cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
ISSN : 25799037     EISSN : 25798944     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2025)" : 3 Documents clear
Peningkatan Kemampuan Menulis Poster Dengan Model Pembelajaran Project Based Learning Dan Media Canva Kurniasari, Ika Dewi Rekno; Cahyono , Bambang Eko Hari; Irawati , Lulus
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v9i2.21963

Abstract

Menulis adalah salah satu dari empat kompetensi berbahasa yang harus dikuasai oleh semua siswa. Salah satu alasan mengapa keterampilan menulis poster anak-anak sekolah dasar kurang adalah karena mereka menggunakan model dan media pembelajaran yang salah. Kemampuan menulis poster siswa yang masih rendah menjadi latar belakang penelitian yang terjadi seiring dengan berkembangnya teknologi di bidang pendidikan. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui peningkatan penggunaan Canva sebagai model pembelajaran dalam hubungannya dengan Project Based Learning untuk memastikan kemampuan menulis poster dan tingkat keaktifan siswa. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam bentuk siklus yang terdiri dari 4 kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Kambeng tahun siswaan 2024/2025 yang. Data penelitian dikumpulkan melalui metode tes, observasi, dan wawancara. Penyusunan indikator pencapaian tujuan pembelajaran, didasarkan pada tujuan yang telah ditentukan. Metode untuk menganalisis data bersifat kualitatif. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis poster dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dapat ditingkatkan melalui penggunaan Project Based Learning dan media Canva. Kebaruan penelitian tentang belajar menulis poster dengan menggabungkan konsep dari Project Based Learning dengan konsep dari pembelajaran media Canva.
Analisis Analisis Pola Struktur Kalimat Tunggal Pada Tulisan Mahasiswa BIPA Tingkat Pemula Di Universitas Trunojoyo Madura Luthfiyah, Nanda Putri; Rohmah, Naelur; Saputro, Sigit Dwi
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v9i2.23468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola struktur kalimat tunggal dan kategori pengisi fungsi predikat pada tulisan mahasiswa BIPA tingkat pemula di Universitas Trunojoyo Madura. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa hasil analisis tulisan mahasiswa yang dikumpulkan melalui LKPD BIPA berbasis QR Code. Data dianalisis berdasarkan teori mengenai pola fungsi atau susunan unsur sintaksis dan teori tentang kategori pengisi fungsi predikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kalimat yang paling dominan digunakan oleh mahasiswa adalah pola S–P dan S–P–K. Dominasi pola ini mencerminkan kemampuan sintaktis mahasiswa BIPA yang masih berfokus pada konstruksi kalimat sederhana sesuai dengan tingkat kemahiran A1–A2. Sementara itu, kategori pengisi fungsi predikat yang paling sering digunakan adalah verba, diikuti oleh nominal, numeralia, dan frasa preposisional. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa BIPA tingkat pemula lebih mudah mengungkapkan tindakan atau aktivitas konkret daripada bentuk deskriptif atau konseptual. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan materi ajar BIPA yang menekankan latihan struktur kalimat sederhana sesuai tingkat kemahiran pembelajar.
Hibriditas Budaya dan Eksistensi Culture Shock dalam Novel Mata Gelap Karya Mas Marco Kartodikromo Nugroho, Fajrianto Setyo
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v9i2.23508

Abstract

Abstrak Budaya dan identitas tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Dalam beberapa karya sastra, seringkali ditemui kebudayaan yang berkembang pada masa tertentu. Tidak jarang pula juga terdapat percampuran antara dua kebudayaan yang disebut hibriditas. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan fenomena hibriditas dan ada atau tidaknya culture shock dalam novel Mata Gelap karya Mas Marco Kartodikromo. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini berupa budaya dan identitas Jawa, budaya dan identitas Belanda, dan hibriditas yang terjadi antara keduanya. Instrumen dan teknik pengambilan data menggunakan instrumen dan analisis dokumen. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapat adalah terjadinya fenomena hibriditas antara dua kebudayaan yang berbeda. Dua kebudayaan tersebut bercampur menjadi satu sehingga batas-batasnya menjadi tidak jelas serta akhirnya menciptakan suatu sistem sendiri, suatu budaya baru. Fenomena culture shock tidak ditemukan dalam penelitian ini. Kata kunci: Budaya, Identitas, Hibriditas, Culture Shock, Mata Gelap. Abstract Culture and identity cannot be separated from human life. In several literary works, we often encounter cultures that developed during a specific period. It is also common to find a blend of two cultures, which is called hybridity. This study aims to present the phenomenon of hybridity and the presence or absence of culture shock in the novel Mata Gelap by Mas Marco Kartodikromo. This research is descriptive qualitative in nature. The objects of this study include Javanese culture and identity, Dutch culture and identity, and the hybridity that occurs between the two. Data collection instruments and techniques use document instruments and analysis. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results obtained show the occurrence of the phenomenon of hybridity between two different cultures. These two cultures mixed together so that the boundaries became unclear and ultimately created their own system, a new culture. The phenomenon of culture shock was not found in this study. Keywords: Culture, Identity, Hybridity, Culture Shock, Mata Gelap.

Page 1 of 1 | Total Record : 3