cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal
ISSN : 25812513     EISSN : 26850613     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar yang berisi artikel-artikel kedokteran dan kesehatan yang terintegrasi dengan Islam dalam bidang promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2019): JULY" : 5 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN MADU RAMBUTAN SECARA TOPIKAL TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA SETELAH PENCABUTAN GIGI KELINCI (Oryctolagus cuniculus) Euis Reni Yuslianti; Afifah B Sutjiatmo; Kertamaya Sundawan; Florence Meliawaty
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 2 (2019): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.352 KB) | DOI: 10.24252/alami.v3i2.9359

Abstract

Madu rambutan merupakan cairan kental alami yang dihasilkan oleh lebah dari sari bunga tanaman rambutan. Madu rambutan memiliki sifat sebagai antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, dan memiliki komposisi kadar kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh madu rambutan yang diberikan secara topikal terhadap proses penyembuhan luka jaringan lunak dan jaringan keras dilihat dari panjang mesial-distal luka dan kadar alkaline phosphatase. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian eksperimental. Obyek penelitian yaitu 30 ekor kelinci yang dibagi tiga kelompok dan dilakukan pencabutan gigi insisif kiri rahang bawah, kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif yang diberikan povidone iodine, dan kelompok perlakuan yang diberikan madu rambutan. Pengukuran panjang mesial-distal luka menggunakan jangka kaliper dan kadar alkaline phosphatase menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 405 nm. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik Saphiro Wilk, Kruskal-Wallis dilanjutkan dengan Mann Whitney.Hasil penelitian dari ketiga kelompok menunjukkan terdapat perbedaan panjang mesial-distal luka pada hari ke-7 dengan nilai p 0,000 dan ke-14 dengan nilai p 0,033, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari uji statistik terhadap enzim alkaline phosphatase.Madu rambutan mengandung enzim katalase, glukosa cukup tinggi, pH rendah, dan hidrogen peroksida sebagai antibakteri sehingga madu rambutan yang diberikan secara topikal dapat membantu penyembuhan luka setelah pencabutan gigi dilihat dari panjang mesial-distal luka, namun tidak berpengaruh terhadap enzim alkaline phosphatase karena sampel yang digunakan merupakan sirkulasi darah sistemik.
SKRINING PEMERIKSAAN TAJAM PENGLIHATAN (VISUS) PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS V DI LINGKUP KERJA PUSKESMAS MATIRODECENG, KABUPATEN PINRANG, SULAWESI SELATAN Arlina Wiyata Gama
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 2 (2019): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.001 KB) | DOI: 10.24252/alami.v3i2.9497

Abstract

Penglihatan memerankan peranan penting dalam masa kanak-kanak, dan memiliki implikasi serius terhadap potensi belajar anak yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup. Secara Global, hampir 18,9 juta anak di bawah usia 15 tahun mengalami gangguan penglihatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran prevelensi penurunan ketajaman penglihatan pada siswa-siswi Sekolah Dasar kelas 5 di wilayah kerja Puskesmas Matirodeceng Kabupaten Pinrang. Penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional dan teknik total sampling telah dilakukan pada bulan Oktober 2017 di 6 Sekolah Dasar yang berada di wilayah kerja Puskesmas Matirodeceng Kabupaten Pinrang. Hasil penelitian ini menggambarkan penderita gangguan penurunan tajam penglihatan pada anak SD lebih banyak pada jenis kelamin laki-laki (22,7%) dibandingkan jenis kelamin perempuan (12,8%). Gangguan penglihatan pada mata kiri (13,9%) lebih besar dibandingkan mata kanan (11,1%). Nilai visus paling tinggi dialami pada mata kanan anak SD, seperti visus 20/200 dialami oleh 1 orang anak (0,7%), visus 20/30 oleh 8 anak (5,6%) pada mata kananya, sedangkan pada mata kiri 6 anak (4,2%), dan visus 20/25 dialami oleh 3 anak (2,1%) pada mata kanannya, sedangkan pada mata kiri 5 anak (3,5%). Angka kejadian gangguan tajam penglihatan pada siswa-siswi Sekolah Dasar kelas 5 sebesar 17,4%.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEBIASAAN SARAPAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UIN ALAUDDIN MAKASSAR TAHUN 2017 Andi Sitti Rahma
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 2 (2019): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.939 KB) | DOI: 10.24252/alami.v3i2.9795

Abstract

Sarapan adalah kegiatan makan dan minum yang dilakukan antara bangun pagi sampai jam 9 pagi. Sarapan memiliki peranan yang sangat penting baik bagi kesehatan maupun konsentrasi belajar. Masyarakat Indonesia belum terbiasa dengan sarapan. Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar (PSPD FKIK UINAM) menganut metode pembelajaran dengan menitikberatkan pada Student Centred Learning (SCL) dimana mahasiswa dituntut untuk proaktif , dan perkuliahan dimulai dari pukul 07.30-17.00, sehingga seringkali sarapan terabaikan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kebiasaan sarapan mahasiswa PSPD FKIK UINAM.. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, yakni seluruh mahasiswa baik tingkat 1 maupun tingkat 2.Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan gizi tentang sarapan responden adalah kurang (71.42%) dan cukup (28.58%). Sedangkan kebiasaan sarapan diperoleh sebanyak 96% terbiasa sarapan dengan  frekuensi sarapan jarang (<4x seminggu) sebanyak 49% dengan alasan terbanyak adalah tidak ada waktu (49.49%). Waktu sarapan mayoritas pukul 06.00-06.59 (51.52%) dengan tempat sarapan umumnya di rumah (54.55%). Jenis sarapan yang dominan adalah sumber karbohidrat  (48%) kemudian sumber karobhidrat dan lauk hewani (19.19%).Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tingkat pengetahuan responden tentang sarapan masih kurang, kebiasaan sarapan dengan frekuensi sarapan masih jarang, dengan alasan terbanyak tidak ada waktu.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Ca Mammae Tentang Pemberian Kemoterapi di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar Rini Fitriani
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 2 (2019): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.825 KB) | DOI: 10.24252/alami.v3i2.9800

Abstract

Prevelensi penyakit kanker merupakan urutan ke 6 dari pola penyakit nasional dan menjadi penyebab kematian nomor tujuh dengan presentasi 5,7%. Di Sulawesi selatan prevalensi kanker 4,78, dibawa angka rata-rata Nasional 5,03permil,tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan Provinsi Selawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang gambaran pengetahuan dan sikap ibu Ca Mammae tentang pemberian kemoterapi.Metode penelitian dalam penelitian ini, peneliti melakukan kunjungan kelokasi penelitian dengan membagikan kusioner,melakukan wawancara langsung untuk mengetahui pengetahuan ibu Ca Mammae tentang efek samping kemoterapi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 70 responden yang memiliki tinggkat pengetahuan baik, 34 responden (48,57), 29 responden (41,42) yang memiliki tingkat pengetahuan cuku,dan 7 repondenmemiliki tingkat pengetahuan kurang. Jumlah sikpa dari 70 responden terdpat 28 responden (40%) yang memiliki sikap sangat setuju, dan 42 responden (60) memiliki sikap kategori setuju.Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian kemotrapi, dan agar kiranya lebih di tingkatkan atau mempertahankan pengetahuan tentang pemberian kemoterapi agar mudah memperoleh kesembuhan.
LAPORAN KASUS : DILEMMA TUMBUH KEJAR NUTRISI PADA ANAK DENGAN PENYAKIT JANTUNG BAWAAN Syatirah Jalaluddin; Andi Faradilah
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 2 (2019): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.237 KB) | DOI: 10.24252/alami.v3i2.9961

Abstract

Seorang anak, jenis kelamin perempuan, lahir pada tanggal; 3 November 2018, berusia 7 bulan pada saat pemeriksaan, memiliki berat badan 3500 gram, panjang badan 54 cm. Anak masuk rumah sakit dengan keluhan batuk disertai sesak napas. Anak didiagnosis dengan Community Acquired Pneumonia + Acyanotic Congenital Heart Disease (Patent Foramen Ovale). Riwayat Berat badan lahir 2100 gram, prematur, persalinan normal. Riwayat ASI ekslusif tidak diberikan oleh ibu kandung ataupun ibu susu. Riwayat pola kebiasaan makan berupa susu formula 30 cc dengan frekuensi pemberian 6 kali sehari serta belum memulai makanan pendamping susu formula.  Status gizi anak adalah buruk dengan status gastrointestinal fungsional. Terapi gizi yang diberikan mempertimbangkan status hemodinamik bayi serta status kebutuhan kalori dan cairan bayi. Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa terapi malnutrisi pada anak dengan penyakit jantung bawaan memiliki tantangan target pencapaian kalori tumbuh kejar yang seringkali terkendala status hemodinamik dan kebutuhan cairan anak  

Page 1 of 1 | Total Record : 5