cover
Contact Name
Master Bahasa
Contact Email
Master Bahasa
Phone
-
Journal Mail Official
rahmad.nuthihar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Master Bahasa
ISSN : 23374462     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2018)" : 9 Documents clear
Analisis Unsur Sejarah Islam dalam Novel Khadijah: Ketika Rahasia Mim Tersingkap Karya Sibel Eraslan Lailul Anshari
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.848 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11191

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur-unsur sejarah Islam yang terdapat dalam novel Khadijah: Ketika Rahasia Mim Tersingkap karya Sibel Eraslan. Unsur-unsur sejarah tersebut meliputi peristiwa sejarah, pelaku atau tokoh sejarah, tempat terjadi peristiwa sejarah, waktu terjadi peristiwa sejarah, penyebab terjadi peristiwa sejarah, dan cara terjadi peristiwa sejarah. Sumber data penelitian ini adalah novel Khadijah: Ketika Rahasia Mim Tersingkap karya Sibel Eraslan, sedangkan data penelitian ini adalah unsur-unsur sejarah Islam yang terdapat dalam novel Khadijah: Ketika Rahasia Mim Tersingkap karya Sibel Eraslan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Selain itu, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis novel ini adalah teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur sejarah Islam yang terdapat dalam novel ini terdiri atas enam, yaitu (1) peristiwa sejarah yang digambarkan di dalam novel ini dideskripsikan dengan baik. Peristiwa-peristiwa sejarah yang digambarkan di dalam novel merupakan peristiwa berdasarkan fakta sejarah. Peristiwa sejarah yang terdapat dalam novel ini bervariasi, ada 33 peristiwa sejarah yang digambarkan, (2) tokoh utama dalam novel ini adalah Khadijah dan Rasulullah. Hanya tokoh utama yang digambarkan secara terperinci, sedangkan tokoh tambahan hanya digambarkan secara sekilas. Selain itu, penggunaan nama tokoh dalam novel merupakan fakta sejarah karena terdapat kesamaan dengan tokoh yang terdapat di dalam buku sejarah. Hanya beberapa tokoh yang masih diragukan keberadaannya. Tokoh-tokoh sejarah yang digambarkan dalam novel ini terdiri atas 46 tokoh, (3) tempat terjadi peristiwa sejarah yaitu, Mekah, sumur Zamzam, Bait Al-Atik, Gunung Hira dan Gua Hira, Yaman, Habasyah, Al-Mugammas, Pasar Ukaz, Syam, Rumah Khadijah, Bukit Safa, Ma’la dan Gunung Hajun. Penggambaran tempat-tempat sejarah sudah digambarkan dengan baik dan terperinci. Namun ada beberapa tempat yang dideskripsikan hanya sekilas. Tempat-tempat sejarah juga digambarkan sesuai dengan fakta sejarah, (4) sebagian waktu terjadi peristiwa sejarah hanya digambarkan secara sekilas, tidak ada penjelasan secara terperinci. Waktu terjadi peristiwa sejarah yang digambarkan di dalam novel terdiri atas 31 peristiwa sejarah yang digambarkan lengkap dengan waktu terjadinya, 2 peristiwa lainnya tidak digambarkan kapan peristiwa itu terjadi, (5) latar belakang terjadi peristiwa sejarah yang digambarkan di dalam novel ini bermacam-macam. Penyebab terjadi peristiwa sejarah yang digambarkan di dalam novel ini terdiri atas 13 peristiwa sejarah dengan latar belakang yang berbeda, dan (6) ada 29 peristiwa sejarah yang menggambarkan bagaimana peristiwa itu berlangsung. Cara terjadi peristiwa sejarah di dalam novel ini juga digambarkan dengan jelas, namun ada beberapa peristiwa yang hanya digambarkan secara sekilas dan tidak terperinci.
Analisis Struktur Melengkan Rini Afriani
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.305 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11197

Abstract

Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah struktur dan bahasa melengkan. Sumber data penelitian ini adalah melengkan yang terdapat dalam buku (1) Syari’at dan Adat Istiadat Gayo karya Mahmud Ibrahim, (2) Pesona Tanoh Gayo A.R. Hakim Aman Pinan, dan (3) teks yang di peroleh dari hasil rekaman melengkan. Data dalam penelitian ini meliputi, (1) munginte (meminang), (2) mujule emas (mengantar permintaan), (3) mangan murum (makan bersama), (4) begenap sudere (musyawarah keluarga), (5) beguru (belajar), (6) penyerahan rempele (penyerahan mempelai). Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan beberapa teknik, yakni (1) teknik rekamcatat, dan (2) teknik kaji dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) struktur melengkan terdiri atas pembukaan yang berisi pujian terhadap kebesaran Tuhan, shalawat kepada Nabi Besar Muhammad saw, permintaan maaf, penghormatan kepada langit dan bumi, penghormatan kepada tuan rumah, kearifan lokal, nilai religius dan penghormatan terhadap empat pemerintahan di Gayo (Sarak Opat). Pada bagian isi menggambarkan kearifan-kearifan lokal, harapan, musyawarah, flsafat adat, nilai-nilai religius, amanat, dan penyerahan. Pada bagian penutup berisikan permintaan maaf kepada tuan rumah, memohon keberkahan acara kepadaTuhan, dan penegasan. 2) Bahasa melengkan terdiri atas diksi dan gaya bahasa. Diksi yang digunakan dalam melengkan yakni kata abstrak dan kata konkret, kata umum dan kata khusus, idiom, dan ungkapan tradisional yang terdiri dari peribahasa, tamsil, dan pemeo. Gaya bahasa dalam melengkan terdiri dari gaya bahasa perbandingan yakni metafora, simile, metonimia, sinekdok, dan simbolik, gaya bahasa pertentangan terdiri atas antitesis dan litotes, serta gaya bahasa penegasan yang terdiri atas klimaks, antiklimaks, retoris, dan pararelisme.
Kemampuan Siswa MTsN Rukoh Banda Aceh Menulis Autobiograf Mauliana Rizki; Siti Sarah Fitriani
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.904 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11192

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VIII MTsN Rukoh menulis autobiografi. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumen. Proses pengolahan dan analisis data meliputi lima tahap yaitu: (1) membaca secara keseluruhan hasil kerja siswa, (2) mendeskripsikan tulisan autobiografi siswa baik struktur autobiografi maupun unsur kebahasaan menulis autobiografi, (3) menyusun nilai siswa menulis autobiografi berdasarkan hasil pendeskripsian, (4) menghitung nilai rata-rata siswa, dan (5) mengambil kesimpulan atas hasil pendeskripsian data. Analisis data yang dilakukan meliputi struktur autobiografi (pengantar, identitas tokoh, keistimewaan tokoh, perjalanan hidup tokoh, dan kesimpulan) dan unsur kebahasaan dalam menulis autobiografi (kalimat, ejaan, diksi, kohesi dan koherensi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VIII MTsN Rukoh Banda Aceh mampu menulis autobiografi dengan baik. Pemerolehan nilai rata-rata adalah 78 dan termasuk dalam kategori baik ditinjau dari klasifikasi penilaian Depdiknas yaitu antara 70-84.
Latar Sosial dalam Novel Suara Samudra (Catatan dari Lamalera) Karya Maria Matildis Banda Cut Atthahirah
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.762 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11198

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan komponen latar sosial budaya yang terdapat dalam novel SSCL dan (2) mendeskripsikan teknik penggambaran latar sosial yang terkandung dalam novel SSCL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan. Sumber data penelitian ini adalah novel SSCL. Data penelitian berupa penggalan-penggalan teks yang menunjukkan wujud latar sosial dan teknik penggambaran latar sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari teori sosiologi sastra, novel tersebut mengandung latar sosial. Komponen latar sosial pada novel tersebut beragam, yakni berkenaan dengan (1) budaya, (2) keyakinan, (3) pola pikir, (4) sikap, (5) status sosial, (6) organisasi sosial, (7) kesenian, dan (8) bahasa. Dalam komponen budaya, latar sosial tercermin dalam tiga wujud, yaitu aktivitas, ideologi, dan artefak. Latar sosial berkenaan dengan keyakinan mencakup keyakinan memeluk agama Katolik dan agama warisan leluhur. Berkenaan dengan pola pikir, latar sosial didasari oleh tiga faktor, yakni kultur, kedudukan sosial dan kecenderungan personal. Selanjutnya, komponen sikap tergambar melalui penggambaran deskripsi dan dialog. Dari segi status sosial, latar sosial dalam novel ini terbentuk dari beberapa hal yang mencakup (1) Ascribed Status, (2) Achieved Status, dan (3) Assigned Status. Sementara itu, aspek organisasi sosial ditunjukkan pada hubungan antara keluarga inti, hubungan kakek dan cucu, dan hubungan kekerabatan lain. Dari aspek kesenian, novel ini mendeskripsikan beberapa jenis seni, yaitu seni vokal, seni gerak, seni kesusastraan dan seni lukis. Berkenaan dengan bahasa, novel ini mendeskripsikan bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Teknik penggambaran sosial yang digunakan meliputi teknik analitik dan teknik dramatik. Teknik dramatik dibagi kembali menjadi delapan klasifkasi, yakni (1) teknik cakapan, (2) teknik tingkah laku, (3) teknik pikiran dan kesadaran, (4) teknik arus kesadaran (5) teknik reaksi tokoh, (6) teknik reaksi tokoh lain, (7) teknik pelukisan latar dan (8) teknik pelukisan fsik. Dari keterangan di atas, ditarik kesimpulan bahwa latar sosial yang dominan dalam novel SSCL karya Maria Matildis Banda ialah berkenaan dengan pola pikir. Sementara itu, teknik penggambaran latar sosial paling dominan adalah teknik dramatik.
Pembelajaran Drama pada Teater Sekolah SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh Muhammad Muhammad
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.214 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran drama pada teater sekolah SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, penyajian data, deskripsi dan analisis data. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah satu orang guru Bahasa dan Sastra Indonesia pada SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh, satu orang pelatih teater pada Teater Sekolah SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh serta siswa yang anggota Teater Sekolah SMA Negeri 10 Fajar Harapan. Pengolahan data dilakukan dengan menganalisis data-data yang dikumpulkan yakni lembaran observasi dan RPP pembelajaran drama, hasil wawancara serta dokumentasi langkah pementasan drama. Berdasarkan dari hasil analisis data, perencanaan pembelajaran drama yang dilaksanakan oleh guru sudah sesuai dan perencanaan pembelajaran drama oleh pelatih teater sekolah juga sudah sesuai. Pelaksanaan pembelajaran drama yang dilakukan guru di kelas belum sepenuhnya maksimal sesuai dengan pementasan drama, sedangkan pelaksanaan pembelajaran drama yang dilaksanakan pelatih teater di teater sekolah SMA Negeri 10 Fajar Harapan sudah sesuai. Evaluasi pembelajaran drama yang dilaksanakan guru di kelas sudah sesuai sedangkan evaluasi pembelajaran drama yang dilaksanakan oleh pelatih teater di teater sekolah belum sepenuhnya sesuai.
Analisis Pesan Moral Berdasarkan Stratifkasi Sosial Tokoh dalam Novel-Novel Karya Arafat Nur Zahra Nurul Liza; Mohd Harun
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.923 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11189

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) pesan moral hubungan manusia dengan manusia berdasarkan stratifkasi sosial tokoh dalam novel-novel karya Arafat Nur (2) pesan moral hubungan manusia dengan manusia lain berasarkan stratifkasi sosial tokoh dalam novel-novel karya Arafat Nur (3) pesan moral hubungan manusia dengan Tuhan berdasarkan stratifkasi sosial tokoh dalam novel-novel karya Arafat Nur. Sumber data penelitian ini adalah tiga novel karya Arafat Nur, yaitu “Burung Terbang di Kelam Malam” (2014), “Tempat Paling Sunyi” (2015), dan “Tanah Surga Merah” (2016). Data penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf yang berkenaan dengan pesan moral hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain, dan hubungan manusia dengan Tuhan berdasarkan stratifkasi sosial tokoh tersebut dari novel-novel karya Arafat Nur. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik studi pustaka. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam novel-novel karya Arafat Nur yang diteliti untuk jenis pesan moral hubungan manusia dengan diri sendiri yang paling mendominasi adalah mawas diri. Pesan moral hubungan manusia dengan manusia lain yang paling mendominasi adalah tata kerama. Pesan moral hubungan manusia dengan Tuhan yang paling mendominasi adalah akidah. Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan jumlah kutipan yang ditemukan dalam ketiga novel karya Arafat Nur.
Pengaruh Penggunaan Teknik Membaca Super Gaya Accelerated Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kota Lhokseumawe Nuraiza Nuraiza
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.787 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah pengaruh penggunaan teknik membaca super gaya accelerated learning terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa. Desain penelitian ini adalah kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pretes dan postes. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran dengan teknik membaca accelerated learning dan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan membaca pemahaman dan observasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Kota Lhokseumawe dengan sampel penelitian siswa kelas XI sebanyak dua kelas yang dipilih secara purposif. Analisis kuantitatif dilakukan terhadap data postes dan gain ternormalisasi kemampuan membaca pemahaman antara kedua kelompok sampel dengan menggunakan uji perbedaan rerata dua populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan teknik membaca super gaya accelerated learning lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Hasil observasi siswa yang mendapat pembelajaran dengan teknik membaca super gaya accelerated learning lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.
Kreativitas Guru Bahasa Indonesia dalam Pengembangan Bahan Ajar pada Kelas Tinggi SD Negeri Lamkawe Kabupaten Pidie Jamaludin Jamaludin; Husaini Husaini
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.201 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11190

Abstract

Guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai pendidik dan pengajar dituntut mampu meningkatkan kreativitasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: kreativitas guru, kendala atau hambatan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi guru bahasa Indonesia dalam pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia pada kelas tinggi SD Negeri Lamkawe. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Subjek penelitian kepala sekolah dan guru bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kreativitas guru bahasa Indonesia dalam pengembangan bahan ajar, terutama dalam membuat modul, LKS dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan dalam LKS memperlihatkan sudah kreatif. Guru mampu membangkitkan minat dan motivasi belajar siswa dengan bahan ajar yang dipersiapkan selama ini. Kendala atau hambatan yang dihadapi guru bahasa Indonesia dalam pengembangan bahan ajar pada kelas tinggi bahwa kurangnya buku-buku sastra di perpustakaan sekolah, sukar memperoleh contoh bahan ajar yang dikembangkan, dan kurangnya tenaga guru bahasa Indonesia. Faktor-faktor yang ikut mempengaruhi dalam meningkatkan kreativitas guru Bahasa Indoensia pada SD Negeri Lamkawe Kabupaten Pidie, di antaranya komitmen guru terhadap tugas yang diberikan oleh kepala sekolah, kepemimpinan paternalistik yang diterapkan oleh kepala sekolah sebagai edukator, penegakkan disiplin, dan keteladanan kepala sekolah dalam meningkatan kreativitas guru Bahasa Indonesia.
Analisis Nilai Karakter dalam Kumpulan Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai Nurfitri SA
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.208 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11196

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah nilai karakter apa sajakah yang terdapat pada kumpulan CRABD dan bagaimanakah nilai karakter tersebut disampaikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai karakter (1) dalam hubungannya dengan Tuhan (Religius), (2) dengan diri sendiri, (3) dengan sesama, (4) dengan lingkungan, (5) dan nilai kebangsaan. Sumber data penelitian ini adalah Kumpulan Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai yang diterbitkan oleh Program Pendidikan Damai (PPD), Banda Aceh, tahun 2009, 185 halaman. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan mengikuti langkah-langkah (1) membaca dan memahami naskah Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai, (2) menandai setiap bagian naskah, (3) menentukan nilai-nilai karakter, (4) membahas nilai-nilai karakter berdasarkan kelompok nilai masing-masing, (5) menyimpulkan dengan menggunakan bahasa peneliti. Nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan (Religius) meliputi, (a) pikiran, (b) perkataan, (c) dan tindakan. Nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri, yang meliputi (a) jujur, (b) bertanggung jawab,(c) disiplin, (d) kerja keras, (e) percaya diri, (f) berjiwa wirausaha, (g) berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, (h) mandiri, (i) ingin tahu, dan (j) cinta ilmu. Nilai karakter dalam hubungannya dengan sesama, meliputi (a) sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain, (b) menghargai karya dan prestasi orang lain, (c) santun, (d) demokratis. Nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan. Terakhir nilai kebangsaan meliputi (a) nasionalis, (b) menghargai keberagaman. Cara penyampaian nilai karakter dalam Kumpulan Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai meliputi dua cara, yaitu cara penyampaian nilai karakter secara langsung dan cara penyampain nilai karakter secara tidak langsung. (1) Penyampaian nilai karakter secara langsung memiliki dua bentuk, yaitu (a) uraian pengarang, dan (b) melalui tokoh. (2) Penyampaian nilai karakter secara tidak langsung memiliki dua cara, yaitu (a) peristiwa,dan (b) melalui konflik.

Page 1 of 1 | Total Record : 9