cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 61 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2018)" : 61 Documents clear
PENGARUH PEMBAGIAN TUGAS TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KECAMATAN LONG PAHANGAI KABUPATEN MAHULU Agustina Hunyang Tigang
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.32 KB)

Abstract

Agustina Hunyang Tigang NPM : 14.11.1001.3509.056 Skripsi dengan Judul: Pengaruh Pembagian Tugas Dengan Efektivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Long Pahangai Kabupaten Mahulu di bawah asuhan Drs. Damai Darmadi M.Si sebagai pembimbing utama dan Drs.Gufron,M.Si. sebagai pembimbing pendamping.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah Pembagian Tugas ada hubungannya dengan Efektivitas Kerja Pegawai pada Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Long Pahangai Kabupaten Mahulu.Oleh karena itu penulis memperoleh gambaran tentang pembagian tugas dan efektivitas kerja pegawai itu penting sekali agar para pegawai lebih memahami lagi secara mendalam mengenai konsep Administrasi Negara dalam konteks pembagian tugas guna menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas secara baik dilingkungan Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Long Pahangai Kabupaten Mahulu.Sekalipun pembagian tugas bukanlah satu-satunya faktor yang mendukung keberhasilan untuk menciptakan efektivitas kerja pegawai, namun ternyata faktor pembagian tugas cukup mempengaruhi efektivitas kerja pegawai.Selaku Pimpinan disarankan agar lebih banyak lagi mencurahkan perhatian terhadap kebutuhan-kebutuhan individu pegawainya, serta memberikan kebebasan bagi pegawainya untuk mengembangkan kreativitas mereka, serta memberikan pengalaman yang lebih luas kepada para pegawai melalui kegiatan pengembangan yang kontinyu. Dan Kepada para pegawai, khususnya yang dijadikan responden di dalam penelitian ini, disarankan agar terus meningkatkan semangat kerja dan kemampuan dalam membawa misi organisasi di bawah tingkat kompetisi yang semakin ketat, sehingga akan tercipta baik, yang secara simultan dapat meningkatkan performans organisasi dalam rnenghadapi persaingan global.
PENGARUH KOORDINASI PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MAHAKAM ULU Marcus Ingan
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.093 KB)

Abstract

Marcus Ingan. B Pengaruh Koordinasi Pimpinan Dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu dibawah bimbingan Bapak Dr. H. Mugni Baharuddin, MH sebagai Pembimbing I dan Ibu Jamiah, S. Sos, M.Si sebagai Pembimbing II.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah koordinasi pimpinan berperan dalam meningkatkan efektivitas Kerja pegawai Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu. Untuk mendapatkan data penulis melakukan penelitian tersebut. Hasil penelitian manunjukkan bahwa koordinasi sangat berperan dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai, dalam arti bahwa faktor efektivitas kerja pegawai Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu dari bulan ke bulan bahkan dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang meningkat. Hal ini diikuti pula oleh koordinasi Pimpinan dalam ini berfungsi sebagai variabel sebab.Untuk meningkatkan efektivitas kerja pegawai, di samping faktor koordinasi maka faktor lain perlu mendapatkan perhatian sehingga efektivitas kerja pegawai Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu dapat ditingkatkan. 
PERANAN HUMAN RELATIONS TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR Mirnawati Mirnawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.472 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan terhadap Pegawai di Kantor tersebut melalui dua variabal, yakni Variabel Human Relations dengan indikator Hubungan Formal, Hubungan Non Formal, dan Pemberian Bimbingan dan Pengarahan. Sedang untuk Variabel Motivasi Kerja Pegawai dengan indikator Pemberian Insentif Kesempatan Mengikuti Pendidikan dan Kenaikan Pangkat. Penulis mengadakan penelitian dengan menggunakan kuisioner dan mengadakan uji hipotesis dengan menggunakan rumus Harga Relativ dan mendapatkan hasil bahwa Hubungan antara Pimpinan dan Pegawai berjalan dengan cukup baik.Mengingat pentingnya faktor Human Relations, setidak-tidaknya mempertahankan tingkat semangat kerja yang ada. Sehingga suasana kerja dan faktor hubungan kemanusiaan antara sesama Pegawai dapat memberikan Motivasi kerja Pegawai dalam melaksanakan pekerjaan.Walaupun secara keseluruhan Motivasi yang diberikan kepada Pegawai dalam melakukan perkerjaan sudah cukup baik akan tetapi hendaknya dapat terus ditingkatkan secara berkala guna tercapainya produktivitas kerja yang tinggi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN PUBLIK DI UPTB PUSAT DATA DAN INFORMASI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Rahmat Hidayat
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.744 KB)

Abstract

Kredibilitas sebuah pemerintahan, baik pusat maupun daerah, akan sangat dipengaruhi oleh keberhasilan para aparatur negara dalam mewujudkan pelayanan publik. Sehingga tingkat kepuasan pada pelayanan publik akan membantu dalam mengevaluasi penyelenggaraan pelayanan pada instansi pemerintah.          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan publik di UPTB Pusat Data dan Informasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Timur.          Tingkat kepuasan diukur melalui Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang disebutkan dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah.          Unsur pelayanan yang diukur dalam penelitian ini dibatasi pada lima unsur yaitu Prosedur Pelayanan, Persyaratan Pelayanan, Percepatan Pelayanan, Keadilan Pelayanan, Kepastian Jadwal Pelayanan.          Berdasarkan angka Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang telah dihitung melalui jawaban responden pada kuesioner maka tingkat kepuasan pelayanan publik di UPTB Pusat Data dan Infromasi sebesar 86,79 dengan mutu pelayanan “A” dan kinerja unit pelayanan pada UPTB Pusat Data dan Informasi “Sangat Baik”.
PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR PEGAWAI PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN MAHAKAM ULU Bernadetha Buring
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1280.526 KB)

Abstract

BERNADETHA BURING.  Analisis Pengaruh Karakteristik Individu Terhadap Pengembangan Karir Pegawai Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mahakam Ulu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Karakteristik Individu mempunyai pegaruh yang positif terhadap Pengembangan Karir Pegawai Pada  Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mahakam Ulu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Karakteristik Individu dengan variabel Pengembangan Karir Pegawai Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mahakam Ulu.  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,562 yang berarti terdapat hubungan yang sedang diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar 3,660.  Hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,692.  Ini berarti terdapat pengaruh yg positif dan signifikan antara variabel Karakteristik Individu terhadap Pengembangan Karir Pegawai.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.
PATOLOGI BIROKRASI DALAM PELAYANAN E-KTP DI KECAMATAN TELENKABUPATEN KUTAI TIMUR Teresa Ermita
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.687 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini untuk mengidentifikasi penyimpangan (patologi) yang mucul dalam birokrasi pelayanan E-KTP di Kecamatan Telen Kabupaten Kutai Timur.Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif melakukan pengumpulan data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwapatologi birokrasi berdasarkan dimensi perilaku birokrasi paternalistis menunjukkan bahwa staf administratif tidak memiliki ketergantungan arahan pada atasan karena sudah ada tugas dan fungsi yang diikuti dengan kata lain untuk urusan teknis pelayanan E-KTP tidak harus menunggu arahan dari atasan untuk melaksanakan kegiatan tetapi dapat dieksekusi langsung berdasarkan tugas yang telah diberikan. Kemudian pada dimensi prosedur yang berlebihan menunjukkan bahwa teknis pelayanan yang diberikan oleh petugas yang dinilai masih lambat sehingga hasil penelitian mengidentifikasi terjadinya Red Tape. Selanjutnya pada dimensi pembengkakan birokrasi tidak ditemukan atau tidak terindetifikasi jenis patologi Over staffing karena jumlah personil masih wajar jika dibandingkan dengan kuantitas pekerjaan. Selanjutnya pada dimensi pragmentasi diketahui fragmentasi terjadi vertikal mengakibatkan pelayanan menjadi tidak dapat diambil alih oleh bagian lain sehingga dapat mengakibatkan terjadinya penundaan pelayanan maka dapat disimpulkan bahwa kondisi ini berimplikasi pada terjadinya Red Tape. Kondisi lingkungan birokrasi cenderung apatis terhadap pelayanan publik hal ini dikarenakan situasi sosial masyarakat yang menganggap pelayanan publik merupakan pelayanan kaku dan memerlukan waktu yang lama untuk diproses kemudian ditemukan anggapan bahwa jika ada kedekatan tertentu dengan petugas maka pelayanan bisa lebih cepat sedangkan faktor budaya ditemukan kurangnya pemahaman staf atau petugas akan pentingnya pelayanan prima. 
PENGARUH EFEKTIVITAS KERJA TERHADAP PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN KUTAI TIMUR hairuli ruli
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.172 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh Efektivitas kerja dan Untuk memahami secara mendalam tentang Pengaruh Efektivitas Kerja Terhadap Pelayanan Publik Pada Kantor Sekretariat DPRD  Kabupaten Kutai Timur .Untuk independen variabel yaitu efektivitas kerja dan depeden variabel adalah terhadap pelayanan publik.Jenis penelitian yang penulis lakukan bersifat verifikatif, yaitu suatu penelitian yang hendak menegetahui dan mencari hubungan antara kedua variabel tersebut dengan menganalisis hasil penelitian dengan menggunakan 12 orang Anggota  DPRD  Kabupaten Kutai Timur.Untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh antar kedua variabel maka penulis menggunakan rumus korelasi moment.Berdasarkan analisa data dan pengujian hipotesis, maka dapat diketahui bahwa hubungan antara efektivitas kerja dan terhadap Pelayan Publik pada Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Timur adalah cukup baik.
ETIKA BIROKRASI BERLANDASKAN KODE ETIK PANCA PRASETYA KORPRI DI KABUPATEN KUTAI TIMUR Ramadhani Asmianata
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.537 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini untuk untuk mengetahui penerapan etika birokrasi berlandaskan kode etik Panca Prasetya KORPRI di Kabupaten Kutai Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologi melakukan pengumpulan data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa terdapat mekanisme dalam pemberian sangksi pada pelanggaran kode etik yaitu dilakukan berdasarkan pedoman kebijakan dan sejauh ini aktualisasinya dilapangan menunjukkan bahwa laporan pelanggaran kode etik  belum ada yang diterima KORPRI dari laporan monitoring yang dibuat oleh KASN terkait pelaksanaan tugas dari aparatur yang ada dilingkup pemerintahan Kabupaten Kutai Timur. Pelanggaran yang paling minim terjadi pada tingkat SKPD tidak ada dalam bentuk laporan sehingga konsekuensinya hanya sampai pada teguran lisan oleh pimpinan SKPD karena termasuk dalam kategori ringan. Hal yang dilakukan KORPRI sebagai bentuk penerapan Etika Birokrasi yaitu penguatan integritas guna menunjung profesionalisme ASN dilakukan dengan sejumlah agenda kegiatan agama dan olahraga selain itu pemberian apresiasi berupa penganugrahan Satyalancana Karya Satya yaitu tanda penghargaan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah berbakti dan mengabdi, Selain itu terdapat upaya yang dilakukan untuk meminimalisir terjadi pelanggaran indisipliner yaitu dengan peringatan oleh para pimpinan SKPD pada saat upacara dan pada saat rapat, hal ini bertujuan agar pelanggaran indisipliner tidak terulang lagi.Diperlukan kebijakan dari pemerintah daerah yang mendukung penerapan etika birokrasi berlandaskan kode etik Panca Prasetya KORPRI seperti pakta integritas sehingga setiap individu semakin mawas diri karena ada bukti formal yang ditanda tangani. 
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KELURAHAN AIR PUTIH KECAMATAN SAMARINDA ULU Eva Juniati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.173 KB)

Abstract

Eva juniati, thesis entitled The Effect of Motivation on Employee Work Productivity at the Office of Air Putih Village Samarinda Ulu Subdistrict. This study aims to analize the influence of driving forces, motivation has a responsible influence, goals, desires, d significant to employee work productivity, as well as to know and describe factors that have a dominant influence on employee work productivity at the Office of Air Putih Village Samarinda Ulu Subdistrict. Data analysis techniques using product moment correlation (Pearson) or simple regression analysis, data analysis calculations using the SPSS version 23.0 for Windows program application. The population in this study amounted to 26 people. Because the population is not too large, the writer does not take a sample but the entire population is made as a respondent by cencusmethod. Based on the results of SPSS version 23.0 data analysis, the results showed that there was a positive and significant relationship between Motivation and Work Productivity variables at the Air Putih Village Office Samarinda Ulu Subdistrict. This can be seen from the results of statistical tests where the correlation coefficient r is equal to 0,858 which means there is a strong relationship between the two variables between the Motivation variables and the Work Productivity variable. This means that there is a positive influence between Motivation variables and Employee Work Productivity in the Office of Air Putih Village Samarinda Ulu Subdistrict. While the t-test (t-thets) shows that the resulting t-empirical is -8,191 this result when compared with the table of student’s critical prices for n-2 is 1,711. It turns out to be bigger, which is t count 8,191> t tab 1,711. This means that there is a significant positive effect of Motivation on Work Productivity variables. Based on the results of the Standardized Coefficients Beta the menu shows that the highest Coefficients are motivation variables which are 0,858. These results indicate that the motivation variable is a variable that influences the work productivity of employees at the Office of Air Putih Subdistrict Samarinda Ulu Subdistrict. Thus it can also be said that the formulation of the problem in this study has been answered and the proposed hypothesis can be proven to be true from the Motivation variable on Employee Productivity variables at the Office of Air Putih Village Samarinda Ulu District.
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN KESBANGPOL KOTA SAMARINDA Rahmawati Rahmawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1271.565 KB)

Abstract

RAHMAWATI.  Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai di Badan Kesbangpol Kota Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Motivasi mempunyai pengaruh yang positif terhadap Kinerja Pegawai di Badan Kesbangpol Kota Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Motivasi  dengan variabel Kinerja Pegawai di Badan  Kantor Kesbangpol Kota Samarinda.  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,574 yang berarti terdapat hubungan yang sedang diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar  3,204.  Hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,725.  Ini berarti terdapat pengaruh yg signifikan dari variabel Motivasi terhadap Kinerja Pegawai.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.