cover
Contact Name
Danan Satriyo Wibowo
Contact Email
insight@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
insight@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
ISSN : 18584063     EISSN : 25030949     DOI : -
Core Subject : Health,
Sejak Tanggal 9 Juli 2018 berdasarkan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI NOMOR 21/E/KPT/2018 TENTANG PERINGKAT AKREDITASI JURNAL ILMIAH PERIODE I TAHUN 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2015)" : 18 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG PRIA MENIKAH MELALUI TRADISI NYOLONG LARE Rahmah, Etika; Handayani, Panca Kursistin
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.084 KB) | DOI: 10.32528/ins.v11i2.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yangmendorong seseorang untuk menikah melalui tradisi nyolong lare di Desa GlagahKabupaten Banyuwangi. Nyolong lare adalah salah satu prosesi adat perkawinanyang mengharuskan si pemuda nyolong atau mencuri kekasihnya untuk menikahkarena tidak mendapatkan restu dari salah satu pihak orangtua.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-studi kasus.Penelitian ini menggunakan dua subjek untuk mengungkap fenomena nyolonglare. Teknik wawancara digunakan untuk memperoleh data informasi daripenelitian dengan panduan guide interview.Metode analisis data yang digunakanadalah thematic analysis, dimana menentukan tema kemudian dimasukkan dalamsubtema penelitian.Hasil dari penelitian ini adalah seseorang melakukan nyolong lare karenadorongan dari emosi yang dirasakan akibat ketidakmatangan emosi dari pelakudan mendakapat dukungan sosial yang digunakan sebagai emosional focus copingbagi pelaku. Diharapkan tradisi ini ditinggalkan oleh masyarakat karena tidaksesuai dengan kesopanan dan keramahan warga Indonesia serta tidak sesuaidengan ajaran Islam.
PERSEPSI PROFIL ORANG TUA IDEAL PADA DEWASA AWAL (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa FIP IKIP PGRI Jember) Maghfiroh, Nasruliyah Hikmatul
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.084 KB) | DOI: 10.32528/ins.v11i2.313

Abstract

Pada orang tua yang anaknya beranjak dewasa awal, biasanya lebih jarangberkomunikasi. Menilik anak-anak mereka juga sibuk dengan urusannya sendiri,sejalan dengan masa dewasa awal merupakan masa untuk belajar mandiri.Berangkat dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahuibagaimana persepsi individu dewasa awal tentang profil orang tua yang ideal.Subjek penelitian adalah 4 (empat) mahasiswa aktif di Fakultas IlmuPendidikan IKIP PGRI Jember. Metode pengumpulan data menggunakanwawancara dan observasi.Hasil penelitian mendapati bahwa profil orang tua ideal menurut subyekadalah orang tua yang sayang dan perhatian terhadap mereka, meluangkan waktuuntuk anak-anaknya, dapat dijadikan tempat curhat mereka, pengertian, dapatmentoleransi dan menghargai pendapat mereka serta bersikap adil dan jujurterhadap anak-anaknya. Hasil penelitian ini relevan dengan teori yangdikemukakan oleh Santrock tentang profil orang tua yang ideal adalah gambaransosok orang tua yang baik dalam pandangan anak, diantaranya bersikappengertian, adil, jujur, toleransi, perhatian, pengertian, dan menghargai.
GAMBARAN STRATEGI COPING PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) Mintari, Twining Presta; Widyarini, Nurlaela
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.084 KB) | DOI: 10.32528/ins.v11i2.318

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui gambaran strategi coping orang tua yangmemiliki ABK ditinjau dari usia, jenis kelamin, status sosial sosial, dan tingkatpendidikan orang tua di sentra ABK Cahaya Nurani Jember. Penelitian inimerupakan penelitian populasi yang berjumlah 24 subyek dengan karakteristikorangtua dengan anak autis, down syndrom, ADHD, retardasi mental, lambatperkembangan, slow learner, dan tuna rungu.Alat ukur yang digunakan berupa skala strategi coping yang terdiri dari 20aitem (α = 0.856). Hasil penelitian menunjukkan orang tua yang melakukanproblem focused coping kategori tinggi sebanyak 10 orang (41,7%), kategorirendah sebanyak 14 orang (58,4%). Orang tua yang melakukan emotion focusedcoping kategori tinggi sebanyak 18 orang (75%), kategori rendah sebanyak 6orang (25%).Selanjutnya tidak ada perbedaan jenis strategi coping ditinjau dari usia(F=1,347;>p0,05), jenis kelamin (F=2,163;>p0,05), status sosial ekonomi dilihatdari pekerjaan (F=1,363;>p0,05) dan pendapatan (F=1,063;>p0,05). Adaperbedaan jenis strategi coping ditinjau dari tingkat pendidikan orang tua(F=3,385;<p0,05).
PENGARUH PERSONAL VALUE, KOMPETENSI DAN ALTRUISME TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT KRISTEN MOJOWARNO Murwani, Sih
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.084 KB) | DOI: 10.32528/ins.v11i2.314

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan harus dapatmemberikan pelayanan yang bermutu kepada konsumen sebagai pengguna jasa,baik untuk pasien maupun keluarganya. Kinerja karyawan selain dipengaruhi olehfaktor organisasi, juga dipengaruhi oleh faktor personal seperti nilai-nilai pribadi,kompetensi, dan sikap altruisme.Penelitian bertujuan melihat pengaruh personal value, kompetensi danaltruisme terhadap kinerja karyawan di Rumah Sakit Kristen Mojowarno diKabupaten Jombang. Subjek penelitian berjumlah 126 karyawan terdiri dari 110perawat dan 16 bidan.Personal value, kompetensi, dan altruisme berpengaruh sangat signifikanterhadap kinerja perawat (R = 0.680). Koefisien determinasi R = 0463menjelaskan bahwa 46,3% kinerja perawat dipengaruhi oleh personal value,kompetensi, dan altruisme. Kompetensi perawat memiliki pengaruh palingdominan terhadap kinerja perawat. Altruisme memberikan kontribusi yanghampir setara dengan kompetensi. Sedangkan personal value memberikankontribusi yang sangat kecil dan tidak signifikan terhadap kinerja perawat.
PENGARUH REGULASI DIRI TERHADAP KEMATANGAN EMOSI PADA SISWA PROGRAM AKSELERASI DI SMA NEGERI 1 JEMBER. Al-Jufri, Fimas Maulana; Ervina, Iin
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.084 KB) | DOI: 10.32528/ins.v11i2.319

Abstract

Kematangan emosi pada siswa akselerasi dipengaruhi oleh banyak faktor,salah satunya adalah regulasi diri. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruhregulasi diri terhadap kematangan emosi pada siswa program akselerasi di SMANegeri 1 Jember.Skala regulasi diri (α = 0.865; rxy aitem = 0.061 – 0.718) dan skalakematangan emosi (α = 0.865; rxy aitem = 0.234 – 0.658). Sampel pada penelitianini berjumlah 36 sampel. Hasil uji linieritas dari kedua variabel dinyatakan linier(p < 0.05) dan data terdistribusi normal (p > 0.05).Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisisregresi sederhana diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh variabel regulasi diriterhadap variabel kematangan emosi (F = 4.208, p < 0.05). Hal ini berartihipotesis penelitian dapat diterima (R = 0.332, p < 0.05) dan berdasarkan nilaisumbangan relatif (R2) menunjukkan bahwa regulasi diri memberikan kontribusisebesar 11.0% terhadap kematangan emosi.
SPIRITUALITAS PEREMPUAN DALAM PENJARA Istiqomah, Istiqomah
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.084 KB) | DOI: 10.32528/ins.v11i2.315

Abstract

Lapas sebagai satu sistem sosial pada akhirnya, menjadi sistem sosial yangpaling pincang, disalahpahami, dan tak terlihat. Khususnya terkait perempuandalam penjara. Oleh karenanya tatanan hukum penting ditata ulang untukmenemukan kebutuhan dasar perempuan dalam penjara, yang pada dasarnyacukup berbeda dengan kebutuhan dasar laki-laki.Penelitian ini bertujuan menggambarkan sebuah kasus terkait spiritualitasperempuan di penjara. Metode pengumpulan mempergunakan wawancara semiterstruktur, observasi, dokumen kasus, dan catatan lapangan. Subjek penelitianadalah perempuan, menikah dengan dua orang anak, dan tengah menjalani vonispenggelapan selama 7 bulan penjara. Studi kasus ini digambarkan denganmenggunakan kerangkan teori perkembangan psikologis perempuan (Theorys ofWomen Psychological Development).Nilai-nilai spiritualitas pada subjek dapat digambarkan dalam munculnyakesadaran bahwa hukuman merupakan pelajaran dari Allah SWT. Pelajaranmendasar yang dirasakan adalah pentingnya tanggungjawab dan kejujuran. Subjekmulai mengembangkan hubungan yang lebih terbuka dan kepekaan yangmutualistik dengan suaminya. Hal ini dapat menjadi landasan bagi psychologicalwell-being subjek kedepan.
GAMBARAN FORGIVENESS PADA ORANG BERCERAI DI KECAMATAN KUNIR KABUPATEN LUMAJANG Kusnia, Rini; Rahmanawati, Erna Ipak
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.084 KB) | DOI: 10.32528/ins.v11i2.320

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui gambaran forgiveness pada orangbercerai. Sebanyak 51 orang bercerai didapatkan dengan teknik insidentalsampling. Skala forgiveness terdiri dari 18 aitem (α= 0,932).Terdapat 39 orang (76,47%) memiliki forgiveness tinggi, 12 orang(23,52%) rendah. Perempuan menunjukkan forgiveness (43,13%) dibandingkanlaki-laki (33,33%). Orang berpendidikan SD memiliki forgiveness tinggi(31,37%) dibandingkan tingkat pendidikan SMP (29,41%) dan SMA (15,68%).Suku Jawa memiliki forgiveness tinggi (60,78%) dibandingkan suku Madura(15,68%). Lama pernikahan 1-10 tahun (58,82%) lebih menunjukkan forgivenessdibandingkan dengan 10-21 tahun (17,64%). Lama perceraian 1-6 tahun (68,62%)dapat menunjukkan forgiveness dibandingkan 7-12 tahun (7,84%). Usia pertamakali menikah 21-27 tahun (39,21%) dapat menunjukkan forgivenessdibandingkan usia 16-20 tahun (37,25%). Ibu rumah tangga mampu memaafkansetinggi (29,41%) dibandingkan wiraswasta (11,76%). Perceraian karena faktorekonomi memiliki forgiveness tinggi 33,33% dibandingkan karena perselingkuhan(31,37%). Forgiving another person dan forgiving of a situasion termasukkategori tinggi (68,62%), sedangkan forgiving one self termasuk kategori rendah(33,33%).
PENGARUH PERSEPSI KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATEMATIKA TERHADAP SELF EFFICACY MATEMATIKA PADA SISWA SMAN 1 JEMBER ul Laili, Permata Atsna`; Rahmanawati, Festa Yumpi
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.084 KB) | DOI: 10.32528/ins.v11i2.316

Abstract

Persepsi kompetensi profesional guru matematika adalah penilaian yangdiberikan siswa terhadap kemampuan dan kewenangan guru matematika dalammenjalankan profesi keguruannya, sedangkan self-efficacy matematika merupakankeyakinan siswa terhadap diri sendiri mengenai seberapa besar kemampuannyadalam mengerjakan tugas matematika untuk mencapai hasil pembelajaran yangoptimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besarsumbangan pengaruh persepsi kompetensi profesional guru matematika terhadapself-efficacy matematika.Sampel penelitian sebanyak 131 siswa didapat melalui teknik randomsampling. Skala persepsi kompetensi profesional guru matematika menggunakanmodel semantic differencial, dan skala self efficacy matematika menggunakanbentuk Likert.Berdasarkan hasil analisa data yang dilakukan dengan menggunakanmetode regresi sederhana, diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh antarapersepsi kompetensi profesional guru matematika dengan self efficacy matematikadengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,033 atau terdapat pengaruh sebesar3,3 %. Penelitian ini juga menemukan bahwa masih terdapat pengaruh lainsebesar 96,7% yang lebih berpengaruh terhadap self efficacy matematika padasiswa.
COMMUNITY BASED HEALH YOUTH PROGRAM SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN ORGANISASI PIK-KRR Aini, Siti Nur
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.084 KB) | DOI: 10.32528/ins.v11i2.324

Abstract

Tantangan dalam mengembangkan program PIK semakin besar, untuk ituPIK di tuntut mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar, sehingga pengurusPIK di tuntut untuk memiliki keterampilan dalam memberikan layanan kepadaremaja. Permasalahan yang di hadapi oleh mitra pertama, kemampuan pengurusPIK-KRR belum memiliki ketrampilan melakukan assessment dan merancangkebutuhan pengembangan program. Kedua, pengurus dan anggota PIK-KRRbelum memiliki keterampilan komunikasi dan keterampilan konseling masihterbatas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan danpendampingan. Pelatihan analisa kebutuhan organisasi dan penyusunan rancanganprogram kerja diberikan untuk melatih pengurus PIK-M dalam merancangprogram kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan pelatihan micro skillsuntuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan keterampilan konseling.Kegiatan TOT pengembangan organisasi bagi pengurus PIK-M mampumeningkatkan keterampilan pengurus PIK-M dalam menyusun rancanganprogram kerja berdasarkan kebutuhan anggota serta mampu menyusun evaluasipelaksanaan program kerja. Pelatihan micro skills yang dilatihkan mampumeningkatkan keterampilan komunikasi dan keterampilan konseling bagipengurus PIK-M.
GAMBARAN FORGIVENESS PADA ORANG BERCERAI DI KECAMATAN KUNIR KABUPATEN LUMAJANG Rini Kusnia; Erna Ipak Rahmanawati
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v11i2.320

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui gambaran forgiveness pada orangbercerai. Sebanyak 51 orang bercerai didapatkan dengan teknik insidentalsampling. Skala forgiveness terdiri dari 18 aitem (α= 0,932).Terdapat 39 orang (76,47%) memiliki forgiveness tinggi, 12 orang(23,52%) rendah. Perempuan menunjukkan forgiveness (43,13%) dibandingkanlaki-laki (33,33%). Orang berpendidikan SD memiliki forgiveness tinggi(31,37%) dibandingkan tingkat pendidikan SMP (29,41%) dan SMA (15,68%).Suku Jawa memiliki forgiveness tinggi (60,78%) dibandingkan suku Madura(15,68%). Lama pernikahan 1-10 tahun (58,82%) lebih menunjukkan forgivenessdibandingkan dengan 10-21 tahun (17,64%). Lama perceraian 1-6 tahun (68,62%)dapat menunjukkan forgiveness dibandingkan 7-12 tahun (7,84%). Usia pertamakali menikah 21-27 tahun (39,21%) dapat menunjukkan forgivenessdibandingkan usia 16-20 tahun (37,25%). Ibu rumah tangga mampu memaafkansetinggi (29,41%) dibandingkan wiraswasta (11,76%). Perceraian karena faktorekonomi memiliki forgiveness tinggi 33,33% dibandingkan karena perselingkuhan(31,37%). Forgiving another person dan forgiving of a situasion termasukkategori tinggi (68,62%), sedangkan forgiving one self termasuk kategori rendah(33,33%).

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 19, No 2 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 19, No 1 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 18, No 1 (2022): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 2 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 2 (2020): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 1 (2020): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insigth : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi More Issue