cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23023600     EISSN : 25975315     DOI : -
Core Subject : Science,
e-JRTBP is a periodical journal that serves as a means of scientific communication and to disseminate research results. Fields of study include fisheries cultivation, management, and utilization of fishery resources. e-JRTBP is published twice a year, February and October.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013)" : 12 Documents clear
Peningkatan Imunogenisitas Vaksin Inaktif Aeromonas salmonicida Dengan Penambahan Adjuvant Pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) Ria Hindra Sari; Agus Setyawan; Suparmono -
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.693 KB)

Abstract

Bakteri Aeromonas salmonicida dapat menyebabkan penyakit carp erytrodermatitis pada ikan mas (Cyprinus carpio).  Salah satu cara untuk mencegah penyakit ini adalah dengan vaksinasi. Adjuvant diketahui dapat meningkatkan imunogenisitas vaksin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat imunogenesitas vaksin inaktif A. salmonicida dengan penambahan beberapa jenis adjuvant yang berbeda. Vaksin diinaktifasi dengan formalin 1% dan diinkubasikan selama 24 jam pada suhu ruang. Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan yaitu tanpa vaksinasi, vaksinasi tanpa adjuvant , dan vaksinasi dengan penambahan 3 jenis adjuvant yang berbeda (6 ppm Aluminum hidroksida (Al(OH)3), 6 ppm Alumunium Potasium Sulfat (KAl(SO4)2), dan Freud’s Incomplete adjuvant (FIA) (1:1 v/v)).  Vaksin diujikan pada 10 ekor ikan mas/perlakuan (berat ±30 gr) dengan cara suntik melalui intra peritoneal (107 sel/ikan). Booster dilakukan dengan metode dan dosis yang sama dengan vaksinasi pertama pada 7 hari setelah vaksinasi  (hsv). Pengamatan titer antibodi setiap perlakuan diukur dengan metode mikroaglutinasi pada saat sebelum vaksinasi, 7 (hsv), 14 (hsv) (7 hari setelah booster), dan 30 (hsv).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan adjuvant mampu meningkatkan imunogenisitas vaksin inaktif A. salmonicida yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata titer antibodi yaitu 25 untuk FIA dan KAl(SO4)2 , 24 untuk Al(OH)3 dan vaksin tanpa adjuvant, sedangkan hasil titer antibodi terendah pada perlakuan tanpa pemberian vaksin maupun adjuvant sebesar 23
Pernyataan Pemindahan Hak Milik efendi, eko
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.594 KB)

Abstract

Potensi Ekstrak Kulit Buah dan Biji Rambutan (Nephelium lappaceum) Sebagai Senyawa Anti Bakteri Patogen pada Ikan Azwar Ibrahim; Yudha Trinugraha Adiputra; Agus Setyawan; Siti Hudaidah
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.767 KB)

Abstract

Limbah tanaman buah berpotensi sebagai bahan pengobatan alternatif. Rambutan (Nephelium lappaceum) merupakan tanaman buah yang memiliki peluang digunakan sebagai bahan pengobatan pada infeksi bakteri patogen pada ikan. Penelitian in vitro ekstrak etanol dari kulit dan biji rambutan dilakukan untuk mempelajari kemampuannya sebagai senyawa anti bakteri patogen pada ikan. Penelitian dilakukan dengan dua tahap yaitu pengujian penghambatan dan  pengujian Minimum Inhibitory Concentration (MIC). Pengujian penghambatan yang dilakukan adalah uji penghambatan pertumbuhan bakteri dan uji cakram. Hasil uji penghambatan pertumbuhan bakteri menunjukkan bahwa kulit rambutan tidak memiliki kemampuan sebagai anti bakteri patogen pada ikan. Berlawanan, hasil uji penghambatan pertumbuhan bakteri menunjukkan biji rambutan berpotensi sebagai senyawa antibakteri pathogen pada ikan antara lain Aeromonas hydrophila, A. salmonicida dan Streptococcus sp. Uji cakram menunjukkan kemampuan biji rambutan untuk menghambat pertumbuhan tiga bakteri patogen tersebut paling baik bekerja pada konsentrasi 75% dengan diameter zona hambat lebih dari 10 mm. Konsentrasi minimal yang efektif untuk menghambat pertumbuhan tiga bakteri patogen adalah pada konsentrasi 50-75% dan semakin tinggi konsentrasinya menunjukkan kandungan bahan aktif flavonoid dalam biji rambutan semakin berfungsi sebagai anti bakteri patogen pada ikan.
Pengaruh Substitusi Tepung Ikan Dengan Tepung Ikan Rucah Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila Gesit (Oreochromis niloticus) Septi Yolanda; Limin Santoso; Esti Harpeni
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.332 KB)

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) adalah ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak dibudidayakan, namun pembudidaya sering mengalami kendala harga pakan yang tinggi karena bahan baku seperti tepung ikan masih diimpor. Untuk mengatasinya dicari alternatif bahan baku lokal yang dapat menggantikan tepung ikan seperti tepung ikan rucah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh substitusi tepung ikan dengan tepung ikan rucah pada pakan dengan proporsi yang berbeda dan untuk mengetahui proporsi tepung ikan rucah yang paling baik untuk pertumbuhan ikan nila. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan dan 3 kali ulangan A (pelet komersil/kontrol), B (tepung ikan 100%), C (tepung ikan rucah 25% + tepung ikan 75%), D (tepung ikan rucah 50% + tepung ikan 50%), E (tepung ikan rucah 75% + tepung ikan 25%), F (tepung ikan rucah 100%). Data yang diperoleh dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan, Feed Convertion Ratio (FCR), dan Protein Efficiency Ratio (PER). Semua parameter yang diamati menunjukkan bahwa penggunaan tepung ikan rucah dalam pakan buatan pada perlakuan E memberikan pengaruh nyata dibandingkan perlakuan A, B, C, D, dan F dengan hasil nilai pertumbuhan dan PER tinggi, sedangkan nilai FCR rendah.
Panduan Untuk Penulis eko efendi
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.262 KB)

Abstract

Pengaruh Fotoperiode Terhadap Pertumbuhan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Maishela, Belly; -, Suparmono; Diantari, Rara; Muhaemin, Moh.
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.994 KB)

Abstract

Lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan ikan yang bersifat nokturnal.  Cahaya mempengaruhi periode aktif lele dumbo dalam mencari makan, periode aktif lele dumbodalam mencari makan akan mempengaruhi laju pertumbuhan.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh fotoperiode terhadap pertumbuhan lele dumbo.  Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan 5 fotoperiode yang berbeda dan 3 ulangan.  Perlakuan yang diberikan adalah A (6 jam terang dan 18 jam gelap), Perlakuan B (12 jam terang dan 12 jam gelap), perlakuan C (18 jam terang dan 6 jam gelap), D (24 jam gelap dan 0 jam terang) dan E (0 jam terang dan 24 jam gelap).  ANOVA menunjukan bahwa fotoperiode berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat dan panjang, namun tidak berpengaruh nyata terhadap sintasan (survival rate) Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin lama waktu gelap maka pertumbuhan semakin tinggi.  Pertumbuhan berat dan panjang tertinggi terjadi pada perlakuan E (24G:0T) dengan rata-rata mencapai 1,989 gram, dan rata-rata pertumbuhan panjang mencapai 7,044 cm.
Kajian Tingkat Kecernaan Pakan Buatan Yang Berbasis Tepung Ikan Rucah Pada Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) Selpiana -; Limin Santoso; Berta Putri
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.275 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat kecernaan pakan ikan nila merah (Oreochromis niloticus) yang berbasis tepung ikan rucah . Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah proporsi tepung ikan rucah 405 gram, 450 gram, 495 gram dan 540 gram. Ikan nila merah sebanyak 12 ekor dengan berat 8 gram dimasukkan ke dalam 12 akuarium berukuran 60x40x40 cm. Pakan uji diberikan selama 60 hari dengan feeding rate 5% dan frekuensi dua kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung ikan rucah mampu meningkatkan kecernaan pakan ikan nila merah. Kecernaan adalah bagian pakan yang dikonsumsi dan tidak dikeluarkan menjadi feses. Tingkat kecernaan pakan terdiri dari kecernaan total dan protein. Kecernaan total pakan tertinggi terletak pada perlakuan D (70,51%±0,32). Kecernaan protein juga meningkat seiring dengan penambahan tepung ikan rucah. Kecernaan protein tertinggi terletak pada perlakuan D (80,64%±0,17) dengan proporsi tepung ikan rucah 540 gram.
Pengaruh Penambahan Probiotik pada Pakan Dengan Dosis Berbeda Terhadap Pertumbuhan, Kelulushidupan, Efisiensi Pakan dan Retensi Protein Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) Jariyah Endang Setiawati; Tarsim -; Yudha Trinugraha Adiputra; Siti Hudaidah
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.664 KB)

Abstract

Keuntungan probiotik komersil terbukti berguna untuk kegiatan budidaya perikanan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh probiotik komersil (Mina Pro®) yang mengandung Bacillus sp. terhadap pertumbuhan, kelulushidupan, efisiensi pakan dan retensi protein patin (Pangasius hypophthalmus). Masing-masing 30 ekor benih patin (panjang total 5-7 cm) ditebar dalam 12 akuarium berukuran 50 x 40 x 40 cm. Probiotik diberikan melalui pakan komersil dengan kadar protein 35.66% selama 40 hari dengan dosis 0, 5, 10, 20 ml/kg. Pakan diberikan secara at satiation sebanyak 5% dari berat tubuh dengan frekuensi tiga kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada selang kepercayaan 95% penambahan probiotik dalam pakan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan patin dan kelulushidupan pada semua perlakuan, namun dapat meningkatkan efisiensi pakan dan retensi protein. Penelitian juga menunjukkan bahwa pemberian probiotik 10  ml/kg pakan cukup untuk mendukung efisiensi pakan dan meningkatkan retensi protein patin.
Pengaruh Penambahan Vitamin E Pada Pakan Berbasis Tepung Ikan Rucah Terhadap Kematangan Gonad Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) Napitu, Romaria; Santoso, Limin; -, Suparmono
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.399 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui dosis vitamin E yang tepat dalam pakan buatan berbasis tepung ikan rucah dalam meningkatkan kematangan gonad ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan A (kontrol), perlakuan B (vitamin E 300 mg/kg pakan), perlakuan C (vitamin E 600 mg/kg pakan) dan perlakuan D (vitamin E 900 mg/kg pakan). Ikan uji yang digunakan adalah ikan nila merah sebanyak 120 ekor, dengan bobot ± 200 gram per ekor. Ikan nila merah sebanyak 10 ekor dimasukan kedalam bak pemeliharaan berukuran 1,5x1x1m. Pemberian pakan tiga kali sehari dengan feeding rate 3% selama 40 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan vitamin E dalam pakan buatan (300 mg/kg pakan) memberikan pengaruh paling baik untuk meningkatkan kematangan gonad ikan nila merah. Nilai Indeks Kematangan Gonad (3,86 % ± 0,18) dan Tingkat Kematangan Gonad berkembang hingga TKG IV.
Keragaman Karakter Morfologi Antara Trichodina nobilis dan Trichodina reticulata pada Ikan Komet (Carrasius auratus) Resto Windarto; Yudha Trinugraha Adiputra; Wardiyanto -; Eko Efendi
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.399 KB)

Abstract

Infeksi parasit dapat menyebabkan kerugian pada usaha budidaya dan konsumen penggemar ikan hias. Kota Bandar Lampung merupakan salah satu pusat penjualan ikan hias air tawar yang potensial secara ekonomi. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi spesies parasit Trichodina dari ikan komet (Carassius auratus) yang berasal dari 5 toko ikan hias yang berada di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan sampel ikan komet sebanyak 250 ekor. Identifikasi spesies dilakukan dengan mempelajari perbedaan karakter morfologi dari setiap Trichodina yang ditemukan pada ikan komet. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua spesies yang teridentifikasi sebagai Trichodina nobilis dan Trichodina reticulata. Keragaman karakter morfologi yang membedakan kedua spesies Trichodina adalah variasi bentuk, jumlah dan ukuran beberapa parameter tubuh. Teridentifikasinya dua spesies Trichodina yang berbeda menunjukkan potensi penyebaran spesies parasit yang tinggi bagi ikan hias air tawar yang diperjualbelikan di Kota Bandar Lampung karena sebagian besar kebutuhan ikan hias air tawarnya berasal dari Bogor atau Jakarta.

Page 1 of 2 | Total Record : 12