cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DHARMA EKONOMI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 35 (2012)" : 8 Documents clear
MODEL HOWARD & SHETH SEBAGAI ALTERNATIF MEMAHAMI PERILAKU KONSUMEN DALAM MANAJEMEN PEMASARAN sb handayani
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 35 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.64 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pendekatan  perilaku konsumen dalam sebuah model proses pengambilan keputusan pembelian ,dimana pendekatan ini akan   memungkinkan pemasar dalam  mempengaruhi keputusan pembelian konsumen,  hingga  mereka akan mau membeli apa yang ditawarkan dan  tercapai kepuasan konsumen     . Model Howard & Sheth menjadi salah satu alat untuk memahami perilaku konsumen sejak memberikan stimulus ,proses ,persepsi ,proses belajar sampai pengambilan keputusan pembelian   bahkan terjadinya  pengulangan pembelian. Model ini akan memberi masukan bagi pemasar dalam mengambil kebijakan pemasaran dalam jangka panjang .Kata Kunci : Perilaku Konsumen, Model Howard - Sheth , Kebijakan Pemasaran
PENDEKATAN EMPIRIS: METODA MENGUKUR EFEKTIFITAS KINERJA PEMBANGUNAN INFRA STRUKTUR WILAYAH sutopo -
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 35 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.693 KB)

Abstract

Banyak evaluasi pelaksanaan pembangunan hanya berfokus pada mengukur capaian kegiatan saja dan tidak mengukur efektifitasnya. Sehingga manakala hasil evaluasi akan dijadikan dasar kebijakan untuk menyusun rencana pembangunan berikutnya akan dimungkinkan menghasilkan perencanaan yang tidak optimal. Kajian ini memberikan alternative  metoda sederhana yang dapat digunakan untuk mengukur efektifitas kinerja pembangunan,  khususnya bidang infrastruktur.Kata kunci : metoda, efektifitas kinerja pembangunan, capaian
BMT MERUPAKAN LEADING SECTOR UNTUK PEMBIAYAAN USAHA MIKRO Lasmiatun -
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 35 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.248 KB)

Abstract

BMT is one of the micro economy organization which focused for increasing the exertion quality and member prosperity in particular and its society in general by menas of giving the financial capital loan. BMT plays role and function in some cases for reaching that goal : The first, identified, mobilized, organized, motivated, and developed the economic potency of member and muamalat member group in its region of occupation. The second, raised the quality of member human resources for being more professional and “islami” with the result that more and more intact and strong in facing the global rivalry. The thirth, supported and mobilized the public potency for raising the member prosperity, except that, also could give the added value for member and society. The fourth, be a financial mediator between agniya’ as shohibul maal and dhu’afa as mudharub, especially for social donation like zakat, infaq, shodaqoh, wakaf, hibah and etc. BMT, in this case, as a amil who asking it and furthermore, it would be distributed again for the group of society in case of need. The fifth, be a financial mediator between fund owner, as a financier and depositor with fund user for developing productive effort.Keywords:BMT.
PERAN IT INFRASTRUCTURE LIBRARY (ITIL) BAGI DAYA SAING UKM DI INDONESIA Indra Waspada; Endah Winarti HS
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 35 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.758 KB)

Abstract

Sekitar 90% usaha yang ada di setiap negara masuk dalam kategori Usaha kecil dan Menengah (UKM), demikian pula di Indonesia. Peran UKM yang besar bagi perekonomian nasional menyebabkannya layak untuk mendapat dukungan agar memiliki daya saing global. Salah satu faktor penting dalam peningkatan daya saing tersebut adalah melalui pemanfaatan teknologi informasi secara optimal. Pertumbuhan usaha akan diiringi dengan  perkembangan kompleksitas pengelolaan TI yang dapat berdampak negatif bagi bisnis. Best practice IT Infrastucture Library (ITIL) menjadi solusi defacto yang digunakan oleh mayoritas perusahaan dunia dalam mengefisienkan pengelolaan layanan TI. Strategi mengadopsi ITIL pada tiap perusahaan tidak pernah sama, terlebih ITIL lebih mengarah pada implementasi bagi perusahaan besar. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa dengan strategi adaptasi yang sesuai maka UKM di Indonesia dapat menerapkan dan memperoleh manfaat dari implementasi ITIL. Keywords : Teknologi Informasi, daya saing, UKM, ITIL
PERILAKU KOMPLAIN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN JASA Ghoniyah, Nunung
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 35 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.722 KB)

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana perilaku komplain yang dilakukan konsumen, penyebabnya dan bagaimana pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan setelah melakukan komplain. Beberapa hasil riset menyebutkan bahwa terdapat pengaruh antara kegagalan jasa dan ketidakpuasan dengan perilaku komplain. Terdapat pengaruh antara penanganan komplain dengan loyalitas pelanggan. Terdapat pengaruh antara penanganan komplain dengan memberikan keadilan distributif,keadilan prosedural dan keadilan interaksional dengan kepuasan setelah melakukan komplian.
PERAN ENDORSER SELEBRITI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELI KONSUMEN Ken Sudarti
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 35 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.769 KB)

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang peran dari endorser selebriti dalam meningkatkan minat beli konsumen. Berdasarkan beberapa hasil penelitian terbukti  bahwa selebriti lebih efektif dibandingkan dengn beberapa endorser lainnya seperti profesional atau manajer perusahaan. Selebriti yang memiliki kesamaan personaliti dengan merek dan personaliti konsumen, memiliki kredibilitas yang tinggi dan memiliki power, dapat meningkatkan minat beli konsumen, meningkatkan rating dan meningkatkan laba. Penggunan selebriti akan lebih efektif dalam jangka pendek apabila tujuan iklan adalah menciptakan brand awareness produk-produk baru. Kata kunci: iklan, selebriti, minat beli konsumen
IMPLEMENTASI NIAT (INTENTION) DALAM KEHIDUPAN KERJA Siti Hidayah; haryani - -
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 35 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.2 KB)

Abstract

Niat (intention) merupakan representasi kognitif dari kesiapan seseorang untuk melakukan suatu perilaku/tindakan, dan niat ini dijelaskan ke dalam tiga determinan, yakni sikap (pendapat diri sendiri tentang perilaku), norma subjektif (pendapat orang lain tentang perilaku), dan kontrol perilaku yang dirasakan. Ketiga determinan ini dapat memprediksi perilaku/tindakan, dalam hal ini kehidupan kerja.Kata Kunci: Niat, Sikap, Norma Subjektif, dan Kontrol Perilaku yang dirasakan 
PEMULIHAN JASA DALAM UPAYA MEWUJUDKAN KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN Darsono -
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 35 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.177 KB)

Abstract

Penanganan kegagalan dalam proses penyampaian jasa dapat dilakukan dengan antisipasi dan penganganan serta proses pemulihan jasa. Kinerja pemulihan jasa dapat ditingkatkan dengan melalui empat strategi utama, yaitu pertama dimulai dari  rekrutmen, seleksi, pelatihan dan pemberdayaan karyawan. Keberhasilan upaya pemulihan jasa banyak dipengaruhi oleh efektivitas karyawan lini depan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan dan menerima complain dari mereka. Kedua, menyusun pedoman dan standar pemulihan jasa. Kinerja perusahaan jasa dapat ditingkatkan dengan cara menyusun pedoman pemulihan jasa yang berfokus pada penciptaan kepuasan pelanggan dan keadilan (fairness). Ketiga, menyediakan kemudahan akses dan respon yang efektif melalui call center, call centers juga berkontribusi atas ketiga dimensi keadilan melalui kemudahan dan kenyamanan akses (24 jam sehari, 7 hari seminggu) serta respon atau penanganan masalah yang tepat. Keempat, menyusun data base pelanggan dan produk. Data base menyangkut pelanggan (seperti preferensi pelanggan, pembelian, dan insiden jasa), dapat menjadi sumber utama bagi pemecahan masalah dan pemulihan jasa secara cepat dan efektif. Kata kunci : recruitmen, standart, call center dan data base.

Page 1 of 1 | Total Record : 8