cover
Contact Name
Dian Majid
Contact Email
majid@unipasby.ac.id
Phone
+6281234746664
Journal Mail Official
majid@unipasby.ac.id
Editorial Address
Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA
ISSN : 14121867     EISSN : 27154947     DOI : https://doi.org/10.36456/waktu
WAKTU published twice a year in January (no.1) and July (no.2), WAKTU is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various engineering disciplines. The articles published in WAKTU includes original scientific research results (top priority), new (not priority) scientific review articles, or comments or criticisms of scientific papers published by WAKTU. This journal receives manuscripts or articles in engineering from various academics and researchers both nationally and internationally. Articles published in WAKTU are articles that have been reviewed by Peer-Reviewers. The decision on the acceptance of a scientific article in this journal shall be the right of the Board of Editors based on recommendations from Peer-Reviewers.
Articles 453 Documents
KONSEP PENATAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KORIDOR JALAN RAYA PORONG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN ESTETIKA KOTA Efendy, Mochamad Idris; Agung Ramayadnya, A.A.G.
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.878

Abstract

Kondisi eksisting ruang terbuka hijau di koridor Jalan Raya Porong masih kurang.Berkurangnya ruang terbuka hijau menyebabkan meningkatnya permasalahan lingkungan salah satunya lingkungan menjadi gersang dan panas.Konsep penataan ruang terbuka hijau di koridor Jalan Raya Porong diharapkan bermanfaat sebagai pengendali pencemaran dan berfungsi sebagai sarana peningkatan nilai estetika kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsep penataan koridor jalan Jalan Raya Porong dalam rangka meningkatkan estetika kota. Analisis yang digunakan adalah analisis teori unsur urban design (8 elemen unsur pembentuk ruang kota) dengan metode deskriptif kualitatif. Analisis Figure Ground, Linkage, dan Place dengan metode deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode analisis teori unsur urban design (8 elemen unsur pembentuk ruang kota) menghasilkan gambaran tentang kondisi ruang terbuka hijau di koridor Jalan Raya Porong. Hasil metode analisis Figure Ground, Linkage, dan Place pada penelitian ini menghasilkan konsep penataan ruang terbuka hijau di koridor Jalan Raya Porong yang bisa menunjang kualitas lingkungan dan meningkatkan estetika kota.
IMBUHAN AIRTANAH BUATAN UNTUK MEREDUKSI GENANGAN (STUDI KASUS DI KECAMATAN BATU KOTA BATU) Haribowo, Riyanto; Prastya, Titah Andalan Norman
WAKTU Vol 8 No 1 (2010): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v8i1.879

Abstract

Lahan tertutup pada suatu kawasan tidak bisa meresapkan air hujan yang turun, sehinggaair hujan langsung melimpas menjadi limpasan permukaan (run off) dan menyebabkan genanganpada kawasan tersebut. Kondisi saluran drainasi yang tidak mampu menampung debit banjirrancangan suatu kawasan juga menyebabkan terjadinya genangan. Kondisi tersebutmenyebabkan airtanah kekurangan pasokan dan jika keadaan ini berlangsung terus menerus,maka akan terjadi penurunan muka airtanah dan juga penurunan debit sumber-sumber mata air disuatu kawasan selain terjadinya genangan air.Studi ini bertujuan untuk merencanakan suatu sistem drainasi yang berwawasanlingkungan yaitu berupa teknologi sumur-sumur resapan yang berfungsi ganda, selain mereduksigenangan yang terjadi, juga meresapkan air hujan, sehingga dapat mengisi airtanah secarabuatan (artificial recharge).Sebagai studi kasus, penelitian ini mengambil lokasi di Kecamatan Batu yang merupakanpusat dari Kota Batu. Hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan kala ulang 10 tahununtuk Kecamatan Batu sebesar 91,2 mm dan total debit yang tidak mampu ditampung salurandrainasi yang ada sebesar 12,142 m3/dtk. Sumur resapan direncanakan dengan diameter 1 m,kedalaman sumur 3 m dan mampu menampung debit sebesar 0,028 m3/dtk per sumur. Untukmereduksi genangan air di Kecamatan Batu dibutuhkan sumur resapan sejumlah 450 sumurresapan yang ditempatkan pada wilayah tangkapan air saluran yang tidak mampu menampungdebit banjir.
UPAYA PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA DI KABUPATEN BULUNGAN Syabranie, Muhammad; Jusmartinah, Raja
WAKTU Vol 11 No 1 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i1.880

Abstract

Salah satu sektor pembangunan yang hampir tidak terpengaruh oleh sistem kuota atau resesi ekonomi adalah sektor jasa yang didalamnya termasuk jasa pariwisata. Di masa yang akan datang diperkirakan pariwisata akan cederung meningkat. Kabupaten Bulungan, merupakan salahsatu kabupaten yang berada di Propinsi Kalimantan Timur memiliki banyak potensi wilayah yang bisa dikembangkan menjadi obyek – obyek parisiwata yang selama ini terbengkalai tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsep pengembangan potensi pariwisata dikabupaten Bulungan, Kalimantan Timur berdasarkan faktor pendukung dan penghambat.Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif yang menggambarkan secara tepatmengenai gejala – gejala obyek yang diteliti mengenai pengembangan potensi pariwisata diKabupaten Bulungan. Sampel penelitian ini mengambil 11 obyek yang berpotensi dapatdikembangkan menjadi kawasan wisata yang kesemuanya tersebar di kabupaten Bulungan.Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara untuk mendapatkan dataprimer serta penumpulan literatur pendukung obyek untuk mendapatkan data sekunder. Analisisyang digunakan adalah analisis SWOT untuk mendapatkan konsep pengembangan berdasarkanpendukung dan penghambat pengembangan kawasan.Hasil dari penelitian ini adalah yang menjadi pendukung berupa keunikan dari obyek – obyekwisata sehingga dapat membentuk jalur – jalur wisata sesuai dengan pengklasifikasian potensidari obyek wisata yang tersebar di kabupaten Bulungan. Jalur – jalur wisata berupa paket wisatayang terdiri dari paket wisata alam ( Pantai Tanah kuning, Air terjun Km 18, Air Hutan GunungSeriang Km 2, Pantai Bahari Karang Tigau, dan Pantai Nibung), paket wisata religi (Makamkeluarga Datu Adil, Makam Keramat Ahmad Maghribi, dan Masjid Tua), serta paket wisata budaya(Gunung Putih, dan Keraton Kesultanan Bulungan ). Penghambat dari pengembangan adalahkurang dukungan investor dan juga SDM yang mempunyai kemampuan bersaing
INASI MEDIA FILTRASI UNTUK PENURUNAN KESADAHAN DAN BESI Nurhayati, Indah
WAKTU Vol 8 No 1 (2010): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v8i1.882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan efisiensi penurunan kesadahan dan besidalam air dengan menggunakan filtrasi media kombinasi, menguji kesadahan dan kadar besi airsebelum dan sesudah dilakukan penyaringan dengan filtrasi media kombinasi, menguji pengaruhwaktu operasi terhadap efisiensi penurunan kesadahan dan besi pada filtrasi dengan mediakombinasi. Sampel yang digunakan adalah air sumur gali Kelurahan Keputih Surabaya. Mediafiltrasi yang digunakan adalah kombinasi 1 yaitu : kerikil-zeolit-kerikil dan kombinasi 2, yaitu :kerikil-batu kapur-kerikil dengan ukuran media 2,5 – 5 mm dan tinggi media 50 cm. Filtrasidilakukan dengan aliran dari atas ke bawah. Pengambilan sampel untuk dianalisis dilakukansetiap 10 menit selama 50 menit. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media filtrasi kombinasikerikil-batu kapur-kerikil mempunyai kemampuan yang lebih besar untuk menurunkan kesadahan.Kombinasi media filtrasi kerikil-batu kapur-kerikil dan kerikil-zeolit-kerikil mempunyai kemampuanyang sama untuk menurunkan besi. Dalam waktu kotak 50 menit semakin lama semakin besarefisiensi penurunan kesadahan dan besi. Filtrasi dengan menggunakan media filtrasi kombinasikerikil-batu kapur-kerikil dan kerikil-zeolit-kerikil belum dapat menghasilkan air bersih yang sesuaidengan baku mutu, seperti yang disyaratkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor907/MENKES/SK/VII/2002) terutama untuk parameter kesadahan dan besi.
PENGEMBANGAN UJUNG JEMBATAN SURAMADU BERDASARKAN PERSEPSI PEDAGANG (studi kasus Desa Sukolilo Kecamatan Labang Bangkalan Madura) Lokananta, Buyung Adinda; Widyastuty, Anak Agung Sagung Alit
WAKTU Vol 11 No 2 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i2.883

Abstract

Pulau Madura tidak hanya dikenal dengan keanekaragaman budaya yang dimilikinya.Saat ini Pulau Madura lebih dikenal karena adanya Jembatan Suramadu. Jembatan Suramaduadalah jembatan yang menghubungkana antara Pulau Jawa dan Pulau Madura, sisi Pulau Jawaberada dikota Surabaya kawasan Kenjeran, sedangkan sisi Pulau Madura berada didesa SukoliloKecamatan Labang Bangkalan Madura. Sejak diresmikannya jembatan Suramadu Tahun2009 hingga sekarang tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur jalan maupunsarana prasarana yang baik. Hal ini dikarenakan belum adanya konsep pengembangan untukkawasan ujung jembatan Suramadu bagian sisi Madura, sehingga perlu adanya penelitiantentang konsep pengembangan kawasan ujung Suramadu sisi Madura berdasarkan persepsiPedagang yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian pedagang yang berada di areaujung jembatan Suramadu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptifkualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan penyebaran kuisonerpada kawasan yang akan dijadikan konsep pengembangan. Populasi penelitian adalah seluruhpedagang yang berada di area ujung jembatan Suramadu, sedangkan jumlah sampel sebanyak57 responden yang didapat dari sebagian keseluruhan jumlah pedagang desa Sukolilo. Dari hasilanalisis deskriptif kualitatif dianalaisis dengan metode SWOT sehingga menghasilkan rumusanstrategi pengembangan ujung Suramadu berdasarkan persepsi Pedagang. Strategi stabilityadalah hasil dari analisis yang telah didapatkan dari perumusan SWOT yang dimana perluadanya bantuan pemerintah baik dari segi peningkatan mutu pendidikan dan bantuan modalserta penyuluhan atau arahan yang bertujuan untuk menjadikan penduduk sekitar lebih maju dandapat mengembangkan kawasan menjadi lebih nyaman sehingga dapat dipergunakan untukmata pencaharian yang baru. Tidak hanya tertuju pada penduduk sekitar saja namun denganadanya kerjasama antara pemerintah dengan pihak swasta juga berperan penting untukmembuat kawasan ini lebih banyak dikenal, misal dengan promosi kawasan dengan berbagaipotensi yang bisa menjadi daya tarik wisatawan.
SIMULASI SEBARAN SEDIMEN TERHADAP KETINGGIAN GELOMBANG DAN SUDUT DATANG GELOMBANG PECAH DI PESISIR PANTAI Savitri, Dian
WAKTU Vol 8 No 2 (2010): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v8i2.884

Abstract

Gerakan air di daerah pesisir pantai merupakan kombinasi dari gelombang dan arus.Gelombang lebih bersifat melepas material didasar dan mengaduknya, sementara arus lebihbersifat memindahkan material sedimen ketempat lain. Jika dasar laut terdiri dari material yangmudah bergerak maka arus dan gelornbang akan mengerosi sedimen dan membawanya searahdengan arus. Untuk mengurangi dampak lingkungan dan memberikan manfaat bagi pendudukmasih membutuhkan penelitian dan kajian lebih lanjut yang membutuhkan waktu dan biaya besar,sehingga upaya terbaik yang digunakan adalah pendekatan analisis sistem dengan simulasi untukmemprediksi besar sedimentasi yang terjadi.Kajian awal makalah ini adalah untuk mengetahui bagaimana sebaran sedimen dengancara memprediksi besar angkut sedimen terhadap ketinggian gelombang dan sudut datanggelombang pecah yang terjadi sepanjang pantai menggunakan simulasi Matlab. Hasil simulasibesar angkut sedimen diharapkan dapat memberikan gambaran sebaran besar angkut sedimenyang digunakan sebagai salah satu upaya mengurangi laju erosi dan sedimentasi yang terjadi dipesisir pantai
PEMBUATAN BIOGAS DARI BAHAN SAMPAH SAYURAN (KUBIS, KANGKUNG dan BAYAM) Sutrisno, Joko
WAKTU Vol 8 No 1 (2010): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v8i1.885

Abstract

Sampah sayur di pasar-pasar tradisional sangat berlimpah jumlahnya, terdiri dari beberapa bahanbuangan sisa proses penyortiran untuk dijual seperti sayur kangkung,. Kubis, bayam, sawi, daunubi jalar,daun ubi kayu, kacang panjang dan brokoli. Sesungguhnya semua sisa sayur yangakhirnya menjadi sampah ini dapat dimanfaatkan untuk dijadikan bahan guna diproses agarmenghasilkan gas bio yang merupakan energi panas alternative dengan bahan baku dapatdiperbarui. Melalui alat digester biogas yang disiapkan pada ukuran kecil untuk skala rumahtangga, kebutuhan energi panas untuk keperluan memasak dapat dipenuhi dari proses ini.Penelitian ini merupakan percobaan pembuatan gas bio dengan bahan sampah sayur basah daripasar tradisional berupa 3 variasi bahan yaitu kangkung, bayam dan kubis, yang dihaluskanterlebih dahulu dengan mesin perajang sampah. Untuk mempercepat proses digunakan starterberupa bakteri Effektive Microorganisme (EM4) yang banyak beredar di pasaran. Hasil percobaanmenunjukan bahwa ketiga bahan sayuran tersebut dapat dijadikan bahan pembuatan gas bio,dengan tekanan produk maksimal yang tidak signifikan perbedaannya.
PEMBUATAN BIOGAS DARI LIMBAH CAIR PABRIK TAHU DENGAN TINJA SAPI Wati, Dewi Ayu Trisno; Sugito, Sugito
WAKTU Vol 11 No 2 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i2.886

Abstract

Degradasi bahan organik di bawah kondisi anaerobik menghasilkan campuran gasmetana dan karbondioksida. Meningkatnya limbah kotoran sapi dan limbah cair industri tahudapat dipadukan untuk membuat biogas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah berapakahtekanan produk biogas pada perbandingan campuran bahanyang berbeda-beda, dan berapalama produksi gas yang dihasilkan untuk tiap variasi percobaan . Tujuan dari penelitian ini yaituuntuk mengkaji variasi komposisi, mengukur waktu proses fermentasi dan mengukur tingkatkenaikan tekanan gas yang dihasilkan . Penelitian ini dilakukan 3 variasi dengan pengulangansebanyak 3 kali yaitu variasi 1 dengan perbandingan 10% tinja sapi dan 90% limbah cairi ndust r i tahu, variasi 2 dengan perbandingan 25% tinja sapi dan 75% limbah cair i ndust r i btahu, variasi 3 dengan perbandingan 50% tinja sapi dan 50% limbah cair industri tahu.Percobaaan di lakukan dengan menggunakan reaktor bi ogas yang t erbuat dari drum.Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan gas yang dihasilkan yaitu berupa kolom air yangdiukur dalam satuan milimeter. Pengukuran waktu fermentasi menggunakan alat ukurjam/stopwatch dengan satuan waktu (jam). Untuk mengetahui perbedaan kekentalan darikomposisi variasi yang telah dibentuk maka dilakukan pengujian kadar air dengan metodegravimetri. Dari hasil penelitian, tekanan gas yang paling tinggi terjadi pada komposisi 50% tinjasapi dengan 50% limbah cair industri tahu yaitu antara 29-32 mm kolom air membutuhkan waktusekitar 96-99 jam untuk menghasilkan gas paling besar. Rata-rata nilai kadar air yang dihasilkanuntuk kategori cair sebesar 83 %, kategori sedang sebesar 72% dan kategori kental sebesar53%.
APLIKASI WATERCAD UNTUK PEMODELAN DAN SIMULASI RENCANA PENGEMBANGAN LAYANAN AIR BERSIH UMBULAN II TAHUN 2022 - OFF TAKE SIDOARJO PDAM “DELTA TIRTA” KABUPATEN SIDOARJO Novianto, Lutvi; Nurhayati, Indah
WAKTU Vol 11 No 1 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i1.887

Abstract

WaterCAD merupakan perangkat lunak komputer yang dapat digunakan untuk membuat model dan proses simulasi untuk menganalisis perilaku hidrolis suatu sistem jaringan perpipaan.Debit eksisting Off take Sidoarjo tahun 2012 adalah sebesar 149,68 liter/detik dengan jumlahsambungan rumah (SR) sebesar 18.492 SR. Dengan laju pertumbuhan sambungan rumah (SR) Off take Sidoarjo sebesar 13,2% per tahun didapatkan jumlah sambungan rumah (SR) sebesar 63.892 SR pada tahun 2022.Hasil simulasi WaterCAD tahun 2022 diprediksi jaringan perpipaan Off take Sidoarjo tidak mampu melayani kebutuhan air bersih. Penyerapan kebutuhan air umbulan II hanya sampai tahun 2016 yaitu sebesar 226,74 liter/detik dengan jumlah sambungan rumah (SR) sebesar 30.365 SRdikarenakan rencana suplai air umbulan II untuk Off take Sidoarjo sebesar 250 liter/detik.Kekurangan kebutuhan air Off take Sidoarjo di tahun 2022 adalah sebesar 227,09 liter/detik. Pada tahun 2022 untuk memenuhi kebutuhan air, Off take Sidoarjo perlu merencanakan penggantian pompa distribusi dan diameter perpipaan pada jalur pipa yang diprediksi akanmengalami tekanan negatif (negative pressure).
ANALISIS PENGARUH POLA PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP HARGA LAHAN KORIDOR JALAN DARMO SURABAYA SEBAGAI KAWASAN PRESERVASI Caprityan, Revin; Dwi Rohmadiani, Linda; Sugito, Sugito
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.888

Abstract

Road Corridor Darmo Surabaya is one of the areas that have historical value in the past. Having old buildings are still original and its location in the middle of the city with such a high accessibility makes Darmo Road Corridor has its own economic value. Various land uses such as residential, office, trade, services, social, cultural and so on. Corridor which has the highest land prices in Surabaya related to land use, the price of land and buildings located along the corridorpreservation Highway Darmo. The result of the analysis is the pattern of land use and preservation of buildings located along the road corridor Darmo significantly affect the price of the land because of strong historical value with less kirasan prices there are about more than 25 million dollars for the building of colonial and getting down to about 10 million dollars for the building has undergone many reforms.