cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
PENERAPAN METODE NAIVE BAYES DAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM PENENTUAN PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN Susanti, Yeni; Rosita, Yesy Diah; Hanum, Dinarta
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.411 KB)

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah yang masih terjadi di negara Indonesia. Kebijakan pemerintah untuk mengatasi hal tersebut dengan mengadakan Program Keluarga Harapan (PKH). Pemilihan calon penerima PKH di desa dilakukan oleh kepala dusun. Untuk menghindari adanya penentuan penerima PKH secara subyektif, maka diperlukan sebuah sistem yang mampu mengatasi hal tersebut. Metode pemilihan yang digunakan adalah naive bayes dan Simple Additive Weighting (SAW). Alur penelitian yang dilakukan adalah melakukan analisa kebutuhan dengan melakukan wawancara dan pencarian pustaka, pendesainan sistem dan implementasi sistem. Tujuan penelitian adalah menghindari pemilihan penerima PKH secara subyektif, mengetahui performansi metode naïve bayes dan SAW. Kriteria yang digunakan dalam penelitian adalah luas bangunan, jenis lantai, jenis dinding, daya listrik, jumlah makan daging per minggu, jumlah makan per hari, kemampuan berobat, penghasilan, jenis kendaraan yang dimiliki, jenis pekerjaan dan memiliki anak sekolah sampai jenjang SMP. Performansi metode naive bayes memiliki nilai presisi sebesar 94,8%, nilai recall 93,2%, nilai akurasi sebesar 93,8%. Nilai presisi, recall, dan akurasi dari metode Simple Additive Weighting yang mencapai 100%.
PEMBANGUNAN PERUMAHAN RENDAH EMISI KARBON DI SURABAYA TIMUR Hendra, Failasuf Herman
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.012 KB)

Abstract

Pembangunan perumahan mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap emisi karbon pada suatu lingkungan. Pada saat konstruksi, pengadaan dan pemilihan bahan bangunan, lokasi konstruksi, aktivitas pekerja serta perubahan lingkungan merupakan aspek penting yang mempengaruhi besaran emisi karbon. Sedangkan pada saat dioperasionalkan, penggunaan energi, transportasi pengguna, pengelolaan limbah merupakan aspek yang mempengaruhi emisi karbon. Tujuan penelitian adalah mengkaji emisi karbon pada proses konstruksi pembangunan perumahan kluster kecil yang dibangun di seputar permukiman lama yang sudah mapan (settle) dan diindikasikan menghasilkan emisi karbon yang rendah. Pembangunan perumahan ini dilaksanakan secara simultan (serentak) ataupun secara gradual (berjenjang). Juga membandingkan jejak karbon pembangunan perumahan secara berjenjang terhadap pembangunan perumahan secara serentak untuk luas area yang sama.Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan survei dan kajian literatur serta penghitungan emisi karbon, untuk selanjutnya dilakukan analisis dengan statistik deskriptif. Adapun populasi penelitian adalah perumahan kluster kecil pada beberapa kawasan di Surabaya Timur, dimana kebutuhan perumahan horizontal sangat banyak namun ketersediaan lahan perumahan sangat terbatas. Teknik pemilihan sampel dengan cara purposive sampling.Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rata-rata emisi karbon pada konstruksi pembangunan perumahan kluster kecil ini rata-rata masih dibawah ambang batas karbon yang dipersyaratkan untuk keseimbangan lingkungan (314 ppm). Jejak karbon konstruksi pembangunan perumahan secara serentak relatif lebih tinggi dibandingkan dengan secara berjenjang, dengan rasio perbandingan emisi karbon rata-rata 2,1 : 1,7 apabila dibandingkan dengan jejak karbon konstruksi terendah yaitu renovasi bangunan.
GEOMETRIC INVARIANT MOMENT PADA APLIKASI IMAGE RETRIEVAL PENDETEKSIAN BATIK PARANG RUSAK/BARONG YOGYAKARTA Farida, Farida; Muhima, Rani Rotul
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.29 KB)

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengenali motif Batik Parang Rusak/Barong dapat menggunakan sistem digital. Batik Klasik Parang Rusak yang berasal dari Yogyakarta merupakan warisan budaya yang wajib dilestarikan. Dataset citra Batik Parang yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 98 citra latih dan 40 citra Uji, dengan ukuran citra Batik 200 x 300 piksel dalam format file JPG dan BMP. Proses pada penelitian ini meliputi: (1) Pre-processing citra; (2) Deteksi tepi sebagai tahap awal sebelum ekstraksi ciri bentuk; (3) Ekstraksi Ciri Bentuk menggunakan metode Geometric Invariant Moment. Metode Accuracy digunakan untuk mendapatkan akurasi hasil deteksi pada 40 citra uji Batik. Hasil evaluasi dari 40 citra yang terdeteksi oleh sistem yaitu 92,50%.
PENURUNAN TSS, BOD, ESCHERICHIA COLI PADA LIMBAH TANGKI SEPTIK MENGGUNAKAN TANAMAN CYPERUS PAPYRUS PADA PENGOLAHAN CONSTRUCTED WETLAND Musarofa, Musarofa; Radityaningrum, Arlini Dyah; Kusuma, Maritha Nilam
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.53 KB)

Abstract

Limbah hasil penyedotan tangki septik mengandung bahan organik yang tinggi. Pengolahan limbah tangki septik di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) umumnya menggunakan teknologi konvensional yang memerlukan keahlian dalam pengoperasiannya. Constructed wetland merupakan satu alternatif pengolahan limbah yang sederhana untuk mengolah limbah dengan konsentrasi bahan organik yang tinggi. Penelitian ini menggunakan constructed wetland untuk mengolah limbah hasil penyedotan tangki septik dengan tanaman Cyperus papyrus. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa penurunan BOD, TSS dan Eschericia coli dalam limbah hasil penyedotan tangki septik yang diolah menggunakan constructed wetland dengan tanaman Cyperus papyrus. Penelitian akan dilaksanakan selama 41 hari di Laboratorium Kualitas Lingkungan Teknik Lingkungan ITATS, masa aklimatisasi 16 hari dan masa pengolahan 25 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan TSS, BOD, Eschericia coliform pada limbah tangki septik yang telah diolah menggunakan constructed wetland dengan tanaman Cyperus papyrus adalah 87%, 62,84% dan 63%. Konsentrasi TSS, BOD, Eschericia coliform yang dicapai pada penelitian ini masih belum memenuhi mutu yang di tetapkan oleh Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Industri dan / atau Kegiatan Usaha Lainnya, dengan konsentrasi masing-masing adalah 28 mg/l, 258 mg/l dan 4600 mg/l.Kata kunci: limbah tangki septik, constructed wetlands, Cyperus papyrus
PERBEDAAN WAKTU PROSES PRODUKSI PELETAKAN BOTTOM PROFILE SECARA ASIMETRIS DAN SIMETRIS (STUDI KASUS KAPAL OCEANA CATAMARAN) Manansang, Diana; Suwasono, Bagiyo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.049 KB)

Abstract

Kapal katamaran memiliki dua lambung (U dan V) atau badan kapal yang di hubungkan oleh geladak atau briging platform,Dalam  melakukan pengelasan pada bottom profile pada kapal Oceana Catamaran ada beberapa cara yang bisa di lakukan dengan cara Asimetris dan cara Simetris, Sebelum waktu pross produksi dilakukan dibutuhkan data primer dan sekunder, Dari data yang di dapatkan nantinya akan dilakukan  tahapan Fabrikasi dan sub Assembly dengan menghitung deviasi waktu selama pekerjaan peletakan Bottom Profile, Pekerjaan Asimetris (spiral) merupakan pekerjaan yang dilakukan dengan mengikuti bagian lambung kapal, Sedangkan untuk pekerjaan tahapan Simetris dengan Frame Spacing, pada proses diatas didapatkan waktu yang lebih banyak untuk pekerjaan dengan cara Asimetris yang di lakukan mulai dari Ap hingga Fp untuk pekerjaan secara Simetris mulai dari Ap hingga pararel middle body Sehingga di dapatkan waktu pekerjaan lebih sedikit karena pengurangan jumlah block.
“STUDY PERENCANAAN MODIFIKASI KAPAL LCT KM.“TRISNA DWITYA” MENJADI KAPAL FERRY DI PT. DOK PERKAPALAN SURABAYA (Persero) DITINJAU DARI SEGI TEKNIS”. Setyawan, Krisna; Basuki, Minto; Soejitno, Soejitno
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.513 KB)

Abstract

Kapal sebagai sarana alat transportasi laut yang berfungsi untuk memindahkan barang (muatan) dan penumpang (Orang) dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Salah satu bentuk sarana alat transportasi laut adalah kapal berjenis LCT (Landing Craft Tank). Karena peraturan pemerintah tentang larangan kapal LCT untuk beroperasi di perairan Indonesia, mengharuskan untuk merubah kapal LCT menjadi tipe lain sebagai sarana transportasi laut. Memodifikasi kapal LCT menjadi kapal ferry banyak dilakukan tetapi perlu peninjauan ulang tentang masalah teknis. Dalam skripsi ini dilakukan penelitian modifikasi kapal LCT KM “Trisna Dwitya” ke kapal Ferry di PT. Dok Perkapalan Surabaya (Persero) ditinjau dari aspek teknis. Hasil dari skripsi dapat disimpulkan bahwa harga perbandingan displacement kapal 58.218 Ton (Koreksi 0.35% < 0.50%) dengan koreksi lambung timbul (actual freeboard 1.32 m ? freeboard minimum 0.66 m) serta kapal mengalami trim buritan sebesar 0.131 m dengan perubahan konstruksi kapal yang terletak pada penambahan deck konstruksi antara lain : konstruksi poop deck, konstruksi boat deck, konstruksi navigation deck dan konstruksi top deck yang semuanya memenuhi aturan klasifikasi serta kondisi stabilitas kapal yang memenuhi kriteria titik Gz (lengan stabilitas) dengan titik oleng ± 10 detik dari semua kondisi yang telah ditentukan oleh aturan klasifikasi dan memenuhi persyaratan IMO. kapal modifikasi LCT menjadi kapal jenis Ferry memenuhi persyaratan perencanaan yang ditinjau dari segi teknis.
PEMANFAATAN MARKETING TOOLS DALAM PEMASARAN PRODUK UKM SEPATU KULIT DI DESA SERUNI SIDOARJO Mardiana, Christin; Adiani, Ningroom
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.015 KB)

Abstract

Desa Seruni Kecamatan Gedangan adalah salah satu wilayah yang memiliki sentra industri sepatu terbesar di Sidoarjo. Di Desa Seruni, terdapat lebih dari 25 pengusaha sepatu rumahan dan telah memasarkan produknya hingga ke luar Kabupaten Sidoarjo. Produk sepatu yang dihasilkan merupakan produk unggulan dan sudah diakui oleh Pemerintah Pusat. Namun industri sepatu Desa Seruni kurang begitu dikenal jika dibandingkan dengan produk sepatu dari wilayah Wedoro dan Tanggulangin, hal ini dikarenakan masih kurangnya pengelolaan produk sehingga kalah dengan desa lain. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pemasaran dari mitra sepatu kulit dengan cara mengajarkan mitra membuat diferensiasi produk sepatu kulit; memberikan pelatihan dan workshop desain kemasan produk untuk menjadikan kemasan yang lebih bagus dan memiliki brand tersendiri; mitra memiliki marketing tools (katalog produk, brosur dan kartu nama) untuk menunjang pemasarannya. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan workshop serta pendampingan terhadap kedua mitra sepatu. Pendampingan yang dilakukan adalah pada setiap akhir bulan tim melakukan evaluasi terhadap mitra tentang hasil pelatihan dan workshop yang telah dilakukan sampai mitra benar-benar bisa mengaplikasikan seluruh hasil pelatihan dan workshop dengan baik.
PENGARUH PARAMETER KEMIRINGAN NAF TERHADAP PENANGANAN AIR ASAM TAMBANG PADA SKALA LABORATORIUM Sukmawati Rukmana, Bantar Tyas; Winarso, Aris; Nursanto, Edy
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.267 KB)

Abstract

Air asam tambang merupakan air limpasan dari daerah tambang yang terbentuk akibat oksidasi mineral-mineral sulfida yang menghasilkan asam sulfat. Terbentuknya air asam tambang merupakan permasalahan serius bagi perusahaan - perusahaan yang berwawasan lingkungan. Hal ini disebabkan karena air asam tambang sangat berpengaruh pada kondisi lingkungannya yaitu menurunnya kualitas air permukaan, air tanah, biota perairan dan masyarakat. Oleh karena itu perlu penanganan air asam tambang, salah satunya adalah percobaan simulasi pencegahan air asam tambang pada skala laboratorium untuk mengetahui pengaruh kemiringan NAF terhadap air lindian yang dihasilkan dan dosis kapur efektif untuk menetralkan air asam tambang. Simulasi ini menggunakan kemiringan NAF yang berbeda-beda yaitu 150, 200, dan 250. Hasil simulasi ini berupa data pH air lindian dan dosis kapur tohor yang kemudian akan dianalisis dengan menggunakan metode statistika. Dari data tersebut didapatkan bahwa dengan menggunakan kemiringan NAF 150 lebih efektif dalam menghambat pembentukan air asam tambang dibandingkan kemiringan NAF yang lain.
ANALISA SEGMENTASI KONSUMEN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING Sulistyowati, Sulistyowati; Ketherin, Basma Eno; Arifiyanti, Amalia Anjani; Sodik, Anwar
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.588 KB)

Abstract

Segmentasi konsumen adalah sebuah strategi yang dilakukan dengan membagi konsumen menjadi kelompok-kelompok konsumen yang berbeda yang memiliki karakteristik, perilaku, atau kebutuhan yang berbeda. Segmentasi konsumen ini penting karena dapat digunakan sebagai data pendukung untuk menentukan strategi pemasaran yang efektif dan efisien bagi supervisor marketing dalam kegiatan promosi penjualan produk. Untuk menentukan segmentasi konsumen, dilakukan dengan clustering yaitu dengan cara mengelompokkan data berdasarkan karakterisrik konsumen. Sehingga pada penelitian ini, proses clustering dilakukan dengan cara mengelompokkan data konsumen berdasarkan tiga atribut yaitu, jenis motor,jenis pembelian dan pekerjaan. Data yang digunakan adalah data penjualan sepeda motor pada dealer Honda. Proses pengelompokan konsumen dilakukan dengan menggunakan Algoritma K-Means. Algoritma ini bekerja dengan cara membagi data dalam k cluster. Setiap cluster ditentukan atas kedekatan jarak tiap?tiap data dengan titik tengahnya (mean point). Dari hasil perbandingan aplikasi dengan menggunakan software SPSS diperoleh hasil selisih dari masing-masing cluster dengan jumlah rata-rata 7%. Hal ini disebabkan karena centroid awal yang dipilih secara acak.
PENGARUH FAKTOR KESERAGAMAN (Fk) PADA VARIAN TEBAL LAPIS TAMBAH JALAN KELAKAP TUJUH DUMAI-RIAU Elianora, Elianora
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.834 KB)

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan atau mengembalikan kemampuan dan pelayanan jalan adalah dengan melakukan tebal lapis tambah (overlay). Pada penelitian ini perencanaan overlay secara non destruktif berdasarkan lendutan balik, dilakukan menggunakan Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013 berdasarkan nilai faktor keseragaman yang mempengaruhinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh nilai Fk terhadap variasi tebal lapis tambah di jalan Kelakap Tujuh Dumai-Riau.  Hasil analisis menunjukan nilai ekivalen beban sumbu standar selama umur rencana 10 tahun sebesar 6.546.500,63 ESA. Dengan melakukan pembagian segmen untuk mendapatkan variasi faktor keseragaman (Fk) dan tebal lapis tambah (overlay)  yang berbeda  maka diperoleh hasil pada segmen 1 Sta 00+000 s/d Sta 00+550 FK 24% overlay 4,1 cm, segmen 2 Sta 00+550 s/d Sta 01+200 FK 19% overlay 7,2 cm, segmen 3 Sta 01+200 s/d Sta 01+750 FK 19% overlay 8 cm dan segmen 4 Sta 01+750 s/d Sta 02+300 FK 11% overlay 9 cm.Kata kunci:  tebal lapis tambah, lendutan balik, faktor keseragaman 

Page 10 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan More Issue