cover
Contact Name
Zul Anwar Ajim Harahap
Contact Email
lp2miain.padangsidimpuan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2miain.padangsidimpuan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman
ISSN : 24427004     EISSN : 2460609X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
TAZKIR: Jurnal Penelitian ilmu-ilmu sosial dan keislaman published in 2015 with P-ISSN: 2442-7004, and E-ISSN: 2460-609X is A peer-reviewed journal that is published by the LPPM IAIN Padangsidimpuan, North Sumatera, Indonesia. The journal an effort to provide forums for academicians and researchers who are interested in the discussion of current and future issues on Islamic studies. The journal is dedicated to the scholarly study of all aspects of Islam and of the Islamic world. Particular attention is paid to works dealing with history, geography, political science, economics, anthropology, sociology, law, literature, religion, philosophy, international relations, environmental and developmental issues, as well as ethical questions related to scientific research. TAZKIR: Jurnal Penelitian ilmu-ilmu sosial dan keislaman is published twice a year (June and December)
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023)" : 12 Documents clear
KEMISKINAN DAN KESENJANGAN SOSIAL PASCA PERANG SAUDARA DI AFGHANISTAN Salsabila, Nikita
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.7625

Abstract

AbstractThis paper discusses poverty and social wealth that occurs in Afghanistan. Poverty is indeed a very serious social problem for the international community, as happened in Afghanistan. In this study, the authors use the theory of Marxism and the concept of the poverty Chamber to analyze the discussion. Then the author uses descriptive research methods with qualitative research types to describe a series of research based on the scientific method. From this research, it can be concluded that the appalling state of poverty limits the lives of the majority of Afghans. It reflects the socio-economic and political dynamics and the associated developmental deficits of the last two centuries. Afghanistan became a country hit by an economic crisis that pushed them into poverty. This was due to several problems, such as social tensions, political conflicts and destabilization, and the chaos that occurred.Keywords: Afghanistan, Political Destabilization, Poverty, Economy AbstrakTulisan ini membahas tentang kemiskinan dan kesenjangan sosial yang terjadi di Afghanistan. Kemiskinan memang menjadi permasalahan sosial yang sangat serius bagi dunia internasional, seperti yang terjadi di Afghanistan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori Marxisme dan konsep kemiskinan Chamber untuk menganalisis pembahasan tersebut. Kemudian penulis mebggunakan metode penelitian deskriptif denganjenis penelitian kualitatif untuk menguraikan rangkaian penelitian dengan berpijak kepada metode saintifik. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keadaan kemiskinan yang memprihatinkan membatasi kehidupan sebagian besar orang Afghanistan. Hal tersebut mencerminkan dinamika sosial ekonomi dan politik, dan defisit pembangunan terkait dari dua abad terakhir. Afghanistan menjadi negara yang dilanda krisis perekonomian yang mendorong mereka ke dalam kemiskinan. Hal tersebut disebabkan beberapa permasalahan, seperti kesenjangan sosial, konflik dan destabilisasi politik dan diplomatik yang terjadi. Kata Kunci: Afghanistan, Destabilisasi Politik, Kemiskinan, Ekonomi 
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIA STANDARD (QRIS) Saleh, Idris; Wardana, Ahmad; Mariyati, Lenni
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.10485

Abstract

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan salah satu alat untuk pembayaran melalui aplikasi elektronik berbasis mobile banking. QRIS ini berfungsi untuk memudahkan masyarakat dan dapat diawasi oleh regulator satu pintu karena telah berstandar dalam melakukan pembayaran. Masyarakat Kota belum banyak menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital atau transaksi non tunai, padahal UMKM telah banyak menyediakan pembayaran melalui QRIS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Terhadap Penggunaan Quick  Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebagai alat pembayaran digital yang terdiri dari pengertian persepsi, faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi, proses terbentuknya persepsi, sistem pembayaran, sistem pembayaran digital dan pengertian Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di Kota Padangsidimpuan yang terdiri dari 20 informan dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi, sedangkan sumber data yang digunakan adalah primer dan skunder. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat di Kota Padangsidimpuan menyatakan bahwa masyarakat mengetahui sistem pembayaran QRIS karena informasi mengenai sistem QRIS mudah didapatkan, mudah dipelajari dan dipahami, hal tersebut membuat informan berminat untuk menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran pada masa sekarang, selain itu banyaknya aplikasi pembayaran yang terhubung dengan QRIS juga membuat minat pengguna semakin meningkat karena merasa lebih mudah. Persepsi masyarakat terhadap penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat pembayaran digital sejauh ini sangat baik karena banyak yang sudah mengetahui tentang QRIS dan sudah banyak juga yang sudah menggunakannya, dengan adanya QRIS dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi untuk sehari-hari.

Page 2 of 2 | Total Record : 12