cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi)
ISSN : 25413198     EISSN : 25286145     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) with registered number ISSN 2541-3198 (printed), ISSN 2541-6145 (online) is scientific journals which publish articles from the fields of accounting and information system. AKSI will publish in two times issues Volume 1, Numbered: 1-2 are scheduled for publication: May and September.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2019)" : 6 Documents clear
PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH DENGAN KONVENSIONAL DI BURSA EFEK INDONESIA Nurdiwaty, Diah
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.394 KB) | DOI: 10.32486/aksi.v4i1.310

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fernomena semakin pesatnya pertumbuhan perbankan di Indonesia khususnya, baik perbankan syariah maupun konvensional. Dimana secara garis besar ada perbedaan pada payung hukum yang digunakan serta pada bentuk pengambalian keuntungannya. Salah satu faktor yang harus diperhatikan oleh bank untuk bisa terus bertahan hidup adalah kinerja (kondisi keuangan) bank. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan yang signifikan antara kinerja keuangan perbankan syariah dengan perbankan konvensional berdasarkan rasio CAMEL Pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post-facto yang digunakan dalam penelitian ini. Populasinya perusahaan perbankan syariah sebanyak 12 dan perbankan konvensional sebanyak 42 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji t test (Independent sample t test). Hasil penelitian ini adalah tidak ada perbedaan kinerja keuangan perbankan syariah dengan perbankan konvensional berdasarkan rasio CAR, ROA. Tetapi berdasar rasio NPL, LDR dan BOPO terdapat perbedaan dari keduanya. Kata Kunci : CAMEL, Kinerja Keuangan Abstract This research is motivated by the phenomenon of the rapid growth of banking in Indonesia, especially in both Islamic and conventional banking. Where in general there is a difference in the legal umbrella that is used as well as in the form of extracting its profits. One of the factors that must be considered by banks to be able to continue living is the performance (financial condition) of the bank. The purpose of this study was to analyze the significant differences between Islamic banking financial performance and conventional banking based on CAMEL ratios. Quantitative approach with the type of ex-post-facto research used in this study. As for the population of as many as 12 Islamic banking companies and 42 conventional banks which are listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2016-2017. The sampling technique uses purposive sampling method. The data analysis technique in this study was the t test (Independent sample t test). The results of this study are no differences in Islamic banking financial performance with conventional banking based on the CAR, ROA ratio. But based on the NPL, LDR and BOPO ratios there are differences between the two. Keywords: CAMEL, Financial Performance
PENGARUH TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK BADAN (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Madiun) Soliha, Yefi; Wibisono, Nurharibnu; Hermawan, Hery
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.186 KB) | DOI: 10.32486/aksi.v4i1.312

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan Wajib Pajak terhadap penerimaan pajak Badan. Tingkat kepatuhan Wajib Pajak diukur dengan cara kepatuhan dalam penyampaian SPT Masa PPh Pasal 21, penyampaian SPT Masa PPN, dan PPh Pasal 25. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Wajib Pajak Badan pada KPP Pratama Madiun dari tahun 2012 sampai dengan 2016 (sampling jenuh). Analisa data dilakukan dengan statistik deskriptif dan regresi linear berganda menggunakan program SPSS Versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan Wajib Pajak yang diukur dari penyampaian SPT Masa PPh Pasal 21 memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak. Tingkat kepatuhan wajib pajak yang diukur dari penyampaian SPT Masa PPN dan PPh Pasal 25 tidak memiliki pengaruh secara parsial terhadap penerimaan pajak. Secara simultan tingkat kepatuhan yang diukur dari penyampaian SPT Masa PPh Pasal 21, penyampaian SPT Masa PPN, dan PPh Pasal 25 memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDATAAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (SIM-IKM) Ratnawati, Anista Yulia; Susanto, Edy; Susena, Edy
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.464 KB) | DOI: 10.32486/aksi.v4i1.313

Abstract

Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan unit usaha yang dirintis oleh masyarakat. IKM banyak bermunculan di Kabupaten Sragen. Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen jumlah Industri Kecil dan Menengah (IKM) pada tahun 2017 sebanyak 17.012 unit. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen mengalami kerepotan dalam melakukan pendataan, pengolahan data dan pengarsipan. Disamping itu setelah data terkumpul Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen mengalami kesulitan dalam menyusun laporan yang dibutuhkan karena banyaknya data IKM. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen dalam pendataan masih menggunakan cara manual dengan menuliskan di Microsoft Excel. Hal ini membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen mengalami kesulitan dalam penyusunan laporannya. Oleh karena itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen menginginkan sebuah sistem informasi yang dapat mendata dan menyajikan laporan data Industri Kedil dan Menengah (IKM) dengan mudah dan cepat. Berdasarkan masalah tersebut maka peneliti melakukan penelitian untuk mengembangkan sistem informasi manajemen pendataan industri kecil dan menengah di kabupaten Sragen. Jenis penelitian yang digunakan adalah action research. Obyek penelitian adalah Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang berada dibawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen. Metode pengumpulan datanya adalah dengan teknik: (1) wawancara, (2) dokumentasi (3) observasi, (4) studi pustaka. Sedangkan untuk pengembangan sistem informasinya menggunakan metode Waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah terbangunnya sistem informasi pendataan IKM di kabupaten Sragen. Sistem ini dapat digunakan untuk mendata data IKM, dapat memberikan laporan berdasarkan tahun pendataan, berdasarkan Kecamatan, berdasarkan desa dan berdasarkan komuditas. Laporan dapat berupa file Portable Data File (PDF) maupun dapat diekspor dalam bentuk Microsoft Excel.
PENGARUH BIAYA PROMOSI DAN PERIKLANAN PADA PT. PAPUA PASIFIK PERMAI JAYAPURA (Studi Kasus Periode 2014 – 2017) Mudiono, Mudiono; Sya'bana, Ali; Delfia, Delfia; Sutanto, Afroni; Asakdiyah, Salamatun
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/aksi.v4i1.311

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biaya promosi penjualan dan biaya periklanan terhadap laba operasional PT. Papua Pasifik Permai Jayapura pada tahun buku 2014-2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian ini menggunakan biaya promosi penjualan dan biaya periklanan dan disajikan setiap bulan selama 48 bulan. Metode penelitian yang digunakan dengan Uji Asumsi Klasik dan Regresi Berganda. .Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Biaya promosi penjualan berpengaruh terhadap laba operasional dengan nilai Sig. 0,016, (2) biaya periklanan berpengaruh terhadap laba operasional dengan nilai Sig.0,001 (3) Secara bersama-sama biaya promosi penjualan dan biaya periklanan berpengaruh terhadap laba operasioanal dengan nilai Sig. 0,000. Hasil Uji R2 menunjukan laba operasional dipengaruhi oleh biaya promosi penjualan dan biaya periklanan sebesar 78,9% dan sisanya dipengaruhi variabel lain.  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA Fadlillah, Muhammad Rizali
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.554 KB) | DOI: 10.32486/aksi.v4i1.296

Abstract

This study conducted to understand and get empirical evidence from the effect of factors which represented by Liquidity, Leverage, Operating Capacity, Profitability and Firm Growth on Financial Distress at manufacture companies which listed on Indonesia Stock Exchange from 2015-2017. This study is an associative research category. This study uses quantitative methods to determine the effect of a variable on other variables. All of manufacturing companies which listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2015 to 2017 are the population of this study. Then, the number of samples used are 101 companies which purposive sampling as the sample technique. Samples are selected using the specified criteria.The factors that become the variables in this research are liquidity, leverage, operating capacity, profitability and firm growth as independent variables, and financial distress as dependent variable. This research used secondary data. The data analysis technique used binary logistic regression supported by SPSS version 23. The result of this research showed that liquidity, leverage, operating capacity, and profitability have significant influence on the condition of financial distress of manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange. Meanwhile, firm growth do not have significant influence on the condition of financial distress of manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange.
Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Laporan Keuangan di Era Revolusi Industri 4.0 (Studi Kasus Pada UMKM di Kota Madiun) Kirowati, Dewi
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/aksi.v4i1.316

Abstract

UMKM memiliki peranan dalam perekonomian nasional yang terhitung cukup besar yakni 99,9% dan penyerapan tenaga kerja mencapai 97% maka para pelaku UMKM dalam era revolusi industri 4.0 merupakan era baru yang harus dijadikan peluang emas untuk meningkatkan kinerja usahanya. Kemajuan teknologi informasi pelaku bisnis bisa memasarkan produk dan membuat laporan keuangan. Dalam membuat laporan keuangan pelaku UMKM sudah ada standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah  (SAK EMKM) yang efektif digunakan 1 Januari 2018 dan aplikasi Lamikro yang bisa di akses oleh pelaku bisnis. Aplikasi lamikro ini memudahkan para pelaku bisnis untuk menyusun laporan keuangan secara mandiri karena cukup mengunduh dan mencatat transaksi melalui telepon seluler yang secara otomatis aplikasi tersebut akan menghitung sendiri laba dan rugi. Tehnik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif – kualitatif yang menggambarkan dan menginterprestasikan arti data-data yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pelaku UMKM di Kota Madiun belum mengimplementasikan SAK EMKM dalam menyusun laporan keuangan dan belum tahu kalau  Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Bidang Sumber Daya Manusia mengembangkan sebuah aplikasi yang disebut LAMIKRO (Laporan Akutansi Usaha Mikro) untuk membantu pelaku usaha mikro membuat sistem laporan keuangan sederhana dan mudah digunakan. Selain itu para pelaku UMKM masih mengalami kendala – kendala dalam mengimplementasikan SAK EMKM dan aplikasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6