cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017)" : 80 Documents clear
The Professionalism Apparatus In Implementing The Technical Laboratory Unit Routine Maintenance Construction and Public Works Department East Kutai Regency Atine Rustinawati Marsuq
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.078 KB)

Abstract

The aim of this study is to (1) determine Professionalism In UPT Laboratory Apparatus Construction and Routine Maintenance Unit Public Works Department of East Kutai. (2) to determine the factors that influence the professionalism of the UPT Laboratory Apparatus construction and routine maintenance unit of the Public Works Department of East Kutai. The method used is approach qualitative by Type phenomenological study collecting data obtained through observation, interviews, and documentation. The process of data analysis include data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that: (1)  Professionalism of employees from the aspect of creativity shows the use of technology or social media to facilitate and expedite the work in addition to the use of narrow rooms including employee creativity. innovation is raised, namely the addition of a suggestion box and do additional financial administrator in each field, and then found the enthusiasm of employees in responding to innovation or new ideas in the bureaucracy (2) Factors that affect the professionalism that performance has indicators contained in the job analysis in the form of work results expected, accountability apparatus based on the size of the work that has been done in the form of documents, events, reports, draft, file and mail then the work is controlled by the leadership. Later inloyalty factor tends to lead to employee status TK2D temporary employees for civil servants loyalty tested in political engagement and on the capability of the apparatus can be seen from the distance training, experience and knowledge and managerial ability or technical ability.
DAMPAK LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA SEKOLAH DASAR NEGERI 003 SANGATTA UTARA KABUPATEN KUTAI TIMUR Damai Darmadi Wahyu Kurniasari
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.277 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan lingkungan kerja sebagai variabel independen dan semangat kerja sebagai variabel dependen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisa dampak lingkungan kerja terhadap semangat kerja pada pegawai sekolah dasar negeri 003 Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur, apakah ada dampak positif yang signifikan antara lingkungan kerja terhadap semangat kerja pegawai pada sekolah dasar negeri 003 Sangatta Utara Kabupaten Kutai TimurBerdasarkan hasil uji analisis regresi sederhana hal ini menunjukan bahwa lingkungan kerja (X) tidak berpengaru oleh Semangat Kerja (Y), Dari hasil bentuk persamaanregresi standartdizet coefficients diperoleh persamaan sebagai berikut :Y = 0, 4.758 + -0, -0.36X. Nilai R adalah 0,049ª. Persamaan regresi tersebut diatas menunjukan bahwa X tidak berpengaruh terhadap Y dengan penjelasan sebagai berikut : nilai konstanta sebesar 0,4.758 angka tersebut menunjukan semangat kerja  (Y) yang diperoleh jika variabel lingkungan kerja  (X) diabaikan, nilai β sebesar 0,002 menunjukan bahwa tidak ada pengaruhlingkungan kerja (X) terhadap semangat kerja (Y) , yang bermakna bahwa bila variabel lingkungan kerja (X) meningkat maka akan mendorong semangat kerja pegawai sebesar 0,002% dengan asumsi variabel bebas lainnya tetap konstan.Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah : Berdasarkan deskripsi hasil penyajian data diketahui bahwa semangat kerja penilaiannya lebih tinggi dari pada penilaian lingkungan kerja.Hasil uji regresi sederhana diketahui bahwa lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Sekolah Dasar Negeri 003 Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN SUMBER DAYA ALAM KANTOR SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR Hananda Tata Pangarsa Salasiah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.575 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kekuatan pengaruh Lingkungan Kerja  Terhadap Semangat Kerja Pada Bagian Sumber Daya Alam Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur.Sampel diambil sebanyak 25 responden.Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif  atau yang bersifat kausalitas, yakni penelitian yang mencari hubungan antara variabel sebab dengan variabel akibat. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan antara Lingkungan Kerja (Independent variable) dengan Semangat Kerja (Dependent variable). Alat analisis yang digunakan adalah rumus koefisien Rank Spearman (ρ)Berdasarkan analisis terhadap data yang terkumpul maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan berasosiasi dengan Semangat Kerja.  Hal ini menunjukkan bahwa semakin efektif lingkungan kerja yang terjadi maka semangat kerja akan meningkat, sebaliknya bila lingkungan kerja tidak efektif maka pekerjaan yang dilakukakan pun menjadi semakin tidak efektif. 2) Lingkungan kerja yang terjadi di lingkungan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timurt sudah cukup efektif, karena bagaimana pimpinan di sini tidak dapat dikesampingkan, karena pimpinanlah yang menciptakan kondisi lingkungan menjadi menyenangkan atau sebaliknya.
ANALISIS EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT LONG PAHANGAI KABUPATEN MAHAKAM ULU Marjoni Rachman Sophia Hipui
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.36 KB)

Abstract

This study aims to find and describe the Effectiveness of Employees in the Office of the Sub-District of Long Pahangai Mahakam Regency. The approach used in this research is qualitative descriptive approach. In this research will be a description of five indicators, namely Work Results, Number of Employees, Time, Cost and Job Satisfaction.The results showed that the effectiveness of Employees in the Office of the Sub-District of Long Pahangai Mahakam Regency obtained a score of 72.8% and this is included in the category quite well. Thus the formulation of problems and hypotheses in this study have been answered and proven well.
PELAKSANAAN PEMBANGUNAN PARTISIPATIF (STUDI KASUS: KANTOR DESA SANGATTA UTARA KEC. SANGATTA UTARAKAB. KUTAI TIMUR) Citra Ruth Mauli
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1428.669 KB)

Abstract

Di era otonomi daerah saat ini, konsep pembangunan yang hendaknya dilaksanakan disetiap daerah diIndonesia ialah pembangunan yang melibatkan masyarakat dalam setiap prosesnya. Proses yang  dimaksudkan dalam hal ini, yakni bukan hanya pada  tahap perencanaan saja, tetapi juga  pada  tahap pelaksanaan proyek pembangunan, pengawasannya, serta tahap evaluasi hasil pembangunannya.Dengan diterbitkan berbagai peraturan oleh pemerintah untuk mendukung konsep tersebut, maka diharapkan mampu menghasilkan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebagai objek pembangunan sekaligus sebagai subjek pelaksana pembangunan.Dengan dilaksanakannya  penelitian di desa Sangatta Utara, kecamatan Sangatta Utara kabupaten Kutai Timur ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagaimana partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan daerah agar konsep pembangunan partisipatif yang telah diterapkan dapat ditakar dan dapat dijadikan  sebagai  acuan dalam penelitian selanjutnya yang terkait dengan substansi pembahasan.Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan,dapat digambarkan bahwa penerapan pembangunan partisipatif didesa Sangatta Utara jika merujuk pada hasil musrenbang yang telah tercatat pada BAPPEDA kabupaten Kutai Timur,maka hasil yang didapatkan adalah meski dalam tahap.perencanaan.masyarakat.tetap.berpartisipasi,.tetapi..pada..tahap,pelaksanaan.partisipasi.masyarakat.yang.diharapkan.ada.ternyata.sama.sekali.tidak.ditemukan.oleh.karena.pada.tahap.pelaksanaan proyek.dilaksanakan.oleh.kontraktor.pemenang.tender. Namun, jika kita merujuk pada proyek pembangunan yang dilaksanakan oleh tiga program pemberdayaan yang berjalan di desa Sangatta Utara, utamanya oleh PNPM Mandiri Pedesaan dalam penelitian ditemukan bahwa antusiasme masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam setiap tahap pembangunan yang dilaksanakan mulai padatahap perencanaan, pelaksanaan, sampai tahap evaluasi proyeknya  sangat tinggi. Hal ini dapat disimpulkan dalam tahap pelaksanaan masih.banyak.hal.yang.mesti.dibenahi. 
KORELASI ANTARA KEPEMIMPINAN DAN SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI UPT. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN KABUPATEN KUTAI TIMUR Jamiah Halilintar
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.336 KB)

Abstract

dengan judul penelitian “Korelasi antara Kepemimpinan dan Semangat Kerja di UPT. Pencegahan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Kutai Timur”, di bawah bimbingan Bapak Suhardiman., M.Si., selaku Dosen Pembimbing I dan Ibu Salasioah, S.Sos., M.Si., selaku Dosen Pembimbing II.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Korelasi antara Kepemimpinan dan Semangat Kerja di UPT. Pencegahan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Kutai Timur.Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah jenis penelitian verifikatif/uji hipotesis. Untuk populasi di UPT. Pencegahan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Kutai Timur berjumlah 44 orang, dan sampel yang diambil berjumlah 44 orang pula. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan, wawancara, angket / kuisioner, dan penelusuran dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui tahapan dari pencarian koefisien korelasi rank spearman, kemudian dilanjutkan dengan uji tabel r dan uji tabel t. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Nilai koefisien korelasi Rank Spearman atau nilai  hitung adalah 0,260, dan nilai  hitung tersebut menggambarkan bahwa hubungan berada pada tingkat yang rendah, yaitu  = 0,260 (0,20-0,399 tergolong rendah), 2) Nilai  hitung lebih kecil daripada nilai  tabel pada N = 44 dan taraf signifikansi (α) = 0,05 (0,260 < 0,298), dan 3) Kesimpulannya adalah hipotesis yang diterima adalah Hipotesis Nol / Ho (tidak terdapat korelasi yang signifikan antara Kepemimpinan dan Semangat Kerja Pegawai di Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Samarinda). Hal ini dikarenakan nilai  hitung lebih kecil daripada nilai  tabel pada N = 44 dan taraf signifikansi (α) = 0,05 (0,260 < 0,298).
PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN KONGBENG KABUPATEN KUTAI TIMUR Suripto Damai Darmadi
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.925 KB)

Abstract

Data dikumpulkan melalui kuisioner terhadap 60 responden Karyawan yang dijadikan sampel Pada Kantor Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji Regresi Linear Sederhana dengan menggunakan program SPSS for windows versi 11. Hasil analisa data menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan komunikasi terhadap kinerja Karyawan Pada Kantor Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur, setelah diketahui R hitung 0,306 dan R tabel 0,254, serta Nilai kolom signifikansi sebesar 0.017 lebih kecil dari 0,05. Nilai R Square (koefisien diterminasi) sebesar 0,094 atau 9,4 persen, artinya variabel komunikasi dapat meningkatkan kinerja Karyawan Kantor Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur sebesar 9,4 persen, sedangkan sisanya 90,6 persen dipengaruhi oleh variabel lain selain variabel komunikasi yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Nilai F hitung sebesar 6,002 dan Nilai F tabel dengan df1 (derajat kebebasan pembilang 1) dan df2 (derajat kebebasan penyebut 58) sebesar 4,01. Berarti F hitung lebih besar dari F tabel atau Hipotesis dapat diberlakukan terhadap populasi. 
STUDI TENTANG KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA KANTOR UPT PUSKESMAS MUARA WAHAU I KABUPATEN KUTAI TIMUR Salasiah Tarawiyah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.266 KB)

Abstract

In Act No. 36 of 2009 explains that health is good health, both physically, mentally, spiritually and socially to enable more people to live socially and economically productive. And also has determined that every person has the right to obtain medical care. Therefore, every element of society, both individuals, families, are entitled to services on health and responsible government launched, set up to organize and supervise the implementation of equitable and affordable health community. The purpose of this study was to determines the level of Health Service Quality in Health Center District Muara Wahau I, Kutai Timur research approach is quantitative, the unit of analysis in this study is the individual. With descriptive quantitative method with data collection through questionnaires to patients and direct surveys to obtain data that is needed on how the quality of health services at the health center. Research on the health service quality in health center district Muara Wahau I Kutai Timur measured using the 5 dimensions of quality public services that Tangibles, Reliability, Responsivness, Assurance and Empaty. Services carried out by the health center has been effective because it has been getting good judgment by the community based on 5 dimensions of assessment is used, it is shown with a recapitulation of the 5 dimensions of quality service has to be above 60%, this shows that the health quality service provided has been good.  
ANALISIS PENGEMBANGAN KARIR PEGAWAI DI LINGKUNGAN KANTOR CAMAT KAUBUN KABUPATEN KUTAI TIMUR M Yusni
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.726 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pengembangan Karir Pegawai di Lingkungan Kantor Camat Kaubun Kabupaten Kutai Timur. Pendekatan yang digunakan di dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini akan dilakukan deskripsi terhadap tiga indikator, yaitu Kebutuhan Karir, Kesempatan Karir dan Penyesuaian Karir.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pengembangan Karir Pegawai di Lingkungan Kantor Camat Kaubun Kabupaten Kutai Timur memperoleh skor sebesar 73,7% dan ini termasuk dalam kategori cukup baik. Dengan demikian rumusan masalah dan hipotesis di dalam penelitian ini telah terjawab dan terbukti dengan baik.
PERANAN HUMAN RELATIONS TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KUTAI TIMUR Damai Darmadi Muhammad Jajuli
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.495 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan terhadap Pegawai di Kantor tersebut melalui dua variabal, yakni Variabel Human Relations dengan indikator Hubungan Formal, Hubungan Non Formal, dan Pemberian Bimbingan dan Pengarahan. Sedang untuk Variabel Motivasi Kerja Pegawai dengan indikator Pemberian Insentif Kesempatan Mengikuti Pendidikan dan Kenaikan Pangkat. Penulis mengadakan penelitian dengan menggunakan kuisioner dan mengadakan uji hipotesis dengan menggunakan rumus Harga Relativ dan mendapatkan hasil bahwa Hubungan antar Pimpinan dan Pegawai berjalan dengan cukup baik.Mengingat pentingnya faktor Human Relations, setidak-tidaknya mempertahankan tingkat semangat kerja yang ada. Sehingga suasana kerja dan faktor hubungan kemanusiaan antara sesama Pegawai dapat memberikan Motivasi kerja Pegawai dalam melaksanakan pekerjaan.Walaupun secara keseluruhan Motivasi yang diberikan kepada Pegawai dalam melakukan perkerjaan sudah cukup baik akan tetapi hendaknya dapat terus ditingkatkan secara berkala guna tercapainya produktivitas kerja yang tinggi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.