cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 368 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2017)" : 368 Documents clear
ANALISIS PENGARUH DIMENSI FRAUD DIAMOND TERHADAP PERILAKU KECURANGAN AKADEMIK MAHASISWA (Studi Kasus Mahasiswa Penerima Bidikmisi Jurusan Akuntansi S1 Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha) Kadek Desi Padmayanti .; Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. .; Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13169

Abstract

Penelitian ini menguji faktor-faktor yang memengaruhi perilaku kecurangan akademik mahasiswa menggunakan dimensi fraud diamond yang terdiri dari tekanan, kesempatan, rasionalisasi, dan kemampuan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuisioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi jurusan akuntansi S1 fakultas ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 150 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan IBM SPSS 24.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan, kesempatan dan rasionalisasi berpengaruh posistif signifikan terhadap perilaku kecurangan akademik, sedangkan kemampuan tidak berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku kecurangan akademik.Kata Kunci : kecurangan akademik, tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kemampuan. This study aimed at examining the factors that influence students’ academic fraud behavior by using fraud diamond dimensions which consisted of pressure, opportunity, rationalization, and capability. This research was a quantitative research using primary data obtained from the questionnaire and measured by using Likert scale. The sample selection technique used was purposive sampling. The research population comprised students receiving the bidikmisi scholarship of accounting departement S1 of Economics Faculty in Universitas Pendidikan Ganesha. The number of samples in this study were 150 students. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis by using IBM SPSS 24.0 for Windows. The result of this research shows that pressure, opportunity and rationalization have positive significant effect to student’s academic fraud behavior, whereas capability did not influence.keyword : academic fraud, pressure, opportunity, rationalization, capability.
Pengaruh Motivasi, Self Efficacy dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111/PMK.03/2014 Terhadap Minat Berkarir Mahasiswa Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha Sebagai Konsultan Pajak PUTU CANDRA ARDIANA PUTRA .; Made Arie Wahyuni, S.E., M.Si. .; I Nyoman Putra Yasa, S.E., M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, self efficacy, dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111/PMK.03/2014 terhadap minat berkarir mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari data kuesioner dan diukur dengan skala likert. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Akuntansi Program S1, Universitas Pendidikan Ganesha. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel adalah metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 176 mahasiswa. Teknik analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) variabel motivasi berpengaruh positif terhadap minat berkarir mahasiswa Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha sebagai konsultan pajak; (2) variabel self efficacy berpengaruh positif terhadap minat berkarir mahasiswa Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha sebagai konsultan pajak; (3) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111/PMK.03/2014 berpengaruh positif terhadap minat berkarir mahasiswa Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha sebagai konsultan pajak. Kata Kunci : Motivasi, Self Efficacy, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111/PMK.03/2014, Minat Berkarir. The study aimed at finding out the effect of motivation, self efficacy and Minister of Finance Regulation No. 111/PMK.03/2014 towards the students’ career interest in tax consultants. The study was designed based on quantitative method by employing primary data obtained by using questionnaires measured by Likert scale. The population of the study involved the students of Accountancy department S1 Program, Ganesha University of Education, based on which the 176 samples were determined by using purposive sampling technique. The data were analyzed by using multiple linear regressionsupported by SPSS 20.0 forwindows software. The results of the study indicated that (1) motivation variable had a positive effect on the career interest in tax consultants of the students of acountancy department, Ganesha University of Education; (2) self efficacy variable had a positive effect on the career interest in tax consultants of the students of Acountancy Department S1 program Ganesha University of Education; (3) and Minister of Finance Regulation No. 111/PMK.03/2014 had a positive effect on the career interest in tax consultants of the students of acountancy department, Ganesha University of Education. keyword : Motivation, Self Efficacy, Minister of Finance Regulation No.111/PMK.03/2014, Career Interest.
PENGARUH KEAHLIAN PROFESIONAL, GAYA KEPEMIMPINAN, PENGALAMAN KERJA BADAN PENGAWAS DAN BUDAYA ORGANISASI MENYAMA BRAYA TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) SE-KABUPATEN BULELENG I Made Raka Budiarsana .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P .; Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keahlian profesional, gaya kepemimpinan, pengalaman kerja badan pengawas dan budaya organisasi menyama braya terhadap efektivitas sistem pengendalian internal LPD Se-Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah LPD se-Kabupaten Buleleng. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode proportional random sampling. Dengan menggunakan sampel sebanyak 59 LPD, dan setiap LPD digunakan 3 responden (kepala LPD, ketua badan pengawas, dan kepala bagian kredit) sehingga diperoleh 177 responden. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier bergandan dan uji hipotesis dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) keahlian professional badan pengawas berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal, (2) gaya kepemimpinan badan pengawas berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal, (3) pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal, dan (4) budaya organisasi menyama braya berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal. Kata Kunci : sistem pengendalian internal, keahlian profesional, gaya kepemimpinan, pengalaman kerja, menyama braya This study aimed at finding out the effect of professional skills, leadeship styles, the work experience of the supervising agency and the menyama braya organizational culture on the effectivity of the internal control system of the Village Credit Institutions in Buleleng Regency. This study was a quantitative study. The population was all the Village Credit Institutions in Buleleng Regency. The sampling technique applied was proportional random sampling. The samples were 59 Village Credit Institutions with 3 persons were used as respondents from each Village Credit Institution, namely the head of the Village Credit Institution, the head of the supervising board, and the head of the credit section. The source of the data was primary data and the data was collected from distributing questionnaires directly to the respondents. The data analyses in this study were descriptive analysis, data quality test, classical assumption test, double linear regression analysis and hipothesis test assited by SPSS Program Version 23. The results of the analysis showed that (1) the professional skills of the supervising board has positive and significant effect on the effectivity of the internal control system, (2) the leadership styles had positive and significant effect on the effectivity of the internal control system, (3) the work experience had positive and significant effect on the effectivity of the internal control system, (4) menyama braya organizational culture had positive and significant effect on the effectivity of the internal control system.keyword : internal control system, professional skills, leadership styles, work experience, menyama braya
Analisis Praktik Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Pelaba Pura (Studi Fenomenologi Di Desa Pakraman Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng) NI WAYAN MONLI ASIH .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13174

Abstract

Salah satu aspek keuangan yang perlu diperhitungkan dalam Desa Pakraman adalah aset yang dimiliki oleh Desa Pakraman. Aset tersebut salah satunya berupa tanah yang sering disebut tanah Pelaba Pura. Desa Pakraman yang memiliki dan mengelola aset berupa tanah Pelaba Pura ini adalah Desa Pakraman Julah. Dalam pengelolaan Pelaba Pura, pencatatan merupakan hal penting dan mendasar dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana proses pencatatan keuangan Pelaba Pura di Desa Pakraman Julah. (2) Alasan Desa Pakraman Julah mempertahankan eksistensi pencatatan keuangan Pelaba Puranya. (3) Bagaimana penerapan akuntabilitas dalam pengelolaan Keuangan Pelaba Pura di Desa Pakraman Julah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis dengan tiga tahapan yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pencatatan keuangan Pelaba Pura dilakukan dengan sistem sederhana dengan mencatat secara berdampingan pemasukan dan pengeluaran (2) tidak adanya perubahan dari sistem keuangan yang sederhana adalah karena kurangnya partisipasi masyarakat akibat rendahnya kemampuan krama dalam perubahan sistem serta sudah kuatnya kepercayaan krama terhadap prajuru (3) penerapan akuntabilitas dilakukan secara penuh oleh prajuru dalam hal ini melakukan pelaporan keuangan di muka semua krama adat saat sangkep desa. Kata Kunci : Pelaba Pura, Pencatatan, Akuntabilitas One of the financial aspects that needed to be taken into account in Pakraman Village was the assets owned by desa pakraman. One of the Asets was in the form of land which was often called Pelaba Pura land. The Pakraman village that owned and managed an asset in the form of Pelaba Pura land was Julah pakraman village. In the management of Pelaba Pura, recording was an important and fundamental thing to do. This study aimed at: (1) finding out how the process of financial recordings of Pelaba Pura in Julah pakraman village was. (2) The reason why Julah pakraman village maintained the existence of its Pelaba Pura financial records. (3) How the application of Pelaba Pura’s financial accountability in Julah pakraman village was. This research was done through a qualitative method. The data were collected through in-depth interview, observation and document study, which were then analyzed through three stages: (1) data reduction, (2) data presentation, (3) conclusions drawing. The result of the research showed that: (1) The financial records of Pelaba Pura were conducted through a simple system by recording both income and expenditure (2) the absence of change from simple financial system was due to lack of public participation that was caused by the low ability of krama in the system change and the strong trust of krama ‘village people’ to prajuru ‘village officials’ (3) the application of accountability was fully done by the prajuru, in this case to conduct financial reporting in front of all krama adat ‘village people’ during village meetings. keyword : Pelaba Pura, Recording, Accountability
Analisis Sistem Pengelolaan Keuangan Organisasi Lokal Wanita Dalam Bingkai Kearifan Lokal Pade Demen (Studi Fenomenologi pada Sekaa Demen Celek Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Provinsi Bali) Gusti Ayu Putu Candra Mahasari .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; Made Aristia Prayudi, S.A., M.Sc., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13175

Abstract

Sekaa merupakan kesatuan sosial lebih kecil dari banjar dalam sistem kemasyarakatan orang Bali yang dibentuk dari kesamaan fungisonal sosial.Sekaa demen celek merupakan salah satu sekaa yang beranggotakan ibu rumahtangga di Desa Pekutatan dengan aktivitas utama yaitu menabung.Fenomena unik yang didapatkan dari organisasi lokal wanita ini adalah segala aktivitas yang dijalankan dalam sekaa tidak terlepas dari adanya peran kearifan lokal pade demen yang bersinergi membangun keharmonisan dalam sekaa demen celek. Latar belakang inilah yang menjadikan sekaa demen celek Desa Pekutatan menarik dikaji untuk mengetahui 1) latar belakang pembentukan sekaa demen celek, 2) sistem pengelolaan dan pertanggunjawaban dalam sekaa demen celek, 3) eksitensi sekaa demen celek ditengah lembaga keuangan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Data tersebut selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian yaitu: 1) pembentukan sekaa didasari atas kesamaan tujuan, 2) sistem pengelolaan keuangan tidak terlepas dari kearifan lokal pade demen, 3) eksistensi keberadaan sekaa dapat dipertahankan dengan modal sosial yang terjalin sangat kuat. Kata Kunci : Sekaa, sistem pengelolaan keuangan, Pade Demen “Sekaa” organization a smaller social unity than banjar in the social community system found in Bali which was established based on a social functional similarity. This social organization of “Sekaa demen celek” is an organization whose members involved housewives domicile in Pekutatan village with the main activities of saving money. The phenomena identified in this particular local women organization involved all activities run in this organization would be bound to the role of local genius “pade demen” which synergized in developing harmony among the members of the organization. This background of the organization made everything interesting to be studied in order to find out 1) the reasons of how the organization of “sekaa demen celek” was established, 2) the management and accountability system in the organization of “sekaa demen celek”, 3) the existence of the organization of “sekaa demen celek”among the other financial institutions. The study utilized a qualitative methodology. The data was collected by using intensive interview, observation, and documentation analysis. The analysis was conducted based on three phase techniques such as data reduction, data presentation and drawing conclusion based on the verified theory. The results indicated that: 1) the establishment of the organization was made based on the similarity of the goal. 2) the financial management system was determined based on local genius of “pade demen”, 3) the existence of this organization could be maintained by developing the social capital which was strongly intertwined. keyword : “Sekaa”, financial management system, “Pade Demen”
Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Organisasi Kemahasiswaan Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Yowana Brahma Vidya Universitas Pendidikan Ganesha Gusti Ayu Komang Manik Purnami .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P .; Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, S.S.T .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13176

Abstract

Organisasi mahasiswa adalah organisasi yang beranggotakan mahasiswa untuk mewadahi bakat, minat dan potensi mahasiswa yang dilaksanakan di dalam kegiatan intra dan ekstra kurikuler. Organisasi mahasiswa beranggotakan mahasiswa dimana organisasi tersebut bernaung. Organisasi mahasiswa memiliki program-program kerja yang dilaksanakan selama 1 (satu) tahun kepengurusan. Dana yang diperoleh oleh organisasi mahasiswa ini berasal dari pihak internal dan eksernal universitas.organisasi mahasiswa ini merupakan organisasi yang dari, oleh dan untuk mahasiswa, sehingga pengelolaan organisasinya termasuk pengelolaan keuangan dilakukan oleh mahasiswa itu sendiri. Latar belakang inilah yang yang menjadikan organisasi mahasiswa menjadi menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas pengelolaan keuangan organisasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Data tersebut selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan keuangan organisasi mahasiswa sudah dikatakan akuntabel karena informasi keuangan sesuai dengan kebutuhan pengguna laporan keuangan dan melibatkan seluruh anggota. Kata Kunci : organisasi mahasiswa, akuntabilitas, pengelolaan keuangan Student' organization is the one whose members from all students in order to accommodate their aptitude, interest, and their potential which has intra as well as extracurricular activities. This organization has its' own program to be worked out during one year working session. This program will certainly need sufficient funding. All the funding of the organization is collected from the members, such as the students' internal university, apart comes from external university. Since the organization was established and developed by and for the sake of students themselves involving the fund management. This background made this case interesting to be observed. The study aims to find out the accountability of the fund management of students' organization. The study utilized a qualitative method, while the data were collected by using intensive interview, observation as well as documentation study. The analysis then conducted by using three phases steps, such as data reduction, data presentation, and drawing conclusion based on the justified theory or concept. keyword : students' organization, accountability, fund management
Analisis Partisipasi Krama Terhadap Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Pakraman Titigalar, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan Ni Ketut Juli Artini .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13177

Abstract

Desa Pakraman merupakan organisasi sosial religius yang mempunyai satu kesatuan tradisi dan tata krama pergaulan hidup masyarakat umat hindu secara turun temurun dalam ikatan kahyangan tiga/kahyangan desa,sehingga pertanggungjawaban pengelolaan keuangannya masih sangat sederhana dan belum ditunjang dengan prosedur dan sistem yang memadai. Namun dalam pelaksanaannya, pertanggungjawaban tersebut kurang mendapat partisipasi dari masyarakat, sehingga rentan akan adanya kegagalan dalam penyampaian informasi keuangan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) mengapa krama apatis terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan desa, 2) apa implikasi rendahnya partisipasi krama terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan desa, 3) bagaimana cara meningkatkan tujuan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan desa Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada deskripsi setiap persepsi dan prilaku manusia. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan antara lain: 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) rendahnya partisipasi krama terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan desa karena faktor kepercayaan, persepsi bahwa pendidikan prajuru sudah diatas pendidikan krama, kurangnya pemahaman mengenai pentingnya partisispasi dan adanya krama non-aktif. 2) dampak rendahnya partisipasi krama akan berimplikasi pada tidak tersalurkannya informasi keuangan yang seharusnya diketahui oleh seluruh krama 3) cara meningkatkan partisipasi krama yaitu dengan menumbuhkan kesadaran krama akan pentingnya partisipasi mereka untuk mengetahui aliran keuangan desa. Kata Kunci : Desa Pakraman, akuntabilitas, transparansi, partisipasi Local Traditional Village is a social religious organization having a unit of tradition and manners of social life communication among Hindu followers occurs from one generation to generation in the bounding form of three worshiping places, or village worshipping temples. In this connection the accountability of financial management remains considerably very simple which has not been supported by proper system and procedures. However, in the implementation people could not give sufficient participation, this might result a potential risk of failure in presenting the information of the village financial report. The study aimed at finding out 1) why do the people of the traditional village become apathetic towards the accountability and transparency of the traditional village financial management, 2) what was the implication of the people low participation towards the accountability and transparency of the traditional village financial management, 3) how to improve the purpose of the accountability and transparency of the traditional village financial management. The study was implementing a qualitative method focusing on describing every human perception and behavior. The data was analyzed by using three different phases, like 1) data reduction, 2) data presentation, 3) drawing conclusion. The results of the study indicated that 1) there was found a very low people participation towards the accountability and transparency of the traditional village financial management due to the following reasons, such as trust and perception of the people that the level of qualification of the management staff was considerably higher than their own level of education, insufficient understanding of the members about the importance of participation, and another factor such as there was found existing non-active membership. 2) the impact of the people low participation would imply to the lack of financial information which should be accepted by all people 3) the way how to improve the people participation was by developing their awareness on the importance of participation in order to find out the financial flow. keyword : traditional village, accountability, transparency, participation
ANALISIS KONTRIBUSI NAUB TERHADAP BESARNYA BIAYA UPACARA PADA BEBERAPA PURA DI LINGKUNGAN DESA PAKRAMAN TABOLA, KECAMATAN SIDEMEN, KABUPATEN KARANGASEM, PROVINSI BALI Made Ayu Ruscita Dewi .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; Nyoman Trisna Herawati, S.E.Ak., M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13179

Abstract

Ngayah merupakan salah satu tradisi yang ada di Bali yang dilaksanakan pada saat menjelang diadakannya upacara. Dengan berbagai kondisi masyarakat saat ini, banyak krama yang tidak bisa ngayah sehingga memilih menjadi krama penaub. Krama penaub hanya perlu membayar satu kali dalam setahun. Di Desa Pakraman Tabola penentuan besaran yang harus dibayarkan ditentukan di masing-masing banjar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) alasan krama lebih memilih ngayah dibandingkan naub, 2) proses penentuan besaran dana naub dan akuntabilitas pengelolaannya, 3) kontribusi dana naub terhadap besarnya biaya upacara di pura. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif yang lebih menekankan pada persepsi dan perilaku manusia. Penelitian ini dilaksanakan dengan empat tahapan yaitu 1)pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Alasan Krama Desa Pakraman Tabola memilih ngayah dibandingkan dengan naub yaitu dapat berinteraksi dengan krama yang lain untuk meningkatkan rasa solidaritas antar krama, mendapat ilmu mengenai bebantenan, dan wujud bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. 2) Proses penentuan besarnya dana naub didasarkan pada hasil kesepakatan pada saat sangkep dan akuntabilitas pengelolaannya juga disampaikan pada saat sangkep. 3) Dana naub tidak berkontribusi terhadap biaya upacara di Pura Puseh Tabola, tetapi berkontribusi terhadap biaya upacara di Pura Dalem dan juga Pura Melanting Desa Pakraman Tabola.Kata Kunci : Ngayah, banten, naub, akuntabilitas Ngayah is one of the traditions in Bali that is held just before a ceremony. With the various conditions of the society today, many village members who could not ngayah, so choose to be penaub members. Penaub members only need to pay once a year. In Tabola Pakraman Village, the determination of the amount to be paid was determined in each banjar ‘hamlet’. This research aimed at determining: 1) the reason village/hamlet members preferring ngayah than naub, 2) the process of determining the payment amount of naub and the accountability of its management, 3) the contribution of naub funds to the total amount of ceremonial costs at the temple. This research was conducted through a qualitative method that emphasized more on human perception and behavior. This study was conducted in four stages: 1) data collection, 2) data reduction, 3) data presentation, 4) conclusions drawing. The results of this study indicated that: 1) The reason of Tabola Pakraman Village members to choose ngayah than naub was to interact with other village members in order to increase the sense of solidarity among them, to obtain knowledge about bebantenan ‘offerings’, and as a form of devotion to Ida Sang Hyang Widhi Wasa ‘The Almighty God’. 2) The process of determining the amount of naub payment was based on the agreement at sangkep ‘village meetings’ and management accountability was also delivered at the time of sangkep. 3) Naub fund did not contribute to the ceremonial cost at Tabola’s Puseh temple, but contributed to the ceremonial cost at Dalem Temple and also at Melanting Temple of Tabola Pakraman Village.keyword : Ngayah, banten, naub, accountability
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN SUMBER DAYA KOLEKTIF ORGANISASI BERLANDASKAN KEARIFAN BUDAYA LOKAL SARENG NUNAS LANTUR KERAHAYUAN (STUDI KASUS PADA SUBAK ABIAN GUNUNG MERTA SARI, DESA TIGAWASA, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG) Ni Putu Yeny .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja dan dari mana sumber daya kolektif organisasi subak abian Gunung Merta Sari Desa Tigawasa serta untuk mengetahui implementasi pengelolaan sumber daya kolektif organisasi subak abian Gunung Merta Sari Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng yang berlandasakan kearifan budaya lokal sareng nunas lantur kerahayuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus pada suatu organisasi tradisional yaitu subak. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Data diolah dengan tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis sumber daya kolektif yang dimiliki oleh subak yaitu sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya keuangan (iuran, asil yang disebut sarin taun, dan denda), serta sumbangan dari anggota subak dalam bentuk hasil bumi saat upacara di subak. Kepemilikan dari sumber daya kolektif diantaranya, sumber daya manusia dimiliki oleh subak, sumber daya alam yang dimiliki individu secara tidak langsung dimiliki oleh subak, sumber daya keuangan dimiliki oleh anggota subak dan pemerintah, serta sumbangan bersumber dari anggota subak. Pengelolaan sumber daya kolektif berlandasakan atas penerapan nilai sareng nunas lantur kerahayuan yang berlaku untuk semua proses pengelolaan sumber daya kolektif dan kegiatan di subak termasuk mengenai rapat, sumbangan sukarela saat upacara disubak dalam bentuk hasil bumi (kelapa, janur, bambu, daun sirih, pelepah pisang, daun pisang, buah maja, dsbnya), dan sebagainya. Kata Kunci : Sumber Daya, Subak, Implementasi, Pengelolaan. The study aimed at finding out what and where did the colletive resource of organization of “subak abian Gunung Merta Sari Desa Tigawasa” come from, and to find out the result of the implementation of collective resource organization management of “subak abian Gunung Merta Sari Desa Tigawasa” based-on the concept of local culture “sareng nunas lantur kerahayuan”. The study implemented a qualitative design focusing on a case study at the traditional organization of subak. The data was collected by conducting an intense interview, observation, and documentation study. The data was analyzed in three different phases, such as data reduction, data presentation, and drawing conclusion. The results of the study indicated that the types of collective resources belonged to the subak involved human resources, natural resources, financial resources (membershp fee, yield like sarin tahun, and fine), and the member contribution in the form of crops when ritual subak was conducted. The ownership of the collective resources consisted of human resources belonged to the subak, natural resources belonged to the individual members, which indirectly belonged to the subak, financial resources belong to the member of organization as well as the government, and donation belonged to subak members. The management process of the collective resource was made based on the implementation value of “sareng nunas lantur kerahayuan” which was applied to all processes management of collective organization and their activities at the subak including meeting activities, volunteer donation when ritual was conducted in the form of crops (coconut, coconut leaves, bamboo, banana tree, banana leaves, any types of fruits, and so on). keyword : resources, subak, implementation, management
PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA, REGULASI, KINERJA MANAJERIAL, DAN JOB RELEVANT INFORMATION TERHADAP PENERAPAN ANGGARAN PADA KOPERASI DI KABUPATEN BULELENG, BALI Gede Mandirta Tama .; Nyoman Trisna Herawati, S.E.Ak., M.Pd. .; Made Arie Wahyuni, S.E., M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel Kompetensi sumber daya manusia, regulasi, kinerja manajerial dan job relevant information terhadap penerapan anggaran pada Koperasi di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilakukan pada Koperasi di Kabupaten Buleleng dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 74 koperasi yang didapat dari rumus slovin. Tenik pengambilan sampel berdasarkan atas Proportional cluster sampling dan didapat jumlah responden penelitian ini sebanyak 222 responden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berupa data berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan dengan data primer menggunakan kuesioner yang diukur menggunakan skala likert. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPPS) v. 20. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial variabel kompetensi sumber daya manusia, regulasi, dan job relevant information berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan anggaran dengan hasil thitung masing-masing sebesar 2,836 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,005, 4,503 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000, dan 3,669 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Akan tetapi, variabel kinerja manjerial secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap penerapan anggaran dengan hasil thitung sebesar 0,062 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,950.Kata Kunci : kompetensi sumber daya manusia, regulasi, kinerja manajerial, job relevant information, dan penerapan anggaran The study aimed at finding out the effect of human resource competency, regulation, managerial performances, and job relevant information on the budgeting implementation at the cooperative in Buleleng regency. The study was conducted at the cooperative offices located in Buleleng regency involving 74 of cooperative offices obtained based on slovin formula. The samples consisted of 222 respondents selected based on proportional cluster sampling. The study was designed in a quantitative form where the data were collected in numeral forms or qualitatively numerated figures. All data were collected from the primary sources by using questionnaires measured by Liker scales, analyzed by using multiple regression analysis, supported by SPSS ve.20 software. The results of the study proved that partially human resource competency, regulation, and job relevant information had a positive and significant effect on the budgeting implementation at the cooperative with t-observed about 2,836 with 0,005 significant level, and 4,503 with 0,000 significant level, and 3,669 with 0,000 significant level. However, managerial performances, had no significant effect partially on the budgeting implementation at the cooperative with t-observed about 0,062 with 0,950 significant level.keyword : human resource competency, regulation, managerial performances, job relevant information, budgeting implementation

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue