Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi
Jurnal Anuva presents the latest information of study and research of Cultural Studies and Library and Information Science. Scientific scope of this journal covers cultural studies, library, documentation, and information science. Cultural Studies includes philosophy, literature, linguistics, philology, anthropology, and sociology. Library science includes librarianship, management activity/library services, library collection management, library automation, digital libraries, library cooperation, library empowerment, and/or development of library system/document and information institution. Studies of documentation include record and archive management, activities of data documentation, information, and publications/literature/collection in a database or a certain media, such as; repository, big data, codata, metadata, and/or development documentation system in the library/document and information institution. Studies of information include infometrics, bibliometrics, webometrics, repackaging information, retrieval information, knowledge management, literacy information, dissemination information, and/or development of information systems in the library/document and information institution.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 3 (2022): September"
:
11 Documents
clear
Peran Pustakawan Sekolah dalam Manajemen Infodemik Covid-19 Siswa SMP Negeri 2 Semarang
Maharatri Pambayun;
Athanasia Octaviani Puspita Dewi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.317-328
Penelitian ini mengkaji tentang peran pustakawan sekolah dalam manajemen infodemik Covid-19 siswa SMP Negeri 2 Semarang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan wawancara semi terstruktur dengan empat (4) narasumber dari SMP Negeri 2 Semarang sebagai informan untuk pengumpulan data. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola perilaku informan. Hasil analisis menunjukkan tiga tema terkait peran pustakawan sekolah dalam manajemen infodemik Covid-19 siswa SMP Negeri 2 Semarang. Ketiga tema tersebut adalah pelayanan perpustakaan, pengalaman informasi, dan peran pustakawan dalam manajemen infodemik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pustakawan SMP Negeri 2 Semarang sudah melakukan tindakan terkait dengan manajemen infodemik Covid-19 di dalam lingkungan sekolah tersebut yang sejalan dengan pendapat Eysenbach tentang empat pilar manajemen infodemik. Tiga pilar yaitu Pemantauan informasi, Membangun eHealth Literacy dan kapasitas literasi sains, dan Mendorong penyempurnaan pengetahuan dan proses peningkatan kualitas pengecekan fakta dan tinjauan sejawat sudah dilaksanakan oleh pustakawan dengan baik. Namun pilar ke empat yaitu akurat dan tepat waktu dalam penerjemahan pengetahuan, meminimalkan faktor-faktor yang mendistorsi seperti pengaruh politik atau komersial belum terlaksana dengan baik.
Penyiangan Koleksi Perpustakaan Umum Sebagai Dedikasi dan Tanggungjawab Pustakawan
Rizal Gani Kaharudin;
Sri Rohyanti Zulaikha
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.255-268
Menghadapi keterbaruan ilmu pengetahuan, perputakaan umum hendaknya siap menyediakan koleksi yang terbaru dan berkualitas. Pembaharuan koleksi tentunya diimbangi dengan ketersediaan ruang rak, tetapi banyak ditemui perpustakaan umum dengan kondisi rak sangat padat dan beberapa usang atau kurang layak masih dilayanankan. Atas dasar itu peneliti melakukan kajian ilmiah lebih dalam untuk mengungkap akar permasalahan dan strategi yang diperlukan dalam proses penyiangan koleksi. Adapun tujuan peneliti yaitu untuk memberikan stimulus bagi pengelola perpustakaan umum dalam melaksanakan penyiangan secara tepat dan efisien. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dan data pendukung didapatkan dari berbagai literatur seperti artikel ilmiah, buku, dan lainnya. Data dan informasi tersebut dianalisis menggunakan pendekatan studi literatur dengan mengintegrasikan beberapa temuan dokumen hasil penelitian tentang penyiangan koleksi di perpustakaan umum dengan teori-teori yang menunjang. Hasil analisis yang disajikan secara deskriptif diharapkan dapatmemberikan insight baru lebih komprehensi untuk menyikapi problematika kegiatan penyiangan koleksi. Adapun hasil kajian ini menunjukkan bahwa kendala yang kerap ditemui yaitu berkaitan dengan sumber daya manusia, kebijakan penyiangan secara tertulis, efektivitas waktu kerja, dana pemeliharaan, dan tempat. Untuk meminimalisir kendala tersebut pustakawan memerlukan self improvement baik secara psikologis, keilmuan, keterampilan praktis komunikasi dan membangun kerjasama dengan stakeholder. Merujuk hal tersebut, keberhasilan penyiangan merupakan sebuah dedikasi dan tanggung jawab pustakawan beserta dengan pemangku kebijakan.
Perilaku Pencarian Informasi Kelompok Petani Muda Dieng dalam Penerapan Sistem Pertanian Modern
Muhammad Farkhan Akbar;
Joko Wasisto
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.329-342
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku pencarian informasi yang dilakukan oleh petani muda dieng dalam menerapkan sistem pertanian modern. Teori yang digunakan adalah teori perilaku pencarian informasi menurut Wilson. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan teknik pengumpulan datanya adalah wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumen. Subjek dalam penelitian ini berjumlah lima orang petani muda dieng yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Teknik yang digunakan untuk menganalisa data yang telah terkumpul adalah thematic analysis. Hasilnya menunjukan bahwa ditemukan lima tema yang berkaitan dengan perilaku pencarian informasi petani muda dieng dalam penerapan sistem pertanian modern. Tema pertama adalah Kebutuhan Pertanian yang menjelaskan berbagai kebutuhan pertanian petani berdasarkan siklus masa tanam, yaitu masa pra tanam, masa pemeliharaan tanaman, dan masa pasca panen. Tema kedua adalah kebutuhan informasi petani yang menguraikan kebutuhan petani akan berbagai informasi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pertaniannya. Tema ketiga adalah sumber informasi yang media yang digunakan petani sebagai sumber pencarian informasinya, yaitu internet, rekan dan keluarga, toko pertanian, dan dinas pertanian. Tema keempat adalah perilaku pencarian informasi petani muda yang menjabarkan mengenai cara petani melakukan pencarian informasi melalui keempat sumber tersebut. Tema terakhir adalah kendala pencarian informasi contohnya keraguan petani akan kebenaran informasi yang diperoleh dari internet, gangguan sinyal internet pada kondisi tertentu, serta kurangnya sosialisasi dan kerjasama pengembangan pertanian modern yang dilakukan oleh dinas pertanian.
Perkembangan Kepribadian Ali Akbar dalam Cerpen Orang Kalah Karya Dadang Ari Murtono
Ari Setiawan;
Sukarjo Waluyo;
M. Suryadi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.269-278
Akhir-akhir ini psikoanalisis umumnya digunakan untuk mengkaji tokoh-tokoh dalam karya sastra. Cerpen berjudul Orang Kalah dengan tokoh utama Ali Akbar yang merantau ke Kota Surabaya untuk mencari makan kemudian memutuskan menjadi pencopet hingga akhirnya berhenti mencopet dan memilih menjadi pegawai di sebuah warung kopi dengan gaji yang kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan kepribadian tokoh utama dari mulai sebelum menjadi pencopet, saat menjadi pencopet, dan setelah berhenti pencopet. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori Sigmund Freud khususnya pada aspek id, ego, dan superego. Perkembangan kepribadian Ali Akbar dipengaruhi oleh aspek kepribadian yaitu id, ego, dan superego. Sebelum menjadi pencopet, aspek "id" Ali Akbar begitu hebat sedangkan superegonya lemah. Ketika Ali Akbar menjadi pencopet, superego Ali Akbar lebih besar dari aspek id dan ego, sehingga Ali Akbar memilih untuk menghentikan pencopet. Setelah berhenti menjadi pencopet, Ali Akbar masih memiliki dorongan “id” yang merupakan dorongan untuk bertahan hidup sehingga mewujudkan ego mogok kerja selama dua minggu namun gagal.
Pengalaman Literasi Informasi Generasi Milenial Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten dalam Memanfaatkan Aplikasi Wattpad
Fryda Putri Sardiantari;
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.343-354
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman literasi informasi generasi milenial Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten dalam memanfaatkan aplikasi Wattpad. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan thematic analysis. Terdapat 4 tema yang dihasilkan dari analisis data, yaitu pola penelusuran informasi generasi milenial dalam memanfaatkan aplikasi Wattpad, strategi penelusuran informasi generasi milenial dalam memanfaatkan aplikasi Wattpad, pemanfaatan informasi dalam aplikasi Wattpad sebagai sumber pengetahuan baru oleh generasi milenial, dan kesadaran generasi milenial saat memanfaatkan aplikasi Wattpad secara baik dan bijak. Hasil tema pertama yaitu generasi milenial dalam melakukan pola penelusuran informasi melalui kegiatan browsing, monitoring, accessing dan networking telah dilakukan dengan baik sesuai dengan pola perilaku pencarian informasi dalam media sosial. Tema kedua menunjukkan bahwa generasi milenial dalam melakukan penelusuran informasi memiliki cara yang sama yaitu dengan memahami topik, mengidentifikasi kata kunci yang akan dipakai, menggunakan sinonim terkait, menambahkan tagar, membaca deskripsi, mengevaluasi dan menyimpan. Tema ketiga menunjukkan penggunaan aplikasi Wattpad oleh generasi milenial untuk menambah informasi baru berkaitan dengan pengambilan keputusan berdasarkan informasi dalam aplikasi Wattpad yang telah dibaca informan, penambahan kosa kata serta istilah-istilah baru. Tema keempat menunjukkan bahwa generasi milenial mampu menciptakan pengalaman, pengetahuan dan penilaian untuk diaplikasikan saat memanfaatkan aplikasi Wattpad. Kesadaran dalam bijak memanfaatkan aplikasi Wattpad dapat diasosiasikan dengan mampu menghargai sesama pengguna sehingga hal tersebut juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penyebaran Informasi Kecelakaan Lalu Lintas pada Akun @infokejadiansemarang melalui Instagram
Maulana Robani Ikhsan;
Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.279-292
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebaran informasi kecelakaan lalu lintas pada akun @infokejadiansemarang melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pendiri sekaligus admin dari @infokejadiansemarang serta 10 informan yang pernah melakukan penyebaran informasi di akun @infokejadiansemarang. Observasi dilakukan dengan cara ikut menjadi pengikut akun Instagram @infokejadiansemarang sehingga peneliti dapat mengamati setiap konten kecelakaan lalu lintas yang diunggah oleh @infokejadiansemarang. Metode analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebaran informasi mengenai kecelakaan lalu lintas yang dilakukan oleh @infokejadiansemarang cukup baik dilakukan. Hal tersebut terlihat dari cara pengelola akun @infokejadiansemarang memanfaatkan fitur-fitur yang ada di Instagram dengan sangat baik seperti pemanfaatan Instagram story yang digunakan untuk mengunggah ulang informasi kecelakaan yang menandai @infokejadiansemarang, pemanfaatan Instagram feed sebagai penyebaran informasi kecelakaan yang perlu diolah terlebih dahulu, dan pemanfaatan Instagram TV untuk menyebarkan hasil pressrelease yang dikeluarkan oleh kepolisian. Pengelola akun @infokejadiansemarang dalam proses pengolahan dan penyajian informasi sangat memperhatikan hal-hal penting seperti kejelasan informasi, privasi korban, sudut pengambilan gambar dan pemberian frasa unik.
Knowledge Sharing pada Community of Practice Korean Center Universitas Diponegoro
Fanny Fachri Desyana;
Roro Isyawati Permata Ganggi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.355-370
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana knowledge sharing di dalam Korean Center Universitas Diponegoro di dalam perannya sebagai suatu community of practice. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengambilan data penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi literatur. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Adapun 5 informan telah diwawancarai. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa knowledge sharing pada community of practice merupakan satu kesatuan di Korean Center. Komponen dari community of practice yaitu domain, community, dan practice masing-masing berkaitan dengan faktor terjadinya knowledge sharing yaitu faktor organisasi, faktor individu, dan faktor teknologi. Domain melatarbelakangi community yaitu sekumpulan orang yang aktif didalam komunitas dan menciptakan faktor-faktor organisasi yang terdiri dari sumber daya manusia dan budaya organisasi. Domain dan community tersebut membutuhkan sistem yang dapat membantu memudahkan setiap kegiatan practice yang rutin diselenggarakan. Terdapat tiga komponen penting dari Korean Center sebagai community of practice, yaitu dasar minat dan ketertarikan anggota sebagai domain, keanggotaan sebagai community, dan kegiatan praktik untuk meningkatkan kemampuan sebagai practice.
Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Membatik di Perpustakaan Pustaka Sakti Desa Gemeksekti Kabupaten Kebumen
Vara Khoirunnisa;
Putut Suharso
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.293-306
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pemberdayaan perempuan Desa Gemeksekti melalui Perpustakaan Pustaka Sakti Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif jenis penelitian deskriptif. Informan diperoleh melalui purposive sampling yaitu lima orang yang merupakan pengelola Perpustakaan Pustaka Sakti dan masyarakat desa Gemeksekti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perpustakaan Pustaka Sakti tidak hanya sebagai tempat membaca, Perpustakaan Pustaka Sakti juga merupakan tempat pemberdayaan masyarakat. Dengan ini pemberdayaan perempuan tidak akan terlepas dari pemberdayaan masyarakat. Berikut ini adalah kegiatan pemberdayaan yang telah dilakukan sesuai hasil wawancara dengan lima informan yaitu pelatihan keterampilan, memasak dan bercocok tanam seperti pelatihan membatik, pelatihan komputer dasar, pelatihan pemulasaran jenazah, pelatihan membuat permen barbie, workshop hidroponik, penyuluhan pembuatan pupuk, pelatihan jahe instan, dan pelatihan membuat abon lele. Pendekatan pelatihan dan pendidikan ini disebut pemberdayaan perempuan dengan bermitra berbagai pihak, advokasi dan pemberian bantuan pelatihan. Dalam hal ini, kecakapan hidup merupakan peluang dan potensi bagi perempuan. Pemberian kecakapan hidup kepada masyarakat merupakan upaya pembinaan langsung yang dilakukan setelah memberikan informasi kepada masyarakat dan masyarakat untuk benar-benar terlibat dalam kegiatan. Perpustakaan Pustaka Sakti telah berusaha memberdayakan masyarakat khususnya kaum perempuan agar tidak membedakan antara hak dan kewajiban dalam melayani dan kegiatan masyarakat.
Pengalaman Informasi Pustakawan dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
Sukma Salsabilla;
Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.371-384
Adanya program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial sebagai program unggulan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarspus) Kabupaten Purbalingga, dirasa penting untuk mengetahui bagaimana interaksi yang terbentuk antara pustakawan, masyarakat dan mitra program dengan informasi yang ada, serta peristiwa seperti apa saja yang dialami oleh pustakawan yang terlibat selama ini, guna dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan dan pengembangan program kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman informasi yang dialami pustakawan di Dinarspus Kabupaten Purbalingga dalam melaksanakan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengambilan data wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Pustakawan sebanyak 7 orang, yang terdiri dari: 4 Pustakawan Dinarspus Kabupaten Purbalingga dan 3 Pustakawan Mitra Program. Dengan menggunakan thematic analysis, penelitian ini menunjukan hasil bahwa dalam mencapai keberhasilan jalannya program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga, banyak sekali pengalaman informasi yang dialami pustakawan dan berpengaruh besar terhadap perubahan perasaan, pola pikir dan tindakan pustakawan dalam menjalankan profesinya, terutama dalam menjalankan program inklusi sosial. Pengalaman informasi yang dialami ini membantu pustakawan dalam menentukan kebutuhan informasi masyarakat mana yang penting untuk dipenuhi terlebih dahulu dan kegiatan inklusi atau pelatihan apa yang paling tepat dirancang dan dibuat guna menjadi strategi dalam pemenuhan kebutuhan informasi tersebut. Meskipun terdapat beberapa kesulitan dan hambatan, pelaksanaan program di Kabupaten Purbalingga sudah berjalan cukup baik dan mendapatkan respon yang positif. Selain itu, program ini juga telah memberikan banyak manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta diri pustakawan secara pribadi. Penelitian ini membantu pustakawan dan/atau perpustakaan lain sebagai pembelajaran dalam pelaksanaan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Aspek Intimacy, Passion, Commitment dalam lirik lagu “Jangan Berhenti Mencintaiku” karya Titi DJ dan “Kali Kedua” karya Raisa Andriana
Anjani Agusetyaningrum;
M. Suryadi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.307-316
Artikel ini membahas mengenai aspek romansa dalam lirik lagu “Jangan Berhenti Mencintaku” karya Titi Dj dan “Kali Kedua” karya Raisa Andriana”. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yang memudahkan penulis untuk melihat fenomena-fenomena yang terjadi dalam lirik lagu, khususnya aspek romansa. Penelitian ini menggunakan teori cinta segitiga Robert Sternberg. Hasil pembahasan menunjukkan lirik lagu "Jangan Berhenti Mencintaiku" karya Titi Dj (1999) yang memiliki aspek romansa intimacy dan commitment dengan tipe cinta consummate love, sedangkan lirik lagu "Kali Kedua" oleh Raisa Andriana yang dirilis pada tahun 2016 memiliki aspek romance, intimacy dan passion, dengan tipe love romance love. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan aspek romance antara lagu lama “Jangan Berhenti Mencintiku” dengan lagu modern “Kali Kedua”.