pergeseran bahasa.Kata kunci: analisis bibliometri, bibliometrik sosiolinguistik, pemeliharaan bahasa, Scopus, SSCI.
Makna Budaya Wacana Ritual Saulak pada Masyarakat Kampung Mandar Kabupaten Banyuwangi: Kajian Etnolinguistik Wahyu Sekti Wijaya; Ni Wayan Sartini
ETNOLINGUAL Vol. 4 No. 2 (2020): ETNOLINGUAL
Publisher : Department of Master of Linguistic, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/etno.v4i2.22830

Abstract

Penelitian ini berjudul “Makna Budaya Wacana Ritual Saulak pada Masyarakat Kampung Mandar Kabupaten Banyuwangi: Kajian Etnolinguistik” bertujuan untuk mendeskripsikan makna budaya yang terdapat dalam wacana ritual Saulak. Penelitian dilakukan di Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat etnografi dengan metode pengumpulan data (1) observasi non partisipasi; (2) wawancara dibantu dengan teknik catat dan rekam. Wawancara dilakukan dengan bantuan narasumber ahli seperti passili yang merupakan pemimpin ritual Saulak. Analisis dilakukan pada tataran leksikal dari kode yang terdapat dalam wacana ritual Saulak, baru kemudian dihubungkan atau dikaitkan dengan makna budaya yang berlaku.Kode dalam penelitian ini adalah nama-nama sesaji serta mantra ritual Saulak.Analisis terhadap nama-nama sesaji dilakukan untuk melihat keterkaitkan antara kode tersebut dengan mantra dan makna budaya.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wacana ritual Saulak ini mengandung makna budaya dan filosofi hidup masyarakat Mandar.Makna budaya tersebut adalah permohonan perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui perantara leluhur atau nenek moyang.Selain itu ditemukan pula adanya bentuk pemertahanan bahasa Mandar melalui mantra yang terdapat dalam ritual Saulak yang menjadi identitas khas suku Mandar, yang membedakannya dengan suku lainnya di Banyuwangi.Kata kunci : Kampung Mandar Banyuwangi, makna budaya, ritual Saulak, wacana ritual.
VARIASI BAHASA DALAM INTERAKSI BARISTA COFFEE SHOP DI KECAMATAN GUBENG KOTA SURABAYA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Fahmi Arizki Imelda; Ni Wayan Sartini
ETNOLINGUAL Vol. 4 No. 2 (2020): ETNOLINGUAL
Publisher : Department of Master of Linguistic, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/etno.v4i2.25483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa yang digunakan barista coffee shop yang ada di Kecamatan Gubeng Kota Surabaya serta menjelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pemakaian variasi bahasa dalam komunikasinya. Penelitian ini adalah penelitian deskripstif kualitatif dengan mengumpulkan data berupa kata-kata yang menyangkut adanya variasi bahasa sesuai data yang ada di lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni menggunakan sistem simak, rekam, dan catat berupa tuturan percakapan antara barista coffee shop yang melayani pembelinya. Lokasi penelitian yang diteliti ialah sepuluh coffee shop yang ada di Kecamatan Gubeng Kota Surabaya. Sesuai dengan hasil yang didapat dari lapangan, variasi bahasa yang digunakan oleh barista dan pembelinya pada saat di coffee shop yakni menggunakan bahasa informal. Seringnya penggunaan bahasa informal pada saat melakukan pelayanan di coffee shop dikarenakan banyaknya pengunjung dari kalangan remaja yang datang ke coffee shop untuk berkumpul bersama teman-temannya. Dalam komunikasi yang terjadi di coffee shop terdapat adanya bahasa campuran yang menjadi ciri dari variasi bahasa yang ada di coffee shop. Bahasa campuran yang terjadi di coffee shop yakni adanya bahasa Inggris dengan bahasa Indonesia, bahasa Inggris dengan bahasa Jawa, bahasa Jawa dengan bahasa Indonesia, penutur dan mitra tutur yang keduanya menggunakan menggunakan bahasa Jawa, dan bahasa Slang. Adanya bentuk variasi bahasa yang terjadi di coffee shop dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni faktor usia, faktor keakraban, faktor jenis kelamin, dan faktor situasional       Kata kunci : barista, coffee shop, informal, sosiolinguistik, variasi bahasa
AN ANALYSIS OF SYNTAX ERRORS IN DESCRIPTIVE ESSAYS Farah Zulfiah
ETNOLINGUAL Vol. 4 No. 2 (2020): ETNOLINGUAL
Publisher : Department of Master of Linguistic, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/etno.v4i2.33966

Abstract

This research was conducted to analyze the syntax error. The object of this research is a descriptive essay for English education students batch 2019 which was made during the second semester. The author's aim in this study is to analyze the existence of syntax errors and the types of errors in writing descriptive essays. In this study, the author uses a qualitative descriptive method. The results of the research in the findings and discussion section stated that the descriptive essays of English education students in class 2019 stated that there were a number of syntax errors. In the finding section, the writer found eleven types of syntax error sentences in three student descriptive essays. From eleven example sentences, the writer finds the location of errors in the structure of phrases, clauses, and sentences. And from the three error syntax areas, two types of syntax errors were found by students, there are omission and addition. The most syntax errors are phrase structure errors in omission and the smallest is clause errors in the ‘Wh’ question. Many sentence errors in omission because incorrect because there is no verb in the clause. Each clause needs a subject and a verb. In some cases, the best verb to use is a simple is or was (or some other form of the verb to be).                                                                                                 Keywords: error analysis, syntax error, descriptive essay.

Page 1 of 1 | Total Record : 5