cover
Contact Name
Wikanso
Contact Email
wiekstkip@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
info@stkipngawi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi
Published by STKIP PGRI Ngawi
ISSN : 25032550     EISSN : -     DOI : -
JIPE merupakan wahana publikasi ilmiah bagi mahasiswa, dosen maupun praktisi pendidikan lainnya. Memuat ide, gagasan, hasil penelitian yang memberi kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan,serta aplikasinya terhadap khazanah ilmu pendidikan dan ekonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2016)" : 15 Documents clear
Peningkatan Prestasi Belajar Ipa Melalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas IV SDN Cepoko 3 Kabupaten Ngawi Shofiyah, Siti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan: 1) proses pembelajaran IPA   dengan model  Problem Based Learning pada siswa Kelas IV    SDN Cepoko 3   Kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2012/2013; 2) prestasi belajar IPA   pada siswa Kelas IV    SDN Cepoko 3  Kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2012/2013  dengan model Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan tahapannya terdiri dari: (1) menyusun perencanaan (plan), (2) melaksanakan tindakan (act), (3) pengamatan (observe), dan (4) refleksi (reflect).   Hasil penelitian ini adalah: Pada pratindak ketuntasan  belajarnya baru mencapai 60,00%, setelah diadakan perbaikan pembelajaran siklus I, mengalami peningkatan menjadi  66,67%, pada akhir perbaikan pembelajaran siklus II mengalami peningkatan menjadi  93,33%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. 1) Penggunaan Problem Based Learning, pada mata pelajaran IPA, terbukti dapat meningkatkan proses pembelajaran siswa Kelas IV    SDN Cepoko 3  Kecamatan Ngrambe   Kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya proses pembelajaran pada Siklus II telah mencapai kategori Baik Sekali. 2) Penggunaan model Problem Based Learning terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar IPA   pada siswa Kelas IV    SDN Cepoko 3  Kecamatan Ngrambe   Kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini terbukti telah terjadi peningkatan  nilai rata-rata siswa dan ketuntasan belajar secara signifikan. Nilai rata-rata pada pra tindak   baru mencapai 59, pada siklus I meningkat menjadi 74, dan pada siklus II meningkat secara signifikan menjadi 84. Sedangkan   ketuntasan belajar siswa pada pra tindak baru mencapai 60,00%, setelah diadakan perbaikan pembelajaran siklus I, mengalami peningkatan menjadi  66,67%, dan pada akhir perbaikan pembelajaran siklus II mengalami peningkatan menjadi  93,33%. Dan dinyatakan telah berhasil.  Kata Kunci: Proses pembelajaran, prestsi belajar, IPA,  Model problem based learning.
Penggunaan Metode Drill dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Pokok Bahasan Membaca teks narasi pada Siswa Kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Jogorogo Semester 1 Tahun Pelajaran 2014-2015 Kafifah, Umi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.24 KB)

Abstract

Dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Jogorogo ditemukan permasalahan rendahnya prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas XII IPA 2 pada Pokok Bahasan Membaca teks narasi. Untuk itu dilakukan Penelitian Tindakan Kelas menggunakan metode drill (latihan) dengan dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Rumusan masalah yang diajukan adalah: “Bagaimana penggunaan metode drill dalam meningkatkan prestasi belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pokok Bahasan Membaca teks narasi di SMA Negeri 1 Jogorogo Semester Gasal Tahun Pelajaran 2014-2015” Setting penelitian ini adalah di SMA Negeri 1 Jogorogo kelas XII IPA 2 semester Gasal Tahun Pelajaran 2014-2015 dengan jumlah siswa 34. Data penelitian yang dikumpulkan berupa informasi tentang prestasi belajar siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia pada Pokok Bahasan Membaca teks narasi. Alat Pengumpul Data berupa : lembar observasi; pedoman wawancara dan daftar nilai siswa. Proses untuk meningkatkan pemahaman terhadap konsep baris bilangan pada pelajaran bahasa Indonesia yang diterapkan pada siswa dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara divalidasi datanya melalui Triangulasi Data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Hasil dari Penelitian Tindakan Kelas ini adalah: Perbaikan pembelajaran bahasa Indonesia pada Pokok Bahasan Membaca teks narasi dengan siklus I, siklus II dan siklus III pada siswa kelas XII IPA 2 terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan : Siklus I sebanyak 14 siswa atau 47,5% tuntas, sedangkan 20 siswa atau 52,5% siswa tidak tuntas. Siklus II sebanyak 12 siswa atau 30% tidak tuntas dan 22 siswa atau 70% siswa tuntas. Siklus III, sebanyak 33 siswa atau 97,5% siswa tuntas dan hanya 1 siswa atau 2,5% yang tidak tuntas. Kriteria ketuntasan 97,5% yang berada di atas 85% ini menandakan bahwa perbaikan pembelajaran pada siklus III telah berhasil. Berdasarkan hasil penelitian sampai pada Siklus III, hipotesis penelitian yang mengatakan bahwa, “Penggunaan metode drill dapat meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia pada Pokok Bahasan Membaca teks narasi siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri I Jogorogo Semester I Tahun Pelajaran 2014-2015” terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Metode Drill, Prestasi Belajar, membaca teks narasi
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas VI SDN Babadan 2 Kabupaten Ngawi Haryati, Haryati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.864 KB)

Abstract

Mendasar hasil pengamatan sebelumnya diketahui bahwa hasil belajar IPA pada siswa Kelas VI  SDN Babadan 2   Kabupaten Ngawi masih rendah. Nilai rata-rata siswa baru mencapai 62,86, sedangkan ketuntasan belajar siswa baru mencapai 50%. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah dengan penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk mengetahui: 1)  peningkatan proses pembelajaran IPA pada siswa Kelas VI  SDN Babadan 2  tahun pelajaran 2014/2015; 2)  peningkatan hasil belajar IPA pada siswa Kelas VI  SDN Babadan 2 tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan tahapannya terdiri dari: (1) menyusun perencanaan (plan), (2) melaksanakan tindakan (act), (3) pengamatan (observe), dan (4) refleksi (reflect). Hasil Penelitian Tindakan Kelas ini antara lain: Hasil pada pratindak nilai rata-rata siswa baru mencapai 62,86, sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa baru tercapai 50%, setelah diadakan perbaikan pembelajaran pada siklus I, nilai rata-rata mengalami peningkatan menjadi 69,29 dan ketuntasan belajarnya meningkat menjadi 71%, pada akhir perbaikan pembelajaran siklus II nilai rata-rata mengalami peningkatan menjadi 78,57 dan ketuntasan belajarnya naik secara siknifikan menjadi 86%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan  sebagai berikut. Penggunaan model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw dapat: 1) meningkatkan proses pembelajaran IPA pada siswa Kelas VI  SDN Babadan 2 Kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2014/2015; 2) meningkatkan hasil belajar IPA   pada siswa Kelas VI  SDN Babadan 2 Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini terbukti telah terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa dan ketuntasan belajar secara signifikan. Dengan demikian pembelajaran IPA materi mendeskripsikan peristiwa rotasi bumi, revolusi bumi dan revolusi bulan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siswa kelas VI SDN Babadan 2 telah tercapai dengan baik. Kata Kunci: Proses pembelajaran; hasil belajar IPA; model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Tentang Ciri-Ciri Makhluk Hidup Dengan Metode Observasi Pada Siswa Kelas III SDN Hargomulyo 4 Kabupaten Ngawi Sudir, Sudir
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1 untuk mengetahui penerapan pembelajaran IPA menggunakan metode observasi pada siswa kelas III SDN Hargomulyo 4  Kabupaten  Ngawi tahun pelajaran 2015/2016, 2) Untuk mengetahui   peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkannya  pembelajaran dengan metode observasi  pada siswa kelas III SDN Hargomulyo 4  Kabupaten  Ngawi tahun pelajaran 2015/2016. Metode penelitian tindakah ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dan proses dasar penelitian tindakan kelas meliputi beberapa tahap, diantaranya (1) penyusunan rencana; (2) tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: Penerapan pembelajaran IPA menggunakan metode observasi  pada siswa kelas III SDN Hargomulyo 4  Kabupaten Ngawi dapat meningkatkan aktivitas siswa, hal ini terlihat dari rata-rata aktivitas siswa pada siklus I baru  mencapai 64,76% yang memiliki aktivitas cukup baik. Sedangkan pada siklus II rata-rata aktivitas siswa telah mencapai 90%, hal ini berarti pada siklus II aktivitas siswa telah tuntas mencapai aktivitas yang diharapkan yakni 85% atau baik,Peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkannya pembelajaran dengan metode observasi   pada siswa kelas III SDN Hargomulyo 4  Kabupaten Ngawi meningkat secara signifikan, hal ini terbukti pada siklus I terdapat rata-rata nilai siswa yakni 69 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 16 siswa atau 76,19%. Pada Siklus II Nilai rata-rata  siswa meningkat menjadi 76 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 19 siswa  atau 90,48%. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa pembelajaran pada siklus II sudah tuntas dan berhasil karena persentase yang dicapai mencapai 90,48% melebihi persentase yang ditetapkan yakni sebesar 85%. Maka dengan hasil tersebut dinyatakan telah berhasil dan tidak perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya. Kata Kunci:  Hasil Belajar, IPA, Metode Observasi
Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Layanan Konseling Kelompok Pada Siswa Kelas VIII D Di SMP Negeri 3 Ngrambe Rahayuningdyah, Endah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.763 KB)

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu kunci untuk dapat mengoptimalkan potensi yang ada pada diri siswa. Kurangnya rasa percaya diri dapat menghambat prestasi siswa, sehingga merupakan kewajiban bagi konselor/ guru BK untuk memberikan bimbingan terhadap siswa yang kurang percaya diri, mencari penyebabnya serta memberikan solusi guna meningkatkan rasa percaya diri sehingga siswa dapat lebih berprestasi. Dalam hal ini, peneliti melakukan layanan konseling kelompok terhadap siswa kelas VIII D SMP N 3 Ngrambe Tahun Ajaran 2014/2015, yang dinilai kurang percaya diri dalam kesehariannya.Layanan konseling kelompok ini merupakan suatu proses antar pribadi yang melibatkan seorang konselor dan beberapa anggota kelompok yang mengeksplorasi diri mereka sendiri dan situasi mereka dalam upaya mengubah sikap dan perilaku mereka, dalam hal ini untuk dapat lebih percaya diri.Terdapat 2 Siklus dalam pelaksanaan layanan ini, yang pertama diberikan kesempatan membahas topik bebas mengenai permasalahan setiap siswa, siklus kedua melaksanakan kegiatan dengan topik tugas yang telah ditentukan.Hasil dari penelitian ini, setelah dilakukan layanan konseling kelompok secara optimal dari bulan februari hingga juni 2015, ternyata indikator kepercayaan diri siswa mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Keberanian siswa menyampaikan masalah pribadi dengan jujur meningkat 25.6 %, keberanian siswa menyampaikan penyebab rasa malu terhadap teman dengan jujur meningkat 12.5%. , Memahami masalah yang disampaikan anggotanya meningkat 20%, empati meningkat 11.7%, tenggang rasa dan simpati meningkat 20.8%. sehingga dapat dikatakan bahwa layanan konseling kelompok ini berhasil meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII D SMP N 3 Ngrambe tahun ajaran 2014/2015. Kata kunci : Percaya Diri, Layanan konseling kelompok.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Metode Think Pair Share Untuk Meningkatkan Pemahaman Terhadap Hukum Paten, Hukum Merek Dan Hukum Cipta Indonesia Pada Peserta Didik Kelas X PM SMK Sore Kota Madiun Tahun Pelajaran 2011/2012. Kartika, Widya Adi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.927 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan hasil belajar Kompetensi Kejuruan melalui model pembelajaran think pair share, sebagai upaya meningkatkan pemahaman peserta didik kelas X PM SMK Sore Kota Madiun pada kompetensi dasar “Mengidentifikasi hukum paten, hukum merek dan hukum cipta Indonesia ”. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus, masing-masing siklus terdiridari 4 tahap, yaitu: Perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksiHasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Kompetensi Kejuruan melalui model pembelajaran think pair share dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami konsep yang dipelajari, yang dapat dilihat dari hasil belajar peserta didik melalui rata-rata hasil penilaian proses(tugas) dan hasil post test. Pada siklus I, terdapat 68% peserta didik tuntas belajar. Nilai hasil belajar terendah pada siklus I adalah 60, nilai tertinggi 88. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 81% peserta didik tuntas belajar, nilai terendah 64 dan tertinggi 92. Pada siklus III ketuntasan belajar klasikal tercapai yaitu 90 % peserta didik tuntas belajar, nilai terendah 59 dan tertinggi 93. Kata Kunci : Meningkatkan pemahaman, pembelajaran kooperatif,  think pare share
Penerapan Cooperative Learning Model Jigsaw Dengan Metode Konstruktivistik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Nglames Kab. Madiun Tahun Pelajaran 2010/2011. Musalamah, Musalamah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.493 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Sejarah melalui Penerapan Cooperative Learning Model Jigsaw Dengan Metode Konstruktivistik yang dilakukan pada siswa Kelas XI IPS 3 SMAN 1 Nglames Kabupaten Madiun. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari 4 siklus tiap siklus mempunyai 4 tahap, yaitu : perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi  dan refleksi. Dari hasil penelitian diperoleh hasil pembelajaran: Rata-Rata nilai hasil belajar siswa pada refefleksi awal sampai dengan siklus IV, selalu naik dengan rincian sebagai berikut : Rerata refleksi awal : 67, siklus I : 71, siklus II: 75, siklus III: 75, dan Rerata siklus I V: 74 Jumlah Peserta didik yang mendapat nilai 70 keatas dari refleksi awal sampai dengan siklus IV sebagai berikut : Refleksi awal: 58 %, Siklus I : 72 %, Siklus II: 83 %, Siklus III : 86 %, dan Siklus IV: 89 %. Model Cooperative Learning model jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar sejarah khususnya Perkembangan Islam di Indonesia di kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Nglames  tahun pelajaran 2010 / 2011.  Kata Kunci : Hasil Belajar, Kooperatif Learning, Jigsaw, Konstruktivistik
Penggunaan Model Pembelajaran Jigsaw Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Biologi Materi Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup Siswa Kelas IX-B Semester II Tahun Pelajaran 2014-2015 Di SMP Negeri 3 Ngrambe Sudiyanto, SPd, Sudiyanto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.916 KB)

Abstract

Berdasar hasil pada studi dolumentasi , peneliti dapat mengetahui siswa yang memahami dan siswa  yang kurang memahami materi pelajaran IPA-Biologi khususnya pada pokok bahasan Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup  untuk materi kelas 9 semester genap, karena banyak  siswa yang masih kebingungan dalam memahami konsep pengertian tentang Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup, juga hasil belajar siswa yang masih rendah dibawah KKM pelajaran IPA-Biologi yang telah ditetapkan di sekolah. nilai rata-rata kelas pada siswa kelas 9-B hanya mencapai  6,7, dengan ketuntasan klasikal mencapai 56,8% atau 21 siswa tuntas dari 37 siswa dalam satu kelas. Jika ketuntasan individu ditetapkan 65 dan ketuntasan klasikal 85%, nilai tersebut masih jauh dibawah garis standar penilaian ketuntasan.Sebagai follow up dan  tindak lanjut permasalahan di atas, sebagai guru mata pelajaran IPA-Biologi merasa berkewajiban melaksanakan tindakan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi alat-alat optik dan aktivitas belajarnya, dalam hal ini  perlu adanya inovasi pembelajaran dalam pelajaran IPA-Biologi. Salah satu solusi adalah menerapkan pembelajaran kooperatif Jigsaw untuk mendongkrak minat, aktifitas siswa sekaligus meningkatkan hasil belajar siswa.Berdasar hasil penelitian diperoleh simpulan dengan penerapan pembelajaran kooperatif Jigsaw minat, aktifitas sekaligus prestasi hasil belajar siswa meningkat, hal ini ditandai dengan perolehan nilai setelah evaluasi dari siklus I ke siklus III selalau ada peningkatan. Frekuensi sebaran nilai siswa juga menunjukkan kategori baik. Pada Siklus I: nilai rata-rata siswa mencapai 6,7 dengan ketuntasan klasikal mencapai 56,8%, pada siklus II meningkat nilai rata-rata mencapai 7,0 dan ketuntasan mencapai 73%, pada siklus III meningkat menjadi 7,2 untuk rata-rata dan 89,2% ketuntasan klasikal. Kata-kata kunci : Pembelajaran Jigsaw, Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup, Prestasi Belajar
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Think-Talk-Write (TTW) Materi Pokok Trigonometri Pada Siswa Kelas X Semester Genap SMA Negeri 1 Jogorogo Tahun Pelajaran 2012/2013 Trihastuti, Endang Prihatin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.992 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk Meningkatan prestasi belajar matematika khususnya pada materi pokok trigonometri siswa kelas X semester genap SMA Negeri 1 Jogorogo tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tempat penelitian SMA Negeri 1 Jogorogo. Penelitian dilakukan pada 8 April 2013 hingga 11 Mei 2013. Dalam penelitian tindakan kelas (PTK) ini, analisis data yang digunakan  adalah teknik deskriptif model deskriptif presentatif untuk nilai rata-rata dan nilai prosentase yang saling dikaitkan sebagai dasar mendeskripsikan keberhasilan penelitian.Hasil penelitian yang didapat  dalam penelitian ini berupa kualitas pelaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa, minat belajar dan prestasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran matematika dengan penerapan model pembelajaran  Think-Talk-Write (TTW) mempunyai dampak positif dalam meningkatkan (1) kualitas pelaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa dari siklus I diperoleh nilai akhir sebesar  71.05 meningkat pada siklus II menjadi 81.58 dan pada siklus III meningkat menjadi 90,35. (2) Minat belajar siswa siklus I sebesar 22,25 meningkat pada siklus II menjadi 25,75 dan pada siklus III meningkat menjadi 28,03. (3) Jumlah siswa tuntas pada siklus I sebanyak 9 siswa, pada siklus II meningkat menjadi 13 dan pada siklus III meningkat menjadi 26. (4) Prosentase ketuntasan pada siklus I sebesar 28,13%, pada siklus II meningkat menjadi 40,63% dan pada siklus III meningkat menjadi 81,25%. (5) Kelebihan model TTW adalah langkahnya yang tidak banyak membuat model ini mudah untuk diterapkan, dan media yang dibutuhkan untuk membantu mengoptimalkan hasilnya hanyalah LKS yang dibuat sendiri. (6) Kelemahan model TTW adalah adalah jumlah kelompok yang dibentuk dengan anggota yang sedikit membuat peneliti harus membimbing banyak kelompok dan mengulangi informasi yang sama berulang kali, dan soal yang disajikan dalam LKS harus bisa dikerjakan dengan langkah-langkah TTW.Kata kunci:  Model Think-Talk-Write (TTW) dan Prestasi Belajar
Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas V SDN Manisharjo 1 Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2015/2016 Giyanti, Retno
Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.722 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah: 1) untuk mengetahui aktivias belajar siswa pada mata pelajaran PKn dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada siswa kelas V SDN Manisharjo 1  Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2015/2016; 2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PKn pada siswa kelas V SDN Manisharjo 1  tahun pelajaran 2015/2016 dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw.  Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan tahapannya terdiri dari: (1) menyusun perencanaan (plan), (2) melaksanakan tindakan (act), (3) pengamatan (observe), dan (4) refleksi (reflect).  Penelitian ini dilaksanakan di SDN Manisharjo 1 Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi. Yang dijadikan subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Manisharjo 1  Kecamatan Kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah 16 siswa. Hasil penelitian ini adalah: Hasil pada pratindak ketuntasan baru tercapai 56,25%, setelah diadakan perbaikan pembelajaran siklus I, mengalami peningkatan menjadi  75,00%, pada akhir perbaikan pembelajaran siklus II mengalami peningkatan menjadi 87,50%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. Penggunaan model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw dapat: 1) meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas V SDN Manisharjo 1  Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2015/2016. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya keaktifan siswa dalam diskusi dengan anggota kelompoknya; 2) meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas V SDN Manisharjo 1. Hal ini terbukti telah terjadi peningkatan  nilai rata-rata siswa dan ketuntasan belajar secara signifikan. Nilai rata-rata pada pra tindak sebesar 67, pada siklus I menjadi 77 dan  pada siklus II menjadi 85. Sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal  prosentase pada pra tindak sebesar 56,25% pada siklus I menjadi   75,00%  dan pada siklus II meningkat secara signifikan menjadi  87,50%. Kata Kunci: hasil belajar, PKn, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw

Page 1 of 2 | Total Record : 15