cover
Contact Name
Radja Erland Hamzah
Contact Email
wacana@dsn.moestopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wacana@dsn.moestopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
ISSN : 14127873     EISSN : 25987402     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Wacana, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi merupakan wujud karya ilmiah tentang kajian ilmu komunikasi yang melingkupi hasil penelitian dengan tema atau topik yang dibahasa dalam jurnal Wacana meliputi kajian ilmu komunikasi baik Komunikasi Politik atau pun Komunikasi Lintas Budaya; Strategic Communication meliputi Kehumasan, Periklanan, IMC, maupun Branding; Analisis Teks, Semiotika; dan juga Media Studies.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2015)" : 12 Documents clear
BAHASA NEGARA YANG TERABAIKAN POLA BARU BERKOMUNIKASI DAN MARTABAT BAHASA INDONESIA Anggraini, Siti
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The important of Information Technology mostly in social media now often effect the common use in Indonesian language. The new pattern of a communication made side effect for the written and pronounciation of the lan-guage itself especially often use by the university students. The Bahasa Indonesika as the national language must strictly use in a good and right way.
KOMUNIKASI DIALOG MERAWAT KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI INDONESIA Asri, M. Yusuf
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerukunan umat beragama yang dinamis dan produktif tentu sangat didambakan semua orang melalui interaksi dan kerjasama untuk pembangunan yang produktif bagi keselamatan, kesejahteraan lahir-batin dan kebahagiaan hidup bersama. Suatu bangsa akan rukun seandainya berpegang teguh pada firman Tuhan yang mengajarkan kasih sayang, kerukunan dan kedamaian, serta berpegang erat pada kensensus nasional “Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945” yang diikuti sikap tolerans yang penuh kesadaran atas realitas kemajemukan.Namun dalam perjalanan sejarah bangsa telah terjadi benturan hingga konflik terutama antara umat Islam dengan umat Kristiani (Kristen dan Katolik) dalam intensitas yang dinilai menonjol pada pase pertama pasca pemberontakan Gerakan 30 September 1965 (1967-1968), dan pase kedua menjelang tumbangnya rezim Orde Baru dan memasuki awal Orde Reformasi (1976-2000). Komunikasi membangun dan merawat kerukunan umat beragama terus dilakukan, dan beberapa produknya telah nyata, tetapi beberapa prinsip mengalami kegagalan, sehingga kerukunan umat beragama di Indonesia yang dinilai pihak luar dapat dijadikan contoh model kerukunan global, namun senyatannya ialah rukun dalam kesemuan.Kita belum puas dengan kerukunan yang ada, sehingga diperlukan langkah besar ke depan yng harus diam-bil, dan itu tidak lain ialah mengembangkan komunikasi dialog yang sejati membangun toleransi yang berpegang teguh pada akidah dan syariat agama masing-masing, serta konsensus Nasional bangsa Indonesia “Pancasila dan UUD RI 1945”
PROSES NEGOSIASI DALAM KERJASAMA PT. ARINA MULTIKARYA DENGAN PT. RAMA INDONESIA Wahyuni, Devi
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kegiatan Public Relations adalah negosiasi yang terdapat pada bauran humas, dan pada perusahaan PT. Arina Multikarya, fungsi humas dijalankan oleh divisi marketing, peran marketing sangat penting bagi perusahaan karena marketing menjalankan tujuan utama perusahaan yaitu dengan bernegosiasi pada klien untuk menuju kesepakatan. Maka dari itu marketing perlu menggunakan strategi negosiasi yang tepat untuk kesuksesan dalam bernegosiasi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi negosiasi divisi marketing dalam meyakinkan klienuntuk mencapai kesepakatan dan dari masalah penelitian, penulis merumuskan masalah pokok sebagai berikut “Bagaimana negosiasi yang dilakukan PT. Arina Multikarya dalam menjalin kerjasama antar perusahaan?Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus berupa uraian wawancara dan penjelasan komperhensif mengenai berbagai aspek. Seorang individu, kelompok, organisasi suatu program atau situasi sosial.Hasil penelitian yang didapat, strategi negosiasi yang digunakan oleh marketing yaitu win-win solutions, masing-masing pihak tidak ada yang dirugikan atau sama-sama untung, tetapi pada saat-saat tertentu lose-win juga bisa dilakukan, yaitu salah satu pihak mengalah dengan keperluan tertentu. Sebelum proses negosiasi, marketing melakukan persiapan dengan mengumpulkan informasi serta data-data harga pasaran sebagai bahan pertimbangan pada saat bernegosiasi dan juga pendekatan pada klien agar memudahkan pada saat proses negosiasi, saran yang harus dilakukan oleh PT. Arina Multikarya dalam melakukan kegiatan negosiasi, marketing harus lebih memahami tugasnya bukan hanya sebagian marketing yang menawarkan suatu kerjasama saja tetapi juga yang membawa nama besar perusahaan serta menciptakan citra positif bagi perusahaan.
MEDIA BARU (NEW MEDIA) SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI PEMASARAN YANG EFEKTIF nurkholisoh, nurkholisoh
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media massa merupakan sarana penyampaian informasi dalam komunikasi massa baik melalui media cetak maupun elektronik. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, sarana penyampaian pesan dalam komunikasi massa tidak hanya terbatas pada kedua media yang sudah ada, namun kini muncul media baru (new media) dengan berbagai karakteristik yang dimilikinya serta keunggulan dan kelemahan yang menyertainya. Saat ini, media baru menjadi salah satu sarana komunikasi massa yang penting dan diperlukan dalam berbagai bentuk komunikasi, seperti pemasaran atau penjualan. Jika sebelumnya para pemasar melakukan strategi pemasaran melalui media konvensional yang bersifat satu arah dan terbatas, maka kini para pemasar mengkomunikasikannya secara interaktif melalui media onlineatau internet. Internet sebagai media baru (new media) dinilai sebagai media komunikasi yang lebih baik dibandingkan media yang ada sebelumnya, karena memiliki fleksibilitas dan keunggulan dalam memberikan pengertian dan menarik minat konsumen. Selain itu, internet juga merupakan sebuah elemen penting yang potensial dalam program Integrated Marketing Communication(IMC), seperti iklan, promosi penjualan, dan publisitas perilisan, acara-acara, yang disampaikan kepada pelanggan atau calon pelanggan.
KEPUASAN KHALAYAK TERHADAP ISI BERITA TABLOID OTOMOTIF Novanry, Rifki
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan khalayak terhadap isi berita pada tabloid Otomotif dan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kepuasan khalayak setelah membaca tabloid Otomotif Teori ini menggunakan teori Uses and Gratifications, Teori ini mengembangkan Gratifications Sought, yang menjelaskan bahwa kepuasan yang diperoleh khalayak setelah menggunakan media massa belum tentu sesuai dengan kepuasan yang diharapkannya sebelum menggunakan media massa. Berdasarkan penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh bahwa secara keseluruhan kepuasan anggota klub mobil Lambatz Autoclub Jakarta tercapai setelah membaca tabloid Otomotif. Hal ini dapat dibuktikan dengan Nilai Mean Keseluruhan GS (42,0557) < Nilai Mean Keseluruhan GO (43,3000). Selain itu, hasil analisis perhitungan Chi Square menunjukkan bahwa dengan adanya perbedaan karakteristik anggota klub mobil Lambatz Autoclub Jakarta tidak memberikan perbedaan yang nyata (signifikan) terhadap perbedaan pembentukkan kepuasan setelah membaca tabloid Otomotif. Hal ini dibuktikan dengan nilai Chi-Square hitung yang Selalu lebih kecil dari nilai Chi-Squaretabel. Sehingga kesimpulannya, Hipotesis dalam penelitian ini terbukti, dengan kata lain; “Karakteristik anggota klub mobil Lambatz Autoclub Jakarta, tidak memberikan perbedaan yang nyata (signifikan) terhadap pembentukkan kepuasan setelah membaca tabloid Otomotif
GAYA KOMUNIKASI JOKOWI PADA DEBAT POLITIK PILPRES 2014 Damayanti, Novita
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.923 KB) | DOI: 10.32509/wacana.v14i2.103

Abstract

Pada Pilpres 2014 muncul sosok yang berbeda dengan gayanya yang sederhana dan dekat dengan rakyat. Mun-culnya sosok Jokowi pada Pilpres 2014 menambah keragaman karakter calon presiden Indonesia di kancah politik Indonesia. Komunikasi politik pasangan Jokowi-Jk pada Pilpres 2014 berhasil memenangkan Pilpres ini. Salah satu bentuk komunikasi politik adalah melalui debat politik yang ditayangankan secara langsung oleh media mas-sa televisi. Debat politik capres dan cawapres Pilpres 2014 diselenggarakan oleh KPU dengan perbedaan format dari debat capres-cawapres Pilpres 2009 dan 2004. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi politik Jokowi pada debat capres Pilpres 2014 yang diselenggarakam oleh KPU. Teori dan konsep yang difgunakan pada penelitian ini : komunikasi politik, interaksi simbolik, dramaturgi/impression man-agement, debat politik, pencitraan, dan gaya komunikasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigm konstruktivisme. Menggunakan data tayangan debat Pilpres 2014. Gaya komunikasi Jokowi pada debat capres Pilpres 2014 menonjolkan karakteristik pribadi Jokowi. Penampilan kedua kandidat dengan pakaian, ekspresi wajah, volume suara, intonasi, bahasa tubuh, gesture. Kandidat capres menjawab permasalahan yang diutaran dalam debat Pilpres 2014 mengguatkan gaya komunikasi politik dari Jokowi. Gaya komunikasi Jokowi yang santai, berbicara dengan volume suara yang tidak lantang dan menjawab pada aspek-aspek yang sejalan dengan programnya.
GAYA KOMUNIKASI JOKOWI PADA DEBAT POLITIK PILPRES 2014 Damayanti, Novita
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v14i2.103

Abstract

Pada Pilpres 2014 muncul sosok yang berbeda dengan gayanya yang sederhana dan dekat dengan rakyat. Mun-culnya sosok Jokowi pada Pilpres 2014 menambah keragaman karakter calon presiden Indonesia di kancah politik Indonesia. Komunikasi politik pasangan Jokowi-Jk pada Pilpres 2014 berhasil memenangkan Pilpres ini. Salah satu bentuk komunikasi politik adalah melalui debat politik yang ditayangankan secara langsung oleh media mas-sa televisi. Debat politik capres dan cawapres Pilpres 2014 diselenggarakan oleh KPU dengan perbedaan format dari debat capres-cawapres Pilpres 2009 dan 2004. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi politik Jokowi pada debat capres Pilpres 2014 yang diselenggarakam oleh KPU. Teori dan konsep yang difgunakan pada penelitian ini : komunikasi politik, interaksi simbolik, dramaturgi/impression man-agement, debat politik, pencitraan, dan gaya komunikasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigm konstruktivisme. Menggunakan data tayangan debat Pilpres 2014. Gaya komunikasi Jokowi pada debat capres Pilpres 2014 menonjolkan karakteristik pribadi Jokowi. Penampilan kedua kandidat dengan pakaian, ekspresi wajah, volume suara, intonasi, bahasa tubuh, gesture. Kandidat capres menjawab permasalahan yang diutaran dalam debat Pilpres 2014 mengguatkan gaya komunikasi politik dari Jokowi. Gaya komunikasi Jokowi yang santai, berbicara dengan volume suara yang tidak lantang dan menjawab pada aspek-aspek yang sejalan dengan programnya.
KEPUASAN KHALAYAK TERHADAP ISI BERITA TABLOID OTOMOTIF Novanry, Rifki
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v14i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan khalayak terhadap isi berita pada tabloid Otomotif dan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kepuasan khalayak setelah membaca tabloid Otomotif Teori ini menggunakan teori Uses and Gratifications, Teori ini mengembangkan Gratifications Sought, yang menjelaskan bahwa kepuasan yang diperoleh khalayak setelah menggunakan media massa belum tentu sesuai dengan kepuasan yang diharapkannya sebelum menggunakan media massa. Berdasarkan penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh bahwa secara keseluruhan kepuasan anggota klub mobil Lambatz Autoclub Jakarta tercapai setelah membaca tabloid Otomotif. Hal ini dapat dibuktikan dengan Nilai Mean Keseluruhan GS (42,0557) Nilai Mean Keseluruhan GO (43,3000). Selain itu, hasil analisis perhitungan Chi Square menunjukkan bahwa dengan adanya perbedaan karakteristik anggota klub mobil Lambatz Autoclub Jakarta tidak memberikan perbedaan yang nyata (signifikan) terhadap perbedaan pembentukkan kepuasan setelah membaca tabloid Otomotif. Hal ini dibuktikan dengan nilai Chi-Square hitung yang Selalu lebih kecil dari nilai Chi-Squaretabel. Sehingga kesimpulannya, Hipotesis dalam penelitian ini terbukti, dengan kata lain; Karakteristik anggota klub mobil Lambatz Autoclub Jakarta, tidak memberikan perbedaan yang nyata (signifikan) terhadap pembentukkan kepuasan setelah membaca tabloid Otomotif
PROSES NEGOSIASI DALAM KERJASAMA PT. ARINA MULTIKARYA DENGAN PT. RAMA INDONESIA Wahyuni, Devi
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v14i2.105

Abstract

Salah satu kegiatan Public Relations adalah negosiasi yang terdapat pada bauran humas, dan pada perusahaan PT. Arina Multikarya, fungsi humas dijalankan oleh divisi marketing, peran marketing sangat penting bagi perusahaan karena marketing menjalankan tujuan utama perusahaan yaitu dengan bernegosiasi pada klien untuk menuju kesepakatan. Maka dari itu marketing perlu menggunakan strategi negosiasi yang tepat untuk kesuksesan dalam bernegosiasi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi negosiasi divisi marketing dalam meyakinkan klienuntuk mencapai kesepakatan dan dari masalah penelitian, penulis merumuskan masalah pokok sebagai berikut Bagaimana negosiasi yang dilakukan PT. Arina Multikarya dalam menjalin kerjasama antar perusahaan?Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus berupa uraian wawancara dan penjelasan komperhensif mengenai berbagai aspek. Seorang individu, kelompok, organisasi suatu program atau situasi sosial.Hasil penelitian yang didapat, strategi negosiasi yang digunakan oleh marketing yaitu win-win solutions, masing-masing pihak tidak ada yang dirugikan atau sama-sama untung, tetapi pada saat-saat tertentu lose-win juga bisa dilakukan, yaitu salah satu pihak mengalah dengan keperluan tertentu. Sebelum proses negosiasi, marketing melakukan persiapan dengan mengumpulkan informasi serta data-data harga pasaran sebagai bahan pertimbangan pada saat bernegosiasi dan juga pendekatan pada klien agar memudahkan pada saat proses negosiasi, saran yang harus dilakukan oleh PT. Arina Multikarya dalam melakukan kegiatan negosiasi, marketing harus lebih memahami tugasnya bukan hanya sebagian marketing yang menawarkan suatu kerjasama saja tetapi juga yang membawa nama besar perusahaan serta menciptakan citra positif bagi perusahaan.
MEDIA BARU (NEW MEDIA) SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI PEMASARAN YANG EFEKTIF nurkholisoh, nurkholisoh
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v14i2.98

Abstract

Media massa merupakan sarana penyampaian informasi dalam komunikasi massa baik melalui media cetak maupun elektronik. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, sarana penyampaian pesan dalam komunikasi massa tidak hanya terbatas pada kedua media yang sudah ada, namun kini muncul media baru (new media) dengan berbagai karakteristik yang dimilikinya serta keunggulan dan kelemahan yang menyertainya. Saat ini, media baru menjadi salah satu sarana komunikasi massa yang penting dan diperlukan dalam berbagai bentuk komunikasi, seperti pemasaran atau penjualan. Jika sebelumnya para pemasar melakukan strategi pemasaran melalui media konvensional yang bersifat satu arah dan terbatas, maka kini para pemasar mengkomunikasikannya secara interaktif melalui media onlineatau internet. Internet sebagai media baru (new media) dinilai sebagai media komunikasi yang lebih baik dibandingkan media yang ada sebelumnya, karena memiliki fleksibilitas dan keunggulan dalam memberikan pengertian dan menarik minat konsumen. Selain itu, internet juga merupakan sebuah elemen penting yang potensial dalam program Integrated Marketing Communication(IMC), seperti iklan, promosi penjualan, dan publisitas perilisan, acara-acara, yang disampaikan kepada pelanggan atau calon pelanggan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Volume 24, No. 2 December 2025 Volume 24, No. 1 June 2025 Volume 23, No. 2 December 2024 Volume 23, No. 1 June 2024 Volume 22, No. 2 December 2023 Volume 22, No. 1 June 2023 Volume 21, No. 2 December 2022 Volume 21, No. 1 June 2022 Vol 20, No 2 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 20, No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Volume 20, No. 2 December 2021 Volume 20, No. 1 June 2021 Vol 19, No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 19, No 1 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Volume 19, No. 2 December 2020 Volume 19, No. 1 June 2020 Vol 18, No 2 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 18, No 1 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Volume 18, No. 2 December 2019 Volume 18, No. 1 June 2019 Vol 18, No 1 (2019) Vol 17, No 2 (2018): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 17, No 1 (2018): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 17, No 2 (2018) Volume 17, No. 2 December 2018 Volume 17, No. 1 June 2018 Vol 17, No 1 (2018) Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 14, No 4 (2015) Vol 14, No 4 (2015) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 13, No 4 (2014) Vol 13, No 4 (2014) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 12, No 4 (2013) Vol 12, No 4 (2013) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 11, No 4 (2012) Vol 11, No 4 (2012) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 3 (2011) Vol 10, No 3 (2011) Vol 10, No 2 (2011) Vol 10, No 2 (2011) Vol 10, No 1 (2011) Vol 10, No 1 (2011) Vol 9, No 30 (2010) Vol 9, No 30 (2010) Vol 9, No 29 (2010) Vol 9, No 29 (2010) Vol 9, No 4 (2010) Vol 9, No 4 (2010) Vol 8, No 28 (2009) Vol 8, No 28 (2009) Vol 8, No 27 (2009) Vol 8, No 27 (2009) Vol 7, No 26 (2009) Vol 7, No 26 (2009) Vol 7, No 25 (2008) Vol 7, No 25 (2008) Vol 7, No 24 (2008) Vol 7, No 24 (2008) Vol 7, No 23 (2008) Vol 7, No 23 (2008) Vol 6, No 22 (2007) Vol 6, No 22 (2007) Vol 5, No 21 (2007) Vol 5, No 21 (2007) Vol 5, No 20 (2007) Vol 5, No 20 (2007) Vol 5, No 19 (2006) Vol 5, No 19 (2006) Vol 5, No 18 (2006) Vol 5, No 18 (2006) Vol 5, No 17 (2006) Vol 5, No 17 (2006) Vol 4, No 16 (2006) Vol 4, No 16 (2006) Vol 4, No 13 (2006) Vol 4, No 13 (2006) Vol 4, No 13 (2005) Vol 4, No 13 (2005) Vol 3, No 12 (2005) Vol 3, No 12 (2005) Vol 3, No 11 (2005) Vol 3, No 11 (2005) Vol 4, No 3 (2005) Vol 4, No 3 (2005) Vol 4, No 2 (2005) Vol 4, No 2 (2005) Vol 3, No 19 (2004) Vol 3, No 19 (2004) Vol 3, No 10 (2004) Vol 3, No 10 (2004) Vol 3, No 9 (2004) Vol 3, No 9 (2004) Vol 2, No 8 (2004) Vol 2, No 8 (2004) Vol 2, No 7 (2004) Vol 2, No 7 (2004) Vol 2, No 6 (2003) Vol 2, No 6 (2003) Vol 2, No 5 (2003) Vol 2, No 5 (2003) Vol 1, No 4 (2003) Vol 1, No 4 (2003) Vol 1, No 3 (2003) Vol 1, No 3 (2003) Vol 1, No 2 (2002) Vol 1, No 2 (2002) More Issue