cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Visual Art and Design
ISSN : 24609188     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indonesian Journal of Visual Art and Design, published by Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Padangpanjang, welcomes full research articles in the area of Visual Art and Design from the following subject areas: Design History, Art History, Visual Culture, Design Methodology, Design Process, Design Discourse, Design and Culture, Sociology Design, Design Management, Art Critism, Anthropology of Art, Artifact Design, Industrial Design, Visual Communication Design, Photography, Interior Design, Craft, Architecture, Film, Multimedia, Creative Industry, Design Policy, and other historical, critical, cultural, psychological, educational and conceptual research in visual art and design.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
SENI KERAJINAN LAKER PALEMBANG DALAM KAJIAN ESTETIKA MUBARAT, HUSNI
Indonesian Journal of Visual Art and Design Vol 2, No 1 (2016): March 2016
Publisher : Indonesian Journal of Visual Art and Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.318 KB)

Abstract

Seni kerajinan Laker Palembang merupakan produk budaya masa lampau yang diwariskan dari generasi ke genarasi, di dalamnya terkandung nilai sejarah, budaya, sosial, agama dan nilai estetik. kerajinan Laker ini menjadi seni kerajinan yang unik, yang tidak biasa dari yang umumnya. Keunikan kerajnan ini dapat dilihat dari tahapan awal proses penggarapan, ornamentasi, pewarnaan hingga penyajiannya, baik sebagai sarana budaya maupun sebagai benda seni kerajinan yang bernilai adiluhung. Oleh karena itu, sebagai produk yang berharga dan bernilai tradisi perlu adanya upaya untuk mempertahankan dan mengembangkan produk itu sendiri. Salah satunya adalah melalui kajian estetika. Kajian estetika terhadap seni kerajinan Laker ini adalah sesuatu hal yang begitu penting bagi penulis, karena banyak unsur-unsur yang terkait dengan persoalan keindahan di dalamnya, baik dari segi bentuk, warna, maupun fungsi produk merupakan langkah awal untuk mendalami kerajinan Laker Palembang dan dapat dikembangkan dalam penciptaan karya seni kriya yang kreatif.The craft of Palembang Laker is past cultural product inherited from generation to generation and has historical, cultural, social, religious, and aesthetic values. This Laker craft is a unique craft that’s different from ordinary craft. This craft uniqueness can be seen from the processes of workmanship, ornamentation, coloration, and presentation whether it’s as cultural medium or as a precious craft object. This craft is a valuable product that has traditional value so that efforts to maintain and develop this craft are needed to be done. One of the efforts is through the study of aesthetics. The study of aesthetics toward Leaker craft is an important thing for the writer because of many elements related to the matter of beauty in it whether from its shape, color, or function. Knowing these elements is an initial step in understanding the craft of Palembang Laker and then developing it into the creation of creative craft.
FENOMENA PEREBUTAN KURSI “JABATAN” LEGISLATIF SEBAGAI OBJEK PENCIPTAAN SENI LUKIS PUTRA, ANDIKO
Indonesian Journal of Visual Art and Design Vol 2, No 1 (2016): March 2016
Publisher : Indonesian Journal of Visual Art and Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.112 KB)

Abstract

Sumber inspirasi penciptaan karya lukis ini tidak terlepas dari fenomena yang terjadi di sekitar lingkungan masyarakat dan atas dasar pengalaman estetis. Fenome perebutan Kursi ?jabatan? Legislatif dalam penciptaan karya lukis ini adalah sebagai rangsang cipta atau objek penciptaan yang menginspirasi penciptaan. Kajian sumber dilakukan untuk meninjau beberapa karya yang menginspirasi dan mendahului karya-karya yang diciptakan, agar karya yang diciptakan memiliki nilai orisinalitas.Metode yang dilakukan yaitu dengan studi lapangan untuk mengumpulkan data dan fakta tentang objek penciptaan. Data dan fakta tersebut direnungkan kembali untuk menemukan perasaan terhadap objek penciptaan.Perasaan terhadap objek penciptaan merupakan tema atau subject matter penciptaan. Berdasarkan pengamatan serta perenungan yang dilakukan ditemukan perasaan sedih, kecewa dan marah. Perasaan tersebut diekspresikan melaui media seni lukis, menampilkan spontanitas garis dan warna yang memberikan pesona ekspresi dan emosional. Meskipun bentuk-bentuk yang menginspirasi bersumber dari realitas objektif, namun bentuk-bentuk tersebut diciptakan kembali untuk memperoleh bentuk-bentuk yang kuat sebagai perwakilan dari perasaan subjektif.The sources of inspiration for this painting are phenomena happened in society and aesthetic experience. In this painting, the phenomenon of struggle of legislative position is the inspiration of this painting. The study of these sources is done in order to review several paintings that inspire and precede created paintings so these paintings have the value of originality. Method used is field study to collect data and facts about the object of creation. These data and facts are rethought in order to find feelings toward the object of creation. These feelings are the theme or subject matter of creation. Based on observation and contemplation conducted, feelings found are sad, disappointed, and angry. These feelings are expressed through painting by displaying line and color spontaneities that give expressive and emotional enchantments. Even though inspiring formats come from objective reality, these formats are recreated in order to get strong formats as the representative of subjective feeling.

Page 1 of 1 | Total Record : 2