cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013" : 10 Documents clear
MODEL POLA HUBUNGAN HARMONIASI ANTAR UMAT BERAGAMA DI KOTA MEDAN Muhammad Aswin
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.395 KB)

Abstract

Penelitian ini mengambil lokasi di Kota Medan. Kota Medan merupakan daerah yang heterogen yang didiami berbagai macam suku, etnis dan agama. Penelitian  yang diadakan pada tahun 2011 yang bertujuan untuk melakukan Penjaringan Pola-Pola Harmonisasi Hubungan Antar Umat Beragama di Kota Medan. Kemudian  dilanjutkan pada tahun 2012  mengambil Judul Model Pola Harmonisasi Hubungan antar Umat beragama di Kota Medan dimana penelitian ini berusaha untuk menguji pola-pola yang didapat pada penelitian pertama dan mencari pola mana yang terbaik yang nantinya dijadikan model dalam pelaksanaan harmonisasi antar umat beragama di Kota Medan.  Model harmonisasi ini akan menjadi jalan keluar mengatasi  konflik-konflik sosial yang bernuansa kan  sara, yang  akhir-akhir ini sering terjadi di daerah-daerah lain di Indonesia , seperti di Poso, Jawa Timur  dan lain-lain. Hubungan antar umat beragama diperlukan untuk melakukan  upaya-upaya dalam menciptakan harmonisasi kehidupan beragama dan berbangsa tentunya dengan mengembangkan konsep kerukunan, toleransi beragama melalui formulasi forum dialog antar, intern pemeluk agama dan dengan pemerintah, maka penelitian ini  menggali pola hubungan antar umat beragama dalam menciptakan hubungan yang harmonis, dan diharapkan penelitian ini menjadi model alternatif mencip takan hubungan antar umat beragama secara nasional. Peneli tian ini menggunakan pendekatan histories kualita tif. pemahaman terha dap objek yang diteliti de ngan menggunakan “field of experience" dan frame of reference” tim peneliti sendiri sehingga ke jelasan, kelayakan dan kedalaman data
ISLAMIC EDUCATION IN INDONESIA AND MALAYSIA (The Existence and Implementation until 20th century) Saiful Akhyar Lubis
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.82 KB)

Abstract

This study discusses the comparison between the existence and the implementation of Islamic Education in Indonesia and Malaysia both from religious educational institutions and public educational institutions. The main problem focuses on: what are the issues that covered equality and differences based on the existence and implementation, and also what matters are dominantly and substantially considered as supporting factors for the cause of those two points (existence and implementation). The study describes the policy from the two countries toward Islamic Education including their goals and objectives. In addition, this study is also exploring the development of Islamic Education in the two countries based on the historical facts and current situation. Eventually, the analysis of comparison emphasized on the existing facts and reality.
KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN ISLAM LEWAT ASPEK EKONOMI Fachruddin Azmi
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.94 KB)

Abstract

Artikel ini mengungkap bagaimana kebijakan ppemberdaya an pendidikan Islam lewat aspek ekonomi. Kebijakan ini adalah suatu langkah-langkah yang kondusif   untuk menyelenggarakan fungsi, keterandalan, ketahanan, kemandirian serta kemampuan pendidikan Islam untuk terus menerus berperan melalui sistem perekonomian yang ada. Ini berarti terdapat berbagai kebijakan dan aktivitas perekonomian baik perdagangan, pertanian, industri dan jasa secara langsung atau tidak langsung memper kuat pendidikan ataupun sebaliknya aktivitas pendidikan yang mendukung dan memperkuat sistem perekonomian.
MEWUJUDKAN SIARAN YANG SEHAT BAGI MASYARAKAT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG RI NO. 32 TAHUN 2002 TENTANG PENYIARAN Syukur Kholil
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.196 KB)

Abstract

Dalam tulisan ini dibahas upaya mewujudkan siaran yang sehat bagi masyarakat. Siaran yang sehat adalah siaran yang berpedoman kepada Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 dan P3-SPS dalam setiap prakteknya. Lembaga-lembaga penyiaran kita masih banyak melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang No. 32 tahun 2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3)-Standar Program Siaran (SPS) terutama yang terkait dengan adegan kekerasan dan sadisme, pornografi/porno-aksi, dan siaran-siaran berbau mistik. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Utara (KPID-SU) perlu bekerjasama dengan berbagai pihak dalam mencegah siaran-siaran yang menyimpang tersebut.
URGENSI KEDUDUKAN HADIS TERHADAP ALQURAN DAN KEHUJJAHANNYA DALAM AJARAN ISLAM Sulidar Sulidar
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.811 KB)

Abstract

Jumhur Ulama menyepakati bahwa Hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua. Dengan demikian, untuk memahami ajaran Islam secara holistik, maka pemahaman terhadap Hadis adalah keniscayaan. Kendatipun ada segelintir umat Islam yang tidak mengakui kedudukan Hadis sebagai sumber ajaran Islam, hal ini terjadi, antara lain, boleh jadi karena mereka tidak memahami secara komprehensif bagaimana sejarah Islam dan lahirnya Islam yang disampaikan oleh Rasulullah saw itu sendiri. atau  karena kurang memahami teks Alquran yang memang memerintahkan untuk mentaati Rasul serta berpegang teguh dengan apa yang disampaikannya berkaitan dengan syariat Islam. Artikel ini, mengupas tentang bagaimana urgensi kedudukan Hadis terhaadap Alquran dan kehujjahannya dalam ajaran Islam.
PENGARUH MAZHAB HANBALI DAN PEMIKIRAN IBNU TAIMIYAH DALAM PAHAM SALAFI. Ardiansyah Ardiansyah
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.99 KB)

Abstract

Ibnu Taimiyyah dalam permasalahan akidah, ibadah dan muamalah kerap mewarnai manhaj Salafi. Ulama Salafi terkemuka seperti Syekh Abdul Aziz bin Bâz, Syekh Utsaimîn dan Syekh al-Albânî kerap mengutip pendapat kedua imam tersebut. Sehingga dalam permasalahan ibadah misalnya, mazhab Hanbali menjadi mazhab utama dalam pendapat fikih aliran Salafi. Hal ini dapat dirasakan dan dilihat dengan jelas mazhab Hanbali dijadikan sebagai mazhab resmi di Saudi Arabia sebagai manba‘ (pusat) aliran Salafi di era kontemporer ini. Pelajaran fikih mazhab Hanbali dan kitab Aqidah Washitiyah karya Ibnu Taimiyyah menjadi buku rujukan wajib pada mata pelajaran fikih dan tauhid. Dalam artikrl  ini akan dibahas seputar pengaruh kedua ulama tersebut terhadap paham aliran Salafi.
MENGENAL AZYUMARDI AZRA DALAM PEMIKIRAN ISLAM Rosmani Ahmad
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.332 KB)

Abstract

Dalam kajian pemikiran Islam di Indonesia, nama Azyumardi Azra, tidaklah asing. Dia seorang intelektual Muslim Indonesia yang memiliki reputasi internasional dan nasional dalam kajian keislaman. Oleh karenanya, tidaklah lengkap kalau seorang ingin mengkaji pemikiran Islam di Indonesia, jika tidak mengikut sertakan tokoh Azyumardi Azra. Pemikirannya dalam kajian Islam memiliki corak tersendiri, sebagaimanan corak pemikiran keislaman Nurcholish Madjid (Cak Nur) yang memiliki corak pemikiran Islam keindonesiaan. Azyumardi Azra, boleh dikatakan memiliki persamaan dengan pemikiran Caknur, tentunya, terlepas dari kelebihan dan kekurangan dari keedua tokoh besar tersebut. Artikel ini, berusaha memperkenal kan tokoh pemikiran Islam Indonesia, Azyumardi Azra.
STUDI TERHADAP KATA-KATA YANG SEMAKNA DENGAN MUSIBAH DALAM ALQURAN Abdul Rahman Rusli
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.808 KB)

Abstract

Kata-kata yang sepadan dengan kata musibah jika ditelusuri tidak membedakan sasaran yang dikenainya. Ia boleh jadi menimpa manusia yang saleh atau manusia yang biasa berbuat maksiat. Jika datang kepada manusia yang saleh, maka makna kata-kata tersebut harus dipandang sebagai penguji keimanan, tetapi jika menimpa orang yang biasa berbuat maksiat, maka harus diartikan sebagai siksaan. Kata-kata yang sepadan dengan musibah tersebut memiliki pelajaran yang positif bagi manusia. Pelajaran tersebut adalah bahwa bagi manusia yang suka melakukan kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, dan bagi manusia yang suka melakukan kejahatan akan dibalas dengan kejahatan, baik di dunia maupun di akhirat. Inilah yang disebut dengan hukum sunnatullah. Dengan demikian, bagi yang orang yang berpikiran cerdas dan bijak akan berpikir seribu kali untuk melakukan kejahatan. Artikel ini membahas berkenaan cdengan studi terhadap kata-kata yang semakna dengan musibah dalam Alquran.
MENGENAL MUFASSIR KLASIK DAN KARYA TULISNYA Abdullah Hasibuan
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian terhadap penafsiran Alquran terus berkembang dari masa ke masa, sejalan dengan perkembangan masyarakatnya. hal ini dapat dipahami, sebab penafsiran Alquran bertujuan untuk memahami Alquran sekaligus petunjuk bagaimana mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Alquran, sebagai kitab suci umat Islam yang diturunkan Allah swt kepada Nabi Muhammad saw, adalah kitab suci yang dijamin validitas, keorisinalan dan keterpeliharanya oleh Allah swt. Sejarah penafsiran Alquran ini sudah ada sejak zaman Rasul saw, hal ini terbukti dengan adanya sebagian ayat-ayat Alquran yang ditafsirkan langsung oleh Rasul saw. Seiring berkembangnya zaman serta semakin meluasnya ruang lingkup ilmu pengetahuan, hal ini seolah membawa dampak pada peningkatan nilai keilmuan umat Islam, termasuk perkembangan yang terjadi pada metode penafsiran Alquran yang berkembang amat pesat mengikuti irama perkembangan zaman dan selalu berusaha memenuhi kebutuhan manusia dari setiap generasinya. Priode penafsiran Alquran telah melewati berbagai fase yang begitu panjang, lahirnya berbagai metode-metode penafsiran Alquran, serta ragam coraknya telah memberikan nilai lebih terhadap khazanah keilmuan Islam dewasa ini. Untuk itu, perlu mengenal para mufasir yang telah berjasa memberikan sumbangan pemikirannya berkenaan dengan Alquran. Mufassir yang dimaksud adalah mufassir klasik yang banyak dirujuk oleh para pengkaji Alquran dan tafsir. Di antara mufassir tersebut adalah at-Thabari, Ibn Kasir, Jalalain dan al-Qurtubi.
PERKEMBANGAN METODE PEMAHAMAN HADIS DI MALAYSIA Faisal bin Ahmad Shah
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.335 KB)

Abstract

Artikel ini akan membincangkan mengenai kepentingan memahami hadis dengan tepat dan beberapa contoh kesalahan dan kesilapan dalam memahami hadis di Malaysia.. Ulama hadis telah menggariskan beberapa metode dalam memahami hadis dengan tepat. Pengabaian kepada metode ini akan menyebabkan berlakunya salah faham dan kesilapan dalam memahami hadis. Sejarah membuktikan bahawa penyelewengan musuh-musuh Islam daripada kalangan orientalis, anti hadis (ingkar sunnah) dan golongan liberal dalam memahami hadis adalah disebabkan pengabaian mereka kepada metode pemahaman hadis yang telah ditetapkan oleh para ulama.  Justeru artikel ini akan cuba membahaskan metode-metode yang telah digariskan oleh para ulama seterusnya membawa beberapa contoh kesilapan dalam memahami hadis yang berlaku di Malaysia. Terdapat tujuh kesalahan metode pemahaman hadis yang dapat dikesan di Malaysia iaitu “Memahami Hadis Secara Terpisah Dengan Hadis Yang Lain, Mengabaikan aspek Siyaq (gaya teks)  dan Sabab Wurud al-Hadis, Melampau dalam Berpegang dengan Zahir Hadis (tekstual), Melampau dalam penggunaan Akal, Melampau dalam Takwil Hadis,Memahami hadis tanpa mengambil kira maqasid dan Memahami dilalah hadis secara salah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10