cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
SYARI'AH : Jurnal Ekonomi Syari'ah
ISSN : 23380357     EISSN : 2548172X     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Syari’ah merupakan jurnal Ekonomi Syari’ah dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Ekonomi Syari’ah Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2014)" : 6 Documents clear
Evaluasi Praktik Murabahah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia Sebuah Analisis Fiqh Sulaiman, Sofyan
Syari'ah Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.78 KB) | DOI: 10.32520/.v2i2.22

Abstract

Di awal pendirian, perbankan syariah diisukan sebagai alternativ perbankan konvensional yang berbasis bunga, yang berjalan berdasarkan prinsip bagi-hasil. Dalam perjalananya, produk bagi-hasil (murabahah dan musyarakah) tidak begitu diminati, perbankan syriah lebih suka pada pembiayaan murabahah. Produk murabahah begitu diminati di perbankan syariah karena keuntungan bersifat pasti dan tetap dengan resiko yang nyaris tanpa resiko. Sehingga produk murabahah mendominasi hingga 60%-90% di perbankan syariah. Namun, penggunaan akad murabahah ini banyak mengalami penyimpangan secara legal syar’i, yaitu penyimpangan pada akad serta pada penempatan akad.
عقد التوريـد فيما فيه العـمل في إندونيسـيا Najamuddin, Najamuddin
Syari'ah Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.54 KB) | DOI: 10.32520/.v2i2.27

Abstract

 فاستعنت بالله قبل كل شئ ، فكتبت في هذه البحث الموضوع "عقد التوريد فيما فيه العمل في إندونيسيا" لأنه يعتبر من الموضوعات الفقهية المعاصرة المهمة والمرتبطة بحياة المجتمع الإندونيسية في هذا اليوم ، وكما أن التوريد وسيلة حديثة نسبيًا ودخل في معاملات الناس بصورة كبيرة ، بل في تعاملات الدول بعضها مع بعض، ولم تعد هناك دولة تخول تعاملاتها منه ، كما التطور في النظام المصرفي الإسلامي وقع في القطاعى الزراعى الإندونيسيا ، فأصبحت حاجة المسلمين داعية لمعرمة أحكامه ، وهو حلال فيه ، وهو حرم.    
Muamalah Negara Terhadap Sumber Daya Alam Dan Sumber Daya Manusia Menuju Negara Maju: Studi Kritis Terhadap Kebijakan Pemerintah Rusliani, Hansen
Syari'ah Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.929 KB) | DOI: 10.32520/.v2i2.23

Abstract

Bangsa Indonesia dianugerahi Allah s.w.t. kekayaan berupa sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia. Namun ironinya kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia kurang dapat memakmurkan masyarakat bahkan puluhan juta rakyatnya berada dalam garis kemiskinan. Kesenjangan sosial dan budaya koruspsi terjadi dimana-mana ditambah kebijakan pemerintah yang kurang pro terhadap masyarakat khususnya masyarakat golongan menengah ke bawah. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang anugrah Allah s.w.t. kepada bangsa Indonesia berupa sumber daya alam dan sumber daya manusia agar dapat diberdayagunakan sesuai tujuan nasional bangsa ini menjadi negara maju bermatabat sesuai dengan Pembukaan dan UUD 1945.
Riba Dan Bunga Bank Dalam Pandangan Ibnu Qayyim Hadi, M. Khairul
Syari'ah Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.501 KB) | DOI: 10.32520/.v2i2.24

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian berbasis library reseach yang fokus membahas dalam masalah yang sudah ada sejak zaman klasik, pembahasan ini adalah pembahasan tentang konsep Riba dan Bunga Bank dalam pandangan Ibnu Qayyim al-Jauziyyah. Ulama Kontemporer ini merupakan Ulama yang sering berpendapat kontroversial, apalagi pada wacana-wacana berupa kajian yang kontroversial. Dalam masalah ini, paper ini berkutat pada bagimana pandangan Ibnu Qayyim tentang Riba pada masa Nabi Muhammad SAW sampai Riba pada masa Ibnu Qayyim hidup. Lalu bagaimana penafsiran Kata Riba dalam al-Qur’an yang sempai sekarang tetap dalam debateble diantara kalangan Ulama tafsir dan fiqh terutama oleh Ibnu Qayyim sendiri, kemudian, bagaimana apabila pendapat Riba dalam pandangan Ibnu Qayyim di sangkutkan dengan pandangan Bunga Bank yang berkembang pada dunia modern. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pertama, bahwa yang dimaksud dengan Riba dan bunga Bank dalam pandangan Ibnu Qayyim mempunyai berbedaan yang mendasar. Kedua, bahwa bunga Bank yang sekarang berkembang bukan dikatakan murni sebgaia Riba dalam masa Nabi Muhammad SAW. Ketiga bahwa Ibnu Qayyim mempunyai pendapat satu dan dua itu berkaitan dengan pemahaman tafsir yang lebih kontekstual dalam kehidupan yang komplek pada saat in
Riba Dan Bunga Bank Dalam Pandangan Ibnu Qayyim Hadi, M. Khairul
Syari'ah Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.501 KB) | DOI: 10.32520/.v2i2.25

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian berbasis library reseach yang fokus membahas dalam masalah yang sudah ada sejak zaman klasik, pembahasan ini adalah pembahasan tentang konsep Riba dan Bunga Bank dalam pandangan Ibnu Qayyim al-Jauziyyah. Ulama Kontemporer ini merupakan Ulama yang sering berpendapat kontroversial, apalagi pada wacana-wacana berupa kajian yang kontroversial. Dalam masalah ini, paper ini berkutat pada bagimana pandangan Ibnu Qayyim tentang Riba pada masa Nabi Muhammad SAW sampai Riba pada masa Ibnu Qayyim hidup. Lalu bagaimana penafsiran Kata Riba dalam al-Qur’an yang sempai sekarang tetap dalam debateble diantara kalangan Ulama tafsir dan fiqh terutama oleh Ibnu Qayyim sendiri, kemudian, bagaimana apabila pendapat Riba dalam pandangan Ibnu Qayyim di sangkutkan dengan pandangan Bunga Bank yang berkembang pada dunia modern. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pertama, bahwa yang dimaksud dengan Riba dan bunga Bank dalam pandangan Ibnu Qayyim mempunyai berbedaan yang mendasar. Kedua, bahwa bunga Bank yang sekarang berkembang bukan dikatakan murni sebgaia Riba dalam masa Nabi Muhammad SAW. Ketiga bahwa Ibnu Qayyim mempunyai pendapat satu dan dua itu berkaitan dengan pemahaman tafsir yang lebih kontekstual dalam kehidupan yang komplek pada saat in
Tas’ir al-Jabari (Penetapan Harga oleh Negara) Dalam Koridor Fiqh Dengan Mempertimbangkan Realitas Ekonomi Qusthoniah, Qusthoniah
Syari'ah Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.863 KB) | DOI: 10.32520/.v2i2.26

Abstract

The market is an economic indicator of a country. In the concept of a modern economic, market mechanism is largely determined by supply and demand. But long time ago the classical moslem scholars such as Abu Yusuf, Yahya ibn Umar, Al-Ghazali, Ibn Taymiyya and Ibn Khaldun had voiced several factors that help forming a market mechanism, and also about the government policy in order to market intervention and price regulation. In the normal economic circumstances, the government is not justified to interfere to determine prices and affect the market mechanism. But when the monopoly practices (ihtikar), hoarding (iktinaz), political dum – ping (siyasah alighraq), and various fraud committed by marketeer, the government is proposed to control the prices in order to achieve the benefit of the people. This article compara-tively tries to observe the past opinions of Moslem economists about market behavior in accordance with the sharia and the creation of price stability

Page 1 of 1 | Total Record : 6