cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
EVALUASI PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PPKn Delfiyan Widiyanto; Annisa Istiqomah
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/citizenship.v8i1.5385

Abstract

Tujuan peneltian ini adalah untuk mengevaluasi (1) Pelaksanaan penilaian proses pembelajaran PPKn di SMA N se-Kabupaten Gunungkidul dan (2) Pelaksanaan penilaian hasil belajar PPKn di SMA N se-Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi program dengan model discrepancy. Data yang dikumpulkan dari 11 SMA N se-Kabupaten Gunungkidul dengan jumlah 16 Guru. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas instrumen angket, observasi, dan dokumentasi menggunakan validasi isi, dan instrumen angket ditambah dengan validasi konstruk. Uji reliabilitas menggunakan formula koefisien alpha (α) Cronbach. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil Penelitian menujukkan (1) pelaksanaan penilaian proses pembelajaran terbagi menjadi tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan laporan penilaian. Adapun temuan penelitian bahwa perencanan penilaian proses pembelajaran mendapat kesenjangan sebesar 2.743 % termasuk kategori sangat baik. Pelaksanaan penilaian proses pembelajaran mendapat persentase kesenjangan sebesar 6.3914 % termasuk kategori sangat baik, dan laporan penilaian proses pembelajaran mendapat persentase kesenjangan sebesar 44.875 % termasuk kategori baik. (2) Pelaksanaan penilaian hasil belajar terbagi menjadi tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan laporan. Adapun temuan penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penilaian hasil belajar mendapat persentase kesenjangan  sebesar 8.7% termasuk kategori sangat baik. Pelaksanaan penilaian hasil belajar mendapat persentase kesenjangan  sebesar 9.9265 % termasuk kategori sangat baik, dan laporan penilaian hasil belajar mendapat persentase kesenjangan  sebesar 4.6875 % termasuk kategori sangat baik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penilaian proses dan hasil belajar PPKn di SMA N se-Kabupaten Gunungkidul termasuk kategori sangat baik.
IDENTIFIKASI SISTEM PERLINDUNGAN ANAK DENGAN ORANG TUA BERSTATUS BURUH MIGRAN DI DESA KEDUNGREJO KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI Ayip Misdi Riyanto; Ikhwanul Qiram
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.118 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v8i1.6508

Abstract

Faktor ekonomi seringkali mendorong banyak orang tua meninggalkan keluarga untuk berprofesi menjadi buruh migran di Luar Negeri. Kondisi ini berdampak terhadap pola asuh orang tua pada anak terkait perlindungan dan pemenuhan hak anak. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pola perlindungan dan pemenuhan hak atas pendidikan anak buruh migran di Desa Kedungrejo, Muncar Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian menggunakan yuridis sosiologis, pengambilan data meliputi kajian pustaka dan wawancara pada pihak terkait. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di Desa Kedungrejo cukup baik. Pola pengasuhan anak buruh migran di Desa Kedungrejo Kecamatan muncar Banyuwangi dilakukan dalam bentuk kolaborasi melalui paman atau tante di keluarga muda, menengah, dan tua. Selain itu, juga dibutuhkan pola pengasuhan yang lebih menyeluruh yang melibatkan orang tua, agar hak dasar anak buruh migran tetap terpenuhi dengan baik
KEBIJAKAN POLITIK PRESIDEN JOKOWI TERHADAP MASALAH KEWARGANERAAN DALAM MERESPONS ISU GLOBAL: STUDI KASUS COVID-19 hastangka hastangka; Muhammad Farid
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.8 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v8i1.6216

Abstract

Kehadiran negara ialah memastikan dan menjamin keselamatan warga negara sebagaimana dalam pernyataan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 bahwa kehadiran negara ialah melindungi segenap bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum dan ikut dalam perdamaian dunia. Peran negara menjadi penting dalam upaya menjawab tantangan kewarganegaraan. Fenomena penyebaran virus Corona yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Tiongkok pada awal bulan Desember 2019 menjadi titik tolak awal kasus merebaknya virus Corona yang sampai sekarang menjadi persoalan dunia. Penelitian ini akan memfokuskan tentang kebijakan politik Presiden Jokowi dalam menanggapi isu internasional melalui studi kasus penyebaran Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan arah Presiden  Joko Widodo dalam menangani tantangan kewarganegaraan pada konteks  kebijakan dalam dan luar negeri untuk menanggapi isu global, yaitu pandemi Covid-19 yang oleh Indonesia  juga telah ditetapkan sebagai bencana non alam dengan skala nasional. Metode penelitian ini adalah penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisa koherensi internal, interpretasi, heuristika, dan analisis wacana terhadap data yang bersumber dari pemerintah, media massa cetak maupun daring, buku, jurnal ilmiah, dan majalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan politik Presiden Jokowi dalam menghadapi masalah kewarganegaraan dalam kasus penanganan kasus Covid-19 menekankan pada model kebijakan politik partisipatoris dan responsif.
KAMPUNG TERTIB LALU LINTAS SEJAK DINI UNTUK MENDUKUNG INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER di MASYARAKAT Marlina Dea; Anita Trisiana
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.564 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v8i1.6675

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah medeskripsikan Upaya Internalisasi Pendidikan Karakter di Masyarakat melalui Kampung Tertib Lalu Lintas.Metode yang digunakan dalam penleitian ini yakni  menggunakan role playing sebagai pelajaran melalui pengembangan imajinasi da penghayatan siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pelaksanaan kampung tertib lalu lintas sejak dini yang dikemas dalam kegiatan sosialisasi ini, diharapkan ada tindak lanjut dengan menggandeng kerjasama Polsek sehingga anak- anak dapat secara intens untuk diberikan sosialisai mengenai tertib berlalu lintas yang mana hal ini akan berdampak besar bagi kemajuan dan ketertiban lalu lintas di Indonesia. Kampung tertib lalu lintas sejak dini untuk mengurangi angka kecelakaan yang sebabkan oleh kecelakaan lalu lintas dan dapat secara terus menerus untuk mendukung internalisasi pendidikan karakter di masyarakat.
PERANAN TENTANG NILAI GOTONG ROYONG SEBAGAI BENTUK PENERAPAN SILA KE-TIGA PANCASILA DI DESA WONOREJO KECAMATAN BANYUPUTIH KAB. SITUBONDO Bayu Indra Permana; Agus Mursidi
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/citizenship.v8i1.5038

Abstract

Mutual cooperation is a social activity and a characteristic of the Indonesian people. As stated in Pancasila, the third principle is "Indonesian Unity". Mutual cooperation is the nation's personality that has firm roots in people's lives. The existence of mutual cooperation grows from our own, the behavior of the community. This study aims: 1) To find out the role of mutual cooperation values in Wonorejo Village as a form of the implementation of the third precept, 2) to be input and terms of reference regarding unity and mutual cooperation in Wonorejo Village, Banyuputih District. The research method used is descriptive qualitative method. This research is purposive sampling method. sampling technique using snawball sampling from community and religious leaders. The results of this study indicate that mutual cooperation is still applied in Wonorejo Village as evidenced by the activities of mutual cooperation that still exist even though the value of mutual cooperation is not fully operational because it is influenced by foreign cultures that come in and some people do not understand the importance of mutual cooperation.
NILAI-NILAI BELA NEGARA DALAM KELUARGA PERSILATAN KI AGENG PANDAS ALAS Muhammad Hanif; Nurhadji Nugraha; Parji Parji
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.823 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v8i1.6507

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan nilai-nilai bela negara yang terkandung dalam Keluarga Persilatan Ki Ageng Pandan Alas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografis. Dilaksanakan di Madiun mulai bulan Januari-April 2020. Sumber data yang digunakan bersifat primer dan skunder. Teknik pengambilan datanya dengan wawancara, observasi, dan pecatatan dokumen. Sedangkan validitas datanya menggunakan teknik triangulasi sumber dan analisis datanya menggunakan teknik Coding Model Strauss dan Corbin. Hasil penelitian menggambarkan bahwa falsafah dan perwujudannya dalam lambang, tembang, program kerja dan implementasinya mengandung nilai-nilai bela negara, diantaranya; (1) mencintai, menjaga dan melestarikan lingkungan, (2) menjaga nama baik bangsa dan negara, (3) disiplin dan bertanggung jawab, (4) menghargai dan menghormati keanekaragaman SARA, (5) rukun dan berjiwa gotong royong, (6) menjalankan hak dan kewajiban sesuai peraturan perundangan yang berlaku, (7) meyakini Pancasila dan menjadikannya sebagai asas, dan tujuan, (8) rela berkurban untuk bangsa dan negara, (9) memiliki kemampuan awal bela negara, dan (10) semangat dan bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga, dan masyarakat.
PENGUATAN KETERLIBATAN WARGA NEGARA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MELALUI PROGRAM GO GREEN Ludovikus Bomans Wadu; Iskandar Ladamay; Nita Fitriya
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.708 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v8i1.6076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bentuk peningkatan partisipasi Warga Negara dalam pembangunan berkelanjutan melalui program Go Green yang dilakukan di Kampung Ekologi Kelurahan Temas Kota Batu. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti tentang wawancara, observasi serta dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan triangulasi untuk memperoleh data keabsahan. Berdasarkan hasil analisis reduksi data , display, dan verifikasi. Program penelitian ditemukan menguatkan Warga Negara dalam pembangunan berkelanjutan melalui program Go Greendilakukan melalui perencanaan dan pengelolaan Lingkungan. Tahap Perencanaan Lingkungan dilakukan untuk menumbuhkan pengetahuan terkait dengan lingkungan yang diadakan oleh lokakarya dan sosialisasi , sedangkan perencanaan pengelolaan lingkungan dilakukan oleh individu yang dilakukan melalui kegiatan penanaman bibit tanaman, merawat tanaman, daur ulang, pembuatan pupuk kompos, pembuatan lubang resapan biopori, menggunakan pekarangan rumah yang ditanami sayuran dan bazar sehat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7