cover
Contact Name
Arif Rahman
Contact Email
pasirlaut.msdp@gmail.com
Phone
+6224-76404447
Journal Mail Official
pasirlaut.msdp@gmail.com
Editorial Address
Program Magister Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Jalan Prof. Soedarto, SH Gedung J Lt. 3 Tembalang Semarang Kode Pos 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pasir Laut
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 18581684     EISSN : 27470776     DOI : https://doi.org/10.14710/pasirlaut
Core Subject : Social,
The articles on the Pasir Laut Journal are the result of scientific research in coastal and marine resources management that have never been previously published. Article scope: (a)Coastal and fisheries resources, (b) Aquaculture, (c) Post Harvest Technology, (e) Resource Exploitation Fisheries, (f) Socio-Economic and Policy Fisheries, (g) Maritime Anthropology, (h) Oceanography Fisheries (i) Coastal Environment and Habitat and (j) Marine biotechnology to support management coastal and marine resources.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020): September" : 9 Documents clear
VALUASI EKONOMI EKOSISTEM MANGROVE DI KAWASAN TAMAN PESISIR UJUNGNEGORO-ROBAN, KABUPATEN BATANG Adnan Arsani Hirmawan; Suradi Wijaya Saputra; Churun Ain
Jurnal Pasir Laut Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.142 KB) | DOI: 10.14710/jpl.2020.33693

Abstract

Ekosistem mangrove sebagai salah satu penyeimbang di kawasan pesisir yang memiliki peran penting dalam aspek ekologi dan ekonomi. Ekosistem mangrove di Kawasan Taman Pesisir Ujungnegoro-Roban masuk kedalam sub-zona rehabilitasi mangrove karena telah mengalami degradasi. Mengingat pentingnya peran ekosistem mangrove maka diperlukan suatu kajian untuk mengestimasi besarnya nilai ekonomi yaitu melalui valuasi ekonomi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui secara ekonomi nilai manfaat langsung, manfaat tidak langsung, manfaat pilihan, manfaat keberadaan, dan nilai ekonomi total dari ekosistem mangrove di Kawasan Taman Pesisir Ujungnegoro-Roban, Kabupaten Batang. Metode analisis yang digunakan yaitu market price method, replacement cost method, benefit transfer method, dan contingen valuation method. Nilai manfaat langsung ekosistem mangrove yang dimanfaatkan masyarakat diperoleh nilai Rp 928.633.000 per tahun. Nilai manfaat tidak langsung diperoleh Rp 6.836.143 per tahun. Nilai manfaat pilihan ekosistem mangrove diestimasi melalui nilai keanekaragaman hayati sebesar Rp 2.610.180 per tahun. Nilai manfaat keberadaan diperoleh Rp 38.700.000 per tahun. Nilai ekonomi total ekosistem mangrove Kawasan Taman Pesisir Ujungnegoro-Roban yang diperoleh sebesar Rp 976.779.323 per tahun dengan luas ekosistem mangrove 12 ha.
DISTRIBUSI DAN KELIMPAHAN LARVA IKAN DI PANTAI TELUK AWUR, KABUPATEN JEPARA Pingky Alya Elisa; Abdul Ghofar; Anhar Solichin
Jurnal Pasir Laut Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.125 KB) | DOI: 10.14710/jpl.2020.33687

Abstract

Pantai Teluk Awur merupakan salah satu pantai yang terletak di Kabupaten Jepara. Pantai ini ditandai oleh banyaknya pohon mangrove yang berfungsi sebagai peneduh dan penahan abrasi. Larva ikan merupakan tahapan awal dari pertumbuhan ikan. Ikan dalam stadia larva ini masih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan bagi kelulushidupannya dan menentukan kelangsungan hidup dari suatu spesies ikan maupun populasi ikan tersebut. Penting untuk diketahui informasi mengenai keberadaan larva ikan sebagai dasar dalam pengelolaan sumberdaya ikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui famili larva ikan yang tertangkap dan untuk mengetahui distribusi, kelimpahan, keseragaman, keanekaragaman dan dominasi larva ikan di kawasan Pantai Teluk Awur Kabupaten Jepara. Penelitian ini dilaksanakan pada 1 – 15 Mei 2019 di Pantai Teluk Awur. Metode yang digunakan adalah survei, dan metode untuk pengambilan sampel adalah metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu pola distribusi (indeks morisita (I)), indeks keseragaman (H’), indeks keseragaman (e), dan indeks dominansi (D). Hasil penelitian larva ikan yang berhasil teridentifikasi sebanyak 887 ind/50m3 yang terdiri dari 8 famili: Chanidae (281 ind/50m3), Gobiidae (162 ind/50m3), Mugilidae (152 ind/50m3), Ambassidae (148 ind/50m3), Eleotrididae (52 ind/50m3), Chirocentridae (35 ind/50m3), Mullidae (30 ind/50m3) dan Labridae (27 ind/50m3). Pola distribusi larva ikan yaitu acak atau dengan kata lain mampu hidup di sekitar ekosistem tersebut, nilai keanekaragaman larva ikan masuk kedalam kategori sedang, nilai keseragaman larva ikan tergolong tinggi, sedangkan dominansi lrva ikan masuk dalam kategori rendah.
ESTIMASI SERAPAN CO2 BERDASARKAN SIMPANAN KARBON PADA HUTAN MANGROVE DESA TAMBAKBULUSAN DEMAK JAWA TENGAH Mega Wahyu Susilowati; Pujiono Wahyu Purnomo; Anhar Solichin
Jurnal Pasir Laut Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.961 KB) | DOI: 10.14710/jpl.2020.29763

Abstract

Produksi karbondioksida yang semakin meningkat, sedangkan hutan mangrove sebagai penyerap karbondioksida yang semakin menurun jumlahnya, menyebabkan jumlah karbondioksida di atmosfer tidak terkendali. Hal tersebut menyebabkan cahaya matahari terperangkap di atmosfer, sehingga suhu di bumi semakin meningkat. Solusi untuk meminimalisasi dampak dari pemanasan global dapat memanfaatkan keberadaan hutan mangrove. Hutan mangrove dapat menyerap karbondioksida dan menyimpannya dalam bentuk biomassa dan sedimen. Tujuan dari penelitian ini untuk menghitung simpanan karbon pada batang mangrove, serasah dan sedimen serta mengestimasi serapan CO2. Simpanan karbon pada batang mangrove menggunakan metode non-destructive sampling dengan persamaan alometrik untuk jenis atau tipe ekosistem mangrove yang sudah tersedia, sedangkan simpanan karbon serasah dan sedimen menggunakan metode destructive sampling dengan mengambil sub contoh di lapangan. Hasil simpanan karbon pada batang mangrove yaitu sebesar 125,39 ton/ha setara dengan serapan CO2 460,21 ton/ha, simpanan karbon pada serasah sebesar 0,54 ton/ha setara dengan serapan CO2 1,97 ton/ha dan simpanan karbon pada sedimen yaitu sebesar 57,74 ton/ha setara dengan serapan CO2 211,89 ton/ha. Estimasi serapan CO2 pada hutan mangrove Desa Tambakbulusan berdasarkan ketiga sumber karbon yaitu 674,07 ton/ha dengan persentase serapan CO2 batang sebesar 68,27%, serasah sebesar 0,29% dan sedimen sebesar 31,44%. Penyimpanan karbon terbesar berada di batang mangrove dan terkecil pada serasah.
POTENSI BAKTERI ASOSIASI TUNIKATA SEBAGAI PENGHASIL SENYAWA ANTIBAKTERI GUNA MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI MULTIDRUG RESISTANT Diah Ayuningrum; Rhesi Kristiana; Meezan Ardhanu Asagabaldan
Jurnal Pasir Laut Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.148 KB) | DOI: 10.14710/jpl.2020.32807

Abstract

Tunikata atau ascidian merupakan invertebrata laut yang hidup di kedalaman lebih dari 2 meter, sesil, soliter maupun berkoloni dan hidup sebagai filter feeder seperti sponge. Cara hidup seperti ini memungkinkan masuknya mikroorganisme seperti bakteri ke dalam tubuh tunikata melalui branchial siphon-nya. Bakteri yang hidup bersama dengan tunikata ini disebut dengan bakteri asosiasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisolasi bakteri asosiasi dari tunikata, mempurifikasi jumlah isolat bakteri asosiasi tunikata dan melakukan skrining antibakteri dari bakteri asosiasi tunikata terhadap bakteri multidrug resistant (MDR). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif, dimana teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling. Isolasi bakteri asosiasi tunikata menggunakan metode sebar (spread plate), sedangkan purifikasinya menggunakan metode gores (streak plate). Uji antibakteri menggunakan metode overlay. Hasil penelitian menunjukan dari total dua sampel tunikata, diperoleh sebanyak 12 isolat murni bakteri asosiasi tunikata. Hasil skrining menunjukkan 33% persen isolat bakteri asosiasi tunikata berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri MDR Acinetobacter baumanni, MRSA, Enterobacter cloacae complex dan Staphilococcus hemolyticus. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, bakteri asosiasi tunikata berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber senyawa aktif antibakteri MDR.
PENGARUH TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) TERHADAP DENSITAS Zooxhanthellae PADA KARANG Acropora sp. DALAM SKALA LABORATORIUM Raema Farah Rizka; Pujiono Wahyu Purnomo; Aninditia Sabdaningsih
Jurnal Pasir Laut Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.337 KB) | DOI: 10.14710/jpl.2020.33689

Abstract

Sedimentasi merupakan faktor utama yang mengakibatkan kematian karang. Konsentrasi TSS yang tinggi cenderung menyebabkan sedimentasi yang tinggi. Pengaruh TSS pada perairan menyebabkan cahaya yang masuk kedalam perairan terhambat, sehingga dapat menurunkan aktivitas fotosintesis pada zooxanthellae. Sedimen yang terdeposit juga akan menutupi permukaan polip karang sehingga akan meningkatkan kebutuhan energy metabolic untuk menghilangkannya kembali. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh TSS terhadap densitas zooxanthellae dan hubungannya dengan fotosintesis dan respirasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019, di Laboratorium Pengembangan Wilayah Pantai Jepara Undip. Metode yang digunakan adalah metode experimental. Spesimen yang digunakan adalah karang Acropora sp. Sampel karang Acropora sp. diambil dari perairan Pulau Panjang Jepara. Perlakuan pada penelitian ini adalah dengan memberikan konsentrasi TSS 10 mg/L; 30 mg/L dan 50 mg/L yang dilarutkan pada media pemeliharaan. Pengamatan dilakukan pada interval waktu ke- 0, 4, 8 dan 12 hari. Parameter utama yang diamati adalah densitas zooxanthellae, fotosintesis dan respirasi serta pendukung yaitu kualitas air. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dengan konsentrasi TSS 50 mg/L menyebabkan penurunan densitas zooxanthellae yang paling tinggi. Berdasarkan Analisis Regresi Linear Sederhana pada konsentrasi TSS 50 mg/L diperoleh persamaan regresi Y= -285.477 X + 6E+06. Kelimpahan zooxanthellae mempengaruhi nilai fotosintesis dan respirasi. Semakin sedikit kelimpahan zooxanthellae maka nilai fotosintesis yang dihasilkan menurun, sebaliknya nilai respirasi semakin tinggi.
ANALISIS KUALITAS PERAIRAN BERDASARKAN KONSENTRASI LOGAM BERAT DAN INDEKS PENCEMARAN DI SUNGAI BANJIR KANAL TIMUR SEMARANG Muhammad Khairul Ariki Harahap; Siti Rudiyanti; Niniek Widyorini
Jurnal Pasir Laut Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.185 KB) | DOI: 10.14710/jpl.2020.33691

Abstract

Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) merupakan sungai besar yang terdapat di Kota Semarang, memiliki lokasi yang strategis yaitu berada di pusat kota dan bermuara di Laut Jawa. Letak sungai BKT yang berada di sekitar pemukiman, menjadikan Sungai BKT sebagai sungai yang tidak terlepas dari aktivitas manusia. Berbagai aktivitas domestik, industri, dan perikanan terjadi di sekitar Sungai BKT. Aktivitas tersebut memberikan masukan berupa limbah ke badan perairan. Keberadaan bahan pencemar tersebut menyebabkan penurunan kualitas air sungai sehingga dapat mempengaruhi kehidupan biota di perairan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui konsentrasi logam berat (Cu dan Pb), BOD, dan COD di perairan Sungai BKT serta mengkaji status pencemaran Sungai BKT berdasarkan nilai Indeks Pencemaran. Penelitian dilaksanakan bulan Mei 2019. Pengambilan sampel air dilakukan di 4 stasiun dimana masing-masing stasiun terdapat 3 titik sampling. Berdasarkan hasil penelitian, konsentrasi logam tembaga (Cu) berkisar antara 0,056 – 0,202 mg/l, konsentrasi logam timbal (Pb) berkisar antara 0,6 – 1,799 mg/l, konsentrasi COD berkisar antara 26 – 198 mg/l, dan konsentrasi BOD berkisar antara 11 – 55 mg/l. Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran dan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 51 tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut maka konsentrasi Cu, Pb, BOD, dan COD telah melebihi baku mutu. Nilai Indeks Pencemaran (IP) di Sungai BKT berkisar antara 5,80 – 9,29 dan tergolong kedalam kategori tercemar sedang.
ANALISIS SEBARAN HORIZONTAL DAN TEMPORAL KLOROFIL-A DAN FITOPLANKTON DI MUARA SUNGAI BANJIR KANAL BARAT, SEMARANG Falita Alfat’hani; Agus Hartoko; Nurul Latifah
Jurnal Pasir Laut Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.533 KB) | DOI: 10.14710/jpl.2020.33685

Abstract

Perairan muara sungai Banjir Kanal Barat merupakan salah satu perairan yang penting untuk menopang kehidupan organisme didalamnya, serta penting bagi ekonomi masyarakat kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola sebaran klorofil-a dan fitoplankton, mengetahui hubungan klorofil-a, nitrat, dan fosfat dengan fitoplankton serta mengetahui tingkat saprobitas perairan sebagai indikator tingkat pencemaran. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2019 di muara sungai Banjir Kanal Barat, Semarang. Pengambilan sampel air dilakukan pada saat kondisi pasang dan surut dengan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel fitoplankton dengan metode pasif. Analisis data dengan metode T test, regresi polinomal dan PCA. Analisis status perairan dengan indeks saprobitas dan tropik saprobik indeks. Hasil penelitian ini adalah konsentrasi klorofil-a saat pasang berkisar 0,016 – 2,394 mg/m3 sedangkan saat surut berkisar 0,102 – 1,051 mg/m3. Kelimpahan fitoplankton saat pasang yaitu 33 – 127 sel/l, sedangkan kelimpahan fitoplankton saat surut berkisar antara 18 – 200 sel/l. Sebaran horizontal klorofil-a dan fitoplankton pada saat pasang maupun surut lebih tinggi pada lokasi sungai dan muara dan berkurang pada lepas pantai. Hubungan yang kuat dari analisa regresi polinomial dan PCA yaitu pada fitoplankton dengan nitrat saat pasang serta klorofil-a dengan nitrat saat surut. Nilai SI pada saat pasang menunjukkan β-mesosaprobik dan saat surut oligosaprobik. Nilai TSI pada saat pasang dan surut menunjukkan oligosaprobik.
KADAR LOGAM BERAT Pb, Fe, DAN Cd YANG TERKANDUNG DALAM JARINGAN LUNAK KERANG BATIK (Paphia undulata) DARI PERAIRAN TAMBAK LOROK, SEMARANG Sri Rahayu Prihati; Djoko Suprapto; Siti Rudiyanti
Jurnal Pasir Laut Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.612 KB) | DOI: 10.14710/jpl.2020.33692

Abstract

Perairan Tambak Lorok, Semarang yang terletak di pantai utara Jawa, dikelilingi berbagai industri, PLTU PT Indonesia Power, Pelabuhan Tanjung Mas dan pemukiman sehingga berpotensi tercemar berbagai jenis limbah, salah satunya yaitu logam berat. Logam berat dapat terakumulasi oleh organisme perairan, diantaranya adalah kerang batik (Paphia undulata) yang bersifat filter feeder dan banyak terdapat di Perairan Tambak Lorok. Hal ini menjadi alasan penelitian mengenai kandungan logam berat Pb, Fe, dan Cd pada jaringan lunak kerang batik di Perairan Tambak Lorok dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Pb, Fe, dan Cd pada perairan Tambak Lorok dan jaringan lunak kerang batik, serta mengetahui batas konsumsi mingguan kerang batik dari perairan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan analisis deskriptif kualitatif, penentuan lokasi sampling dilakukan secara purposive. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2019. Hasil penelitian menunjukkan kadar logam berat Pb, Fe, dan Cd di perairan Tambak Lorok berturut-turut 0,723; 8,261; dan 2,482 mg/l telah melebihi batas layak menurut KepMen LH No.51 tahun 2004 tentang baku mutu air laut untuk biota laut, sedangkan pada jaringan lunak kerang batik berturut-turut adalah 5,47; 299,909; dan 32,423 mg/kg telah melebihi baku mutu logam dalam pangan khusus bivalvia menurut SNI 7387 tahun 2009. Batas maksimum konsumsi mingguan kerang batik yang mengandung logam berat Pb, Fe dan Cd dari perairan Tambak Lorok untuk individu dengan berat badan 20 kg, 50 kg dan 65 kg berturut-turut yaitu 4; 11; dan 14 gram/minggu.
ANALISIS DENSITAS Emerita emeritus TERHADAP TEKSTUR DAN BAHAN ORGANIK SEDIMEN DI PANTAI GLAGAH, KULON PROGO, YOGYAKARTA Intan Via Nirmala; Bambang Sulardiono; Agus Hartoko
Jurnal Pasir Laut Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.384 KB) | DOI: 10.14710/jpl.2020.33686

Abstract

Di Indonesia, undur-undur laut famili Hippidae terdistribusi dengan baik di sepanjang Pantai Selatan Jawa, khususnya Pantai Glagah. Pantai Glagah merupakan pantai berpasir hitam yang menjadi daerah obyek wisata dan terdapat budidaya udang di sekitarnya. Emerita meritus merupakan undur-undur laut yang paling sering ditemui dan mempunyai kepadatan tertinggi. Biota ini ditangkap oleh nelayan untuk dijual dan dikonsumsi. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis densitas, tekstur sedimen, bahan organik, dan aspek biologi, serta korelasinya antara densitas, panjang karapas dan berat Emerita emeritus dengan tekstur sedimen dan bahan organik di Pantai Glagah, Kulon Progo, Yogyakarta. Pengolahan data dengan menggunakan program Microsoft Excel dan SPSS 16. Total sampel sebanyak 305 individu yaitu 29 individu/m2 (Glagah Timur 1), 43 individu/m2  (Glagah Timur 2), 65 individu/m2  (Glagah Timur 3), 74 individu /m2 (Glagah Barat 3), 53 individu/m2  (Glagah Barat 2), dan 44 individu/m2 (Glagah Barat 1). Tekstur sedimen paling dominan adalah pasir halus (0,125-0,25 mm). Nilai Bahan Organik dari Glagah Timur dan Barat semuanya sebesar nol. Pola pertumbuhan Emerita emeritus betina (total) adalah alometrik negatif (pertumbuhan panjang lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan bobotnya). Nilai faktor kondisi Emerita emeritus betina (total) sebesar 1,242. Hubungan densitas Emerita emeritus dengan tekstur sedimen memiliki korelasi yang cukup erat. Hubungan antara panjang karapas dan berat Emerita emeritus dengan tekstur sedimen memiliki korelasi yang rendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 9