cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 18298907     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011" : 7 Documents clear
BIOAKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN SENG (Zn) PADA KERANG DARAH (Anadara granosa L.) dan KERANG BAKAU (Polymesoda bengalensis L.) DI PERAIRAN TELUK KENDARI Amriarni, A; Hendrarto, Budi; Hadiyarto, Agus
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.969 KB) | DOI: 10.14710/jil.9.2.45-50

Abstract

Perkembangan wilayah pesisir Teluk Kendari cukup pesat dengan berbagai macam aktivitas baik berupa jasa kelautan seperti pelabuhan  untuk pelayaran dan perikanan maupun kegiatan-kegiatan di sekitar pantai seperti pemukiman, industri, usaha dan pertambakan. Adanya logam berat di perairan, berbahaya baik secara langsung terhadap kehidupan kerang darah (Anadara. granosa) dan kerang bakau (Polymesoda  bengalensis), maupun efeknya secara tidak langsung terhadap kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam berat Pb dan Zn pada air, sedimen, dan jaringan kerang dan mengkaji faktor bioakumulasi logam berat Pb dan Zn pada dua jenis kerang. Sampel air, sedimen dan kerang diambil pada kedua lokasi pengambilan kerang, tiap lokasi 3 titik pengambilan dengan 3 kali ulangan analisis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa logam Pb dan Zn di air pada tiap lokasi telah melampau baku mutu, kadar tertinggi masing-masing 0,018 mg/L dan 0,793 mg/L, sedangkan pada sedimen tertinggi masing-masing 0,823 mg/Kg dan 6,919 mg/Kg, dan pada jaringan kerang menunjukan hasil bahwa kerang ukuran besar mengandung logam Pb dan Zn lebih tinggi, masing-masing 1,750 dan 9,863 mg/Kg. (sedimen dan kerang belum melampau baku mutu).   Nilai BCFo-w logam Pb tertinggi 119,20 pada kerang bakau dan Zn tertinggi 35,99 pada kerang darah.   Berdasarkan kategori nilai IFK (BCF) untuk logam Pb dan Zn termasuk dalam kategori rendah hingga sedang.
KAJIAN DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT KEGIATAN PENAMBANGAN PASIR DI DESA KENINGAR DAERAH KAWASAN GUNUNG MERAPI Yudhistira, Y; Hidayat, Wahyu Krisna; Hadiyarto, Agus
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.615 KB) | DOI: 10.14710/jil.9.2.76-84

Abstract

Pasir  merupakan salah satu produk kegiatan Gunung Merapi yang, merupakan andalan pemerintah Kabupaten Magelang dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan juga menyerap lapangan kerja. Selain mendatangkan manfaat penambangan pasir Merapi juga menimbulkan dampak lingkungan bagi daerah di lokasi penambangan dan juga bagi daerah di bawahnya  Penelitian kajian dampak kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan pasir  bertujuan untuk mengkaji i) tingkat kerusakan lingkungan yang terjadi di lokasi penambangan pasir, ii) mengkaji dampak kerusakan lingkungan yang terjadi akibat penambangan pasir, iii) mengajukan usulan pengelolaan lokasi penambangan pasir. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Keningar kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Metode penelitian yang digunakan metode analisis kuantitatif. Untuk penghitungan tingkat erosi dilakukan dengan rumus USLE sedangkan aspek sosial melakukan wawancara dengan pertanyaan terstruktur yang didukung  kuesioner terhadap responden untuk mengetahui pendapat tentang lingkungan sekitar. Selanjutnya dalam rangka menentukan strategi dan kebijakan dalam penyusunan pengelolaan lingkungan penambangan pasir dilakukan analisa SWOT.Hasil penelitian menunjukkan tingkat erosi di lokasi penambangan pasir  adalah moderat dan ringan  dan menimbulkan dampak fisik lingkungan seperti tanah longsor, berkurangnya debit air permukaan (mata air), tingginya lalu lintas kendaraan membuat mudah rusaknya jalan, polusi udara, dan dampak sosial ekonomi. Dampak sosial ekonomi  penyerapan tenaga kerja  karena sebagian masyarakat bekerja menjadi tenaga kerja di penambangan pasir, adanya pemasukan bagi pemilik tanah yang dijual atau disewakan untuk diambil pasirnya dengan harga tinggi, banyaknya pendatang yang ikut menambang sehingga dapat menimbulkan konflik, adanya ketakutan sebagian masyarakat karena penambangan  pasir yang berpotensi longsor.Berdasarkan analisis SWOT maka langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menghindari dampak lingkungan adalah dengan memanfaatkan teknologi konservasi lahan dan penegakan hukum melalui peraturan perundangan yang jelas, transparan dan akuntabel   serta pelibatan peran aktif  masyarakat.
ANALISIS PEMANFAATAN RUANG YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KAWASAN PESISIR KOTA TEGAL Utomo, Dzati
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.032 KB) | DOI: 10.14710/jil.9.2.51-55

Abstract

Kawasan pesisir Kota Tegal merupakan kawasan strategis yang diharapkan perkembangannya dengan pesat, untuk meningkatkan PAD bagi Kota Tegal. Perkembangan yang pesat tersebut dapat dicapai apabila kawasan ini mampu mengelola potensi sumberdaya alam yang prospektif dan mengatasi permasalahan yang dihadapi dengan baik. Namun dalam perkembangannya, pemanfaatan ruang di kawasan pesisir Kota Tegal cenderung berubah dan bergeser dari peruntukan ruang yang menimbulkan pencemaran lingkungan, tumpang tindih pemanfaatan lahan, serta dikhawatirkan terjadi degradasi lingkungan. Pertimbangan-pertimbangan akan terjadinya dampak negatif terhadap kawasan pesisir Kota Tegal tersebut merupakan alasan untuk dilakukan Analisis Pemanfaatan Ruang Yang Berwawasan Lingkungan di Kawasan Pesisir Kota Tegal.Analisis pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan  di kawasan pesisir Kota Tegal ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan kondisi eksisting kawasan pesisir terhadap wilayah Kota Tegal ditinjau dari faktor internal dan faktor eksternal,  menganalisis kedinamisan lingkungan kawasan pesisir Kota Tegal, mengarahkan pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan di kawasan pesisir Kota Tegal.                Hasil penelitian menunjukan pemanfaatan ruang kurang berkembang disebabkan lemahnya hukum RTRW Pantai, peran serta masyarakat yang rendah dan keterbatasan sarana prasarana. Kondisi 30 tahun mendatang menunjukan pengendalian pendirian permukiman dan peremajaan sarana prasarana umum, serta pengendalian abrasi.
PENGELOLAAN AIR TANAH BERBASIS KONSERVASI DI RECHARGE AREA BOYOLALI (Studi Kasus Recharge Area Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah) Riastika, Meyra
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1483.869 KB) | DOI: 10.14710/jil.9.2.86-97

Abstract

Groundwater potential in Boyolali District is very large, because it is situated on Karanganyar - Boyolali Groundwater Basin. This study was conducted in order to find an ideal form of conservation-based management to conserve ground water potential in Boyolali District by analyzing the condition of groundwater recharge area located in Cepogo and environmental problems in the area.This study used survey methods by measuring, interviewing, and observing the area, to obtain the facts occurring in the area. Result gained from the research are groundwater potential in Boyolali District is large enough with the total flow of the springs in Boyolali District to achieve 2.085 liter/sec, which is used for irrigation and clean water service taps. The potential of groundwater depends on its recharge area located in Cepogo. Sub district Cepogo which is located at elevation 700 - 1000 m above sea level, and the ground water level ranges between 10 – 50 m under the local ground. The environmental problems in groundwater recharge area Su district Cepogo are: land usage caused by the sand mining and the social culture farming.Groundwater conservation-based management based on PP No 43 Tahun 2008 proposed to be applied in recharge area Sub district Cepogo, Boyolali District, through: the protection and conservation of groundwater, preservation of groundwater, and quality management control of groundwater pollution. This is the Government responsibility in accordance with their authority and should be implemented by involving the communitySitus barbarslot terpercaya dengan berbagai pilihan permainan seru, peluang menang besar, dan fitur bonus menarik. Nikmati pengalaman bermain aman dan menyenangkan kapan saja!Barbarslot adalah salah satu situs resmi https://www.26barsandaband.com/videos/, 5rb dan depo 5k terbaru dengan beragam permainan terbaik tahun 2025.Nikmati pengalaman bermain https://www.carsoncityantiquemall.com/contact-3, grafis epik dan fitur bonus hadir untuk meningkatkan peluang kemenangan.Rasakan keseruan bermain di om88 dengan peluang menang yang lebih besar. Nikmati pengalaman bermain yang seru, aman, dan penuh tantangan. Segera coba dan raih kemenangan besarmu!Situs gacorqq adalah game yang sering memberikan kemenangan besar, meskipun hasilnya tetap acak, tak bisa diprediksi, dan bergantung pada keberuntungan pemain.Tempat terbaik hari ini untuk bermain game slot, dengan beragam permainan tersedia cukup dengan minimal deposit 5000 di situs gacorqq login, Anda dapat bermain sepuasnya dan kapan saja.Hadir untuk Anda slot deposit 5000, bersama situs gacor5000 raih kemenenangan mudah dan juga fasilitas game terlengkap beda dari lainnya.kumolojoyohttps://pn-batang.go.id/id/https://www.ppdkk.edu.my/https://cyclinic.com.tw/https://carriesbridalcollection.com/https://inspimate.co.ke/https://www.affluence-inf.com/https://socialmovementtechnologies.org/https://www.dac-hr.com/https://ican4ir.com/https://ucrnn.net/https://family-life.co/https://pelangideco.com/https://elsekgroup.com/https://icanleaduganda.com/https://lowveldfruits.co.za/https://dominionng.com/https://www.lwuc.org/https://acadasuite.com/https://noraktech.com/https://burocromatico.mx/https://norakle.com/https://downeyrootcanal.com/https://www.summit-smile.com/https://www.mycreativesmiles.com/https://appetito.uz/https://adsec.net/https://fahariloungemalindi.com/https://dahnanproperties.com/https://foresthydrology.gov.bc.ca/https://www.gebhardtforcolorado.com/https://gitlab.weather.noaa.gov/https://msoid.abom.org/https://www.rogeebeverlyhills.com/https://wasre-datamover.umaryland.edu/https://worthyfigures.com/https://www.helsingborgsakademin.helsingborg.se/https://saa.uinsgd.ac.id/https://designsbylillianj.com/https://www.tsv-einheit.de/https://starbuckspartnerhoursinfo.com/https://infosphereeducation.com/https://amandlaomnotho.com/https://puntacanard.do/https://alessandraquartaconte.com/https://sieudaga.com/https://horusservices.com.co/https://tiffanyqueen.store/https://accessstudentportal.com/https://www.fitlifefoundations.com/https://www.nukandy.com/https://filipinofoodcart.com/https://starbridgeguides.com/https://3beansart.com/https://www.iestpahtsihuas.edu.pe/https://worldoffoods.net/https://abejotaburnaby.cl/https://peoplesopioidsummit.com/https://voordeliggenieten.nl/https://bewealthyandjoyful.com/https://fabiananliker.com/https://ipracticegolf.com/https://lhbtiqontact.nl/https://maxdiscountcodes.com/https://stturtle.com/https://clickcatalystai.com/https://grubz.co.za/https://ir-terrasverwarming.nl/https://refael-group.co.il/https://www.thedriftlesssheep.com/https://yabolichina.com/https://www.gr4nt.com/https://moviestylepopcorn.com/https://pcavisen.dk/https://emersonart.com/https://surfessay.com/https://tuaton.com/https://chelsea-westside.com/https://jadejewlery.com/https://sencesecret.com/https://www.passticks.com/https://detucasa.online/https://davidrefael.co.il/https://refaelgroup.co.il/https://verygoodclean.com/https://www.knightvisor.com/https://klinkerhaus-am-wald.de/https://medicata.ee/https://refael-nadlan.co.il/https://www.bajioffer.com/https://buycyh.com/https://giuseppemagra.com/https://www.kutivzkouture.co.uk/https://lenyvankessel.nl/https://the-domains.com/https://thenativeborne.com/https://windowsandoors.co.uk/https://max-aperture.com/https://www.tacology101.com/https://paragontelco.com/https://dataleaked.com/https://brassringlineage.co/https://capelsoundhaven.com.au/https://goldcoastmecfs.com/https://sbtienda.com/https://shehealth.com/https://worldofteas.ca/https://mamieexcels.com/https://patriotluxpools.com/https://cascadesculinary.com/https://texasprideconcrete.com/https://recipetohappy.com/https://laalquiladora.com/https://thevpsacademy.com/https://ministry-websites.com/https://businesswebsiteservices.net/https://sqrealty.com.mx/https://emrooznama.com/https://hubbil.com/https://seoactions.com/https://testlang.com/https://thevinenetwork.com/https://yogaconmarcella.com/https://lakehouseufaula.com/https://elliotpro.com/https://nftgallerycenter.com/https://eastexhomecenter.com/https://culturallyresponsiveminds.com/https://leadgeeks.net/https://nextwavestrategies.ai/https://naju.us/https://roofingmasters.ca/https://smokemart.ca/https://www.maquette.ca/https://www.caraccidentattorneycolumbia.com/https://www.ergotijm.nl/https://www.earthyoga.store/https://acesdrains.com/https://agentedesegurosdesalud.com/https://asportdesigns.com/https://astatic-solutions.com/https://beattiepropertyservices.com/https://bigwestgiftsuite.com/https://bleroofing.com/https://bmugc.com/https://cardsandcrime.com/https://dharmasimple.com/https://ebolightmd.com/https://anovelidea.com.au/https://calvaryhill-lyman.org/https://eficon.cl/https://divinorigen.cl/https://einsparhelden.de/https://bulkbuydirect.store/https://www.caedenfetters.com/https://www.duncandigital.com/https://elixirclio.com/
STUDI IDENTIFIKASI PENGELOLAAN LAHAN BERDASAR TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) (Studi Kasus Di Sub Das Sani, Das Juwana, Jawa Tengah) Wijayanti, Rathna
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.018 KB) | DOI: 10.14710/jil.9.2.57-61

Abstract

Kondisi Sub DAS Sani DAS Juwana, Jawa Tengah, saat ini sedang dalam kondisi kritis yang ditunjukkan dengan adanya banjir, sedimen, dan tingkat erosi tinggi. Untuk pengelolaan Sub DAS Sani, diperlukan studi untuk mengidentifikasikan dan mengkaji laju dan sebaran erosi, serta merumuskan urutan prioritas pengelolaan lahan berdasarkan TBE dan rekomendasi pengelolaan lahan guna kepentingan penanganan lahan. Hasil penelitian menunjukkan besarnya laju erosi dengan tingkat erosi normal (<15 ton/ha/thn) sebesar 64,64% dari luas wilayah, dan laju erosi berat sampai dengan sangat berat sebesar 9,498%. Berdasarkan Tingkat Bahaya Erosi (TBE), TBE dengan kategori sedang sampai dengan sangat berat seluas 4.425,92 Ha (17,42%) sehingga membutuhkan tindakan konservasi. Sebaran laju erosi maupun TBE sedang sampai sangat berat berada di lereng atas Gunung Muria dan sebagian di Perbukitan Patiayam. Semakin berat TBE maka semakin tinggi prioritas penanganannya. Hasil sebelum dan sesudah rekomendasi menunjukkan bahwa terjadi penurunan erosi yang signifikan pada laju erosi sedang sampai sangat berat yaitu dari 258.493,20 ton/ha/tahun menjadi 10.486,58 ton/ha/tahun, atau berkurang sebesar 248.006,62 ton/ha/tahun. Dari penelitian ini dapat disimpulkan: (1) TBE di Sub DAS Sani DAS Juwana yang memerlukan tindakan konservasi sebesar 4.425.92 Ha (17,42%), yang terdiri dari TBE sangat berat, berat, dan sedang, tersebar di daerah yang seharusnya menjadi lahan konservasi. Erosi ini terutama disebabkan oleh konversi lahan hutan ke bukan hutan, pengelolalaan lahan pertanian kurang atau tidak memperhatikan kaidah konservasi tanah dan air, dan belum adanya kesadaran partisipasi masyarakat dalam mengelola lahannya; (2) Berdasarkan hasil rekomendasi pada unit lahan-unit lahan dengan TBE sangat berat, berat, dan sedang, laju erosi dapat dikurangi sebesar 248.006 ton/ha/tahun. Upaya pengelolaan lahan dengan teknik konservasi yang sesuai dan memadai dapat mengurangi laju erosi. Berdasarkan urutan prioritas pengelolaan lahan dan arahan fungsi pemanfaatan lahan, rekomendasi pengelolaan lahan secara mekanik untuk lereng klas I – IV menggunakan teras gulud sedangkan lereng klas V menggunakan teras gunung. Untuk rekomendasi secara vegetatif, pengelolaan lahan disesuaikan dengan arahan pemanfaatan lahannya.
KEARIFAN LOKAL DALAM MELESTARIKAN MATA AIR (Studi Kasus di Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal) Siswadi, S; Taruna, Tukiman; Purnaweni, Hartuti
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.225 KB) | DOI: 10.14710/jil.9.2.63-68

Abstract

Air merupakan benda alam  paling esensial bagi kehidupan. Namun ketersediaannya di daerah Purwogondo dan sekitarnya secara umum cenderung menurun, sehingga sering menimbulkan konflik antar pengguna air. Di Desa Purwogondo terdapat satu mata air yang debitnya cukup besar dan ajeg, yaitu Tuk Serco. Ini terkait keberadaan kearifan lokal yang berfungsi mencegah kerusakan fungsi Tuk Serco. Di tengah-tengah semakin memudarnya kearifan-kearifan lokal, ternyata masih terdapat kearifan lokal yang mampu memelihara dan melestarikan mata air. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan penentuan sampel sumber data secara purpossive dan snowball sampling. Data diperoleh melalui diskusi kelompok terfokus, wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi.Hasilnya adalah (1) masyarakat Desa Purwogondo mempersepsikan Tuk Serco sebagai karunia Allah yang sangat mendukung penghidupan, tempat yang sakral, ditunggu oleh kekuatan ghaib yang tidak boleh diganggu, harus dihormati sebagai sesama makluk ciptaan Allah. Dengan debitnya 12,03 lt/dt, atau 1.039.392 lt/hari, Tuk Serco digunakan  untuk keperluan rumah tangga 106 KK/351 jiwa dan irigasi sawah  5,75 hektar di Dusun Ngijo 527.126,4 liter (50,71%). Sisanya 512.265,6 liter (49,29%) belum terpakai. Manfaat lain Tuk Serco adalah untuk pengobatan, bersuci, dan kegiatan ritual. (2) Terdapat kearifan lokal penduduk Desa Purwogondo berupa: pengetahuan, nilai-nilai, etika dan moral, dan norma-norma yang berupa anjuran, larangan, dan sanksi, serta ungkapan-ungkapan yang dipakai sebagai pedoman sikap dan perilaku masyarakat dalam memelihara, menjaga dan melestariakan mata air Tuk Serco. Untuk mempertahankan debit air perlu pengelolaan hutan di sekitar mata air dan daerah atasnya. Untuk memelihara dan mempertahankan kearifan lokal, masyarakat melakukan dengan memberikan pengertian dan saran kepada keluarga, tetangga, sanak-saudara dan  anak-cucu tentang nilai-nilai, etika dan moral, serta norma-norma termasuk norma agama untuk dipakai sebagai pedoman bersikap dan berperilaku dalam menjalankan tradisi dan naluri  menghargai alam Tuk Serco. (3) Untuk menjaga kearifan lokal dimasa mendatang, perlu langkah-langkah : a) Penguatan semangat masyarakat b) Meningkatkan pemahaman, kesadaran, kepedulian, dan partisipasi  masyarakat menuju masyarakat yang arif lingkungan c) Menyediakan payung hukum dengan Peraturan Desa d) Mendorong terciptanya Desa Purwogondo sebagai Desa Wisata Religi.
EVALUASI LAHAN BASAH BUATAN VEGETASI MANGROVE DALAM MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN (Studi Kasus di Desa Kepetingan Kabupaten Sidoarjo) Kusumastuti, Widayati; Hendrarto, Budi; Sutrisnanto, Danny
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.829 KB) | DOI: 10.14710/jil.9.2.69-74

Abstract

Hutan mangrove sebagai salah satu sumber daya alam yang mempunyai peranan penting, salah satunya adalah untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Di daerah penelitian di Desa Kepetingan Kabupaten Sidoarjo terdapat lahan mangrove di areal pertambakan yang dimaksudkan  menjadi lahan basah untuk fitoremidiasi bagi air tambak. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi kemampuan lahan basah mangrove yang sudah ada sekaligus menilik kemungkinan pengembangannya sebagai wetland buatan. Penelitian yang dilaksanakan selama Juni hingga Desember 2007. Sedangkan pengambilan sampel dilakukan pada tanggal 25, 26 dan 27 Juni 2007. Penelitian ini mengkaji efektifitas lahan basah kaitannya dengan kualitas air dan sedimen yang diteliti. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pengukuran langsung kualitas air, kualitas sedimen dan pengambilan sample vegetasi lahan basah buatan. Pengambilan sampel air dan sedimen dilakukan pada tempat–tempat yang dianggap mewakili keadaan Sungai Kepetingan, lahan basah dan area tambak secara keseluruhan. Sampel diambil pada lima stasiun yaitu stasiun sungai, stasiun inlet, stasiun lahan basah, stasiun outlet dan stasiun muara. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali pada tiap stasiun. Studi struktur dan komposisi mangrove dilakukan dengan menggunakan metode yang merupakan modifikasi dari cara yang digunakan oleh Mueller Dumbois dan Ellenberg (1974). Pengamatan pasang surut dilakukan di satu titik pada lokasi yang representatif dengan lama pengamatan 30 x 24 jam. Pengamatan dilakukan dengan cara memasang alat ukur ketinggian muka air yang dibaca setiap jam. Pengukuran kecepatan aliran dilakukan secara berjajar pada beberapa titik dalam satu lokasi. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan current meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan basah mangrove di Kepetingan memiliki tipe dataran pantai yang didominasi jenis Rhizopora sp, Avicennia Sp dan Excoecaria Sp. Dalam area lahan seluas 7.762 m2 frekuensi kehadiran tertinggi kategori pohon, sapling dan seedling lahan basah berkisar 0.45 – 0.55 %. Species yang berada di dalam wetland adalah Avicennia Sp dengan kerapatan 64 Ind/Ha. Pengukuran parameter fisika kualitas air menyatakan efisiensi telah tercapai karena wetland mangrove mampu mengatasi kekeruhan dan dapat meningkatkan kecerahan. Kemampuan lahan basah sangat tinggi dalam mengatasi kelimpahan kadar nitrat dan fosfat. Kadar nitrat berkurang menjadi 0.13 mg/l di outlet dari semula 0.63 mg/l di inlet dan kadar fosfat menjadi 0.05 mg/l di outlet dari semula 0.35 di inlet. Kadar tembaga (Cu) di outlet mencapai 0.053 mg/l dari semula 0.042 mg/l di inlet. Kadar BOD mencapai maksimum di dalam wetland yaitu sebesar 76 mg/l. Lahan berhasil mereduksi kadar cadmium (Cd) menjadi 0.017 di outlet dari awalnya 0.026 di inlet. Logam Pb di sedimen, lahan mangrove berhasil mengurangi konsentrasi dari 25 mg/kg dan 45 mg/kg menjadi hanya 18 mg/kg di outlet. Cu di sedimen, konsentrasi tertinggi justru berada di dalam lahan yaitu sebesar 277 mg/kg namun sedikit menurun menjadi 219 mg/kg pada pengukuran di outlet. Lahan basah berfungsi untuk menangkap dan mengendapkan logam-logam berat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2011 2011