cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2301816X     EISSN : 25797638     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016)" : 6 Documents clear
EFFECT OF LIGHT INTENSITY ON THE CELL DENSITY, DIAMETER AND CELL VOLUME ZOOXANTHELLAE FROM ISOLATE SOFTCORAL Zoanthus sp Suliswati Suliswati; Esti Harpeni; Moh. Muhaemin
AQUASAINS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.75 KB)

Abstract

Coral reefs are one of the aquatic ecosystem trophic productive for aquatic organisms. Coral reefs can not be separated from the various threat of causing damage. Physiological damage that is visible coral bleaching. Bleaching of coral reefs due to causes it may be the biggest threat to coral ecosystems due to widespread in various regions. Coral bleaching causing the loss of endosymbiont coral or reduction of photosynthetic pigments zooxanthellae of corals. Zooxanthellae need light for photosynthesis. The process will produce energy which serves for the biosynthesis cell, growth and cell division. Therefore light plays an important role in the process of photosynthesis. This research aims were to know the cell density, diameter and volume zooxanthellae cells on different light intensity. The research was conducted on July-August 2016, in the Aquaculture Laboratory, Program Study of Aquaculture Faculty of Agriculture University of Lampung. Observed parameters were the density, diameter and volume zooxanthellae cells. Research used the 4 treatments and 5 replications namely 3800 lux (IC1), 6250 lux (IC2), 7980 lux (IC3), and 11800 lux (IC4). Measurement of the density and diameter of zooxanthellae cells used a hemocytometer neubauer improved and objective micrometer (0.01 mm). Data were analyzed by analysis of variance (ANOVA) and followed by LSD test. The results showed that the intensity of light significantly affected the density, diameter and volume zooxanthellae cells. Intensity light given by zooxanthellae responded with increased density and a decrease the diameter and volume zooxanthellae cells in the early stages of culture (0-18 hours).
PATHOGENICITY AND IN VIVO STUDY OF LOCAL ISOLATE Bacillus sp. D2.2 AT THE VANNAMEI CULTURE (Litopenaeus vannamei) Sera Hardiyani; Esti Harpeni; Agus Setyawan; Supono Supono
AQUASAINS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1251.561 KB)

Abstract

Penggunaan bakteri biokontrol dapat dijadikan solusi bagi permasalahan pemberantasan penyakit untuk menekan pertumbuhan bakteri pathogen pada budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Bacillus sp. D2.2 merupakan isolat bakteri lokal yang terbukti mampu menghambat pertumbuhan Vibrio harveyi secara in vitro. Potensi lain isolat bakteri ini perlu diketahui lebih lanjut melalui penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat patogenisitas bakteri biokontrol Bacillus sp. D2.2 terhadap udang vaname dan kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen Vibrio alginolyticus secara in vivo. Uji patogenisitas Bacillus sp. D2.2 dilakukan dengan metode LD50 pada tingkat kepadatan 103, 104, 105 dan 106 CFU/ml.Hasil LD50 menunjukkan Bacillus sp. D2.2 tidak bersifat patogen karena tidak ada konsentrasi bakteri yang mematikan hingga 50% larva udang vaname. Uji antagonisme Bacillus sp. D2.2 terhadap V.alginolyticus secara in vivo dilakukan pada 2 perlakuan, yaitu pemeliharaan udang vaname tanpa penambahan Bacillus sp. D2.2 dan pemeliharaan udang vaname dengan penambahan Bacillus sp. D2.2. Kedua perlakuan diuji tantang dengan V.alginolyticus 105 cfu/ml dan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan Bacillus sp. D2.2 mampu menurunkan pertumbuhan V.alginolyticus dari 105 CFU/ml sampai 103 CFU/ml. Hal tersebut menjelaskan bahwa Bacillus sp. D2.2 berpotensi sebagai bakteri biokontrol.
FISH COMMUNITY IN SEAGRASS HABITAT AROUND SAWAPUDO WATERS, KONAWE DISTRICT, SOUTH-EAST SULAWESI Ira, Ira; Irawati, Nur
AQUASAINS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.634 KB)

Abstract

Perairan Desa Sawapudo memiliki topografi pantai yang landai dengan dasar perairan yang potensial untuk lamun tumbuh dan berkembang secara luas. Tujuan penelitian untuk mengetahui komunitas ikan di lamun perairan Desa Sawapudo. Hasil penelitian dapat bermanfaat sebagai informasi penting dalam pengelolaan dan pemanfaatan ekosistem padang lamun. Penelitian dilaksanakan bulan Mei-Juli 2016 di perairan Desa Sawapudo Kecamatan Soropia menggunakan alat tangkap jaring. Pengambilan sampel ikan dilakukan sebanyak tiga kali dengan interval waktu 30 hari. Hasil yang diperoleh selama penelitian yaitu ikan yang tertangkap berjumlah 136 individu dimana terdapat 12 spesies. Jumlah kelimpahan ikan tertinggi ditemukan pada jenis ikan Geres oyena sebesar 0,53 ind/m2 dan terendah pada ikan Cheilio inermis yakni sebesar 0,07 ind/m2. Keanekaragaman jenis ikan dikategorikan tergolong sedang. Keseragaman ikan memiliki kemerataan jumlah individu untuk setiap jenis. Sementara dominansi ikan termasuk kategori rendah, dimana tidak terdapat spesies yang mendominansi spesies lainnya.
ANALYSIS OF CORAL’S COVER AND CORAL’S MORTALITY INDEX AROUND PAGAI STRAIT, MENTAWAI Herdianan Mutmainah; Rani Santa Clara
AQUASAINS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2525.804 KB)

Abstract

Coral that live in tropical waters that sensitive to environment changes, especially temperature, salinity, sedimentation and eutrophication. Pagai Strait at Mentawai is part of the Indian Ocean which lies between North Pagai and South Pagai Island. Pagai Strait island located in the region which is the path of collision between two plates (Eurasia and Indo-Australia) and high tectonic activities. Some Mentawai Tsunami led severely damaged to most of the Mentawai waters. This study aims to determine of Coral Bleaching phenomenon and the impact of Tsunami, to coral reefs in the Pagai Strait. The method is Line Intercept Transect (LIT) and held in April 2016. The study was conducted on Sijao-jao, Siruso and Tunang Bulag. Observations did on the current, parameters of waters, the percent cover of live coral and dead coral, algae, abiotic and other biota. The result of this research shows that current’s velocity is 0,2 – 0,48 m/sec. Some parameters such as temperature, TDS and salinity out of range of the treshold. pH and visibility are still in the range. Sijao-jao has the percent of coral cover 20,17% (poor) and IM 0,767; Siruso with coral cover 30,45% (moderate) and IM 0,544; while Tunang Bulag has coral cover 25,08% (moderate) and IM 0,451. Acropora sp is the most  vulnerable of coral bleaching. 
STUDIES USING RED BRICK TO REDUCE OF IRON (Fe) LEVELS FROM ON DUG WELL WATER IN TRINSING COUNTRY, VILLAGE JINGAH, DISTRICT CENTRAL TEWEH, NORTH BARITO REGENCY. Spanton, Perdana Ixbal
AQUASAINS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.368 KB)

Abstract

Studi Penggunaan Bata Merah Untuk Menurunkan Kadar Besi ( Fe ) Pada Air Sumur Gali Di Desa Trinsing, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara. Tesis Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya, 2011. Dibawah bimbingan Salampak dan Ciptadi. Sumber air baku utama penduduk Desa Trinsing Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara berasal dari sumur gali, diduga mengandung kadar besi (Fe). Kandungan besi (Fe) ini dapat mengganggu kesehatan manusia. Untuk mengurangi kandungan besi (Fe) tersebut salah satunya dapat digunakan bata merah. Berdasarkan uraian tersebut dapat dirumuskan masalah, apakah bata merah dapat menurunkan kadar besi (Fe) pada air sumur gali didaerah Desa Trinsing Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan bata merah pada kapasitas 10 mg/l untuk menurunkan kadar besi (Fe) air sumur gali. Data hasil pengukuran laboratorium dilakukan analisis dengan uji t pada taraf α = 5%. Hasil dalam penelitian ini bahwa dengan penambahan serbuk bata merah dosis 10 mg/l pada sampel air sumur gali dapat memiliki kemampuan menurunkan kadar besi pada ASG tersebut sebesar 85%. Menunjukkan bahwa perlakuan penambahan serbuk bata merah sebesar 10 mg/l pada air sumur gali (ASG) berpengaruh sangat nyata atau thit  > ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima..
CORAL REEF CONDITION BASED ON LEVEL OF SEDIMENTATION IN KENDARI BAY Afu, LaOde Alirman; ., Subhan
AQUASAINS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.557 KB)

Abstract

Kemampuan karang untuk tumbuh dan berkembang sangat dipengaruhi oleh tingkat sedimentasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi terumbu karang berdasarkan tingkat sedimentasi. Metode yang digunakan dalam pengambilan data kondisi terumbu karang menggunakan metode quadrat photo transect dan pengukuran laju sedimentasi di ekosistem terumbu karang dilakukan dengan menggunakan alat sediment trap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi terumbu karang di perairan Teluk Kendari saat ini termasuk kategori buruk dengan persentase tutupan karang hidup pada tingkat sedimentasi tinggi sebesar 36,12, sedimentasi sedang sebesar 8,46 dan sedimentasi rendah sebesar 1,29. Kesimpulannya adalah kondisi terumbu karang di perairan Teluk Kendari saat ini termasuk kategori buruk.

Page 1 of 1 | Total Record : 6