cover
Contact Name
Jurnal TP Unisi
Contact Email
juraltpunisi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltepeunisi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian
ISSN : 23014083     EISSN : 25985132     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian ini merupakan publikasi resmi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri, Tembilahan. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada bulan Mei Tahun 2012. Namun OJS baru diterapkan pada Tahun 2018. Jurnal ini memuat tinjauan mengenai hasil-hasil penelitian dan non penelitian tentang suatu permasalahan secara komprehensif dan prospek pengembangannya, serta bertujuan memberi informasi tentang Teknologi Pertanian Jurnal ini berfokus pada teknologi pertanian seperti sains dan teknik pangan, teknologi dan manajemen industri pangan, teknik pertanian dan rekayasa bioproses.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2019)" : 6 Documents clear
ANALISIS NUTRISI DODOL KELAPA Yulianti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.643 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v8i2.988

Abstract

Dodol merupakan makanan khas indonesia yang umunya terbuat dari tepung beras ketan dan gula serta berbagai bahan yang dapat ditambahakan demi peningkatan cita rasa, perbandingan yang tepat antara tepung beras ketan dan gula menjadi hal yang penting dalam pembuatan dodol kelapa, selain dapat mempengaruhi bentuk juga dapat mempengaruhi nilai kadar nutrisi didalamnya. Pada penelitian ini pembuatan dodol dilakukan dengan berbagai perlakuan dan penambahan bubur serta potongan kelapa, adapun perlakuan yang diterapkan adalah P1 (250 gram bubur daging buah kelapa + 30% tepung beras ketan + 40% gula putih), PII (250 gram bubur daging buah kelapa + 40% tepung beras ketan + 45% gula putih), PIII (250 gram bubur daging buah kelapa + 50% tepung beras ketan + 50% gula putih). Masing –masing perlakuan dilakukan analisis proksimat dengan masing-masing tiga kali ulangan, uji proksimat yang dilakukan diantaranya kadar air,kadar abu, kandungan lemak, protein dan karbohidrat. Kadar Air tertinggi terdapat pada perlakuan PI (12,17%) dan terendah pada PIII (10,47%), kadar abu tertinggi terdapat pada perlakan PIII (0,6%) dan terendah pada PI (0,4%), kandungan lemak tertinggi pada perlakuan PIII (3,14%) dan terendah pada PI (1,0%), kandungan protein tertinggi pada PIII(1,7%) dan terendah pada PI (1,5%) dan uji karbohidrat tertinggi terdapat pada perlakuan PIII (80,05%) dan terendah pada PI (72,31%).Hampir semua parameter uji yang dilakukan memberikan nilai yang hasilnya memenuhi standar, kecuali protein yang berada dibawah standar yang ditetapkan SNI.
ANALISIS KELEMBAGAAN SUPPLY CHAIN AGROINDUSTRI BAWANG MERAH DI KABUPATEN SOLOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) 10.0 Dedet Deperiky; Santosa Santosa; Rika Ampuh Hadiguna; Nofaldi Nofialdi
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i2.531

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Mei 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kelembagaan rantai pasok agroindustri bawang merah dan menganalisis kinerja rantai pasok bawang merah di Nagari Alahan Panjang Kabupaten Solok. Metode penelitian menggunakan Supply Chain Operation Reference (SCOR) 10.0. Metode pengambilan sampel secara purposive. Sampel yang diambil adalah sebanyak 50% dari populasi yaitu petani bawang merah (25 orang), ketua kelompok tani (2 orang), pedagang besar (3 orang), anak randai (3 orang) dan pedagang besar di Pekanbaru (2 orang).Hasil penelitian menunjukkan struktur kelembagaan rantai pasok agroindustri bawang merah meliputi petani – anak randai- kelompok tani - pedagang besar dan pedagang besar di Pekanbaru serta 3 aliran yang dikelola dalam rantai pasok bawang merah yakni barang, uang dan informasi. Untuk kinerja reliability yaitu 35,70, responsivness adalah 3,5 hari, nilai agility tidak dilakukan penghitungan disebabkan tidak adanya jumlah tambahan permintaan bawang merah sebesar 20% dari pelaku rantai pasok dan cost adalah 2,14 serta critical key performance indicator,s dari cost pada metrik level 1 di terjadi di tingkat petani yaitu 0,52.Saran yang diberikan adalah kelompok tani sebagai unit business harus mampu meningkatkan kinerja rantai pasok agroindustri bawang merah dengan cara semakin memperkuat kemitraan dengan pelaku rantai pasok dan pemerintah harus mensinergikan koordinasi dengan kelompok tani agar petani bisa mempunyai posisi tawar yang tinggi dalam menjual bawang merah.
ANALISIS USAHA DAN RISIKO INDUSTRI GULA KELAPA DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR (Studi Kasus Desa Karya Tunas Jaya) Partini
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i2.785

Abstract

Desa Karya Tunas Jaya merupakan salah satu sentra pembuatan gula kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir. Saat ini terdapat 143 keluarga yang bergerak dalam industri rumah tangga pembuatan gula kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pendapatan total, keuntungan dan efisiensi usaha gula kelapa, (2) mengetahui tingkat risiko industri gula kelapa di Desa Karya Tunas Jaya. Analisis data yang digunakan adalah pendapatan total (TR), keuntungan (π), RCR dan analisi risiko (koefisien variasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) biaya total industri gula kelapa per produksi sebesar Rp 176,373,93, pendapatan total sebesar Rp 262.476,19, keuntungan sebesar Rp 86.102,27 dan menyumbang pada pendapatan kerja keluarga sebesar Rp 118.943,33 (2) Industri gula kelapa ini efsien ditunjukkan dengan nilai RCR sebesar 1,49 (3) Hasil analisis risiko menunjukkan bahwa koefisien variasi 0,42 dan batas bawah keuntungan Rp 12.983,02. Hal ini berarti bahwa industri gula kelapa terhindar dari risiko kerugian dengan keuntungan terendah sebesar Rp 12.983,02 per produksi.
PENGARUH PERENDAMAN LARUTAN SULFIT DAN PENGASAPAN BELERANG TERHADAP MUTU KOPRA PUTIH DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Mulono Apriyanto; Rujiah Rujiah
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i2.941

Abstract

Pada umumnya petani kopra di Propinsi Riau melakukan pengeringan dengan pengasapan langsung atau pengeringan dengan panas api. Pada pengeringan ini, kopra yang dihasilkan dibawah standar mutu yang ditetapkan, dengan ciri-ciri : berwarna coklat, berbau asap, kadar air yang cukup tinggi sekitar 15 - 22% sehingga mudah terserangan mikroorganisme. Pada penelitian ini dilakukan perbaikan teknologi pengeringan kopra dengan menggunakan sinar matahari sebagai sumber energi yaitu berupa tunel pengering dengan atap dan dinding terbuat dari plastik terpal kembes (warna biru).Alat pengering dirakit dan dicobakan di Desa Teluk Dalam Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau pada bulan Oktober-Desember 2018. Penggunaan bubuk belerang tampaknya meningkatkan kualitas kopra diproduksi dan lebih hemat dibandingkan penggunaan batok kelapa sebagai sumber bahan bakar. Penambahan bubuk belerang semakin terbukti kualitas kopra putih.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG UBI JALAR UNGU (Ipomoe batatas var. Ayamurasaki) TERHADAP KARAKTERISTIK BOLU YANG DIHASILKAN Ali Abu Julabi Setyadi; Retti Ninsix
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i2.942

Abstract

Ubi jalar ungu merupakan salah satu pangan yang tinggi akan kandungan nutrisi yaitu mengandung vitamin (A, B1, B2, C, dan E), mineral (kalsium, kalium, magnesium, tembaga, dan seng), serat pangan, serta karbohidrat bukan serat. Ubi jalar ungu merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Ubi jalar memiliki prospek dan peluang yang cukup besar sebagai bahan baku industri pangan salah satunya dijadikan tepung dalam proses pengolahan bolu. Bolu sendiri merupakan produk olahan pangan yang berbahan dasar tepung terigu, selain itu bolu merupakan olahan yang digemari oleh seluruh kalangan usia, dalam pembuatan bolu harus menggunakan tepung yang memiliki kandungan protein berupa gluten seperti tepung terigu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh subtitusi tepung ubi jalar ungu terhadap kadar air, kadar abu dan kadar karbohidrat. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah perlakuan C (tepung ubi jalar ungu 75% dan tepung terigu 25%), dengan nilai kadar air kadar 9,60%, kadar abu 0,91%, dan kadar karbohidrat sebesar 29,74%.
ANALISIS NILAI TAMBAH PERMEN AIR KELAPA Hermiza Mardesci
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i2.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah permen air kelapa. Penelitian dilakukan di salah satu UMKM di Indragiri Hilir yang memproduksi permen air kelapa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Hayami. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pengolahan air kelapa menjadi permen air kelapa dapat meningkatkan nilai tambah. Nilai tambah produk permen air kelapa ini sebesar Rp. 69.980,8 per kg, dengan rasio nilai tambah sebesar 70%. Nilai tambah ini masuk kategori tinggi, karena lebih besar dari 40%. Nilai tambah yang tinggi ini bisa meningkatkan kesejahteraan pengrajin permen air kelapa di Indragiri Hilir.

Page 1 of 1 | Total Record : 6