cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 3,177 Documents
PENGARUH PENGENDALIAN INTERN KAS DAN IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE TERHADAP FRAUD (Studi Empiris pada SKPD di Kabupaten Buleleng) ., Putu Ayu Ratnayani; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK; ., Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v2i1.2293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengendalian intern kas dan implementasi Good Governance terhadap fraud pada SKPD di Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif dengan hubungan kausal. Populasi yang digunakan yaitu seluruh pegawai SKPD. Sampel yang diambil adalah seluruh pegawai bagian akuntansi/keuangan pada SKPD yang terdiri dari Kepala Sub Bagian Keuangan dan Staf Sub Bagian Keuangan dengan pendidikan minimal SMA dan telah berstatus sebagai PNS. Kuesioner disebar secara langsung pada SKPD dengan responden sebanyak 134 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang terdiri dari 3 instrumen dengan menggunakan skala likert. Uji kualitas data yang digunakan yaitu uji validitas dan reliabilitas. Uji asumsi klasik terdiri dari uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokolerasi, dan uji normalitas. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengendalian intern kas berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud (2) implementasi Good Governance berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, dan (3) pengendalian intern kas dan implementasi Good Governance berpengaruh signifikan terhadap fraud.Kata Kunci : pengendalian intern kas, Good Governance, fraud, dan SKPD. This study aims at determining the effect of cash intern control and the implementation Good Governance to the fraud at SKPD in Buleleng regency. Type of this study was associative study with causal relationship. The populations used were all of employees of SKPD. The samples taken were all employees of accounting/financial administration division consisting of the Head of Sub Division of finance and Staff Sub Division of finance which had minimum education of high school and had status as civil servants. The questionnaire distributed directly on SKPD with 134 respondents. The method of data collection used was questionnaire consisting of 3 instruments using a likert scale. Data analysis techniques used were validity and reliability, classic assumption test consisting of multicollinearity test, heteroscedasticity test, autocorrelation test, and normality test. The methods of data analysis used were simple linear regression analysis and multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that (1) the cash intern control has significant negative effect on the fraud (2) the implementation of Good Governance has significant negative effect on the fraud, and (3) the cash intern control and the implementation of Good Governance has significant effect on the fraud.keyword : cash intern control, Good Governance, fraud, and SKPD.
ANALISIS PENERAPAN SANKSI ADAT TERHADAP KEBERHASILAN PROGRAM TABUNGAN ATIWA-TIWA KOPERASI SERBA USAHA BANJAR MEDAHAN, KECAMATAN SUKAWATI, KABUPATEN GIANYAR ., NI WAYAN ENI PRAMITA; ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E.,; ., I Nyoman Putra Yasa, S.E., M.Si.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.16810

Abstract

Tabungan atiwa-tiwa merupakan tabungan yang dibuat untuk membantu masyarakat pada saat pelaksanaan ngaben di Banjar Medahan. Untuk mendisiplinkan masyarakat dalam pembayaran tabungan atiwa-tiwa maka Kelian Adat membuat awig-awig secara lisan yang diumumkan pada saat parum berupa penetapan sanksi adat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan sanksi adat terhadap keberhasilan program tabungan atiwa-tiwa pada Koperasi Serba Usaha Banjar Medahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling dan snow-bal sampling. Penelitian ini dilakukan di Koperasi Serba Usaha Banjar Medahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pembentukan program tabungan atiwa-tiwa bertujuan untuk membantu masyarakat Banjar Medahan dalam pelaksanaan ngaben massal, 2) Pemanfaatan sanksi adat pada tabungan atiwa-tiwa bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam pembayaran tabungan atiwa-tiwa, 3) Masyarakat menjadi lebih disiplin dalam pembayaran tabungan atiwa-tiwa karena seluruh masyarakat membayar tabungan atiwa-tiwa setiap bulan tanpa adanya keterlambatan serta antusias terhadap keberlanjutan tabungan atiwa-tiwa. Kata Kunci : KSU, Sanksi Adat, Tabungan Atiwa-Tiwa The atiwa-tiwa saving account is a kind of saving made to help the community at the time of the Ngaben ceremony at the Medahan Village. To discipline the community in atiwa-tiwa saving payment, customary leader made awig-awig (regulation) verbally which was announced at the time of the parum (meeting) in the form of a customary sanction. The purpose of this study was to find out the application of a customary sanction on the success of the atiwa-tiwa saving program of Multipurpose Cooperative at Medahan Village. The method used in this study was a qualitative research. This research was conducted with purposive sampling and snow-ball sampling. It was conducted at Multipurpose Cooperative in Medahan Village. The result of this study indicated that: 1) the establishment of an atiwa-tiwa saving program aimed to help Medahan Village community in implementing mass Ngaben Ceremony, 2) the use of a customary sanction on atiwa-tiwa saving aimed to discipline the community in paying atiwa-tiwa saving, 3) the society became more disciplined in paying atiwa-tiwa saving because the whole community payed atiwa-tiwa saving every month without any delay and they were enthusiastic about the sustainability atiwa-tiwa saving. keyword : KSU, Customary Sanction, Atiwa-Tiwa Saving
ANALISIS PENGENDALIAN INTERN TERHADAP PERSEDIAAN OBAT UNTUK PASIEN PENGGUNA BPJS (BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL) KESEHATAN DI RSUD (RUMAH SAKIT UMUM DAERAH) KABUPATEN BULELENG ., Luh Arini; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5161

Abstract

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karakteristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu. Adanya perubahan suatu program kesehatan tersebut merupakan suatu kebutuhan mengenai penerapan pengendalian intern yang cukup intensif karena sangat mempengaruhi suatu proses operasional rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pengendalian intern terhadap persediaan obat untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan di RSUD Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer dan sekunder. Analisis data yang dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Penerapan pengendalian intern terhadap persediaan obat untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan di RSUD Kabupaten Buleleng secara keseluruhan sudah efektif. Kata Kunci : Pengendalian Intern, Persediaan, BPJS Kesehatan, Rumah Sakit Hospital is an institution that provides health services for the society with its special characteristics that are influenced by the development of health knowledge, advances in technology, and the society social economic life. It has to keep being capable of improving its services. A change in the health program calls for an adequately intensive internal control implementation since it largely influences the operational process in the hospital. This study was aimed at analyzing the implementation of the internal control of the stock of drugs for patients of BPJS Kesehatan at RSUD Kabupaten Buleleng. This study used descriptive qualitative method using primary and secondary data. The data analysis was done using descriptive analysis. The results showed that the implementation of the internal control of the stock of drugs for patients of BPJS Kesehatan at RSUD Kabupaten Buleleng is generally effective.keyword : Internal Control, Stock, BPJS Kesehatan, Hospital.
Analisis Pengaruh Motivasi Pelayanan Publik Dan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Organisasi Sektor Publik Dengan Akuntabilitas Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng) ., Ni Made Ayu Resa Mulyani; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9425

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi pelayanan publik dan kualitas sistem informasi akuntansi terhadap kinerja organisasi sektor publik dengan akuntabilitas sebagai variabel moderasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng yang berjumlah 80 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, dimana sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 60 orang karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.Teknik analisis kuantitatif yang digunakan adalah teknik regresi berganda (multiple regression analysis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial: (1) tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi pelayanan publik terhadap kinerja organisasi sektor publik, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kualitas sistem informasi akuntansi terhadap kinerja organisasi sektor publik, dan (3) akuntabilitas sebagai variabel moderating memoderasi hubungan motivasi pelayanan publik dan kualitas sistem informasi akuntansi terhadap kinerja organisasi sektor publik, dan secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi pelayanan publik dan kualitas sistem informasi akuntansi terhadap kinerja organisasi sektor publik.Kata Kunci : motivasi pelayanan publik, kualitas sistem informasi akuntansi, kinerja organisasi sektor publik, dan akuntabilitas This study was conducted to find out the effect of public service motivation and the quality of accounting information system on the performance of public sector organization with accountability as moderating variable at the Health Department of Buleleng Regency. The population of this study were the 80 staff of the Health Department of Buleleng Regency. The technique of collecting data applied was purposive sampling technique in which 60 staff of the Health Department of Buleleng Regency were selected as samples. The quantitative analysis technique applied was multiple regression analysis technique. The results of the analysis showed that partially: (1) there was no positive and significant effect of public service motivation on the performance of public sector organization, (2) there was positive and significant effect of the quality of accounting information system on the performance of public sector organization, (3) accountability as moderating variable moderated the relationship between public service motivation and the quality of accounting information system with the performance of public sector organization, and simultaneously there was significant effect of public service motivation and the quality of accounting information system on the performance of public sector organization.keyword : public service motivation, quality of accounting information system, performance of public sector organization, accountability
PENGARUH TINGKAT PROFITABILITAS, KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2014-2016 ., Komang Noviani; ., Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si.; ., Made Arie Wahyuni, S.E., M.Si.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh tingkat profitabilitas, komposisi dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusional terhadap pengungkapan corporate social responsibility perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 84 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Science (SPSS) 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan corporate social responsibility perusahaan, sedangkan komposisi dewan komisaris independen dan kepemilikan institusional tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan corporate social responsibility perusahaan.Kata Kunci : Tingkat Profitabilitas, Komposisi Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional, Pengungkapan Corporate Social Responsibility. This study aims to obtain empirical evidence of the effects of profitability level, independent board composition influence, and institutional ownership on corporate social responsibility disclosure. The population in this study is a banking company from Indonesia Stock Exchange in year 2014-2016. In this study the sample was taken by using purposive sampling method. The samples in this research are 84 companies. The data were analyzed using multiple linear regression analysis with the assistance of Statistical Package for Social Science (SPSS) 16.0 program for Windows. The results showed the level of profitability has a positive and significant impact on corporate social responsibility disclosure, while the composition of independent board and institutional ownership does not have a significant effect on corporate social responsibility disclosure.keyword : Profitability Level, Composition of Independent Board of Commissioners, Institutional Ownership, Corporate Social Responsibility Disclosure.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS (LKM-A) DAN PENDAPATAN PETERNAK SAPI ANGGOTA LKM-A (Studi Kasus pada LKM-A Gapoktan Merta Sari dan LKM-A Gapoktan Sangga Darma Satwa Kabupaten Buleleng) ., Komang Ariska Putri; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4639

Abstract

Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) adalah fase ketiga yang diharapkan dapat terbentuk dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setelah Gapoktan menerima dana Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan agribisnis masyarakat perdesaan. Melalui PUAP dan LKM-A, Pemerintah berharap dapat menyelesaikan persoalan pembiayaan petani mikro dan buruh tani yang cenderung sulit mendapatkan pelayanan keuangan melalui lembaga keuangan formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dari dua LKM-A yang telah berhasil terbentuk di Kabupaten Buleleng hingga tahun 2013 yakni LKM-A Gapoktan Merta Sari dan LKM-A Gapoktan Sangga Darma Satwa serta mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan pada pendapatan peternak sapi sebelum dan sesudah menjadi anggota LKM-A. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif menggunakan analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas untuk mengukur kinerja keuangan, serta analisis rasio R/C dan B/C yang dilanjutkan dengan uji t-Berpasangan melalui Program SPSS untuk mengukur pendapatan peternak sapi. Hasil penelitian menunjukkan kinerja kedua LKM-A berada pada kondisi yang cukup baik. Analisis rasio solvabilitas pada kedua LKM-A tidak dapat dilakukan karena LKM-A tidak memiliki kewajiban jangka panjang, sedangkan hasil perhitungan rasio likuiditas dan rentabilitas pada kedua LKM-A menunjukkan bahwa sebagian rasio sudah mampu memenuhi standar. Hasil perhitungan rasio R/C dan B/C pada pendapatan peternak sapi menunjukkan bahwa usaha ternak sapi yang dilakukan berada pada posisi yang menguntungkan, sedangkan uji t-Berpasangan menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada pendapatan peternak sapi sebelum dan sesudah menjadi anggota LKM-A. Kata Kunci : kinerja keuangan, LKM-A, pendapatan peternak sapi, rasio keuangan, rasio B/C R/C ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE OF THE MICRO FINANCIAL INSTITUTION OF AGRIBUSINESS (LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS ‘LKM-A’) AND INCOME OF CATTLE BREEDERS AS MEMBERS OF LKM-A (A Case Study Conducted at LKM-A Gapoktan Merta Sari, Bebetin Village and LKM-A Gapoktan Sangga Darma Satwa Gerokgak Village, Buleleng Regency) keyword : financial performance, LKM-A, income of the cattle breeders, financial ratio, ratio B/C R/C
PENGARUH TOTAL QUALITY MANAGEMENT, BUDAYA ORGANISASI, PARTISIPASI ANGGARAN, MOTIVASI DAN SISTEM REWARD TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PADA PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI BALI ., Luh Linda Utami; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., I Putu Gede Diatmika,SE,AK., M.Si.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7715

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh total quality management, budaya organisasi, partisipasi anggaran, motivasi dan sistem reward terhadap kinerja manajerial pada PT. PLN (Persero) Distribusi Bali. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. PLN (Persero) Distribusi Bali. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah porpusive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 36 orang. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer. Data dikumpulkan dengan metode survey melalui penyebaran kuisioner dan wawancara. Kuisioner disusun dengan menggunakan skala likert 1 sampai 5. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode regresi berganda dengan menggunakan program SPSS versi 19.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) secara parsial total quality management memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, 2) secara parsial budaya organisasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, 3) secara parsial partisipasi anggaran memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, 4) secara parsial motivasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, 5) secara parsial sistem reward memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, 6) secara silmutan total quality management, budaya organisasi, partisipasi anggaran, motivasi, dan sistem reward mempunyai pengaruh yang positif dab signifikan terhadap kinerja manajerial. Kata Kunci : Total Quality Management, Budaya Organisasi, Partisipasi Anggaran, Motivasi, Sistem Reward, Kinerja Manajerial Abstract This study aimed at investigating the effects of total quality management, organizationculture, budgeting participation, motivation, and system reward at PT. PLN (Persero) of distribution Bali. The sampling technique in this research was based on purposive sampling. The samples used in this study were 36 samples. The data The data were collected from primary and secondary sources by using survey method, by distributing sets of questionnaires and direct interview sessions. The questionnaires were designed based on Likert scales with the scores range from 1 to 5. The process of data collection was done by documentation method. The data in this study was analyzed by using multiple regression analysis in SPSS version 19.0. The results of study showed that 1) partially, total quality management has a significant and positive effect on managerial performance, 2) partially, organizationculture has a significant and positive effect on managerial performance, 3) partially, budgeting participation has a significant and positive effect on managerial performance, 4) partially, motivation has a significant and positive effect on managerial performance, 5) partially, system reward has a significant and positive effect on managerial performance, 6) simultaneously, total quality management, organizationculture, budgeting participation, motivation and system reward has a significant and positive effect on managerial performance . keyword : Total Quality Management, Organizationculture, Budgeting Participation, Motivation, System Reward and Managerial Perfomance
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA TATA KELOLA PERUSAHAAN MELALUI PELAKSANAAN AKUNTANSI SOSIAL LINGKUNGAN DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP REPUTASI PERUSAHAAN (Studi Kasus pada POP Hotel Singaraja) ., KOMANG ARISKA; ., I Putu Gede Diatmika,SE.AK., M.Si.; ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tata kelola perusahaan melalui pelaksanaan akuntansi sosial lingkungan dan Corporate Social Responsibility terhadap reputasi perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini dilakukan dengan menunjuk informan secara purposive sampling, informan yang dipilih adalah manager hotel, asisten manager hotel, dan 4 karyawan hotel. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tahapan sebagai berikut: (1) pengumpulan data, (2) analisis data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi tata kelola perusahaan yang baik (GCG), pelaksanaan akuntansi sosial lingkungan, dan kegiatan Corporate Social Responsibility sesuai dengan 9 pilar program yang wajib dijalankan, (2) implikasi dari dilaksanakannya tata kelola perusahaan yang baik, akuntansi sosial lingkungan, dan kegiatan CSR terhadap reputasi perusahaan adalah positif yaitu dapat meningkatkan reputasi perusahaan, (3) hubungan antara tata kelola perusahaan yang baik (GCG) melalui pelaksanaan akuntansi sosial lingkungan dan Corporate Social Responsibility adalah positif. Kata Kunci : GCG, Akuntansi Sosial Lingkungan, CSR, Reputasi Perusahaan. This research aimed at determining the relationship between corporate governance through the implementation of environmental social accounting and Corporate Social Responsibility on company reputation. The research method used was qualitative research method with the data collection method using interview technique, observation, and document analysis. This research was conducted by selecting informants through purposive sampling; the selected informants were the hotel manager, the hotel assistant manager, and 4 hotel employees. The analytic method used in this research was qualitative method with the following stages: (1) data collection, (2) data analysis, (3) data presentation, (4) conclusion drawing. The results of the research indicated that (1) the implementations of good corporate governance (GCG), the implementation of environmental social accounting, and Corporate Social Responsibility activities were in accordance with the 9 compulsory pillars program, (2) the implications of good corporate governance, social accounting environment, and CSR activities on the company's reputation were positive, that is, they could improve the company's reputation, (3) the relationships between good corporate governance (GCG) through the implementation of environmental social accounting and Corporate Social Responsibility were positive. keyword : GCG, Environmental Social Accounting, CSR, Corporate Reputation
PENGARUH PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI MENGENAI LINGKUNGAN KERJA AUDITOR TERHADAP PILIHAN KARIRNYA SEBAGAI AUDITOR ., Siti Rohmatullah; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v2i1.3457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh persepsi mahasiswa akuntansi mengenai lingkungan kerja auditor terhadap pilihan karirnya sebagai auditor (2) mengetahui tanggapan mahasiswa mengenai pilihan karir sebagai auditor. Data yang terkumpul diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 83 responden, yaitu mahasiswa akuntansi S1 Universitas pendidikan ganesha, maha siswa S1 akuntansi universitas Udayana dan mahasiswa akuntansi D4 Politeknik Negeri Bali angkatan 2011. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Reabilitas, Uji Normalitas, Uji heterokedastisitas , Uji Hipotesis, yang dibantu dengan alat analisis SPSS (Statistikal Product and Service Solution) 17. Penelitian ini juga menggunakan metode kualitatif, dimana hasil analisis didapat dari jawaban para responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi mahasiswa akuntansi mengenai lingkungan kerja auditor terhadap pilihan karirnya sebagai auditor. Persamaan regresi linier sederhana Y=25,571+0,427X mempunyai arah koefisien positif, yang menunjukan bahwa persepsi mahasiswa akuntansi mengenai lingkungan kerja auditor berpengaruh positif terhadap pilihan karirnya sebagai auditor. Model persamaan regresi tersebut sudah tepat dan dapat digunakan, yang ditunjukan oleh nilai statistik F sebesar 214,477 dengan angka signifikansi lebih kecil dari 0,05. Persepsi mahasiswa akuntansi mengenai lingkungan kerja auditor terhadap pilihan karirnya sebagai auditor juga menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 14,645> ttabel 2,000 dengan angka signifikansi lebih kecil dari 0,05. (2) Berdasarkan tanggapan responden sebanyak 62,65% mahasiswa akuntansi akan memilih karir auditor jika lulus nanti. Sedangkan sisanya sebesar 37,35% mahasiswa akuntansi tidak akan memilih karir auditor, mereka lebih memilih bekerja di kantor pajak, bank dan berwirausaha. Kata Kunci : Persepsi, Lingkungan Kerja Auditor, dan Pilihan Karir This study was aimed at (1) finding out the effect of accounting department students’ perception about auditor work environment on their carrier choice as auditors, (2) finding out the students’ response about carrier choice as auditors. The data that had been collected were obtained through distributing questionnaires to 83 respondents who were the accounting department students of S1 Program of Universitas Pendidikan Ganesha, the accounting department students of SI Program of Universitas Udayana and the accounting department students of D4 Program of Poliklinik Negeri Bali of 2011 batches. The study used validity test, reliability test, normality test, heterocedasticity test, hypothesis test that was aided by SPSS (Statistical Product and Service Solution) 17. This study also used qualitative method, in which the result of analysis was obtained from the answers from the respondents. The results showed that (1) there is a significant effect of accounting department students’ perception about auditor work environment on their choice of carrier as auditors as shown by linear regression equation Y=25.571+0.427x, having a positive coefficient orientation, showing that the students’ perception about auditor work environment has a positive effect on their carrier choice as auditors. The regression equation model is appropriate and can be used, as shown by the F statistic value of 214.477 at significance level less than 0.05. The accounting department students’ perception about auditor work environment on their choice of carrier as auditors also shows tobs = 14.645>ttab. =2.000 at significance level less than 0.05. (2) On the basis of the students’ response, 62.65% of the accounting department students will choose carriers as auditors when they graduate later. On the other hand, the rest of them or 37.35% do not choose carriers as auditors, they prefer working in a taxation office, at a bank and working as entrepreneurs. keyword : Perception, auditor work environment, their carrier choice
IMPLEMENTASI SAK ETAP DAN PERSEPSI PELAKU PADA KOPERASI (Studi Empiris pada Koperasi di Kecamatan Buleleng) ., Kadek Novi Trisna Dewi; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6500

Abstract

Koperasi merupakan salah satu entitas bisnis tanpa akuntabilitas publik yang disasar dapat menggunakan SAK ETAP sebagai pedoman dalam menyusun laporan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui sejauh mana tingkat implementasi SAK ETAP pada Koperasi di Kecamatan Buleleng, dan (2) untuk mengetahui bagaimana persepsi pelaku Koperasi di Kecamatan Buleleng terhadap implementasi SAK ETAP. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode survei, menggunakan penyebaran kuesioner (angket) tertutup kepada responden yang menjadi sampel penelitian dan melakukan wawancara terhadap beberapa responden tersebut. Sebanyak 174 kuesioner telah disebarkan yakni 87 kuesioner tingkat implementasi dan 87 kuesioner persepsi untuk pelaku koperasi. Terdapat dua jenis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu analisis data kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif, dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat implementasi SAK ETAP pada koperasi di Kecamatan Buleleng memperoleh skor interval ‘kurang diterapkan’, dari masing-masing indikator diketahui bahwa sebagian besar koperasi cukup menerapkan SAK ETAP namun hanya pada prinsip-prinsip tertentu saja, dan (2) persepsi pelaku koperasi terhadap SAK ETAP masuk pada ketegori ‘setuju’ yang berarti pelaku koperasi memiliki persepsi yang baik terhadap penerapan SAK ETAP meskipun terdapat perbedaan persepsi dari hasil wawancara lebih lanjut. Kata Kunci : SAK ETAP, Koperasi, Implementasi, Persepsi Cooperative is a business entity without targeted public accountability that can use SAK ETAP as the guideline in writing its financial report. This study was aimed at (1) finding out how far is the level of implementation of SAK ETAP in cooperatives in Buleleng district, and (2) finding out how is the cooperative actors’ perception in Buleleng district towards the implementation of SAK ETAP. The study used descriptive quantitative approach and qualitative approach. The types of data used are primary and secondary data. The data collection method used is a survey using closed questionnaires distributed to the respondents that formed the sample and interview with some of the respondents. One hundred and seventy four questionnaires have been distributed, that is, 87 questionnaires about implementation level and the other 87 about perception for the cooperative actors. There were two types of data analyses used in this study, that is, quantitative data analysis using descriptive statistics and qualitative data analysis. The result showed that (1) the implementation level of SAK ETAP in the cooperatives in Buleleng district got an interval score “less applied”, from each of the indicators it was found that most of the cooperatives have sufficiently applied SAK ETAP but only on certain principles, and (2) the actors’ perception towards SAK ETAP falls into category “ agree” which means the cooperative actors have good perception towards the implementation of SAK ETAP, although there is a difference in perception from the further interview result. keyword : SAK ETAP, Cooperatives, Implementation, Perception

Page 85 of 318 | Total Record : 3177


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol. 8 No. 2 (2017) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue